SEKSOLOGI DALAM KESEHATAN REPRODUKSI SYAHREDI S A Sp

  • Slides: 41
Download presentation
SEKSOLOGI DALAM KESEHATAN REPRODUKSI SYAHREDI. S. A. Sp. OG-K Bagian Obstetri Ginekologi FKUA/RSMJ PADANG

SEKSOLOGI DALAM KESEHATAN REPRODUKSI SYAHREDI. S. A. Sp. OG-K Bagian Obstetri Ginekologi FKUA/RSMJ PADANG

DEFINISI Seksologi adalah ilmu yang mempelajari berbagai aspek seksualitas, seperti biologis, klinis, sosiobudaya, psikososial

DEFINISI Seksologi adalah ilmu yang mempelajari berbagai aspek seksualitas, seperti biologis, klinis, sosiobudaya, psikososial dan perilaku

MENGAPA SEKSOLOGI HARUS DIPELAJARI LAGI ? ? ? KARENA : u Akibat ketidakmengertian masyarakat,

MENGAPA SEKSOLOGI HARUS DIPELAJARI LAGI ? ? ? KARENA : u Akibat ketidakmengertian masyarakat, sering terjadi mitos-2 yang merugikan atau pengertian berbau pornografi. u Akibat ketidakmengertian suami, sering terjadi kesalahfahaman yang mengganggu keutuhan rumah tangga.

u Banyak dokter, termasuk Sp. OG yang tidak menghayati seksologi secara profesional, sehingga tidak

u Banyak dokter, termasuk Sp. OG yang tidak menghayati seksologi secara profesional, sehingga tidak mampu memberikan konseling yang benar.

TUJUAN HUBUNGAN SEKSUAL 1. 2. PROKREASI, untuk mendapat keturunan REKREASI, mencari kesenangan, terutama setelah

TUJUAN HUBUNGAN SEKSUAL 1. 2. PROKREASI, untuk mendapat keturunan REKREASI, mencari kesenangan, terutama setelah berkembangnya program KB

PROKREASI u Mempunyai nilai normatif dalam upaya untuk melestarikan umat manusia. u Harus diimbangi

PROKREASI u Mempunyai nilai normatif dalam upaya untuk melestarikan umat manusia. u Harus diimbangi dengan upaya KB agar tidak menimbulkan efek samping yang merugikan. u Pemeran Utama : Perempuan.

REKREASI u Masih banyak masyarakat yang belum menghayati pengertian ini. u Menggambarkan kesetaraan dan

REKREASI u Masih banyak masyarakat yang belum menghayati pengertian ini. u Menggambarkan kesetaraan dan hubungan yang baik. u Pemeran Utama : Laki-2 u Dapat menjurus ke Perselingkuhan

FUNGSI UTAMA ALAT REPRODUKSI PEREMPUAN HAID 2. SEKSUAL 3. HAMIL Ketiga fungsi tersebut dapat

FUNGSI UTAMA ALAT REPRODUKSI PEREMPUAN HAID 2. SEKSUAL 3. HAMIL Ketiga fungsi tersebut dapat mendukung atau mengganggu seksualitas 1.

FUNGSI HAID YANG BAIK (OVULATOIR), DISERTAI PERILAKU SEKSUAL YANG SEHAT, AKAN MEMBANTU TERLAKSANANYA KEHAMILAN

FUNGSI HAID YANG BAIK (OVULATOIR), DISERTAI PERILAKU SEKSUAL YANG SEHAT, AKAN MEMBANTU TERLAKSANANYA KEHAMILAN YANG NYAMAN DAN AMAN

PERILAKU SEKSUAL SEHAT u Dilakukan dalam hukum perkawinan u Hanya dengan pasangan tetap u

PERILAKU SEKSUAL SEHAT u Dilakukan dalam hukum perkawinan u Hanya dengan pasangan tetap u Tidak ada pemaksaan u Saling menghargai u Tidak menimbulkan akibat buruk u Mengandung dimensi Prokreasi dan Rekreasi

PERILAKU SEKSUAL TIDAK SEHAT u Tidak menghargai hukum perkawinan u Sering berganti pasangan u

PERILAKU SEKSUAL TIDAK SEHAT u Tidak menghargai hukum perkawinan u Sering berganti pasangan u Tujuan utama : Rekreasi u Ada unsur pemaksaan u Sering berakibat buruk

DAMPAK PERILAKU SEKSUAL TIDAK SEHAT KEPADA KESPRO u Merupakan faktor risiko terhadap terjadinya bentuk

