PENGANTAR ILMU HUKUM Hj Sri Kistiyah S H

































- Slides: 33
PENGANTAR ILMU HUKUM Hj. Sri Kistiyah , S. H. , M. Si. BADAN PERTANAHAN NASIONAL SEKOLAH TINGGI PERTANAHAN NASIONAL YOGYAKARTA
PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP ILMU HUKUM 1. PENGERTIAN ILMU HUKUM Ilmu Hukum : suatu pengetahuan yg obyeknya adalah hukum dan yg khusus mengajarkan perihal hukum dalam segala bentuk dan manifestasinya. IP ini berusaha menjelaskan tentang keadaan, inti, maksud dan tujuan dari bagian 2 penting dari hukum serta pertalian antara bagian 2 tsb dengan ilmu pengetahuan hukum
KEDUDUKAN PIH DIANTARA ILMU SOSIAL LAINNYA Ditinjau dari segi ilmu sosial --PIH adalah suatu mata pelajaran yang merupakan pengantar kearah ilmu hukum. Obyek penyelidikannya adalah tingkah laku manusia dan masyarakat dalam berbagai bentuknya, khususnya tentang kaidah 2 kehidupannya serta tentang mana yang harus dan mana yg dilarang untuk dikerjakan A.
B. ditinjau dari segi disiplin ilmu --merupakan salah satu bagian dp disiplin hukum bersama-sama dengan : 1. Filsafat hukum : IP yg mempelajari pertanyaan 2 mendasar dari hukum itu atau tentang hakikat hukum dan tentang dasar 2 bagi kekuatan mengikat dp hukum 2. Politik hukum: yaitu disiplin hukum yg mengkhususkan diri pada usaha memerankan hukum dalam mencapai tujuan yg dicita-citakan masyarakat tertentu
PENGERTIAN HUKUM SOSIOLOGIS HUKUM Hukum sebagai salah satu nilai dalam pergaulan masyarakat. Sehingga konsep hukum diperoleh dari realitas dalam masyarakat NORMA YURIDIS Hukum sebagai perangkat peraturan 2 tertulis yang logis & konsisten
DEFINISI HUKUM Hukum adalah keseluruhan peraturan 2 hidup yg bersifat memaksa dan dibuat oleh yg berwenang , berisikan suatu perintah atau larangan atau izin untuk berbuat sesuatu serta dengan maksud untuk mengatur tata tertib kehidupan masyarakat.
2. RUANG LINGKUP ILMU HUKUM A. Hukum sebagai obyek Ilmu hukum Sebagai obyek ilmu hukum memandang hukum dalam bentuk dan segala manifestasinya. Artinya disini harus tertuang pertanyaan 2 yg bersangkut paut dengan hukum, misalnya : - apakah hukum itu - apakah tujuan hukum itu – - bagaimana hukum itu terbentuk dll A. 1. Arti Hukum dari Segi Etimologi : - Hukum bertalian erat dengan keadilan, kewibawaan, ketaatan yg selanjutnya menimbulkan kedamaian - Hukum bertalian erat dengan peraturan , dalam arti peraturan yg berisi norma A. 2. Hukum dari berbagai pakar Hukum merupakan himpunan peraturan 2 yg dibuat oleh yang berwenang dengan tujuan untuk mengatur tata kehidupan bermasyarakat yg mempunyai ciri memerintah dan melarang serta mempunyai sifat memaksa dengan menjatuhkan sanksi hukuman bagi mereka yg melanggarnya.
C, Hukum dalam berbagai arti. C. 1. Hukum dalam arti Keputusan Penguasa. §Sebagai kept Penguasa hukum merupakan serangkaian peraturan 2 tertulis, C. 2. Hukum Dalam arti petugas §Disini yg dianggap hukum adalah para petugas penegak hukum C. 3. hukum Dalam arti sikap Tindak §Sikap tindak yg ajeg dan teratur sehingga bisa menjadi hukum. Disini hukum bekerja dan mendorong masyarakat menjadi wujud sikap tindak yg teratur dan mapan
C. 4. Hukum dalam arti gejala sosial C. 5. Hukum dalam arti kaidah §Hukum sbg petunjuk hidup yg berujud perintah dan larangan 2 yg mengatur tata tertib dlm suatu masy dan hrs ditaati oleh anggota masy ybs C. 6. Hukum Dalam arti disiplin §Hukum sbg gejala kenyataan yg ada di-tengah 2 masyarakat C. 7. Hukum Dalam arti Ilmu Hukum §Ilmu tentang kaidah atau norma yg menelaah hukum sbg kaidah, atau sistem kaidah 2 dengan dogmatik hukum dan sistematik hukum dalam arti hukum dilihatnya sbg IP atau yg merupakan karya manusia yg berusaha menvari kebenaran tentang sesuatu yg memiliki ciri 2 sistematis, logis, empiris, metodis, umum dan akumulatif.
