SISTIM CAIRAN TUBUH Cairan tubuh Seluruh air cairan

  • Slides: 37
Download presentation
SISTIM CAIRAN TUBUH

SISTIM CAIRAN TUBUH

Cairan tubuh Seluruh air/ cairan yang ada dalam tubuh Cairan Intraseluler dalam sel Cairan

Cairan tubuh Seluruh air/ cairan yang ada dalam tubuh Cairan Intraseluler dalam sel Cairan Extraseluler diluar sel KEHIDUPAN – – – Memerlukan Oksigen Memerlukan Air Memerlukan Zat makanan Memerlukan Lingkungan yang baik Dll Pada mahluk berderajat tinggi Air esensial setelah Oksigen

A I R • • • 2/3 BAGIAN TUBUH (50 – 80 % DARI

A I R • • • 2/3 BAGIAN TUBUH (50 – 80 % DARI BOBOT TUBUH) SELALU STABIL DAN SEIMBANG DISTRIBUSI AIR DALAM TUBUH TIDAK SAMA DAGING DAN KULIT : 50 – 60 % TULANG : 22 % LEMAK : 30 % CAIRAN TUBUH PADA HEWAN MUDA > HEWAN TUA • Semakin tua umur semakin sedikit cairan tubuh • Kandungan air tubuh di dataran tinggi lebih banyak dari pada dataran rendah

Grafik hubungan air dengan waktu 95 70 1350 hari UMUR

Grafik hubungan air dengan waktu 95 70 1350 hari UMUR

Hubungan air dengan ketinggian tempat 950 200 KETINGGIAN TEMPAT meter

Hubungan air dengan ketinggian tempat 950 200 KETINGGIAN TEMPAT meter

SUMBER AIR TUBUH • AIR BEBAS/ AIR MINUM • AIR YANG BERASAL DARI BAHAN

SUMBER AIR TUBUH • AIR BEBAS/ AIR MINUM • AIR YANG BERASAL DARI BAHAN MAKANAN • AIR METABOLIT (AIR YANG TERJADI SAAT METABOLISMA) FUNGSI AIR • • • PELARUT ZAT-ZAT (ELEKTROLIT DAN NON ELEKTROLIT) MEDIA BERBAGAI REAKSI BIOKIMIA DALAM TUBUH TRANSPORTASI BERBAGAI ZAT-ZAT MAKANAN PENGATUR SUHU ( COOLING UNIT) MEMPERTAHANKAN p. H DALAM KISARAN TERTENTU MELALUI KESEIMBANGAN ELEKTROLIT.

JUMLAH AIR DI DALAM TUBUH • BELUM DI KETAHUI SECARA PASTI FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN

JUMLAH AIR DI DALAM TUBUH • BELUM DI KETAHUI SECARA PASTI FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN JUMLAH AIR TUBUH : • SPECIES HEWAN ( PADA MAMALIA 50 -80 % DARI BOBOT TBH) • UMUR : HEWAN MUDA >> • HEWAN TUA << • KETINGGIAN TEMPAT : DATARAN TINGGI >>>> • DATARAN RENDAH <<<

ORGANISASI CAIRAN TUBUH CAIRAN INTRASELULER (CAIRAN DALAM SEL) : • 2/3 BAG. DARI C.

ORGANISASI CAIRAN TUBUH CAIRAN INTRASELULER (CAIRAN DALAM SEL) : • 2/3 BAG. DARI C. TUBUH • TERDAPAT DALAM +_100 TRILIUN SEL • CAIRAN INTRA SELULER PADA BUTIR SEL DARAH MERAH BERBEDA DENGAN C. INTRA SELULER SEL LAINNYA (Terdapat Na dan Cl cukup banyak, Hb dan Zat-zat organic).

