MENGGALI IDE KREATIF Setyo Tri Wahyudi Materi disampaikan

  • Slides: 55
Download presentation
MENGGALI IDE KREATIF Setyo Tri Wahyudi Materi disampaikan pada “Workshop Pendampingan Karya Ilmiah Menuju

MENGGALI IDE KREATIF Setyo Tri Wahyudi Materi disampaikan pada “Workshop Pendampingan Karya Ilmiah Menuju Pimnas 2018” di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Pada tanggal 21 Mei 2017

BIODATA SETYO TRI WAHYUDI, SE. , M. Ec. , Ph. D Email: setyo 81@gmail.

BIODATA SETYO TRI WAHYUDI, SE. , M. Ec. , Ph. D Email: setyo 81@gmail. com; HP. 081 357 00 9358 Bidang Minat: • Ekonomika Kuantitatif • Ekonomi Regional • Ekonomi Makro Pengalaman Jabatan: • Staf Ahli Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan (2012 -2013) • Staf Ahli Wakil Dekan Bidang Akademik (2013 -skrg)

Outline Materi • Metode Penggalian Ide Kreatif • Mengembangkan Ide-Ide Kreatif • Teknik Meramu

Outline Materi • Metode Penggalian Ide Kreatif • Mengembangkan Ide-Ide Kreatif • Teknik Meramu Ide Menjadi Tulisan

MENGGALI IDE KREATIF

MENGGALI IDE KREATIF

Siklus Belajar dari Pengalaman nyata MENGALAMI EKSPERIMEN BARU Menemukan tindakan baru REFLEKSI KESIMPULAN Mencari

Siklus Belajar dari Pengalaman nyata MENGALAMI EKSPERIMEN BARU Menemukan tindakan baru REFLEKSI KESIMPULAN Mencari penjelasan dari kenyataan Mencari makna atas pengalaman

Orang lain tahu Orang lain tidak tahu Saya tidak tahu TERBUKA BUTA Umpan balik

Orang lain tahu Orang lain tidak tahu Saya tidak tahu TERBUKA BUTA Umpan balik LEBIH TERBUKA TERSEMBUNYI MISTERI Berbagi Menemukan bersama Proses belajar akan cepat dan dalam, bila seluruh otak dilibatkan

Stretching Zone Bila tubuh Anda tidak bergerak, otak Anda tidak menari

Stretching Zone Bila tubuh Anda tidak bergerak, otak Anda tidak menari

Proses Belajar CHANGE Belajar adalah proses mengubah pengalaman jadi pengetahuan jadi pemahaman jadi kebijakan

Proses Belajar CHANGE Belajar adalah proses mengubah pengalaman jadi pengetahuan jadi pemahaman jadi kebijakan dan kebijakan jadi aksi CHANGE

Tradisi dan Perubahan Proses Belajar Change DNA Habit (Kebiasaan) Perubahan (setelah dewasa & habit,

Tradisi dan Perubahan Proses Belajar Change DNA Habit (Kebiasaan) Perubahan (setelah dewasa & habit, Bersama proses degenaratif) Cara Baru dalam Bertindak, Berpikir dan Habit Baru

Kaitan Pikiran, Karakter dan Hasil/Kinerja Perilaku Emosi Cara Berpikir & Karakter

Kaitan Pikiran, Karakter dan Hasil/Kinerja Perilaku Emosi Cara Berpikir & Karakter

FAKTA OTAK MANUSIA • Memiliki 100 milyar sel otak dan setiap sel mengelola ratusan

FAKTA OTAK MANUSIA • Memiliki 100 milyar sel otak dan setiap sel mengelola ratusan koneksi saat berfikir. • Memiliki 30 milyar neuron (syaraf otak yg bekerja dgn dahsyat, melebihi kemampuan komputer) • Setiap tahun rusak 10 ribu sel. • Kecepatan berfikir 800 kata per menit, sedangkan kemampuan berbicara adalah 120 kata per menit. • Setiap 10 menit otak istirahat jika tidak diberikan stimulan. • Pesan yang disampaikan 1 kali, otak hanya mampu mengingatnya 10% setahun kemudian, jika diulang 6 kali menjadi 90%.

