CCHC Rossi Sanusi http rossisanusi wordpress com 1































- Slides: 31
CCHC Rossi Sanusi (http: //rossisanusi. wordpress. com) 1 Maret 2014
Topik • Family Attachment? • Inter-professional coordination? • CCHC?
Family Attachment • To attach (verb): to be in contact with; to create social or emotional ties; to bind, fasten, tie, or connect; to make fast or join. • An attachment (noun) Sumber: http: //www. xamux. com/online-translator. php
Peran saudara? 1. Pengamat: • Mengumpulkan data/ informasi apa? (terapkan diagram PAP & Keseimbangan ekologis untuk penyakit 2 prioritas menular & non-menular) • Cara mengumpulkan informasi? 1. Obtrusive: Invasive & Non-invasive 2. Un-obtrusive 2. Case Manager
Koordinasi Antar-Profesi • • • Komunikasi Supervisi Standardisasi input (pendidikan) Standardisasi process (Pro. Tap) Standardisasi output (audit, akreditasi)
CCHC - EP • Comprehensive Community Health Care – Educational Program • Health Care = Upaya Kesehatan
Upaya Kesehatan • Upaya Kesehatan Perorangan (UKP): Deteksi Kasus (Dx) & Tindakan (Rx) • Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM): Surveillance & Response
Community HC = ? = UKM? = UK di masyarakat (bukan UK di sarana kesehatan)? = UK berdasarkan informasi dari masyarakat? (informasi apa? )
Hubungan UKP - UKM Distribusi Kasus menurut Tempat, Waktu & Ciri 2 Penduduk Pelaksanaan (Re-)alokasi SD & Bim. Tek, Koordinasi Respons Cepat Deteksi Kasus & Tindakan Evaluasi UKP & UKM R. Terencana Rate kasus masing 2 wilayah kerja Pengumpulan Data Pengolahan Data Perencanaan Pentafsiran Data Alokasi SD & Bim. Tek, Advokasi, Kebijakan
Comprehensive CHC = ? • Kasus manusia: Klinis (Symptomatic), Sub. Klinis (A-symptomatic) dan Res. Ti (Resiko Tinggi) Diagram Perjalanan Alamiah Penyakit • Informasi tentang manusia (Host), Penyebab penyakit (Agent) dan Lingkungan (Environment) Diagram Keseimbangan Ekologis (oikos + logos)
Perjalanan Alamiah Penyakit Pencegahan Primordial Pencegahan Primer Mulai Res. Ti Pengendalian Agent & Lingkungan Pencegahan Sekunder Mulai Sakit Dx & Rx Kasus Res. Ti Pencegahan Tersier Mulai Simptomatik Dx & Rx Kasus ASimptomatik Rehabilitasi Sembuh/ Mati/Cacat Dx & Rx Kasus Simptomatik Dx & Rx Kasus Rehabilitasi PAP = Proses kasus utk UKP = Himpunan kasus utk UKM
Contoh: HIV/AIDS Pencegahan III Kasus Res. Ti Kasus HIV Kasus AIDS Dx: Obs & Wawancara Rx: Testing & Konseling Dx: Lab* Rx: ART Dx: Klinis & Lab Rx: ART * General Check-up, Screening, Active Case finding
UKM HIV/AIDS • Surveilans & Respons HIV/AIDS • Survei Kasus Resti & Klinik Konseling & Testing • Pencegahan Primordial: a. Pengendalian Virus b. Pengendalian Lingkungan Sosial (kemiskinan, pergaulan, media, keagamaan, dsb), Biologis (carrier) & Fisik (hunian)
Keseimbangan Ekologis Host Biologis (Bakteri, Virus, parasit) Fisika, Kimiawi, Psychologis Pathogens klinis Sub-Klinis Res. Ti Environment Biologis (Vektor, Carrier) Geologis, Metereologis, Social 17
Penyakit 2 yg Masih Prioritas Penyakit 2 Menular • PD 3 I (e. g. , Campak, DPT) • AFP • Penyakit 2 zoonosis (e. g. , malaria, antraks, DD & DBD, rabies, leptospirosis, filariasis) • Tuberkulosis • Diare, tifus perut, kecacingan dan penyakit perut lainnya • Kusta • Frambusia • PMS • Pneumonia Penyakit 2 Tidak Menular • Hipertensi, stroke dan penyakit jantung koroner • Diabetes mellitus • Neoplasma • Peny paru obstruksi kronis • Gangguan mental • Gangg kesehatan akibat kecelakaan • Gangguan gizi • BBLR, Pendarahan akibat Persalinan • Kesehatan lanjut usia • Penyalahgunaan obat, narkotika, psikotropika, zat adiktif & bahan berbahaya
Penyakit 2 yg Menjadi Prioritas (Emerging Diseases): • Penyakit Baru (AIDS, Ebola, SARS) • Penyakit Lama, Lokasi Baru (Hepatitis E di Haiti, West Nile Fever di NY) • Muncul Kembali (Pest di India, Campak di AS, Malaria di Korea) • Populasi Baru (Cholera di Peru) • Virulensi Meningkat (Pandemi Infl H 5 N 1, H 1 N 1) • Resistensi Obat (Malaria, TB)
Contoh: BBLR Penyakit Prioritas? 1. Peningkatan Kesakitan dan Kematian bayi dan anak: a. Resiko kematian BBL 2000 -2499 4 X > BBL 2500 -2999 10 X > BBL 3000 -3499 b. Resiko Diare & ISPA >>
2. Peningkatan Resiko Stunting. a. 40% perempuan Asia-Tenggara BB < 45 kg dan TB < 145 cm. b. Pada usia 17 -19 th Rata 2 BB < 5 kg dan Rata 2 TB < 5 cm.
