INTEGERASI GRAND DESIGN POLTEKKES KEMENKES pada PENYUSUNAN RENCANA

  • Slides: 26
Download presentation
INTEGERASI GRAND DESIGN POLTEKKES KEMENKES pada PENYUSUNAN RENCANA AKSI KEGIATAN PUSDIK SDM BPPSDMK Jakarta,

INTEGERASI GRAND DESIGN POLTEKKES KEMENKES pada PENYUSUNAN RENCANA AKSI KEGIATAN PUSDIK SDM BPPSDMK Jakarta, 22 November 2019

LATAR BELAKANG Aceh Medan Riau Tanjung Pinang Padang Jambi Pontianak Pangkalpinang Tanjung Karang Banten

LATAR BELAKANG Aceh Medan Riau Tanjung Pinang Padang Jambi Pontianak Pangkalpinang Tanjung Karang Banten Banjarmasin Manado Palu Palangka Raya Bengkulu Palembang Gorontalo Kaltim Ternate Mamuju Jayapura Kendari Jakarta 1, 2, 3 Semarang Surakarta Bandung Tasikmalaya Yogyakarta Sorong Maluku Makassar Surabaya Malang Denpasar Mataram Kupang 38 Poltekkes Kemenkes

SKEMA PENYUSUNAN GRAND DESIGN POLTEKKES KEMENKES Otorisasi regulasi & Dinamika policy - Pengumpulan data

SKEMA PENYUSUNAN GRAND DESIGN POLTEKKES KEMENKES Otorisasi regulasi & Dinamika policy - Pengumpulan data Identifikasi Regulasi Reposisi GD dan RB Internal & Eksternal Faktor Klasifikasi Poltekkes Peta kebutuhan SNPT Ortaker Poltekkes Co. E Tata Kelola - Tatanan Prioritas Co. E pendidikan Vokasi & Profesi di Indonesia dan Asia - FGD Wawancara - SWOT AHP ISM Distingsi Afirmasi CPL Interpretasi Hasil - Stake Holder - APKESI - Tim GD Dokumen GD Desiminasi Lulusan yang terampil dan kompeten semua SKKNI / DUKER Road Map GD Design by: Arif Sumatri

GRAND DESIGN PENDIDIKAN POLTEKKES KEMENKES Implementasi GD Perencanaan GD Kebutuhan INSTITUSI Tenaga Kesehatan Mahasiswa

GRAND DESIGN PENDIDIKAN POLTEKKES KEMENKES Implementasi GD Perencanaan GD Kebutuhan INSTITUSI Tenaga Kesehatan Mahasiswa - Distingsi - Afirmasi - Diskresi CPL Kurikulum Dosen Sarana Prasarana Pendanaan Kerjasama - Penyusunan Rencana GD PTK V MTS Road Map - Lulusan Pengembangan Kompetensi & Karir Vokasi Kerjasama Satuan Pendidikan dengan Dunia Kerja Evaluasi dan Supervisi Pengukuran Kinerja Tahunan/ Semesteran Evaluasi dan Supervisi Tahunan COE - RKT/RENOP Berdasarkan tahapan pencapaian Distingsi Local Spesifik Strategis - PENDANAAN DIPA HIBAH CSR Kemitraan Proses Implementasi GD Hasil & Laporan Integrasi COE - HAKI PATEN Inkubasi Mitra - RENCANA AKSI Proker Pilot Project TATAKELOLA FEEDBACK Daya Dukung Integrasi Tata kelola - Diklat Dosen Vokasi Pengembangan Sarana Prasarana Pengembangan Kompetensi Calon Lulusan melalui lembaga Diklat Pengembangan Kemitraan Magang - Peningkatan kualitas SDM Publikasi Kolaborasi Insentif//Regulasi Komitmen Implementasi GD Berdasarkan tahapan Hasil Kinerja Institusi Evaluasi Kinerja Implementasi GDPTK Evaluasi Penilaian Kinerja Institusi Reward and Punishment Legenda: : Proses internal organisasi : Hubungan Keterkaitan antar organisasi & Profesi Design by: Arif Sumantri