FAKTA OTAK MANUSIA

FAKTA OTAK MANUSIA

MENGEMBANGKAN IDE-IDE KREATIF

MENGEMBANGKAN IDE-IDE KREATIF

CARA BELAJAR CEPAT 4 Keterlibatan penuh warga belajar 4 Belajar Bersama – kolaborasi 4

CARA BELAJAR CEPAT 4 Keterlibatan penuh warga belajar 4 Belajar Bersama – kolaborasi 4 Belajar adalah proses mencipta 4 Komunikasi multikanal 4 Lingkungan belajar yang nyaman dan aman.

pengetahuan Mangkok terbuka: Anak-anak Mulut botol: Orang dewasa Accelerated learner: Kembali ke mangkok

pengetahuan Mangkok terbuka: Anak-anak Mulut botol: Orang dewasa Accelerated learner: Kembali ke mangkok

SUPER BRAIN NEOCORTEX pengambilan keputusan, kreativitas, menilai, dan merencanakan LYMBIC SYSTEM sosial, mendengar, merasakan,

SUPER BRAIN NEOCORTEX pengambilan keputusan, kreativitas, menilai, dan merencanakan LYMBIC SYSTEM sosial, mendengar, merasakan, bahasa, memori, perhatian, dan emosi REPTILIAN BRAIN naluri, repetisi, survival/ bertahan hidup

SUPER BRAIN • Seeing: Saya melihat, saya percaya, saya belajar. Cara belajar kita 90%

SUPER BRAIN • Seeing: Saya melihat, saya percaya, saya belajar. Cara belajar kita 90% lewat mata. Warna dan gerakan mendorong kemampuan belajar. • Unconscious Learning: Belajar tanpa sadar adalah 99% dari seluruh cara kita belajar. Tanda-tanda non verbal dan suasana positif amat penting dalam proses belajar. • Preferred Learning Style: Gaya belajar setiap orang berbeda tetapi pada umumnya melalui melihat, mendengar, merasakan, dan menggerakkan tubuh. • Emotion: Suasana hati berpengaruh pada proses belajar. Puncak kemampuan otak bekerja pada saat kita rileks, stres rendah dan tantangan tinggi. • Rhythm: Irama memudahkan otak mencerna informasi. Secara alami otak bekerja pada siklus 90 menitan. Musik dengan 60 ketukan per menit dapat meningkatkan daya ingat.

SUPER BRAIN • Brain sex: Otak pria lebih kuat fokus pada hal tertentu. Otak

SUPER BRAIN • Brain sex: Otak pria lebih kuat fokus pada hal tertentu. Otak perempuan lebih kuat mengamati, manyimak, mangingat, membaca tanda non verbal dan mengungkapkan perasaan. • Recall: Daya ingat paling kuat saat informasi yang disampaikan berkesan, ada konteks dan ada polanya. • A Novelty: Otak tertarik pada sesuatu yang baru dan berkaitan langsung dengan kehidupannya. Rasa ingin tahu bisa ditingkatkan dengan melakukan gerak dan kemudian diberi waktu untuk refleksi. • Imagination: Imajinasi lebih penting dari kecerdasan. Membayangkan keberhasilan dan menuliskan tujuan dengan jelas adalah langkah kunci menuju kesuksesan. • Nutrition: Gizi amat penting dalam proses belajar.

“TIDAK ADA BATASAN BAGI PIKIRAN SESEORANG KECUALI PEMBATAS YANG DIBUAT OLEH DIRINYA”

“TIDAK ADA BATASAN BAGI PIKIRAN SESEORANG KECUALI PEMBATAS YANG DIBUAT OLEH DIRINYA”

Mengapa harus kreatif? Kreativitas menjaga gairah hidup dan kreativitas menjadikan hidup kita terus melaju.