DAMPAK PERILAKU SEKSUAL TIDAK SEHAT KEPADA KESPRO u Merupakan faktor risiko terhadap terjadinya bentuk patologi, baik Obstetri maupun Ginekologi u Merupakan stres psikologis bagi pasangannya u Proses reproduksi tidak aman dan prognosisnya buruk

ISU-2 SEKSUALITAS DALAM KESPRO 1. u u Mitos Seks antara lain : Agar suami

ISU-2 SEKSUALITAS DALAM KESPRO 1. u u Mitos Seks antara lain : Agar suami puas, vagina harus kering. Akibatnya banyak ibu-2 menggunakan ramuan yang menyebabkan infeksi Selama hamil, harus sering berhubungan agar bayi tumbuh subur dan sehat.

2. Seks adalah masalah pribadi, tidak untuk didiskusikan, akibatnya pengetahuan terbatas, sehingga bisa menimbulkan

2. Seks adalah masalah pribadi, tidak untuk didiskusikan, akibatnya pengetahuan terbatas, sehingga bisa menimbulkan perilaku seks yang tidak sehat. 3. Perkosaan oleh suami, terjadi ok : u Tidak tahu/Tidak sadar u Ketidaksetaraan jender

4. Pengaruh Globalisasi Lebih banyak buruknya, ok berupa : u Seks bebas/Multiple Partner u

4. Pengaruh Globalisasi Lebih banyak buruknya, ok berupa : u Seks bebas/Multiple Partner u Lebih banyak bertujuan Rekreasi u STD/HIV/AIDS meningkat u Kerukunan keluarga terganggu u Perceraian meningkat

SEKSOLOGI : Ilmu yang mempelajari berbagai aspek seksualitas, bukan hanya sekedar informasi yang enak

SEKSOLOGI : Ilmu yang mempelajari berbagai aspek seksualitas, bukan hanya sekedar informasi yang enak didengar dan bersifat erotik, yang dapat disampaikan oleh setiap orang tanpa dasar ilmiah Pengetahuan seksual yang benar memimpin seseorang ke arah perilaku seksual yg rasional dan bertanggung jawab membantu membuat keputusan pribadi yg penting tentang seksualitas

Perilaku seksual dipengaruhi u Dorongan seksual u Keadaan kesehatan tubuh u Psikis u Pengetahuan

Perilaku seksual dipengaruhi u Dorongan seksual u Keadaan kesehatan tubuh u Psikis u Pengetahuan seksual u Pengalaman seksual sebelumnya

 Manfaat Mempelajari Seksualitas yang benar Mempunyai pengertian yang benar Mampu meluruskan berbagai mitos

Manfaat Mempelajari Seksualitas yang benar Mempunyai pengertian yang benar Mampu meluruskan berbagai mitos dan informasi yang salah Membentuk perilaku seksual yang benar dan sehat Mampu mencegah masalah seksual yang terjadi di masyarakat Mampu mengatasi berbagai masalah seksual Lebih peka dan sadar dalam hubungan manusia

Daerah-daerah erogen : daerah yg dapat menimbulkan rasa erotik nikmat apabila dirangsang dengan sentuhan-

Daerah-daerah erogen : daerah yg dapat menimbulkan rasa erotik nikmat apabila dirangsang dengan sentuhan- sentuhan Pada wanita : kuping bagian bawah, tengkuk leher, mulut, bibir , lidah, payudara, putting susu, bahu, tulang punggung, bokong daerah sekita pusat, bagian dalam paha, alat kelamin, mons pubis, dan perineum. Pada pria : mulut, payudara, , bagian dalam paha, skrotum

Perbandingan seksualitas pria & wanita Pada dasarnya sama saja Dipengaruhi oleh : Hormon seks

Perbandingan seksualitas pria & wanita Pada dasarnya sama saja Dipengaruhi oleh : Hormon seks Faktor psikis Rangsangan seksual yang diterima Pengalaman seksual sebelum nya

Siklus Reaksi Seksual (Konsep Maters dan Johnson) Karena rangsangan seksual tubuh akan mengalami reaksi