VISI MISI PENGEMBANGAN POLTEKKES KEMENKES Terwujudnya Pendidikan Tinggi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan yang menjadi

VISI MISI PENGEMBANGAN POLTEKKES KEMENKES Terwujudnya Pendidikan Tinggi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan yang menjadi Center of Excellence pendidikan vokasi dan profesi di Indonesia dan Asia pada tahun 2025. • Meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan iptek pada pendidikan vokasi dan profesi di Poltekkes Kemenkes. • Melakukan pengembangan dan peningkatan SDM yang kompeten, terampil dan unggul pada pendidikan vokasi dan profesi di Poltekkes Kemenkes. • Meningkatkan tata kelola pendidikan tinggi kesehatan yang profesional, akuntabel, transparan, kredibel, dan adil pada pendidikan vokasi dan profesi di Poltekkes Kemenkes. • Meningkatkan sarana prasarana yang terstandar untuk menunjang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan iptek pada pendidikan vokasi dan profesi di Poltekkes Kemenkes. • Meningkatkan kerjasama untuk menunjang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat baik dengan institusi didalam negeri maupun di luar negeri.

TUJUAN • Meningkatnya kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan IPTEK

TUJUAN • Meningkatnya kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan IPTEK pada pendidikan vokasi dan profesi di Poltekkes Kemenkes. • Meningkatnya SDM yang kompeten, terampil dan unggul pada pendidikan vokasi dan profesi di Poltekkes Kemenkes. • Meningkatnya tata kelola pendidikan tinggi kesehatan yang profesional, akuntabel, transparan, kredibel, dan adil pada pendidikan vokasi dan profesi di Poltekkes Kemenkes. • Meningkatnya sarana prasarana yang terstandar untuk menunjang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan perkembangan IPTEK pada pendidikan vokasi dan profesi di Poltekkes Kemenkes. • Meningkatnya kerjasama untuk menunjang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat baik dengan institusi di dalam maupun di luar negeri

ROADMAP PENGEMBANGAN PENDIDIKAN POLTEKKES Pemerataan Distribusi Lulusan Pendidikan Poltekkes Pengembangan kelembagaan Pendidikan poltekkes Pemenuhan

ROADMAP PENGEMBANGAN PENDIDIKAN POLTEKKES Pemerataan Distribusi Lulusan Pendidikan Poltekkes Pengembangan kelembagaan Pendidikan poltekkes Pemenuhan Kebutuhan Nakes oleh Lulusan Pendidikan Poltekkes Penjaminan Mutu Penyelenggaraan Pendidikan Poltekkes

I. PEMERATAAN DISTRIBUSI LULUSAN NO URAIAN DEFINISI OPERASIONAL KLASIFIKASI 1 2 2019 - 2020

I. PEMERATAAN DISTRIBUSI LULUSAN NO URAIAN DEFINISI OPERASIONAL KLASIFIKASI 1 2 2019 - 2020 I II 2021 -2022 III I II 2023 -2025 III III umlah penyerapan lulusan T-1 di pasar kerja sesuai dengan bidang Persentase serapan lulusan di pasar kompetensinya setelah 6 bulan lulus ≥ 75% ≥ 65% ≥ 45% ≥ 80% ≥ 70% ≥ 50% ≥ 85% ≥ 75% ≥ 55% kerja kurang dari 6 bulan dibagi jumlah lulusan keseluruhan x 100% Persentase Kebutuhan Tenaga Kesehatan (Specific) Jumlah lulusan yang bekerja sesuai dengan kebutuhan tenaga kesehatan (spesifik) dibagi jumlah keseluruhan lulusan yang sudah bekerja x 100 % ≥ 60% ≥ 50% ≥ 35% ≥ 70% ≥ 60% ≥ 40% ≥ 75% ≥ 65% ≥ 50%