Mengapa harus kreatif? Kreativitas menjaga gairah hidup dan kreativitas menjadikan hidup kita terus melaju.

Darimana datangnya Kreatifitas itu? Proses sadar dan sepenuh hati untuk mencapai tujuan kreatif dan

Darimana datangnya Kreatifitas itu? Proses sadar dan sepenuh hati untuk mencapai tujuan kreatif dan menemukan pilihan-pilihan solusi terbaik yang berbeda Full of Energy Resonating Energi Pikiran Enthusiasm Bright, Colorful Energi Hati

Apa itu Mengelola Kreatifitas Hasil Proses Relasi Mengelola keseimbangan antara hasil yang diharapkan, proses

Apa itu Mengelola Kreatifitas Hasil Proses Relasi Mengelola keseimbangan antara hasil yang diharapkan, proses yang kontinyu dan interaksi keduanya yang dinamis.

The Power of Kepepet

The Power of Kepepet

Dick Fosbury = Fosbury Flop Whatever You Think the Opposite Ide dan Kreatifitas 27

Dick Fosbury = Fosbury Flop Whatever You Think the Opposite Ide dan Kreatifitas 27

28

28

BERANI MENCOBA 29

BERANI MENCOBA 29

DON’T LOOK FOR THE NEXT OPPORTUNITY. THE ONE YOU HAVE IN HAND IS THE

DON’T LOOK FOR THE NEXT OPPORTUNITY. THE ONE YOU HAVE IN HAND IS THE OPPORTUNITY. 30

MERAMU IDE MENJADI TULISAN

MERAMU IDE MENJADI TULISAN

Tak ada Tulisan, Tak ada Sejarah! “Mulailah menulis tentang dirimu dan sekitarmu. Jika tidak,

Tak ada Tulisan, Tak ada Sejarah! “Mulailah menulis tentang dirimu dan sekitarmu. Jika tidak, maka orang lainlah yang akan menuliskannya (sesuai versi mereka sendiri)” MR. Muhammad Roem 32

Pramoedya Ananta Toer: “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia

Pramoedya Ananta Toer: “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan menghilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”

Mari Lihat Sekeliling Kita Ketika mendengar atau melihat sesuatu berikut ini, apa yang ada

Mari Lihat Sekeliling Kita Ketika mendengar atau melihat sesuatu berikut ini, apa yang ada dalam benak Anda? 34

Tahun 1998 35

Tahun 1998 35

Tahun 2006 36

Tahun 2006 36

Sumber Ide / Gagasan… (1/3) Mendengar (listen). Contoh: dalam perjalanan ke suatu tempat, kita

Sumber Ide / Gagasan… (1/3) Mendengar (listen). Contoh: dalam perjalanan ke suatu tempat, kita mendengar percakapan tentang dampak kenaikan harga BBM. – Maka kita bisa membuat tulisan yang berjudul: “Resahnya Kaum Susah” Melihat (look). Contoh: di lampu merah, kita melihat kaum fakir-miskin sedang meminta-minta. – Maka kita bisa membuat tulisan yang berjudul: “Kepedulian Kita, Kebahagian Mereka” 37

Sumber Ide / Gagasan… (2/3) Mencium (smell) Contoh: masuk ke ruang pertemuan di sebuah

Sumber Ide / Gagasan… (2/3) Mencium (smell) Contoh: masuk ke ruang pertemuan di sebuah hotel, langsung tercium bau wangi yang menyegarkan. – Maka kita bisa membuat tulisan yang berjudul: “Asah Ilmu Tak Lagi Membuat Jemu” Mengecap (taste) Contoh: saat berbuka puasa di warung, cita-rasanya tak terkalahkan. – Maka kita bisa membuat tulisan yang berjudul: “Berbuka Sehat, Berbuka Sederhana” 38