Siklus Reaksi Seksual (Konsep Maters dan Johnson) Karena rangsangan seksual tubuh akan mengalami reaksi seksual Terbagi menjadi 4 fase : Fase rangsangan (excitement phase) Fase Datar (plateau phase) Fase Orgasme (orgasm phase) Fase Resolusi (resolution phase)

u Pada fase rangsangan korpus uterus mengalami fenomena fibrilasi yaitu gerakan-gerakan tidak teratur dan

u Pada fase rangsangan korpus uterus mengalami fenomena fibrilasi yaitu gerakan-gerakan tidak teratur dan cepat. u Pada akhir fase rangsangan uterus, serviks akan tertarik keatas pelebaran yang hebat pd 2/3 vagina bagian dalam

 Pada fase datar uterus naik ke rongga perut bagian bawah, gerakan fibrilasi makin

Pada fase datar uterus naik ke rongga perut bagian bawah, gerakan fibrilasi makin intensif. Bendungan darah vena menimbulkan pembesaran uterus secara temporer. Pada fase orgasme uterus kontraksi dari bagian fundus menurun sampai keserviks Pada fase resolusi uterus kembali ke posisi normal, bendungan darah lenyap, uterus kembali keukuran semula.

Reaksi alat-alat genital pria dlm siklus seksual Penis Ereksi penis sering terjadi pd rangsangan

Reaksi alat-alat genital pria dlm siklus seksual Penis Ereksi penis sering terjadi pd rangsangan paling ringan penis menjadi lebih besar, panjang dan tegang. Apabila perhatian teralihkan penis akan mengecil walaupun rangsangan diteruskan Pada fase datar tinggi ereksi penis meningkat, glans penis berubah warna menjadi kebitu-biruan krn pelebaran pleksus venosus

u Pada fase orgasme ejakulasi akibat kontraksi ritmik dari otot m. sfingter urethra, m.

u Pada fase orgasme ejakulasi akibat kontraksi ritmik dari otot m. sfingter urethra, m. bulbokavernosus, m. iskhiokavernosus, dan m. transversus perinei. Kontraksikontraksi dimulai dgn jarak waktu 0, 8 detik. u Pada fase resolusi ereksi penis berkurang, menjadi lembek dan kembali keukuran semula

Skrotum Pada fase rangsangan menjadi tebal dan tegang lipatan-lipatan kulit hilang Testis Pada fase

Skrotum Pada fase rangsangan menjadi tebal dan tegang lipatan-lipatan kulit hilang Testis Pada fase rangsangan kedua testis naik kearah perineum akibat mengkerutnya perineum akibat mengekrutnya funikulus spermatikus hanya bertahan 5 -10 menit. Pada fase datar tinggi menjelang orgasme kedua testis seolah-olah menempel pada perineum dan kembali keadaan semula dlm fase resolusi

Orgasme Puncak reaksi seksual yang hanya bisa tercapai bila orang menerima rangsangan seksual yang

Orgasme Puncak reaksi seksual yang hanya bisa tercapai bila orang menerima rangsangan seksual yang efektif baik melalui hubungan seksual mauapun aktifitas seksual lainnya. Orgasme pada pria : 1 x orgasme setiap kali berhubungan seksual fase refrakter : saat pria tdk dpt menerima rangsangan seksual.

Orgasme pada wanita : Multiple orgasm tidak terjadi pd semua wanita. Tanda : kontraksi

Orgasme pada wanita : Multiple orgasm tidak terjadi pd semua wanita. Tanda : kontraksi ritmis pd 1/3 bagian luar vagina, rahim, dan otot sekira dubur. G-spot : daerah pd dinding depan vagina bagian luar Rangsangan pd G-spot “ejakulasi”, cairan yg berasal dari kel. Skene yg terletak di sekitar urethra u

Dorongan & Perilaku Seksual Suatu bentuk keinginan yang bersifat erotik mendorong seseorang untuk melakukan

Dorongan & Perilaku Seksual Suatu bentuk keinginan yang bersifat erotik mendorong seseorang untuk melakukan aktivitas seksual hubungan seksual Dipengaruhi oleh : Hormon seks testosteron Rangsangan seksual yg diterima Kedaan kesehatan tubuh secara umum Faktor psikososial Pengalaman seksual sebelumnya

Hubungan kelamin normal Rata-rata 1 -4 x seminggu pd org usia 3040 thn koitus

Hubungan kelamin normal Rata-rata 1 -4 x seminggu pd org usia 3040 thn koitus semakin jarang dengan meningkatnya umur u Pada wanita libido meingkat pd masa reproduksi sampai usia 35 tahun kemudian menetap sampai umur 45 tahun dapat bertahan sampai jauh setelah menopause u Pada pria libido dicapai pd umur 20 -30 thn dan bertahan sampai umur 50 thn u Pusat libido : korteks serebri u