CAIRAN EXTRA SELULER ( DI LUAR SEL) : • 1/3 BAGIAN DARI CAIRAN TUBUH

CAIRAN EXTRA SELULER ( DI LUAR SEL) : • 1/3 BAGIAN DARI CAIRAN TUBUH DIBAGI BERDASARKAN TEMPATNYA : – C. INTERTITIAL (DI ANTARA JARINGAN) – C. PLASMA BAGIAN DARAH YANG NON SELULER (60 % DARI DARAH ADALAH PLASMA) – C. CEREBROSPINAL (OTAK) – C. GASTRO INTESTINAL ( DLM USUS) – C. INTRA OCCULAR (MATA) – C. PERITONIAL (RONGGA PERITONIAL/ PEUT) – C. BURSA PERSENDIAN

PERBEDAAN C. INTRA SELULER DAN C. EXTRA SELULER • C. INTRA SELULER C. EXTRA

PERBEDAAN C. INTRA SELULER DAN C. EXTRA SELULER • C. INTRA SELULER C. EXTRA SELULER • Na+ , Cl - < Na + , Cl - > • K+ , Mg-> K+ , Mg - < • Zat organik > zat Organik <

CARA MENGUKUR CAIRAN TUBUH 1. SECARA LANGSUNG DESIKASI 2. CARA TIDAK LANGSUNG METODA PENGENCERAN

CARA MENGUKUR CAIRAN TUBUH 1. SECARA LANGSUNG DESIKASI 2. CARA TIDAK LANGSUNG METODA PENGENCERAN • MENGGUNAKAN ZAT-ZAT YANG MUDAH DIANGKUT DAN DIDISTRIBUSIKAN KE SELURUH C. EKSTRASELULER. • MIS. Na radioaktif, Cl radioaktif, inulin dsb.

SYARAT-SYARAT ZAT YANG AKAN DIGUNAKAN • TIDAK MERACUNI TUBUH • MUDAH LARUT DALAM AIR

SYARAT-SYARAT ZAT YANG AKAN DIGUNAKAN • TIDAK MERACUNI TUBUH • MUDAH LARUT DALAM AIR • DAPAT DIDITEKSI DENGAN MUDAH WALAUPUN PADA KONSENTRASI YANG SANGAT KECIL • DAPAT DENGAN MUDAH DIDISTRIBUSIKAN SECARA MERATA KE SELURUH TUBUH • ZAT TERSEBUT SUDAH ADA JUGA DALAM TUBUH Keterangan : V = Q/C • V = VOL. C. TUBUH YANG DIHITUNG • Q = KONSENTRASI ZAT YANG DIMASUKAN • C = KONSENTRASI ZAT YANG DIHITUNG DAR AIR YANG DI AMBIL DARI TUBUH

BERDASARKAN SYARAT NO. 5 MAKA V = Q/C 2 – C 1 Keterangan :

BERDASARKAN SYARAT NO. 5 MAKA V = Q/C 2 – C 1 Keterangan : • V = VOL. C. TUBUH YANG DI HITUNG • Q = ZAT DARI LUAR YANG DI SUNTIKAN DAN TELAH DIKETAHUI KONSENTRASINYA • C 1 = KONSENTRASI ZAT YANG TERDAPAT DALAM TUBUH • C 2 = KONSENTRASI ZAT DARI DALAM TUBUH SETELAH DISUNTIKAN BILA YANG DI SUNTIKAN AIR MAKA RUMUSNYA V = W C 2/C 1 – C 2

KESEIMBANGAN AIR TUBUH YAITU IMBANGAN ANTARA AIR YANG MASUK (INPUT) TERHADAP AIR YANG KELUAR

KESEIMBANGAN AIR TUBUH YAITU IMBANGAN ANTARA AIR YANG MASUK (INPUT) TERHADAP AIR YANG KELUAR (OUTPUT) AIR PENTING UNTUK : SEKRESI HORMON, ENZIM DSB. BAGAIMANA TINGKAH LAKU INDIVIDU YANG KEKURANGAN AIR ? • > KEHAUSAN TIMBUL TINGKAH LAKU MINUM • > DI KONTROL OLEH SYARAF PUSAT