3. Penurunan perkembangan mental & fisik. a. Pada usia 4 th Rata 2 IQ: BBL 737 – 2000 gr: 94 2000 – 2500 gr: 100 2500 – 3000 gr: 103 b. Pada usia 15 th: kekuatan genggaman tangan 2 – 3 kg <
4. Peningkatan Resiko Penyakit Menahun pada waktu dewasa (penyakit jantung iskemik, hipertensi, stroke, penyakit paru obstruktif, dan diabetes). Penelusuran lebih lanjut: The foetal origins of disease hypotheses (The Barker Hypothesis, The Foetal Programming Hypothesis)
4. Peningkatan Resiko Penyakit Menahun pada waktu dewasa (penyakit jantung iskemik, hipertensi, stroke, penyakit paru obstruktif, dan diabetes). Penelusuran lebih lanjut: The foetal origins of disease hypotheses (The Barker Hypothesis, The Foetal Programming Hypothesis)
Pencegahan I BBLR • Kasus Res. Ti: WUS Desa Siaga atau WUS yang mengunjungi UPTD (termasuk Unit Swasta). • Faktor Resiko: 1. FR Internal (meningkatkan kerentanan): a. St Gizi: BMI <18. 5; defisiensi mikronutrien b. St Antropometrik: TB <145 cm c. St Reproduksi: “ 4 Terlalu” d. St Imunitas. 2. FR External (meningkatkan pemaparan): a. Lingkungan Biologis: orang kontak (e. g. , TB, PMS), Vektor (e. g. , Malaria) b. Lingkungan Fisik (e. g. , kecacingan, TB, Malaria). c. Lingkungan Psiko. Sos (gaya hidup, pendapatan, KAP)
• Tindakan 1. Internal (utk menurunkan kerentanan): a. Tambah makanan, mikro-nutrient. b. – c. KB. d. Imunisasi. 2. External (utk menurunkan pemaparan): a. Pengobatan orang kontak, Pengendalian vektor. b. PSN, Perbaikan Lingkungan Rumah/Tempat Kerja/Sekolah. c. Modifikasi gaya hidup, peningkatan pendapatan, pendidikan/penyuluhan.
• Evaluasi Program Output: Jumlah (%) WUS yg dilayani per UPTD atau Desa Siaga. Outcome: Distr Bu. Mil dgn IUGR Mean atau Rate Bu. Mil dengan IUGR per UPTD atau Desa Siaga.
Pencegahan II BBLR • Kasus Sub-klinik: Wa. Mil yg mengunjungi UPTD (Klinik Pelayanan Ante-Natal). • Surveilans kasus Wa. Mil dgn. IUGR. • Tindakan: Tambah makanan & mikronutrien, pengobatan infeksi, penyuluhan.
• Evaluasi Program: Output: Jumlah (%) Wa. Mil yg dilayani/ UPTD. Outcome: Distr Wa. Lin yg melahirkan bayi BBLR; dan, Mean atau Rate Wa. LIN yg melahirkan bayi BBLR per UPTD atau Desa Siaga.
Pencegahan III BBLR • Kasus Klinis: Wa. Lin yg bersalin dan bayi yg dilahirkan di UPTD (Klinik Bersalin). • Surveilans: Distribusi kasus BBLR. • Tindakan: Penatalaksanaan kasus BBLR.
• Evaluasi: Output: Jumlah (%) Wa. Mil dan bayi BBLR yg dilayani/ UPTD. Outcome: Distr Wa. Lin yg melahirkan bayi BBLR yg meninggal (atau Bayi BBLR yg meninggal); dan, Mean atau Rate Wa. Lin yg melahirkan bayi BBLR yg meninggal (atau bayi BBLR yg meninggal) per UPTD atau Desa Siaga.