Posisi koitus Untuk klinik hanya tiga posisi yg mempunyai arti : 1. Wanita berbaring

Posisi koitus Untuk klinik hanya tiga posisi yg mempunyai arti : 1. Wanita berbaring terlentang, pria diatas paling baik utk yg menginginkan anak dgn posisi uterus anteversiofleksio penempatan bantal dibawah panggul memperbesar kemungkinan konsepsi. tidak disarankan utk wanita hamil trimester III iritasi serviks 2. Pria berbaring terlentang, wanita diatas mempermudah orgasme wanita krn wanita yg aktif posisi ini baik utk pria gemuk atau menderita jantung. Dari sisi konsepsi kurang menguntungkan krn sperma lekas keluar

3. Wanita dalam posisi lutut-siku, pria dibelakangnya dianjurkan utk wanita yg merasa nyeri krn

3. Wanita dalam posisi lutut-siku, pria dibelakangnya dianjurkan utk wanita yg merasa nyeri krn perlukaan perineum atau akibat episiotomi, setelah operasi plastik pd vagina dan perineum. Baik utuk posisi uterus retrofleksi

Variasi seksual dalam batas normal u Manipulasi klitoris dengan jari u Manipulasi urogenital u

Variasi seksual dalam batas normal u Manipulasi klitoris dengan jari u Manipulasi urogenital u Masturbasi u Homoseksualitas u lesbianisme

Seputar Mitos Seks Dorongan seksual perempuan lemah Dorongan seksual perempuan = pria berkurangnya dorongan

Seputar Mitos Seks Dorongan seksual perempuan lemah Dorongan seksual perempuan = pria berkurangnya dorongan seksual Seputar Mitos Seks : pd perempuan disebabkan oleh kegagalan orgasme disfungsi seksual pasangannya kekecewaan Pria yg merasa fungsi seksualnya terganggu merasa tdk berdaya rendah diri menyalahkan pasangannya

Darah Perawan Pertama kali berhubungan seksual tdk berdarah = dianggap tidak perawan berpengaruh buruk

Darah Perawan Pertama kali berhubungan seksual tdk berdarah = dianggap tidak perawan berpengaruh buruk Reaksi seksual normal keadaan cukup terangsang perlendiran pd dinding vagina hubungan seksual berlangsung baik tanpa hambatan tdk terjadi perdarahan

Masturbasi Disebut juga onani dianggap dpt menimbulkan mandul atau impoten, mata kabur, ingatan turun,

Masturbasi Disebut juga onani dianggap dpt menimbulkan mandul atau impoten, mata kabur, ingatan turun, tulang keropos kecemasan pada remaja hampir tejadi pada semua pria, 80% pd wanita Pada wanita digunakan utk mengatasi kegagalan orgasme Pada pria utk mengatasi ejakulasi terhambat

Ukuran Penis Ukuran penis dianggap sangat menentukan kepuasan wanita dlm berhubungan seksual semakin besar

Ukuran Penis Ukuran penis dianggap sangat menentukan kepuasan wanita dlm berhubungan seksual semakin besar semakin baik pria takut melakukan hubungan seksual tdk mampu melakukan hubungan seksual wanita menjadi kecewa Besarkecilnya penis tdk berhubungan dgn kemampuan ereksi

Etnik dan seks Etnik tertentu dianggap mempunyai anatomis organ kelamin yg berbeda sebenarnya yg

Etnik dan seks Etnik tertentu dianggap mempunyai anatomis organ kelamin yg berbeda sebenarnya yg berbeda adalah ekspresi dan perilaku seksual yg dipengaruhi oleh faktor sosiobudaya. Contoh : seks oral dahulu dianggap tabu sekarang menjadi aktivitas seks yg umum dilakukan.

Vagina Kering Dianggap memberikan kepuasan seksual dari vagina yg basah perempuan banyak didorong utk

Vagina Kering Dianggap memberikan kepuasan seksual dari vagina yg basah perempuan banyak didorong utk memakai jamu utk membuat vagina kering Vagina yg kering berarti reaksi seksual blm cukup perempuan belum siap utk melakukan hubungan seksual

Posisi Hubungan Seksual Posisi pria diatas dianggap normal apabila tdk dilakukan dpt mengganggu kesehatan

Posisi Hubungan Seksual Posisi pria diatas dianggap normal apabila tdk dilakukan dpt mengganggu kesehatan Variasi posisi diperlukan utk kehidupan harmonis & menghindari kebosanan.