ADAPTASI INDIVIDU TERHADAP KEKURANGAN AIR • MASING- MASING INDIVIDU ADAPTASINYA TERGANTUNG EFISIENSI PEMANFAATAN AIR

ADAPTASI INDIVIDU TERHADAP KEKURANGAN AIR • MASING- MASING INDIVIDU ADAPTASINYA TERGANTUNG EFISIENSI PEMANFAATAN AIR • ADAPTASI TINGGI : UNTA, KELEDAI, DOMBA • ADAPTASI RENDAH : SAPI, AYAM, BABI EFISIENSI PEMANFAATAN AIR • DAPAT DIUKUR DENGAN : DAYA TATA LINTAS AIR DALAM TUBUH (WATER TURNOVER = PULANGAN AIR ) • SEMAKIN KECIL DAYA TATA LINTAS AIR SE EKOR HEWAN SEMAKIN EFISIEN PENGGUNAAN AIRNYA. • SIRKULASI AIR DI DALAM TUBUH DAPAT DIHITUNG DENGAN RADIO ISOTOP, TRITIUM

TRANSPOR ZAT-ZAT MELALUI MEMBRAN SEL • MEMBRAN SEL TERDIRI ATAS JARING-JARING SERAT PROTEIN YANG

TRANSPOR ZAT-ZAT MELALUI MEMBRAN SEL • MEMBRAN SEL TERDIRI ATAS JARING-JARING SERAT PROTEIN YANG DI ANTARANYA DIISI OLEH MATRIKS BAHAN LIPIDA • Gambar

TRANSPOR PASIF • PERJALANAN ZAT CAIR/ PADAT DARI SUATU TEMPAT KE TEMPAT LAIN TANPA

TRANSPOR PASIF • PERJALANAN ZAT CAIR/ PADAT DARI SUATU TEMPAT KE TEMPAT LAIN TANPA MENGGUNAKAN ENERGI DAN ENZIM • OSMOSA : BERPINDAHNYA / MENGALIRNYA SUATU CAIRAN DARI SUATU TEMPAT KE TEMPAT LAIN MELALUI MEMBRAN SEMI PERMIABEL. • DIFUSI : MENYEBARNYA ZAT DARI SUATU LARUTAN YANG HIPERTONIS KE LARUTAN YANG HIPOTONIS – DAPAT TERJADI MELALUI PORI-PORI SEL ATAU MATRIK – DIFUSI MELALUI MATRIK SETIAP ZAT YANG LARUT DALAM LEMAK Mis; fosfolipida, cholesterol, lemak netral, alcohol, O 2, Co 2. – DIFUSI MELALUI PORI : O 2 , Co 2, H 2 O

TRANSPOR AKTIF • PERJALANAN ZAT CAIR/ PADAT DARI SUATU TEMPAT KE TEMPAT LAIN DENGAN

TRANSPOR AKTIF • PERJALANAN ZAT CAIR/ PADAT DARI SUATU TEMPAT KE TEMPAT LAIN DENGAN MENGGUNAKAN ENERGI DAN ENZIM • ENERGI YANG DI BUTUHKAN INI DI GUNAKAN UNTUK : – REAKSI KIMIA – BERGERAKNYA ZAT-ZAT DARI KONSENTRASI RENDAH KE KONSENTRASI TINGGI • Misalnya : Transpor ion K dari cairan ekstraseluler ke cairan intraseluler.

Passive Mechanism • no cellular energy is required • movement from higher concentration to

Passive Mechanism • no cellular energy is required • movement from higher concentration to lower concentration

Passive Mechanism 1. diffusion • - molecules & ions spread spontaneously from ↑ conc.

Passive Mechanism 1. diffusion • - molecules & ions spread spontaneously from ↑ conc. to ↓ conc. due to random molecular motion of molecules - equilibrium is a result of diffusion - uniformly distributed molecules (Molecules cont. to move but conc. doesn’t change. ) A&P: - O 2, CO 2 and lipid-soluble substances

Passive Mechanisms • 2. facilitated diffusion -does not use cellular energy -moves glucose from

Passive Mechanisms • 2. facilitated diffusion -does not use cellular energy -moves glucose from ↑ conc. to ↓ conc. due to random molecular motion -uses specific channel or carrier molecule

Passive Mechanisms Facilitated Diffusion How Does It Work? 1. Glucose binds with the carrier

Passive Mechanisms Facilitated Diffusion How Does It Work? 1. Glucose binds with the carrier protein. 2. Union changes shape of carrier protein. 3. “Passenger glucose” moves through membrane. 4. Glucose is released inside the cell. 5. Carrier proteins returns to original position / shape. - # of carrier proteins limits the rate of facilitated diffusion. A&P: Insulin promotes FD of glucose.

