KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN TUGAS BELAJAR SDM KESEHATAN PUSAT PENINGKATAN
KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN TUGAS BELAJAR SDM KESEHATAN PUSAT PENINGKATAN MUTU SDM KESEHATAN BADAN PPSDM KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN
PROGRAM TUGAS BELAJAR SDMK Dimulai sejak tahun 80 an Bekerjasama dengan 50 Perguruan Tinggi Tahun 2008 – 2016 telah meningkatkan pendidikan bagi 10. 292 orang PNS
DASAR HUKUM PENYELENGGARAAN TUBEL SDMK Undang-undang No. 36 Thn 2009 tentang Kesehatan Undang-undang No. 36 Thn 2014 tantang Tenaga Kesehatan Undang-Undang No 5 thn 2014 tentang Aparatur Sipil Negara Peraturan Presiden No 12 tahun 1961 tentang Pemberian Tugas Belajar Permenkes 28 Thn 2015 tentang Penyelenggaraan Tugas Belajar SDM Kesehatan
PERATURAN MENTERI KESEHATAN NOMOR 28 TAHUN 2015 Tentang Penyelenggaraan Tugas Belajar SDM Kesehatan
MANFAAT TUGAS BELAJAR PENINGKATAN PROFESIONALISME PENINGKATAN KOMPETENSI/ KETRAMPILAN/ KEMAMPUAN PENINGKATAN PENGETAHUAN 5
PEMANGKU KEPENTINGAN PROGRAM TUGAS BELAJAR SDM KESEHATAN DINKES PROVINSI UNIT UTAMA KEMENKES BPPSDMK INSTITUSI PENDIDIKAN INSTITUSI TERKAIT LAINNYA
PESERTA TUBEL PNS Kemenkes PNS Daerah
PERSYARATAN PESERTA Mendapat ijin tertulis dari pimpinan unit kerja. Memiliki masa kerja paling sedikit 1 tahun terhitung sejak diangkat PNS Program studi terakreditasi minimal B dari lembaga yang berwenang. Lulus seleksi administrasi dan akademik. Bagi PNS yg menduduki jabatan struktural dibebaskan dari jabatannya. Bagi PNS yg menduduki jabatan fungsional dibebaskan sementara dari jabatannya. Sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba. Bagi peserta daerah harus mendapatkan izin dari Badan Kepegawaian Daerah
BATAS USIA MAKSIMAL PESERTA TUGAS BELAJAR SE Kemen PAN dan RB No 04 Tahun 2013 Tentang Pemberian Tugas Belajar dan Izin Belajar • Program D-3, dan S-1 atau setara berusia paling tinggi 25 tahun • Program S-2 atau setara berusia paling tinggi 37 tahun • Program S-3 atau setara berusia paling tinggi 40 tahun • Berlaku sampai tahun 2015 SE Kemen PAN dan RB No B/1364/M. PAN-RB/03/2016 Tentang Batas Usia Maksimal Pemberian Tugas Belajar Bagi Tenaga Kesehatan • Program D-3, D-4 dan S-1 atau setara paling tinggi 45 tahun • Program D-3, D-4 dan S-1 atau setara dari daerah DTPK paling tinggi 50 tahun • Program dokter, apoteker, spesialis I, S-2 atau setara, dan S 3 atau setara berusia paling tinggi 50 tahun • Berlaku sampai tahun 2020 SE, Surat Kemen PAN dan RB No B/2556/D. III. PAN-RB/07/2016 Tentang Batas Usia Maksimal Pemberian Tugas Belajar Bagi Dosen • Dosen PNS dari S-2 ke S-3 paling tinggi 50 tahun
TAHAPAN PROSES REKRUTMEN TUBEL Penerbitan Surat Edaran Pendaftaran online Pengiriman Berkas ke Unit Utama/ Dinas Kesehatan Provinsi Seleksi administrasi di Unit Utama/ Dinas Kesehatan Provinsi Pengiriman berkas ke Puskat Mutu SDMK
Tahapan Proses Rekrutmen Tubel Seleksi administrasi tingkat Pusat (Tim Kementerian Kesehatan) Pengumuman seleksi administrasi tingkat Pusat Peserta melakukan seleksi akademik di Institusi Pendidikan Peserta lulus seleksi akademik Peserta melanjutkan proses tahapan selanjutnya di sistem informasi
