TEKNOLOGI ANALISA SPEKTROFOTOMETRI KONTRAK PERKULIAHAN Kompetensi Mampu melakukan






























- Slides: 30
TEKNOLOGI ANALISA SPEKTROFOTOMETRI KONTRAK PERKULIAHAN
Kompetensi : Mampu melakukan analisis sampel dengan Metode Spektrofotometri. Deskripsi Mata Kuliah : Membahas tentang spektrofotometri dan kegunaannya dalam analisis kualitatif dan kuantitatif dalam sediaan farmasi dan makanan.
Tujuan Pembelajaran Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa mampu memahami dan melakukan analisis kualitatif dan kuantitatif sediaan farmasi dan makanan dengan metode spektrofotometri
Substansi Kajian Teori 1. 2. 3. 4. Radiasi Elektromagnetik Spektrofotometri UV - Vis Spektrofotometri Infra Merah Spektrofotometri Serapan Atom
Penilaian • Tugas : 30 % (Membuat presentasi analisis senyawa secara spektrofotometri) • Kuis : 10 % • UTS : 30 % • UAS : 30 %
Peraturan Kuliah • Jika sakit harus ada surat sakit atau langsung menghubungi dosen, tidak diizinkan titip pesan lewat teman • Ketika kuliah handphone disilentkan, tidak dibenarkan membaca sms dan menerima telpon di kelas. Jika ada keperluan penting untuk menerima telpon silahkan izin untuk keluar kelas • Kehadiran minimal untuk bisa mengikuti ujian minimal 75 %
Tugas Buat slide presentasi yang berisi : • Nama IUPAC dan rumus struktur senyawa, ditentukan mana gugus kromofornya • Pemerian • Kelarutan • Cara analisa secara spektrofotometri meliputi pelarut yang digunakan, preosedur kerja, panjang gelombang maksimum, spektrum panjang gelombang maksimum, pembuatan kurva kalibrasi, persamaan regresi linier, contoh perhitungan kadar • Daftar Pustaka • Lampiran jurnal Print out tugas dijilid, dikumpul pada saat UTS Kirim soft copy PPT ke email : rini. lestari@univrab. ac. id
Tugas 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Asam salisilat Asam asetil salisilat (Asetosal) Kafein Teofilin Amilosa Methanil Yellow Rhodhamin B Formalin
Pendahuluan • Sebelum permulaan abad ke dua puluh, hampir semua analisis kuantitatif menggunakan teknik volumetri dan gravimetri sebagai metode analisis • Dengan kedua metode ini, didapatkan hasil dengan akurasi yang tinggi, tetapi kedua metode ini tidak dapat menganalisis analit dalam jumlah yang sangat kecil. • Oleh karena alasan ini, metode analisis terus dikembangkan. • Salah satu metode yang dikembangkan adalah metode analisis spektroskopi yang melibatkan berbagai macam radiasi elektromagnetik
Spektroskopi, Spektrofotometri, REM • Spektroskopi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara Radiasi Elektro Magnetik (REM) dengan sampel • Contoh REM adalah gelombang radio, gelombang mikro, sinar Infra merah, sinar tampak, sinar ultraviolet, sinar-X, sinar gamma • Alat yang digunakan disebut spektrofotometer
Berdasarkan pada perbedaan keadaan materi, spektroskopi dibedakan: • Spektroskopi molekuler (molecular spectroscopy), contohnya spektrofotometri UV -VIS, IR • Spektroskopi atom (atomic spectroscopy), contohnya spektroskopi serapan atom (SSA)
Spektrofotometer • Spektrofotometer spektrometer + fotometer • Spektrometer menghasilkan sinar dari spektrum dengan panjang gelombang tertentu • Fotometer alat pengukur intensitas cahaya yang ditransmisikan atau diabsorpsikan • Spektrofotometer untuk mengukur energi secara relatif jika energi tersebut ditransmisikan, direfleksikan atau diemisikan
Jenis-Jenis Spektrofotometer • Spektrofotometer Ultraviolet-Visibel • Spektrofotometer Infra Merah • Spektrofotometer Serapan Atom
RADIASI ELEKTROMAGNETIK (REM)
Tujuan khusus setelah mempelajari bab ini, mahasiswa diharapkan mampu : • Memahami radiasi elektromagnetik dan kaitannya dengan materi • Menjelaskan proses penyerapan radiasi elektromagnetik oleh molekul obat
Radiasi Elektromagnetik (REM) Radiasi elektromagnetik merupakan suatu bentuk energi yang sifatnya digambarkan dengan sifat-sifat gelombang dan partikel.
REM sebagai energi yang merambat dalam bentuk gelombang.
CONTOH PENGGUNAN REM
Spektrum Elektromagnetik
Sifat Gelombang REM • REM terdiri atas medan magnet dan medan listrik yang bergerak pada titik seimbang (berosilasi) yang menyebar melalui ruangan di sepanjang lintasan linier dan dengan kecepatan konstan/tetap. • Gelombang cahaya berdasarkan arah rambatannya, menggolongkan REM termasuk gelombang transversal
Sifat Gelombang REM • Gelombang elektromagnetik memiliki kecepatan, panjang gelombang, amplitudo, frekuensi, bilangan gelombang. • Cahaya memiliki kecepatan (c) = 3 x 108 m/detik • Panjang gelombang ( ) : Jarak dari puncak ke puncak antara gelombang, satuannya dalam ukuran panjang = m, cm, mm, µm, Å • Frekuensi ( ) = c/ Jumlahosilasilengkap(jumlahunitpanjanggelombang lengkap) yang dibuat gelombang per detik. Satu osilasi per detik = satu hertz (Hz). • Bilangan gelombang ( ) = 1/λ = m-1 , cm-1 , mm-1 , nm-1
Energi Foton (E) � R E M dapat dilihat sebagai berkas suatu partikel yang terputus (diskontinyu) dan paket gelombang suatu energi yang disebut foton. E = h c /n � Keterangan: E = energi foton dalam Joule = frekuensi radiasi elektromagnetik h = tetapan Planck = 6, 624 x 10– 34 Joule. detik c = kecepatan cahaya = 3 x 1010 cm/detik n = indeks bias medium = panjang gelombang
Efek Cahaya yg melewati suatu medium atau bahan akan mengalami: • diserap/diabsorpsi (absorption) • dihamburkan (scattered) • dibiaskan (refracted) • dipantulkan (reflection) • diteruskan (transmision)
DISPERSI SINAR POLIKROMATIS MENJADI SINAR MONOKROMATIS
SIMULASI DISPERSI SINAR TAMPAK
Ketika Sinar Menabrak Sampel ? ? ? Ditransmisikan Diserap Dipantulkan Dihamburkan Apabila sampel tidak menyerap cahaya, proses yang terjadi hanyalah : - pemantulan - transmisi (diteruskan)






























