SISTEM PENCERNAAN MANUSIA A Fungsi Nutrisi dalam Makanan

  • Slides: 35
Download presentation
SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

A. Fungsi Nutrisi dalam Makanan Melalui makanan manusia dapat memperoleh nutrisi, yaitu karbohidrat, protein,

A. Fungsi Nutrisi dalam Makanan Melalui makanan manusia dapat memperoleh nutrisi, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, garam mineral dan air. 1. Karbohidrat terdapat dalam nasi, ketela, sagu, jagung dll, digunakan sebagai sumber energi bagi tubuh. Satu gram karbohidrat dapat menghasilkan energi sekitar 4 kkal. Selama proses pencernaan karbohidrat dipecah menjadi molekul gula yang sederhana (glukosa) yang dapat diserap oleh tubuh. Jika kelebihan karbohidrat akan disimpan dalam bentuk glikogen didalam hati dan bentuk lemak dibawah kulit, ginjal dan sekitar perut. Kekurangan karbohidrat menyebabkan kurus, tubuh lemah, semangat kerja dan belajar turun, dan daya tahan tubuh terhadap penyakit berkurang.

2. Protein Sumber protein dariu hewan disebut protein hewani (daging, susu, ikan, telur dan

2. Protein Sumber protein dariu hewan disebut protein hewani (daging, susu, ikan, telur dan keju), sedang yang berasal dari tumbuhan disebut protein nabati (kedelai, kacang tanah, kacang hijau). Protein berfungsi sebagai komponen struktural (membangun tubuh dan mengganti sel-sel yang rusak), dan fungsional ( proses biokimia sel seperti hormon dan enzim). Selama proses pencernaan protein dirubah menjadi pepton oleh enzim pepsin, kemudian menjadi asam amino oleh enzim tripsin. Setiap 1 gram menghasilkan energi sebesar 17 kilojoule. Kekurangan protein dapat menyebabkan busung lapar.

3. Lemak Sumber lemak yang berasal dari hewan disebut lemak hewani (daging, mentega, susu,

3. Lemak Sumber lemak yang berasal dari hewan disebut lemak hewani (daging, mentega, susu, ikan basah, telur, minyak ikan), yang berasal dari tumbuhan disebut lemak nabati (kelapa, kemiri, kacang-kacangan, apokat). Lemak berfungsi sebagai cadangan energi dan perlarut vitamen A, D, E, K. Lemak disimpan dibawah kulit dan setiap 1 gram lemak menghasilkan energi sebanyak 9 kkal / 38 kilojoele.

4. Vitamin berfungsi sebagai komponen koenzim dan mempertahankan daya tahan tubuh. Vitamin dikelompokkan menjadi

4. Vitamin berfungsi sebagai komponen koenzim dan mempertahankan daya tahan tubuh. Vitamin dikelompokkan menjadi vitamain yang larut dalam air yaitu vitamin B ( hati, keju, telur, susu dll) dan vitamin C (jeruk, tomat, lombok hijau, dll), dan vitamin yang larut dalam lemak yaitu vitamin A (susu, mentega, minyak ikan dll), D (minyak, hati, ikan, dll), E (kuning telur, daun selada, minyak sayur, kecambah, dll). K (bayam, sayuran hijau, dll) 5. Garam Mineral Garam mineral dibutuhkan secara sendiri-sendiri maupun kelompok dan masing-masing mempunyai peranan tertentu di dalam tubuh.

mineral Sumber fungsi Kalsium Susu, keju, sayur, dan sereal Pembentukan darah, gigi dan tulang,

mineral Sumber fungsi Kalsium Susu, keju, sayur, dan sereal Pembentukan darah, gigi dan tulang, kontraksi otot Besi Hati, sayuran hijau, daging , kismis Produksi hemoglobin Iodiom Ikan laut, garam beriodium Bagian hormon tiroksi, mengatur metabolisme Magnesium Sayuran hijau, daging, kentang Kofaktor enzim metabolisme karbohidrat Fosfor Susu, daging, telur, sayur Pembentukan tulang dan gigi, ATP, asam N Kalium Pisang, sayuran Pengiriman impuls saraf Natrium Garam dapur, sayuran Perambatan impuls saraf, keseimbangan osmotik

6. Air Kurang lebih 85% tubuh terdiri dari air, air dapat diperoleh dari air

6. Air Kurang lebih 85% tubuh terdiri dari air, air dapat diperoleh dari air minum, buah dan sayuran, air berfungsi sebagai bahan utama sel, sebagai pelarut, sebagai pengatur suhu tubuh. Kekurangan air (dehidrasi) dapat menyebabkan organ-organ tubuh berkurang fungsinya.