Passive Mechanisms 3. osmosis - special case of diffusion - involves movement of water

Passive Mechanisms 3. osmosis - special case of diffusion - involves movement of water from ↑ conc. to ↓ conc. across a selectively permeable membrane due to random molecular motion

Passive Mechanisms • Water moves toward a higher concentration of solutes.

Passive Mechanisms • Water moves toward a higher concentration of solutes.

Osmosis Passive Mechanisms Osmotic Pressure – ability of osmosis to generate enough pressure to

Osmosis Passive Mechanisms Osmotic Pressure – ability of osmosis to generate enough pressure to move a volume of water - > conc. of non-permeable particles & the ↓ H 2 O conc. ; the > the osmotic pressure defines solutions as: In other words, osmotic pressure increases as the concentration of non-permeable solutes increases • isotonic – same osmotic pressure • hypertonic – higher osmotic pressure • hypotonic – lower osmotic pressure

Osmosis. mov

Osmosis. mov

Passive Mechanisms 4. filtration - process that forces smaller molecules through porous membranes -

Passive Mechanisms 4. filtration - process that forces smaller molecules through porous membranes - happens because of hydrostatic pressure (blood pressure) - there is > pressure on 1 side of the membrane than on the other A&P: Tissue fluid is formed when water & sm. dissolved substances are forced through capillary membranes and lg. molecules (blood proteins) are kept inside

Active Mechanisms • use cellular energy • movement from ↓ con. to ↑ con.

Active Mechanisms • use cellular energy • movement from ↓ con. to ↑ con. 1. active transport - up to 40% of the cellular metabolism energy may power this transport - uses specific carrier (globular protein) molecules to transport sugars, amino acids, sodium ions, potassium ions, etc. Channel. exe

Active Mechanisms • How Does It Work? 1. 2. Carrier protein is a binding

Active Mechanisms • How Does It Work? 1. 2. Carrier protein is a binding site. Union triggers release of cellular energy. Energy changes shape of carrier protein. “Passengers” move through the membrane. Carrier proteins returns to original position / shape. - Carrier proteins are sometimes called “pumps”. 3. 4. 5. S & P Pump. exe A&P: Actively transported particles: sugars, a. a. , Na+, K+, Ca+, H+; also absorb nutrient molecules into cells that line intestinal walls

Active Mechanisms 2. endocytosis = (endo – within) + (cyt – cell) - process

Active Mechanisms 2. endocytosis = (endo – within) + (cyt – cell) - process of moving substances into the cell without crossing the cell membrane - cell engulfs a substance by forming a vesicle around the substance

Endocytosis • 3 types: – A. pinocytosis – substance is mostly water pino –

Endocytosis • 3 types: – A. pinocytosis – substance is mostly water pino – to drink • membrane breaks down & liquid becomes part of cytoplasm

Active Mechanisms – B. phagocytosis – substance is a solid phago – to eat

Active Mechanisms – B. phagocytosis – substance is a solid phago – to eat - a lysosome combines w/ vesicle & decomposes the contents

Endocytosis • C. receptor-mediated endocytosis – requires the substance to bind to a membrane-bound

Endocytosis • C. receptor-mediated endocytosis – requires the substance to bind to a membrane-bound receptor

Active Mechanisms 3. exocytosis = exo – outside + cyt - cell • -

Active Mechanisms 3. exocytosis = exo – outside + cyt - cell • - reverse of endocytosis - process of moving substances out of the cell without crossing the cell membrane • - vesicle membrane fuses with cell membrane • - contents released outside the cell

Active Mechanisms - release of neurotransmitters from nerve cells, cellular waste, hormones produced by

Active Mechanisms - release of neurotransmitters from nerve cells, cellular waste, hormones produced by cell (insulin) Exocytosis. mov

Active Mechanisms 4. transcytosis • - endocytosis followed by exocytosis • - transports a

Active Mechanisms 4. transcytosis • - endocytosis followed by exocytosis • - transports a substance rapidly through a cell • - HIV crossing a cell layer