Tahapan Proses Rekrutmen Tubel Peserta mengirimkan berkas lulus akademik ke unit utama/ dinas kesehatan provinsi Pengiriman berkas lulus akademik ke Puskat Mutu Penetapan peserta tubel oleh Tim Kemenkes Penerbitan SK Tubel Pembuatan PKS, BAST dan BAP Proses pembayaran ke Institusi Pendidikan dan peserta tubel
JENIS PENDIDIKAN TUGAS BELAJAR PENDIDIKAN VOKASI PENDIDIKAN AKADEMIK PENDIDIKAN PROFESI
JENIS PENDIDIKAN DAN MASA STUDI DIV • Paling lama 1 Tahun ( 2 Semester) atau sesuai kurikulum S 1 • Paling lama 4 tahun (8 semester) atau sesuai kurikulum Profesi • Sesuai kurikulum S 2 • Paling Lama 2 tahun (4 Semester) atau sesuai kurikulum S 3 • Paling lama 4 tahun (8 semester) atau sesuai kurikulum Perpanjangan masa studi sesuai dengan peraturan yang berlaku
KEWAJIBAN PESERTA Menandatangani surat perjanjian Tubel Menyerahkan tugas dan tanggung jawab sehari-hari kepada atasan langsung Menaati dan mengikuti semua ketentuan tubel Melaporkan perkembangan Tubel (KRS, KHS) setiap semester dalam SIM Tubel
HAK PESERTA TUGAS BELAJAR PERMENKES 28/2015 BAB III Psl 18 ayat 1 Biaya Pendidikan & Non Pendidikan selama masa studi Memperoleh hakhak kepegawaian lainnya di luar ketentuan tugas belajar
BIAYA PENYELENGGARAAN TUGAS BELAJAR Biaya yang diberikan kepada peserta (non pendidikan) • • Biaya hidup & biaya operasional Biaya buku & referensi Biaya transport kedatangan/kepulangan Uang harian kedatangan/kepulangan masing 1 hari • Biaya riset/ penelitian Biaya yang diberikan kepada institusi • Biaya penyelenggaraan pendidikan berdasarkan besaran yang ditetapkan oleh rektor/masing institusi pendidikan.
Persyaratan Pembayaran SPP dan Biaya Hidup: • Menyerahkan: Melaporkan KRS dan KHS lengkap telah di tandatangani pembimbing dalam SIM tubel setiap semester.
persyaratan Pembayaran Riset Bagi peserta tubel yang mengajukan dana Riset mengirimkan • Proposal yang sudah lulus uji serta ditandatangani pembimbing dan penguji • RAB yang ditandatangani oleh pembimbing dan peserta Tubel • Surat pertanggung jawaban mutlak (SPTJM) oleh peserta Tubel dengan materai 6000
Persyaratan Pembayaran transport kedatangan (bagi peserta yg lulus tepat waktu) • Peserta Tubel yang namanya tercantum dalam SK Tubel 2017 dan bukan Partial dapat mengklaim biaya kedatangan dari unit kerja asal ke institusi pendidikan dengan mengirimkan: • Tiket angkutan umum asli (tercantum nilai nominal dalam tiket) + boardingpass (pesawat) • SPPD (diisi dengan lengkap ) • SPTJM (materai 6. 000)
Persyaratan Pembayaran transport kepulangan (bagi peserta yg lulus tepat waktu) Bagi peserta tubel yang sudah menyelesaikan pendidikan mengirimkan • ijazah dan transkrip Nilai atau Bukti Lulus sementara sesuai kurikulum institusi pendidikan. • Hasil riset akhir yang di jilid & Softcopy • Surat Pengembalian Peserta Tubel dari Institusi Pendidikan ke Unit Kerja Asal. • SPTJM materai 6. 000
• SPD yang ditandatangani oleh pimpinan unit kerja dan Pimpinan Institusi Pendidikan penyelenggara Tubel (diketik dgn lengkap dan distempel asli) format dari Pustanserdik SDMK • Tiket angkutan umum yg tertera jumlah biayanya & boardingpass (pesawat udara) asli
DATA PENGAJUAN PEMBAYARAN BIAYA HIDUP & OPERASIONAL -- BAGI PESERTA PENCAIRAN OLEH KPPN BUKTI SP 2 D PEMBUATAN NOMINATIF PEMBAYARAN LAPORAN KEMAJUAN STUDI ( KHS/KRS) DAN DATA AKTIF KULIAH PESERTA DALAM SIM TUBEL UPDATE NOMOR REKENING YANG BUKAN REKENING PENERIMAAN GAJI, NPWP