Sumber Ide / Gagasan… (3/3) Menyentuh (touch) Contoh: di dalam lingkungan sekolah, kita berpapasan

Sumber Ide / Gagasan… (3/3) Menyentuh (touch) Contoh: di dalam lingkungan sekolah, kita berpapasan dengan seorang pesuruh. Kita pun menyapa dan berjabat-tangan dengan pesuruh yang sudah mengabdi sekian lama. Genggaman tangannya yang kasar terasa lemah. – Maka kita bisa membuat tulisan yang berjudul: “Mereka yang Berjasa Tanpa Terasa” 39

40

40

41

41

Sudah Paham, Tetapi Pertanyaannya: “Kok rasanya masih susah Yaaa…. ? Apa Amunisi Lain yang

Sudah Paham, Tetapi Pertanyaannya: “Kok rasanya masih susah Yaaa…. ? Apa Amunisi Lain yang Dibutuhkan……? ? 42

Tips Melatih Kelancaran Menulis dan Menyusun Kalimat • • Menulis catatan harian Latihan menyusun

Tips Melatih Kelancaran Menulis dan Menyusun Kalimat • • Menulis catatan harian Latihan menyusun kata dan kalimat Membaca aturan tatabahasa Indonesia (EYD) Banyak melihat contoh berita dan cerita di berbagai jenis publikasi (koran, newsletter, brosur, dll. ) • Mengambil contoh sebuah cerita (atau artikel penulis tertentu) dari suatu publikasi (koran, newsletter) sebagai acuan bagus untuk pemula, untuk berlatih 43

SUKAN KATA • Menemukan secara acak satu suku kata • Mengembangkan banyak kata dari

SUKAN KATA • Menemukan secara acak satu suku kata • Mengembangkan banyak kata dari suku kata tersebut • Menyusun paragraf dari seluruh kata yang dihasilkan • Mencari tahu, apakah kalimat-kalimat dalam paragraf terdengar masuk akal, dan bagus. 44

Contoh: Kapal Palu Lukisan Santai Taipan Panjang Jangkar Karya Yakin Kini Sebuah kapal berlayar

Contoh: Kapal Palu Lukisan Santai Taipan Panjang Jangkar Karya Yakin Kini Sebuah kapal berlayar dari Kota Palu, membawa sebuah lukisan bernilai tinggi karya seorang seniman lokal. Banyak orang yakin benda itu membawa hoki pada siapa saja yang memilikinya. Tak heran, banyak taipan di Jakarta tanpa pikir panjang berebut menawarkan harga selangit pada karya seni itu. Mereka kini harap-harap cemas, kapan kapal tersebut lego jangkar di Tanjungpriok. Anehnya, sang seniman sendiri santai-santai saja menanggapi heboh soal lukisannya ini. (10 kata 5 kalimat) 45

Mind Map 46

Mind Map 46

Mind Map 47

Mind Map 47

bot a r Pe Pam itan Langsu K ke artu lua rg a Tulis

bot a r Pe Pam itan Langsu K ke artu lua rg a Tulis Kirim Pantau Survey Pindah rumah Sekolah ng Jual rumah lama Iklan Pilih Alternatif Peran Akad Nego harga Notaris tara Ba Siapkan dokumen Pantau Ka tem bari an 2 Cari Pil ih Nego 48 nk

Tulis dan Sampaikan… • “… orang yang berani menulis adalah mereka yang berani bermimpi.