Sistem Pencernaan adalah Proses mencerna makanan yang kita makan yang bentuknya masih kasar menjadi

Sistem Pencernaan adalah Proses mencerna makanan yang kita makan yang bentuknya masih kasar menjadi bentuk lebih halus dan sederhana untuk di serap sari-sari makanannya

ORGAN-ORGAN PENCERNAAN MANUSIA Organ-Organ Pencernaan Manusia terdiri dari : 1. Rongga Mulut 2. Kerongkongan

ORGAN-ORGAN PENCERNAAN MANUSIA Organ-Organ Pencernaan Manusia terdiri dari : 1. Rongga Mulut 2. Kerongkongan (Eshopagus) 3. Lambung 4. Usus Halus 5. Usus Besar 6. Anus

1. RONGGA MULUT Bagaimana Makanan dicerna di Rongga Mulut ? ? ? n -

1. RONGGA MULUT Bagaimana Makanan dicerna di Rongga Mulut ? ? ? n - Bagian-Bagian Rongga Mulut terdiri dari : Gigi Lidah Kelenjar Air Liur

DI DALAM RONGGA MULUT, MAKANAN AKAN DI CERNA SECARA MEKANIK OLEH GIGI, LIDAH DAN

DI DALAM RONGGA MULUT, MAKANAN AKAN DI CERNA SECARA MEKANIK OLEH GIGI, LIDAH DAN KELENJAR AIR LIUR (SALIVA) DENGAN CARA DI KUNYAH DAN DIHALUSKAN, AGAR MENJADI POTONGAN MAKANAN YANG LEBIH HALUS

SELAIN DIKUNYAH OLEH GIGI, PENCERNAAN MAKANAN DI RONGGA MULUT DIBANTU OLEH ENZIM AMILASE (PTIALIN)

SELAIN DIKUNYAH OLEH GIGI, PENCERNAAN MAKANAN DI RONGGA MULUT DIBANTU OLEH ENZIM AMILASE (PTIALIN) YANG DIHASILKAN OLEH KELENJAR AIR LIUR. - ENZIM AMILASE (PTIALIN) BERFUNGSI UNTUK MENGUBAH AMILUM (KARBOHIDRAT) MENJADI MALTOSA (MONOSAKARIDA), SEHINGGA MAKANAN YANG KITA MAKAN TERASA MANIS.

A. GIGI MANUSIA GIGI DI DALAM RONGGA MULUT DI KELOMPOKAN MENJADI 3 JENIS YAITU

A. GIGI MANUSIA GIGI DI DALAM RONGGA MULUT DI KELOMPOKAN MENJADI 3 JENIS YAITU : 1. GIGI SERI 2. GIGI TARING 3. GIGI GERAHAM

Gigi Seri berbentuk pahat, berfungsi untuk memotong makanan. Gigi Taring berbentuk lancip dan runcing,

Gigi Seri berbentuk pahat, berfungsi untuk memotong makanan. Gigi Taring berbentuk lancip dan runcing, berfungsi untuk menusuk dan mengoyak makanan. - Gigi Geraham berbentuk rata bergerigi, berfungsi untuk mengunyah

JUMLAH GIGI A. Jumlah Gigi pada anak-anak. B. Jumlah Gigi pada Orang Dewasa. Gigi

JUMLAH GIGI A. Jumlah Gigi pada anak-anak. B. Jumlah Gigi pada Orang Dewasa. Gigi Pada Anak-anak berjumlah 20 Buah terdiri dari : - 8 buah Gigi Seri - 4 buah Gigi Taring - 8 buah Gigi Geraham Gigi pada Orang Dewasa berjumlah 32 Buah terdiri dari : - 8 buah Gigi Seri - 4 buah Gigi Taring - 20 buah Gigi Geraham

PERBEDAAN GIGI ANAK & DEWASA Gigi pada anak-anak Gigi pada Orang Dewasa masih berupa

PERBEDAAN GIGI ANAK & DEWASA Gigi pada anak-anak Gigi pada Orang Dewasa masih berupa gigi susu berupa gigi tetap (Permanen)