DATA PENGAJUAN PEMBAYARAN BIAYA PENDIDIKAN -- BAGI INSTITUSI PENDIDIKAN SP 2 D NOMINATIF BAP BAST Mo. U & PKS DATA AKTIF
ALUR PEMBAYARAN Data dari institusi Pendidikan Institusi Pendidikan Pembuatan SPM oleh Bagian Keuangan di TU Nominatif Bidang Dikjut Keluar SP 2 D KPPN VII Mahasiswa Penolakan Masuk dalam sistem aplikasi SPM Surat Return
MASALAH YANG SERING TIMBUL KETERLAMBATAN PEMBAYARAN DATA AKTIF PESERTA BAP BAST PKS SK 26 KELEBIHAN PEMBAYARAN -- LEBIH DARI 1 SUMBER PEMBIAYAAN DOUBLE PENERIMAAN PEMBAYARAN ( TUBEL Bekerja) KESALAHAN DATA Belum up datenya data keaktifan di aplikasi tubel Penolakan Dari KPPN RETURN KESALAHAN DATA
Batas pembiayaan tubel Biaya yang diberikan kepada peserta (non pendidikan) Biaya yang diberikan kepada institusi • Sesuai kurikulum pendidikan • Batas pembayaran biaya hidup/referensi adalah tanggal yudisium/dinyatakan lulus • Biaya transport kedatangan/kepulangan sesuai tahun berjalan • Batas pembiayaan riset/penelitian sesuai kurikulum (semester terakhir) • Sesuai kurikulum pendidikan
CUTI Peserta diperkenankan cuti akademik maksimal 1 x selama proses tubel dengan alasan : melahirkan atau sakit keras dengan dibuktikan surat keterangan dari dokter RS Pemerintah Tidak mendapatkan biaya pendidikan dan non pendidikan Lama pendidikan sesuai dengan kurikulum yang berlaku (tidak mendapatkan tambahan semester karena cuti)
Pemberhentian Biaya Tugas Belajar apabila: Telah lulus sesuai Yudisium Berhenti dari pendidikan Peserta dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau tingkat berat Tidak melaporkan perkembangan Tugas Belajarnya meskipun telah diberi peringatan Tidak sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan oleh tim penguji Peserta diangkat dalam jabatan struktural Pindah institusi pendidikan dan atau peminatan Tidak dapat menyelesaikan pendidikan
Pembayaran biaya non pendidikan • Calon peserta 2017: - Melengkapi berkas yang harus di upload dalam sistem informasi setelah SK tubel dari Kemenkes terbit. - Biaya hidup+referensi diberikan per 1 September 2017
HAK INSTITUSI PENDIDIKAN • Menerima dana penyelenggaraan pendidikan peserta tugas belajar KEWAJIBAN INSTITUSI PENDIDIKAN ü Melaporkan hasil seleksi akademik ü Melaporkan Perkembangan dan hasil studi Peserta ke BPPSDMK ü Melaporkan pengelolaan keuangan tugas belajar ü Mengembalikan Peserta yang telah menyelesaikan pendidikan
SANKSI Teguran tertulis Sanksi disiplin PNS Penghentian biaya pendidikan Pengembalian biaya pendidikan ke Kas Negara 10 kali biaya yang telah dikeluarkan apabila : • pindah program studi dan atau Perguruan tinggi yg ditentukan • Berhenti bukan atas pertimbangan akademis • Berhenti setelah dinyatakan diterima sebagai peserta. Tidak boleh mengikuti tugas belajar kembali bagi peserta yang berhenti setelah dinyatakan diterima sebagai peserta
PEMBINAAN DAN PENGAWASAN Dilaksanakan oleh : • Menteri melalui Kepala Badan PPSDMK • Pimpinan unit kerja peserta tubel Monitoring dan evaluasi tiap semester
TERIMA KASIH KEMENTERIAN KESEHATAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN SDM KESEHATAN Pusat Peningkatan Mutu Sumber Daya Manusia Kesehatan
- Slides: 34