TUJUAN HUKUM Untuk mengatur tata tertib dalam masyarakat secara damai dan adil dengan menjaga keseimbangan antara hak & kewajiban warga negara NEGARA HUKUM n n n Negara adalah organisasi kekuasaan atau integrasi dari kekuasaan politik Negara adalah alat dari masyarakat yg memp kekuasaan untuk mengatur hubungan 2 manusia di dalam masyarakat Kekuasaan tertinggi di dalam suatu negara adalah hukum, karenanya seluruh alat perlengkapan negara dan warganegara harus tunduk dan patuh serta menjunjung tinggi
NORMA HUKUM Norma adalah sarana yg dipakai oleh masyarakat untuk menertibkan, menuntun dan mengarahkan tingkah laku anggota masyarakat dalam hubungannya satu sama lain. 4 Macam Norma yg dikenal dalam pergaulan hidup : 1. Norma Agama peraturan hidup yg diterima sebagai perintah 2, larangan 2 dan anjuran 2 yg berasal dari Tuhan dan merupakan tuntunan hidup ke arah jalan yg benar 2. Norma Kesusilaan adalah peraturan hidup yang dianggap sebagai suara hati sanubari manusia yg berupa bisikan kalbu atau suara bathin yg diakui dan diinsyafi oleh setiap orang sebagai pedoman dalam sikap dan perbuatannya 3. Norma kesopanan adalah peraturan hidup yg timbul dari pergaulan segolongan manusia. Perat 2 itu diikuti dan ditaati sbg pedoman yg mengatur tingkah laku manusia thd manusia yg ada disekitarnya.
Ketiga norma diatas bertujuan untuk membina ketertiban kehidupan manusia. 4. Norma hukum adalah peraturan 2 yg dibuat oleh penguasa negara. Isinya mengikat setiap org dan pelaksanaannya dpt dipertahankan dengan segala paksaan oleh alat 2 negara. Norma hukum mengandung 2 hal : 1. Patokan penilaian : yg menilai kehidupan masyarakat dengan menyatakan apa yg dianggapnya baik dan yang tidak baik. Dari penilaian ini kmd dilahirkan petunjuk tingkah laku atau perbuatan mana yg hrs dilakukan dan tidak dilakukan. 2. Patokan tingkah laku: dari norma penilaian itu oleh hukum diwujudkan dalam tingkah laku. Atas dasar ini maka norma hukum dapat disebut norma petunjuk tingkah laku
SUMBER 2 HUKUM PENGERTIAN SUMBER HUKUM : A. B. C. D. SEGALA APA SAJA YANG MENIMBULKAN ATURAN-ATURAN YANG BERSIFAT MEMAKSA YANG KALAU DILANGGAR ADA SANKSI SESUATU YANG MENYEBABKAN KAIDAH HUKUM DAN MEMILIKI KEKUATAN SESUATU YANG DIJADIKAN BAHAN DAN PENGESAHAN DARI PADA HUKUM TERSEBUT SEBAGAI SUMBER TERJADINYA HUKUM ATAU SUMBER YANG MENIMBULKAN HUKUM
1. SUMBER HUKUM FORMIL “SUMBER HUKUM DALAM ARTI BAGAIMANA BENTUK DARI PADA HUKUM TERSEBUT SECARA FORMIL MENUNJUKKAN PADA JENIS-JENIS HUKUM. JENIS-JENIS TERSEBUT ERAT KAITANNYA DENGAN DERAJAT KEKUATAN HUKUM YANG DITENTUKAN OLEH HIERARKHINYA. SUMBER HUKUM FORMAL ADALAH SUMBER HUKUM YANG DIKENAL DARI BENTUKNYA, KARENA DARI BENTUK TERSEBUT MERUPAKAN BENTUK PERNYATAAN BAHWA SUMBER HUKUM MATERIIL DINYATAKAN BERLAKU. Jenis-jenis Sumber Hukum Formil : 1. 2. 3. 4. 5. UUD 1945 Hukum Dasar Tertulis sebagai salah satu bentuk HTN Positif, disamping ada yang tidak tertulis yaitu Aturan-aturan Dasar yang timbul dan terpelihara dalam praktek penyelenggaraan negara Undang-undang dan PERPU Undang-undang pembentukannya untuk kepentingan melaksanakan UUD 1945. PERPU keberadaannya diatur dalam Pasal 22 (ayat 1, 2 dan 3) UUD 1945 Peraturan Pemerintah Keputusan Presiden Praktik Ketatanegaraan yang merupakan kebiasaan (konvensi) : kebiasaan kettnegaraan yg tumbuh dlm praktek penyelenggaraan neg utk melengkapi, menyempurnakan dan menghdpkan (mendinamisasi) kaidah 2 hkm perundangan atau hkm adat ketatanegaraan.