BAGIAN – BAGIAN GIGI Bagian-bagian gigi terdiri dari : 1. Mahkota gigi 2. Leher

BAGIAN – BAGIAN GIGI Bagian-bagian gigi terdiri dari : 1. Mahkota gigi 2. Leher Gigi 3. Akar Gigi. Bagian terluar Mahkota gigi dilapisi oleh Email gigi

SELAMAT !!! BAGI KAMU YANG DAPAT MENJAWAB SEMPURNA BERHAK MENDAPATKAN HADIAH UTAMA BERUPA SEPIRING

SELAMAT !!! BAGI KAMU YANG DAPAT MENJAWAB SEMPURNA BERHAK MENDAPATKAN HADIAH UTAMA BERUPA SEPIRING NASI LENGKAP DENGAN LAUK-PAUK DAN TELUR RENDANG

MARI KITA LANJUTKAN PELAJARAN KITA. Menuju Kemana Makanan setelah dikunyah di Rongga Mulut ?

MARI KITA LANJUTKAN PELAJARAN KITA. Menuju Kemana Makanan setelah dikunyah di Rongga Mulut ? ? ?

Tekak (faring) merupakan saluran yang memanjang dari belakang rongga mulut sampai kepermukaan kerongkongan (esofagus).

Tekak (faring) merupakan saluran yang memanjang dari belakang rongga mulut sampai kepermukaan kerongkongan (esofagus). Padda pangkal faring terdapat katup pernafasan disebut epiglotis yang berfungsi untuk menutup ujung saluran pernafasan (laring) Esofagus (kerongkongan) merupakan organ berbentuk tabung lurus, berotot lurik dan berdinding tebal. Gerak kerongkongan mendorong makanan kedalam disebut gerak peristaltik. 2. KERONGKONGAN (ESHOPAGUS)

Esofagus (kerongkongan) merupakan organ berbentuk tabung lurus, berotot lurik dan berdinding tebal. Gerak kerongkongan

Esofagus (kerongkongan) merupakan organ berbentuk tabung lurus, berotot lurik dan berdinding tebal. Gerak kerongkongan mendorong makanan kedalam disebut gerak peristaltik.

Kelompok Matematika n n Pilihlah satu alat peraga pada kit Susunlah langkah penggunaannya Pilihlah

Kelompok Matematika n n Pilihlah satu alat peraga pada kit Susunlah langkah penggunaannya Pilihlah 6 – 8 alat peraga yang ada pada kita Suruh kelompok untuk merancang penggunaannya dalam pembelajaran.

3. LAMBUNG

3. LAMBUNG

PADA LAMBUNG, MAKANAN DI CERNA SECARA MEKANIK DAN KIMIAWI. 1. PENCERNAAN MAKANAN SECARA MEKANIK

PADA LAMBUNG, MAKANAN DI CERNA SECARA MEKANIK DAN KIMIAWI. 1. PENCERNAAN MAKANAN SECARA MEKANIK DILAKUKAN OLEH OTOT-OTOT LAMBUNG YANG BERKONTRAKSI, MELAKUKAN GERAKAN MEREMAS/MENGGILING MAKANAN HINGGA MENJADI BENTUK YANG LUNAK SEPERTI BUBUR MAKANAN. 2. PENCERNAAN SECARA KIMIAWI PADA LAMBUNG DIBANTU OLEH ENZIM-ENZIM PENCERNAAN YANG DIHASILKAN OLEH LAMBUNG ATAU GETAH LAMBUNG TERDIRI DARI : 1. ASAM KLORIDA (HCL), BERFUNGSI MEMBUNUH BIBIT PENYAKIT YG MASUK BERSAMA MAKANAN. 2. ENZIM PEPSIN, BERFUNGSI MENGUBAH PROTEIN MENJADI PEPTON. 3. ENZIM RENIN, BERFUNGSI MENGGUMPALKAN PROTEIN SUSU MENJADI KASEIN (DENGAN BANTUAN KALSIUM)

SILAHKAN AMBIL HADIAH MOTOR BALAP DI TOKO, HADIAH HANYA BERUPA GAMBAR, SEBAB MOTOR BALAP

SILAHKAN AMBIL HADIAH MOTOR BALAP DI TOKO, HADIAH HANYA BERUPA GAMBAR, SEBAB MOTOR BALAP ASLINYA SEDANG DIPAKAI OLEH VALENTINO ROSSI

4. USUS HALUS Makanan dari lambung yang telah berbentuk bubur makanan kemudian masuk ke

4. USUS HALUS Makanan dari lambung yang telah berbentuk bubur makanan kemudian masuk ke usus halus untuk di cerna kembali dan di serap sari-sari makanannya

Usus Halus terdiri dari : 1. Usus 12 jari (Duodenum) Panjangnya sekitar 1/3 meter.