NO URAIAN KLASIFIKASI 3 A B C D DEFINISI OPERASIONAL Jumlah kemitran dengan dunia

NO URAIAN KLASIFIKASI 3 A B C D DEFINISI OPERASIONAL Jumlah kemitran dengan dunia kerja dan/atau fasyankes yang Persentase pengembangan kemitraan dikembangkan oleh Institusi. Jumlah kemitran dengan dunia kerja untuk pendayagunaan lulusan berdasarkan : dan/atau fasyankes yang dikembangkan dibagi dengan keseluruh kemitraan x 100% Jumlah kemitraan dengan dunia kerja untuk pendayagunaan lulusan yang Local dikembangkan oleh institusi dibagi dengan seluruh kemitraan di tingkat lokal x 100% Jumlah kemitraan dengan dunia kerja untuk pendayagunaan lulusan yang Regional dikembangkan oleh institusi dibagi dengan seluruh kemitraan di tingkat regional x 100% Jumlah kemitraan dengan dunia kerja untuk pendayagunaan lulusan yang Nasional dikembangkan oleh institusi dibagi dengan seluruh kemitraan di tingkat nasional x 100% Jumlah kemitraan dengan dunia kerja untuk pendayagunaan lulusan yang Internasional dikembangkan oleh institusi dibagi dengan seluruh kemitraan di tingkat internasional x 100% 2019 - 2020 I II III 2021 -2022 I II I 2023 -2025 II III ≥ 30% ≥ 25% ≥ 20% ≥ 35% ≥ 25% ≥ 40% ≥ 35% ≥ 30% ≥ 25% ≥ 20% ≥ 18% ≥ 30% ≥ 25% ≥ 20% ≥ 35% ≥ 30% ≥ 25% ≥ 10% ≥ 5% ≥ 12% ≥ 8% ≥ 3% ≥ 15% ≥ 10% ≥ 5% ≥ 1% ≥ 2 % ≥ 10 % ≥ 6% ≥ 4% ≥ 2% ≥ 8% ≥ 5%

NO URAIAN KLASIFIKASI DEFINISI OPERASIONAL Persentase pendayagunaan lulusan tenaga kesehatan vokasi/profesi melalui kerjasama dengan

NO URAIAN KLASIFIKASI DEFINISI OPERASIONAL Persentase pendayagunaan lulusan tenaga kesehatan vokasi/profesi melalui kerjasama dengan instansi pemerintah dibagi jumlah seluruh kerjasama dengan instansi pemerintah x 100% 2019 – 2020 I II III 4 Persentase pendayagunaan lulusan tenaga kesehatan vokasi/profesi melalui kerjasama dengan instansi pemerintah 5 Jumlah mahasiswa lokal/kelompok masyarakat yang berpenghasilan Persentase sinkronisasi afirmasi sesuai rendah yang mendapat bantuan 1 -2% local specific pendidikan dibagi jumlah keseluruhan mahasiswa x 100% 2021 -2022 I II III 2023 -2025 I II III ≥ 20% ≥ 15% ≥ 10% ≥ 25% ≥ 20% ≥ 15% ≥ 30% ≥ 25% ≥ 20% 1% 1% 2 -3% 2% 2% 3 -5% 3% 3%

II. PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN PENDIDIKAN DI POLTEKKES NO URAIAN DEFINISI OPERASIONAL KLASIFIKASI 1 2 3

II. PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN PENDIDIKAN DI POLTEKKES NO URAIAN DEFINISI OPERASIONAL KLASIFIKASI 1 2 3 2019 - 2020 I II Nilai pengembangan tata kelola keuangan tentang kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang akuntabilitas Persentase pengembangan tata kelola transparan serta kesesuaian dengan keuangan yang akuntabilitas Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran dengan > 90 % > 80% transparan serta kesesuaian dengan menggunakan LAKIP Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Persentase peningkatan pangkat akademik tenaga pendidik Jumlah dosen yang naik pangkat lektor dibagi jumlah seluruh dosen tetap x 100% ≥ 10% Jumlah Mo. U yang sudah Persentase implementasi Mo. U dan diimplementasikan dibagi Mo. U yang Kemitraan Nasional pada peningkatan dimiliki di tingkat nasional x 100 % ketrampilan serta daya serap lulusan ≥ 15% 2021 -2022 III I II 2023 -2025 III > 8090% I II III > 7080% > 90% ≥ 8% ≥ 5% ≥ 18% ≥ 15% ≥ 12% ≥ 25% ≥ 20% ≥ 15% ≥ 3% ≥ 20% ≥ 10% ≥ 5% > 90% ≥ 18% ≥ 15% ≥ 8%

NO URAIAN DEFINISI OPERASIONAL KLASIFIKASI 4 5 2019 - 2020 I Jumlah Mo. U

NO URAIAN DEFINISI OPERASIONAL KLASIFIKASI 4 5 2019 - 2020 I Jumlah Mo. U yang sudah diimplementasikan dibagi Mo. U yang Persentase Implementasi Mo. U di dimiliki di tingkat internasional x 100 tingkat Internasional pada ≥ 4% peningkatan ketrampilan dan/atau % serta daya serap lulusan Hibah dari sumber dana di luar Poltekkes, didapat melalui kompetisi, CSR, Mo. U dan lain-lain. Besar dana hibah untuk kegiatan Tri Besar dana hibah yang didapat. Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) 2021 -2022 2023 -2025 II III III ≥ 3% ≥ 2% ≥ 6% ≥ 5% ≥ 4% ≥ 8% ≥ 7% ≥ 6% ≥ 40 jt ≥ 30 jt ≥ 20 jt ≥ 50 jt ≥ 40 jt ≥ 30 jt ≥ 60 jt ≥ 50 jt ≥ 40 jt

NO URAIAN DEFINISI OPERASIONAL KLASIFIKASI 6 7 8 9 Persentase kesesuaian Implementasi Renstra untuk

NO URAIAN DEFINISI OPERASIONAL KLASIFIKASI 6 7 8 9 Persentase kesesuaian Implementasi Renstra untuk pencapaian Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Optimalisasi pusat unggulan institusi yang berbasis pada kebutuhan local specific Persentase Pengembangan Prodi Baru yang langka 2019 - 2020 I II 2021 -2022 III I Jumlah kesesuaian Implementasi Renstra untuk pencapaian Visi, Misi, < 60% < 50% < 40% 60% Tujuan, dan Sasaran dibagi jumlah indikator kinerja/kerja x 100% Pencapaian target Co. E dibagi dengan skor indikator x 100% Jumlah prodi baru yang langka Jumlah pengembangan atau usulan program studi Magister Terapan < 50% < 45% < 40% 50% II 2023 -2025 III III 50% 40% ≥ 80 % ≥ 60% ≥ 50% 45% 40% ≥ 70% ≥ 65% ≥ 60% 1 - - 1 1 1 1 - - 1 1 -

NO URAIAN DEFINISI OPERASIONAL KLASIFIKASI 10 11 Jumlah pengembangan atau usulan program studi profesi

NO URAIAN DEFINISI OPERASIONAL KLASIFIKASI 10 11 Jumlah pengembangan atau usulan program studi profesi baru Persentase dosen yang memiliki registrasi pendidik nasiona 2019 - 2020 2021 -2022 2023 -2025 I II III 1 1 - 1 1 1 Jumlah pengembangan atau usulan program studi Profesi baru Jumlah dosen yang memiliki NIDN/NIDK dibagi jumlah seluruh dosen program studi x 100% ≥ 60% ≥ 50% ≥ 30% ≥ 70% ≥ 60% ≥ 40% ≥ 95% ≥ 75% ≥ 60%

