Pemrograman Arsitektur Kuliah 08 3 Dr Agus S































































- Slides: 63
Pemrograman Arsitektur Kuliah 08 -3 Dr. Agus S. Ekomadyo AR 3290 Studio Perancangan Arsitektur 3 Progam Studi Arsitektur ITB semester 1 2018/2019
Successful Building • Bagaimana menilai suatu rancangan bangunan SUKSES secara OBJEKTIF? PROJECT Quality standards Goals Quality that is hoped Performance Requirements Design Concepts
Penilaian Objektif, apa perlunya? • Mengapa kita perlu menilai kinerja orang secara objektif? • Mengapa kita perlu menilai rancangan bangunan secara objektif?
Pruitt Igoe (1960 s) • The housing project solved the financial and image problems of public housing, but did not respond to the behavioral and social needs of the residents and the projects was demolished in 1976
Key words of Architectural Programming • Semakin arsitek SADAR dan memahami informasi yang relevan, semakin ia bisa mengendalikan proses merancang sesuai dengan tujuan yang diharapkan. (Edward T. White) • Yang paling sulit dalam menyelesaikan proyek itu adalah programming. Kalau programming beres, desainnya lebih enak (Doti Windajani, Quadratura Indonesia)
Key words of Architectural Programming (William Pena)
Key words of Architectural Programming • A well programmed building is a functional building – Good architecture is functional, meaningful, and beautiful • Much of the inspirational for great buildings is intuitive, whimsical, and based upon some rules of formalism, rather than pure functionalism. • Programming creates the functional basis for design (Donna Duerk)
Literatur Utama Pemrograman Arsitektur Edwardt T. White (1972) Introduction to Architectural Programming The important of data collecting before designing Pena, William (1977). Problem seeking. Boston: Cahners Books International. Programming is problem seeking, design is problem solving Palmer, Mickey A (1981). The Guide to Facility Programming is needed to minimize the risk of design Duerk, Donna P. (1993). Architectural Programming. Issue-based Programming
Architectural Programming Mengapa menjadi pengetahuan tersendiri? • 1972, White – ada proses “pemrograman” yang eksplisit (bisa terpisah) dari proses perancangan arsitektur • 1977, Pena – Programming is separated with design; – profesi khusus “Architectural Programmer” mulai eksis (di Amerika) • 1981, Palmer – Peningkatan signifikan kebutuhan “Architectural Programming”; – Mulai dikumpulkan model pemrograman arsitektur dari berbagai sumber • 1993, Duerk – Melihat kembali Architectural Programming sebagai pengetahuan yang terstruktur
Definisi-definisi • 1972, White – A program usually takes from the WRITTEN and GRAPHIC document wherein background information, fact analysis and evaluation, and conclusion pertinent to a project are organized and presented – Jalan untuk memahami informasi dan operasi – Cara untuk mengorganisasikan dan menyajikan informasi dan operasi • 1977, Pena
Definisi-definisi • 1981, Palmer
Definisi-definisi • 1993, Duerk Inquiry = information searching Delineate = express
Introduction to Architectural Programming Edward T. White
Variety of Information Design Process PROGRAMMING Design Process
Proses programming • • • Gathering / mengumpulkan analyzing / menganalisis evaluating / mengevaluasi organizing / menyusun presenting / mempersentasikan URUTAN KERJA INFORMASI terhadap masalah perancangan (design problem) dan melaksanakannya secara SIMULTAN
Format Dasar programming • GOALS : purpose of the project, client and user goals, project description • FACTS : quantitative and qualitative information and issues • PRECEPT : individual planning commitment with important factual issues – as criteria for evaluating alternatives and for arriving at decisions about critical issue – contain value judgments • CONCEPTS : general planning directions suggested by goals, facts, precepts – there may be several viable concepts – recommendation of one being selected URUTAN BERPIKIR
Proses Pemrograman Arsitektur (versi Whyte) 1. 2. 3. 4. 5. Gathering information Analyzing information Evaluating information Organizing information Presenting information Proses Bekerja 1. 2. 3. 4. GOALS FACTS PERCEPTS CONCEPTS Proses Berpikir DESIGN PROCESS PROGRAMMING REPORT
Fakta dalam arsitektur Isu utama dalam pengumpulan fakta adalah RELEVANSI. Fakta disebut relevan bila ia merupakan bagian dari event atau hubungan sebab-akibat (bila maka). Relevant facts Gathering Evaluating Organizing DESIGN PROCESS Presenting
Problem Seeking William Pena
A Nutshell
PROBLEMS NEEDS CONCEPTS FACTS GOALS
Architect’s Guide to Facility Programming Mickey Palmer
Nature of Programming
. . . Nature of Programmin g
. . . Nature of Programming Process
Programming Process
Issue Based Architectural Programming Donna Duerk
describe the future state. DESIGN ISSUES
Duerk’s Model of Organizing Information Issues Based-Programming
ISSUES. . .
Facts, Issues, Goals Source of Facts Audiens
Values on Programming: Why we must understanding the values?
Compromise the values
GOALS
GOALS Intention=maksud, strive=berjuang, attain=dicapai
Mision Statement
Technique for discovering client’s goals
Example of Goal: Care Facility
Example of Goal: Mix-used Building
Example of Goal: Science Center
Kesimpulan • Pemrograman arsitektur bukan sekadar menghitung jenis dan kapasitas ruang – Perhitungan fasilitas bagian dari pemrograman arsitektur, tetapi pemrograman arsitetkur lebih luas daripada sekadar menghitung ruang – Untuk tugas 02 AR 3290, dibedakan antara Kerja Pemrograman Arsitektur (satu kelas) dengan Perhitungan Fasilitas (1 tim) • Pemrograman arsitektur merupakan upaya untuk merumuskan permasalahan perancangan dengan mengumpulkan informasi/ data-data yang relevan sebelum perancangan dilakukan – Untuk tugas 02 AR 3290, kegiatan pengumpulan data dibagi 4 kerja: 1) desk study, 2) analisis tapak, 3) studi presedens lapangan, dan 4) perhitungan fasilitas • Pemrograman arsitektur merupakan cara untuk memasukkan riset ke dalam desain – Riset dan programming sama-sama berkegiatan mengumpulkan informasi: yang satu untuk pengembangan pengetahuan yang satunya untuk pemecahan masalah. Bisa disatukan dengan strategi khusus – Bisa diujicobakan untuk persiapan tugas akhir
Selamat Mengerjakan Tugas