6. 7. 8. Traktat/ Perjanjian : persetujuan yg diadakan oleh Ind dgn neg 2 lain, dimn Ind telah mengikat diri utk menerima hak dan kewaj yg timbul dr perj tsb Doktrin : ajaran 2 ttg HTN yg ditemukan dikembangkan di dlm dunia IP sbg hsl penyelidikan dan pemikiran seksama berdsrkan logika formal yg berlaku. Yurisprudensi : kumpulan keptsan 2 hakim mengenai persoalan kettnegaraan yg setlh disusun scr teratur memberikan kesimpulan ttg adanya ketent 2 hkm ttt yg ditemukan atau dikembangkan oleh badan 2 pengadilan.
2. SUMBER HUKUM MATERIIL/KENBORN SUMBER HUKUM YANG MENUNJUKKAN PENGERTIAN TERHADAP APA YANG DIJADIKAN MATERI ATAU MUATAN DARI PADA HUKUM APA YANG MENJADI BAHAN MATERI HUKUM. SUMBER HUKUM MATERIIL ADALAH SUMBER YG MENENTUKAN ISI KAIDAH HUKUM, DIANTARANYA ADALAH DASAR DAN PANDANGAN HIDUP BERNEGARA, YAITU: 1) 2) PANCASILA SIFAT FUNDAMENTAL NORM, KARENA BERISI NILAI-NILAI YANG HIDUP DALAM MASYARAKAT DAN BANGSA INDONESIA YANG TELAH DIAKUI KEBENARANNYA SERTA MENGIKAT DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT DAN BANGSA. 5 SILA DALAM PANCASILA MERUPAKAN MANIFESTASI DARI ISI HUKUM DI INDONESIA KEKUATAN 2 POLITIK YG BERPENGARUH PADA SAAT MERUMUSKAN KAIDAH 2 HUKUM
PERBUATAN HUKUM DAN PERISTIWA HUKUM Perbuatan Hukum Setiap perbuatan subyek hukum (manusia atau badan hukum yg akibatnya diatur oleh hukum karena akibat itu bisa dianggap sebagai kehendak dari yg melakukan perbuatan hukum tersebut (menimbulkan hak dan kewajiban) Perbuatan hukum terdiri dari : -Perbuatan hukum sepihak, contoh : wasiat, hibah --Perbuatan hukum 2 pihak, contoh ; jual beli dll.
Beberapa Konsep Dasar dalam Hukum 1. 2. 3. 4. 5. 6. SUBYEK HUKUM OBYEK HUKUM PERISTIWA HUKUM PERBUATAN HUKUM HUBUNGAN HUKUM AKIBAT HUKUM
SUBYEK HUKUM • PENYANDANG HAK DAN KEWAJIBAN • SETIAP ORANG DAPAT MENYANDANG DAN MELAKSANAKAN HAK DAN KEWAJIBAN HUKUM
SUBYEK HUKUM 1. MAKHLUK PRIBADI (NATURAL PERSON, NATUUURLIJKEPERSON) 2. BADAN HUKUM (Legal Persons, Legal entity, Rechpersoon)
ORANG DAN KAPASITAS HUKUMNYA • SEMUA MANUSIA ADALAH SUBYEK HUKUM • SEMUA MANUSIA MEMILIKI STATUS PERSONAL • STATUS PERSONAL BERKAITAN DENGAN KAPASITAS HUKUM DAN KECAKAPAN UNTUK MELAKUKAN PERBUATAN HUKUM • KAPASITAS HUKUM ADALAH KECAKAPAN UNTUK MENYANDANG HAK DAN KEWAJIBAN HUKUM
OBYEK HUKUM BENDA BARANG HAK
MACAM-MACAM BENDA BERGERAK(BE NDA TIDAK TETAP) BENDA BERWUJUD BENDA TIDAK BERGERAK (BENDA TETAP)
OBYEK HUKUM • SEGALA SESUATU YANG BERGUNA BAGI SUBYEK HUKUM DAN MENJADI POKOK (OBYEK) SUATU HUKUM, KARENA HAL ITU DAPAT DIKUASAI SUBYEK HUKUM • SEGALA SESUATU YANG DIJADIKAN OBYEK KEPEMILIKAN
BADAN HUKUM “ SUATU BADAN SELAIN ORANG YANG SECARA HUKUM DIPERLAKUKAN SEPERTI ORANG, YANG DAPAT MEMILIKI KEKAYAAN SENDIRI DAN MENUNTUT DAN DITUNTUT DI HADAPAN PENGADILAN DIWAKILI OLEH ORGANNYA”
MACAM-MACAM BADAN HUKUM • BADAN HUKUM PUBLIK (MISAL: NEGARA, PEMERINTAH PROPINSI, PEMERINTAH KOTA/KABUPATEN DAN PARTAI POLITIK) • BADAN HUKUM PRIVAT (YAYASAN, KOPERASI DAN PERSEROAN TERBATAS)