III. PEMENUHAN KEBUTUHAN LULUSAN BERDASARKAN KKNI NO URAIAN DEFINIS OPERASIONAL KLASIFIKASI 2019 - 2020

III. PEMENUHAN KEBUTUHAN LULUSAN BERDASARKAN KKNI NO URAIAN DEFINIS OPERASIONAL KLASIFIKASI 2019 - 2020 I II 2021 -2022 III I II 2023 -2025 III III 1 Persentase penerapan keunikan vokasi ketrampilan Jumlah Prodi yang menerapkan Keunggulan Vokasi Keterampilan dibandingkan seluruh prodi ≥ 50% ≥ 45% ≥ 40% ≥ 60% ≥ 50% ≥ 45% ≥ 70% ≥ 60% ≥ 50% 2 Persentase jumlah item sertifikasi berdasarkan KKNI Jumlah Prodi yang menerapkan sertifikasi keahlian berdasarkan KKNI dibandingkan seluruh prodi ≥ 30% ≥ 25% ≥ 20% ≥ 35% ≥ 30% ≥ 25% ≥ 50% ≥ 40% ≥ 30% 3 Persentase Peningkatan jumlah stake Jumlah Mo. U pendayagunaan Lulusan ≥ 30% ≥ 20% ≥ 10% ≥ 40% ≥ 30% ≥ 20% ≥ 50% ≥ 40% ≥ 30% holder memanfaatkan lulusan dibandingkan jumlah sebelumnya 4 Persentase jumlah sarana penunjang Rasio sarana prasarana penunjang (laboratorium, studio, workshop) yang ≥ 60% ≥ 55% ≥ 40% ≥ 70% ≥ 60% ≥ 50% ≥ 85% ≥ 75% ≥ 60% memenuhi standar tersedia dengan standar

NO URAIAN DEFINIS OPERASIONAL KLASIFIKASI 2019 - 2020 I II 2021 -2022 III I

NO URAIAN DEFINIS OPERASIONAL KLASIFIKASI 2019 - 2020 I II 2021 -2022 III I II 2023 -2025 III III 5 Persentase jumlah sarana penunjang Rasio sarana prasarana penunjang perpustakaan yang memenuhi perpustakaan yang tersedia dengan standar 6 Jumlah Dosen yang memiliki sertifikat Persentase jumlah dosen yang kompetensi vokasi keahlian khusus memiliki sertifikat kompetensi vokasi ≥ 50% ≥ 40% ≥ 30% ≥ 60% ≥ 50% ≥ 40% ≥ 70% ≥ 60% ≥ 50% dibandingkan dengan seluruh dosen x keahlian khusus 100% 7 Jumlah Mo. U dengan fasilitas Persentasi jumlah Fasilitas Pelayanan Kesehatan dan Dunia Kerja Kesehatan dunia kerja yang sesuai Standar dibandingkan ≥ 70% ≥ 60% ≥ 40% ≥ 85% ≥ 75% ≥ 50 % ≥ 90 % ≥ 80% ≥ 60% menyediakan tempat magang sesuai dengan seluruh wahana praktek yang standar digunakan x 100% 8 Persentase jumlah kelulusan uji kompetensi Jumlah kelulusan First Taker dibanding dengan jumlah peserta yang mengikuti UKOM X 100% ≥ 60% ≥ 55% ≥ 40% ≥ 70% ≥ 60% ≥ 50% ≥ 85% ≥ 75% ≥ 60% ≥ 80% ≥ 70% ≥ 60% ≥ 90% ≥ 80% ≥ 70% ≥ 100% ≥ 90% ≥ 80%