Usus Halus terdiri dari : 1. Usus 12 jari (Duodenum) Panjangnya sekitar 1/3 meter. Di dalam Usus 12 jari terjadi pencernaan makanan dengan bantuan getah pankreas. Getah Pankreas dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Getah Pankreas mengandung Enzim-Enzim Pencernaan seperti : 1). Enzim Amilase, berfungsi Mengubah Amilum menjadi maltosa (monosakarida). 2). Enzim Tripsin : Mengubah Pepton menjadi Asam Amino 3). Enzim Lipase : Mengubah Lemak menjadi Asam Lemak.

Selain dibantu oleh Getah Pankreas yang menghasilkan enzim-enzim pencernaan, proses pencernaan makanan di usus

Selain dibantu oleh Getah Pankreas yang menghasilkan enzim-enzim pencernaan, proses pencernaan makanan di usus halus juga di bantu oleh Getah Empedu yang dihasilkan oleh hati. Fungsi Getah Empedu antara lain : 1). Mengemulsikan lemak agar mudah di serap oleh tubuh menjadi asam lemak. 2). Memberikan zat warna kecoklatan pada makanan yang sedang dicerna.

2. Usus Kosong (Jejunum) Di dalam Usus Kosong kembali terjadi pencernaan makanan secara kimiawi

2. Usus Kosong (Jejunum) Di dalam Usus Kosong kembali terjadi pencernaan makanan secara kimiawi dengan bantuan enzim-enzim Pencernaan lainnya yaitu : 1). Enzim Maltase : berfungsi mengubah maltosa menjadi glukosa. 2). Enzim Sukrose : berfungsi mengubah sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. 3). Enzim Laktase : berfungsi mengubah Laktosa menjadi galaktosa.

2. Usus Penyerapan (Ileum) Usus Penyerapan adalah tempat penyerapan sari-sari makanan, dimana zat-zat gizi

2. Usus Penyerapan (Ileum) Usus Penyerapan adalah tempat penyerapan sari-sari makanan, dimana zat-zat gizi pada makanan seperti karbohidrat, protein, lemak dan vitamin di serap di usus Penyerapan pada bagian yang di sebut ‘Villi’. Di bagian Villi inilah tempat sari-sari makanan di usus halus di serap. Villi banyak mengandung pembuluh darah yang berfungsi untuk mengedarkan sari-sari makanan yg telah di serap ke seluruh tubuh melalui darah.

Pada ujung usus halus terdapat umbai cacing (usus buntu), kegunaannya sebagai klep penghubung antara

Pada ujung usus halus terdapat umbai cacing (usus buntu), kegunaannya sebagai klep penghubung antara usus halus dengan usus besar. Agar sisa-sisa makanan yang telah keluar dari usus halus menuju usus besar tidak dapat kembali masuk ke usus halus

5. USUS BESAR (KOLON) Pada Usus besar sisa-sisa ampas makanan diserap kandungan air dan

5. USUS BESAR (KOLON) Pada Usus besar sisa-sisa ampas makanan diserap kandungan air dan garam-garam mineralnya, kemudian ampas makanan tersebut di busukkan oleh bakteri pembusuk yg hidup di usus besar yaitu Bakteri Escherichia Colli.

Sebelum di buang ke Anus, ampas makanan yang telah dibusukkan oleh Bakteri Echerichia Colli

Sebelum di buang ke Anus, ampas makanan yang telah dibusukkan oleh Bakteri Echerichia Colli dan telah berbentuk kotoran atau tinja (feses) terlebih dahulu masuk ke “Rektum” yang terdapat pada ujung besar. Rektum memiliki otot polos yang apabila rektum terisi ampas makanan dan otot berkontraksi maka akan menimbulkan rasa ingin buang air besar.

6. ANUS adalah saluran pembuangan terakhir. Tempat keluarnya feses atau tinja ampas makanan sisa

6. ANUS adalah saluran pembuangan terakhir. Tempat keluarnya feses atau tinja ampas makanan sisa proses pencernaan.

TERIMA KASIH

TERIMA KASIH