KARAKTERISTIK BADAN HUKUM 1. ADA PEMISAHAN KEKAYAAN ANTARA BADAN PENDIRI ATAU ANGGOTA ATAU PEMEGANG SAHAM 2. MEMILIKI KEKAYAAN ATAS NAMA DIRINYA SENDIRI 3. TANGGUNG JAWAB TERBATAS 4. MEMILIKI KECAKAPAN KONTRAKTUAL ATAS NAMA DIRINYA SENDIRI 5. DAPAT MENUNTUT DAN DITUNTUT DIHADAPAN PENGADILAN ATAS NAMA DIRINYA SENDIRI 6. ADA ORGAN YANG MENGELOLA DAN MEWAKILI BADAN
IKHTISAR PERISTIWA HUKUM PERBUATAN SUBYEK HUKUM PEBUATAN HUKUM YANG BERSEGI DUA (PERJANJIAN) PERBUATAN YANG BUKAN PERBUATAN HUKUM PERISTIWA YANG BUKAN PERBUATAN HUKUM PEBUATAN HUKUM YANG BERSEGI SATU (WASIAT) 1. 2. 3. KEMATIAN KELAHIRAN LEWAT WAKTU PERBUATAN SEPERTI “ZAAKWAAENEMING”(pasal 1354 KUHS) PERBUATAN YANG BERTENTANGAN DGN HUKUM (pasal 1356 KUHS)
Peristiwa Hukum Peristiwa hukum adalah suatu kejadian biasa dalam kehidupan sehari-hari yang akibatnya diatur oleh hukum -- Peristiwa hukum : peristiwa sosial yg tidak secara otomatis dpt merupakan/menimbulkan hukum. Suatu peristiwa dpt merupakan peristiwa hukum peristiwa itu oleh peraturan hukum dijadikan peristiwa hukum Peristiwa Hukum adalah suatu peristiwa atau kejadian biasa sehari-hari dalam kehidupan manusia yg membawa akibat yg diatur hukum. --Akibat Hukum : suatu tindakan yg menimbulkan atau memperoleh suatu akibat yg di atur oleh hukum
Hubungan hukum : hubungan antara 2 subyek hukum atau lbh di mana hak dan kewajiban di satu pihak berhadapan dengan hak dan kewajiban di pihak lain. Unsur 2 perbuatan hukum : -Ada org 2 yg hak dan kewajibannya saling berhadapan -- ada obyek -- ada hubungan antara pemilik hak dan pengemban kewajiban atau adanya hubungan atas obyek ybs
l PENGERTIAN HAK l l PENGERTIAN DAN MACAM-MACAM HAK adalah hukum yg dihubungkan dengan seorang manusia atau subyek hukum tertentu, yg kemudian menjelma menjadi suatu kekuasaan dan suatu Hak timbul apabila hukum itu mulai bergerak> Hak kekuasaan untuk berbuat sesuatu krn tllh ditentukan oleh peraturan, Undang-undang dsb Hak Atas Tanah wewenang kepada pemegang haknya untuk mempergunakan tanah ybs, sepanjang tidak bertentangan dg kepentingan negara dan bangsa atau kepentingan umum
MACAM-MACAM HAK 1. HAK MUTLAK : hak yg memberikan wewenang kepada seseorang untuk melakukan sesuatu perbuatan yg dapat dipertahankan kepada siapapun juga dan setiap orang hrs menghormati hak tsb. • Hak mutlak dibagi : i. iii. Hak Asasi Manusia Misal : hak seseorang untuk dengan bebas bergerak dan tinggal dalam satu negara Hak Publik Mutlak Misal : Hak negara untuk memungut pajak dari rakyatnya Hak Keperdataan , misalnya : a) b) c) d) Hak Marital, yaitu hak seorang suami untuk menguasai istrinya dan harta benda istrinya Hak/kekuasaan Orang Tua (Ouderlijke Macht) Hak Perwalian (Voogdi) Hak Pengampunan ( Curatele)
l atau HAK RELATIF hak yang memberikan wewenang kepada seorang tertentu atau beberapa orang tertentu untuk menuntut agar supaya seseorang atau beberapa orang lain tertentu memberikan sesuatu, melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu 2. HAK NISBI Contoh : Kesepatan dalam jual beli

