IV. PENJAMINAN MUTU PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN NO 1 2 3 4 5 URAIAN KLASIFIKASI DEFINISI

IV. PENJAMINAN MUTU PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN NO 1 2 3 4 5 URAIAN KLASIFIKASI DEFINISI OPERASIONAL Jumlah Program Studi dengan peringkat akreditasi lebih baik/unggul dibagi dengan seluruh Program Studi Kegiatan kewirausahaan yang Persentase kegiatan kewirausahaan diselenggarakan Poltekkes dalam rangka komersialisasi dibagi jumlah dalam hal Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diselenggarakan Poltekkes indikator kegiatan yang ada di renstra Poltekkes x 100% Jumlah Dosen yang melakukan Persentase jumlah publikasi pada publikasi Jurnal terindeks nasional jurnal terindeks nasional dibandingkan dengan seluruh dosen x 100% Jumlah Dosen yang melakukan Jumlah dosen yang mendapatkan publikasi Jurnal terindeks prestasi karya cipta / HAKI Internasional dibandingkan dengan seluruh dosen Jumlah Dosen yang mempublikasikan Persentase jumlah Prosiding pada artikel di dalam Prosiding kegiatan seminar nasional dibandingkan dengan seluruh dosen Persentase peringkat akreditasi baik sekali /unggul 2019 – 2020 I II III 2021 -2022 I II III 2023 -2025 I II III ≥ 30% ≥ 20% ≥ 10% ≥ 40% ≥ 30% ≥ 20% ≥ 50% ≥ 40% ≥ 30% ≥ 20% - ≥ 40% ≥ 30% ≥ 20% ≥ 65% ≥ 45% ≥ 25% ≥ 40% ≥ 30% ≥ 20% ≥ 50% ≥ 40% ≥ 30% ≥ 60% ≥ 50% ≥ 40% ≥ 20% ≥ 15% ≥ 10% ≥ 30% ≥ 25% ≥ 20% ≥ 40% ≥ 35% ≥ 30% ≥ 50% ≥ 40% ≥ 30% ≥ 60% ≥ 50% ≥ 40% ≥ 70% ≥ 60% ≥ 50%

NO URAIAN KLASIFIKASI DEFINISI OPERASIONAL 2019 - 2020 I II III 2021 -2022 I

NO URAIAN KLASIFIKASI DEFINISI OPERASIONAL 2019 - 2020 I II III 2021 -2022 I II III 2023 -2025 I II III 6 Persentase jumlah Prosiding pada kegiatan seminar internasional Jumlah Dosen yang mempublikasikan artikel di dalam Prosiding kegiatan seminar Internasional dibandingkan dengan seluruh dosen 7 Jumlah dosen yang mendapatkan prestasi karya cipta / HAKI Jumlah Dosen yang mendapatkan prestasi karya cipta dan atau HAKI dibandingkan dengan seluruh dosen ≥ 20% ≥ 15% ≥ 10% ≥ 25% ≥ 20% ≥ 15 % ≥ 30 % ≥ 25% ≥ 20% 8 Presentase jumlah buku yang ditulis dosen bidang vokasi ketrampilan khusus Jumlah Dosen yang menulis buku dibidang Vokasi dibandingkan dengan seluruh dosen ≥ 30% ≥ 20% ≥ 10% ≥ 40% ≥ 30% ≥ 20% ≥ 50% ≥ 40% ≥ 30% 9 Jumlah temuan dalam AMI yang sudah Persentase implementasi koreksi hasil ≥ 70% ≥ 65% ≥ 60% ≥ 75% ≥ 70% ≥ 65% ≥ 90% ≥ 80% ≥ 70% ditindaklanjuti dibandingkan dengan evaluasi untuk perbaikan mutu seluruh temuan 10 Persentase realisasi kinerja anggaran Capaian realisasi Kinerja Anggaran dengan kesesuaian pencapaian renstra dibandingkan dengan target ≥ 30% ≥ 20% ≥ 10% ≥ 40% ≥ 30% ≥ 20% ≥ 50% ≥ 40% ≥ 30% ≥ 90% ≥ 85% ≥ 80% ≥ 95% ≥ 90% ≥ 85% ≥ 92% ≥ 90%