Tulis dan Sampaikan… • “… orang yang berani menulis adalah mereka yang berani bermimpi. Dan yang bersedia membagi mimpinya kepada orang lain, adalah mereka yang siap mewujudkan mimpinya tersebut…” • “… semakin kita sering menulis, maka akan semakin lekatlah ilmu tersebut pada diri kita. Dan untuk meninggikan pengetahuan yang kita miliki, sampaikanlah kepada orang lain…” 49

Mencari Ide Dengan sedikit IMAJINASI, mencari IDE penelitian memang gampang. Bukalah mata ke arah

Mencari Ide Dengan sedikit IMAJINASI, mencari IDE penelitian memang gampang. Bukalah mata ke arah hal-hal yg menarik di sekitar Anda, maka Anda akan makin banyak menemukan bahan penelitian yg tidak ada habisnya. Keuntungan terbesar bagi seorang peneliti adalah ia ‘berhak’ mengetahui berbagai hal. Kebanyakan peneliti mula-mula malu. Namun, setelah menemukan model yang menarik, rasa malu pudar demi utk memuaskan rasa ingin tahu -nya. Peranan rasa ingin tahu sangat besar! Walau hanya secuil, rasa ini bisa menghasilkan penelitian yg bagus. Apalagi bila menyangkut kejadian yang mendapat perhatian dan up to date. KINERJA Training Peg, Ide, Angle, Lead, dll 50

Menentukan Angle Setelah menggam IDE, langkah selanjutnya adalah menentukan dari SEGI atau SUDUT mana

Menentukan Angle Setelah menggam IDE, langkah selanjutnya adalah menentukan dari SEGI atau SUDUT mana yg paling efektif utk melakukan penulisan. Inilah yg disebut dengan angle atau story angle (segi cerita). Peneliti tidak mungkin menulis begitu banyak kejadian utk satu kajian, sehingga ia harus menemukan angle yg paling baik utk menangkap perasaan & suasana menyeluruh tentang model yang ditelitinya. Utk itu, ia harus mengambil jalan tengah: satu segi yg terlalu luas tidak mungkin ditulis dengan baik. Satu segi yg terlalu sempit bisa menyebabkan bahan yg menarik lainnya tidak tertampung. KINERJA Training Peg, Ide, Angle, Lead, dll 51

Menjahit Benang Cerita Setelah angle tulisan menemukan bentuknya, lantas pertajam dengan tinjauan pustaka sebagai

Menjahit Benang Cerita Setelah angle tulisan menemukan bentuknya, lantas pertajam dengan tinjauan pustaka sebagai “benang cerita” Jika angle & benang cerita begitu kuat, maka pembaca akan ‘terdorong’ utk mengikuti seluruh tulisan, karena ia telah merasa terpikat. Pemakaian kutipan & data-data akan membuat pembaca ditaburi “mutiara” selama dalam perjalanan mengikuti tulisan Anda. KINERJA Training Peg, Ide, Angle, Lead, dll 52

Angle yang Tepat “Sekali angle yg tepat dipakai, tulisan biasanya akan mengalir dengan sendirinya.

Angle yang Tepat “Sekali angle yg tepat dipakai, tulisan biasanya akan mengalir dengan sendirinya. ” Utk menambah bekal mencari angle -yg menjadi hambatan terbesar bagi penulis- ada dua cara yg sering dipakai: 1. Pakailah imajinasi & kekuatan pengamatan yg terlatih, utk melihat hal-hal menarik yg luput dari perhatian orang lain. 2. Perhatikan orang yg mempunyai pandangan yg berbeda atau unik utk mengamati suatu persoalan. KINERJA Training Peg, Ide, Angle, Lead, dll 53

Mengail dengan Lead Kunci Penulisan yg baik terletak pada paragraf pertama, yaitu lead. Mencoba

Mengail dengan Lead Kunci Penulisan yg baik terletak pada paragraf pertama, yaitu lead. Mencoba menangkap minat pembaca tanpa lead yg baik, sama dengan mengail ikan tanpa umpan. Lead mempunyai dua tujuan utama: 1. Menarik pendengar untuk mengikuti cerita. 2. Membuat jalan (benang cerita) supaya alur cerita lancar. Banyak pilihan lead; sebagian untuk menyentak pembaca, sebagian untuk menggelitik rasa ingin tahu pembaca atau juga untuk mengaduk imajinasi pembaca. KINERJA Training Peg, Ide, Angle, Lead, dll 54