PENILAIAN KERANGKA KERJA SISTEMIK GD POLTEKKES KEMENKES ARAH KEBIJAKAN INDIKATOR OUTCOMES INDIKATOR OUTPUTS/ KELUARAN

PENILAIAN KERANGKA KERJA SISTEMIK GD POLTEKKES KEMENKES ARAH KEBIJAKAN INDIKATOR OUTCOMES INDIKATOR OUTPUTS/ KELUARAN PROSES INDIKATOR INPUTS / MASUKAN ketersediaan pemenuhan Kebutuhan dan Pemerataan Tenaga Kesehatan melalui peningkatan mutu dan pengembangan kelembagaan. 1. 2. 3. 4. Prosentase Fas. Yan. Kes dengan jenis tenaga kesehatan sesuai standar (%) Prosentase DTPK dan DBK yang terpenuhi semua jenis SDM Kesehatan (%) Prosentase Publikasi riset dan teknologi tepat guna yang berdayaguna di masyarakat (%) Prosentase tata kelola kelembagaan Poltekkes yang memenuhi SNPT (%) Jumlah lulus UKOM Nasional dengan kompetensi sesuai kebutuhan afirmasi dan distingsi. Jumlah minat tenaga kesehatan dengan tingkat retensi yang rendah hingga 0% pada DBK dan DTPK. Jumlah Poltekkes yang menghasilkan riset unggulan dan pusat rujukan inovasi vokasi dan TTG. Jumlah Poltekkes yang Unggul dan menghasilkan lulusan yang kompeten pada kebutuhan Program Pembangunan Kesehatan 1. Kemitraan Fas. Yan. Kes yang menjadi penguat Integerated Health Sistem pada implementasi standar kompetensi sesuai kebutuhan dan ketentuan. 2. Penguatan IPC dan IPE pada pendayagunaan penugasan khusus di DBK dan DTPK. 3. Implementasi Road Map penelitian yang berintegerasi pada kemitraan/walayah binaan pengabdian masyarakat serta mahasiswa dan dosen pada keunggulan inovasi vokasi dan TTG. 4. Penataan tata kelola penyelenggaraan Pendidikan yang transparan dan akuntabel berdasarkan SNPT dan kebutuhan program pembangunan kesehatan. Regulasi, Penganggaran (pembiayaan), NSPK, SDM, Sistem Informasi 19 19

Target Indikator RPJMN dan RENSTRA Pusat Pendidikan SDM Kesehatan 2020 -2024 Sasaran Strategis Indikator

Target Indikator RPJMN dan RENSTRA Pusat Pendidikan SDM Kesehatan 2020 -2024 Sasaran Strategis Indikator Kinerja Target Keterangan 2020 2021 2022 2023 2024 Penyediaan Bantuan Biaya Pendidikan Diutamakan Pada Daerah Bermasalah Kesehatan dan DTPK Jumlah penerima afirmasi bantuan biaya pendidikan Diutamakan Pada Daerah Bermasalah Kesehatan dan DTPK 0 500 1000 1500 Satuan : Orang Penyesuaian Prodi dan Lembaga Pendidikan SDM Kesehatan Jumlah Prodi dan Lembaga Pendidikan SDM Kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan Program Pembangunan Kesehatan 52 104 156 208 260 Satuan : Prodi dan Institusi (Kumulatif)

Indikator RPJMN dan RENSTRA Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Tahun 2020 -2024 Sasaran Strategis Indikator

Indikator RPJMN dan RENSTRA Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Tahun 2020 -2024 Sasaran Strategis Indikator Kinerja Penyediaan Bantuan Biaya Pendidikan Diutamakan Pada Daerah Bermasalah Kesehatan dan DTPK Jumlah penerima afirmasi bantuan biaya pendidikan diutamakan pada Daerah Bermasalah Kesehatan dan DTPK Definisi Operasional Jumlah penerima afirmasi bantuan biaya pendidikan diutamakan pada daerah bermasalah kesehatan dan DTPK Cara Perhitungan Jumlah peserta penerima afirmasi bantuan biaya pendidikan diutamakan pada Daerah Bermasalah Kesehatan dan DTPK Keterangan Satuan : Orang

Indikator RPJMN dan RENSTRA Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Tahun 2020 -2024 Sasaran Strategis Indikator

Indikator RPJMN dan RENSTRA Pusat Pendidikan SDM Kesehatan Tahun 2020 -2024 Sasaran Strategis Indikator Kinerja Definisi Operasional Penyesuaian Prodi dan Institusi Pendidikan SDM Kesehatan Jumlah Prodi dan Institusi Pendidikan SDM Kesehatan yang disesuaikan dengan kebutuhan Program Pembangunan Kesehatan Jumlah Prodi dan atau institusi di Poltekkes Kemenkes yang disesuaikan baik secara kuantitas, kualitas dan pengembangan dengan kebutuhan program pembangunan kesehatan Cara Perhitungan Keterangan Jumlah Prodi dan Institusi di Poltekkes Kemenkes yang Satuan : Prodi disesuaikan baik secara kuantitas, kualitas dan pengembangan dan Institusi dengan kebutuhan program pembangunan kesehatan Perhitungan Jumlah Prodi di Poltekkes Kemenkes yang disesuaikan baik secara kuantitas, kualitas dan pengembangan didapat dari : 1. Prodi baru (jumlah dan/atau jenis prodi) (prodi baru sampai dengan keluar SK) 2. Penggabungan dan atau penghapusan prodi 3. Institusi yang mengembangkan COE (kualitas) 4. Prodi yang dikembangkan Jumlah Kerjasama yang difasilitasi Pusdik SDMK dan diimplementasikan oleh Prodi (kualitas) 5. Prodi dan institusi yang meningkat status akreditasinya (kualitas) 6. Institusi yang mendapatkan score kinerja SPMI ≥ 400 (kualitas)

STRATA AKREDITASI POLTEKKES KEMENKES PRODI Total Akreditasi prodi/institusi aktif A B C Dalam Proses

STRATA AKREDITASI POLTEKKES KEMENKES PRODI Total Akreditasi prodi/institusi aktif A B C Dalam Proses Akreditasi Prodi DIII 266 259 17 221 21 7 Prodi DIV 139 123 7 109 7 16 Prodi DIII PJJ 4 2 0 2 Prodi Profesi 31 0 0 31 Prodi S 2 Terapan 4 3 0 1 Total Prodi 444 387 24 335 28 57 Institusi 38 29 0 9

RENJA RKT RENOP Kapasitas lembaga 2019 & SDM 2022 >=2025 S 3 matang 2

RENJA RKT RENOP Kapasitas lembaga 2019 & SDM 2022 >=2025 S 3 matang 2 nd curve (pengembangan strategis) INFLASI SUBSIDI REALISASI Mulai berkembang 2012 Ukuran relatif kapasitas Ortaker & SDM S 1: beban internal & eksternal terlalu berat = kapasitas belum memadai S 2: beban internal < beban eksternal S 3: beban eksternal mulai dpt dikendalikan S 2 tumbuh Saat ini S 1 ? ? ? ? GD PTK GO AIRLINES PDPT, Kurikulum, Panduan Akademik Kompetensi, Dosen, SDM, Sarana , Anggaran , BMN & Aset, Alumni dan Kemitraan Tahap pengembangan

Orientasi pada Skenario 1: cenderung pesimis (PDPTRKT) dan butuh waktu lama untuk recovery 2

Orientasi pada Skenario 1: cenderung pesimis (PDPTRKT) dan butuh waktu lama untuk recovery 2 nd curve (perem ajaan) Orientasi pada Skenario 2: cenderung optimis dan dapat diupayakan percepatan. Tergantung dari komitmen Satker dan Stakeholder Pola “Looping”. ? Orientasi pada Skenario 3: Optimis dan perlu kebijakan dan tindakan Solusi Opsi jika ingin dimulai saat ini. Namun dapat dicapai sebagai bagian tahapan dari skenario 1 atau/dan skenario 2.

TERIMA KASIH

TERIMA KASIH