STRATEGI MANAJEMEN OPERASIONAL Oleh Novi Marlena S Pd



















- Slides: 19
STRATEGI MANAJEMEN OPERASIONAL Oleh: Novi Marlena, S. Pd, M. Si
10 KEPUTUSAN STRATEGIS MANAJEMEN OPERASIONAL Service and product design Quality management Process and capacity design Location Layout design Human resources and job design Supply Chain Management Inventory, Material Requirement Planning JIT (Just In Time) Project schedulling, Maintenance
1. Perancangan Barang/Jasa : keputusan mutu, biaya dan sumberdaya manusia berinteraksi dengan desain 2. Kualitas : keputusan tentang harapan mutu pelanggan, kebijakan dan prosedur untuk mencapai kualitas 3. Perancangan proses dan kapasitas : keputusan proses terkait dgn teknologi, mutu, pemanfaatan SDM dan pemeliharaan 4. Pemilihan lokasi : keputusan lokasi menentukan keberhasilan organisasi; kesalahan menghambat efisiensi 5. Perancangan tata letak : keputusan tata letak terkait keputusan kapasitas, pembelian dan persediaan, serta proses dan bahan baku
6. SDM dan Rancangan pekerjaan : keputusan tentang kehidupan kualitas kerja, keahlian dan biaya 7. Manajemen rantai pasokan: keputusan tentang apa yang akan dibuat dan apa yang akan dibeli, terkait dengan kualitas, pengiriman, inovasi dan harga 8. Persediaan : keputusan ini terkait dengan keputusan pelanggan, pemasok, jadwal dan perencanaan SDM 9. Penjadwalan : keputusan tentang jadwal terkait dengan permintaan terhadap SDM dan fasilitas harus ditetapkan dikendalikan 10. Pemeliharaan : keputusan ini terkait dengan tingkat pemeliharaan yang diinginkan, rencana implementasi dan sistem pemeliharaan
PERENCANAAN STRATEGIS � Pada fungsi Operasi, perencanaan strategis : perencanaan yang luas dan menyeluruh yang mendahului perencanaan rinci operasi � Manajer operasional harus secara aktif terlibat dalam perencanaan strategis, penyusunan rencana yang konsisten dengan rencana organisasi secara menyeluruh � Rencana strategis operasinal merupakan dasar untuk : ◦ Perencanaan operasional untuk fasilitas (design) ◦ Perencanaan operasional untuk penggunaan fasilitas � Perencanaan operasional tidak boleh berdiri sendiri harus berada dalam kerangka perencanaan strategis
� Rencana Strategis Suatu proses berpikir melalui misi dan lingkungan organisasi untuk menentukan panduan keputusan dan hasil di masa mendatang � Rencana operasi Menetapkan suatu program aksi untuk mengkonversi sumberdaya menjadi barang dan jasa � Rencana sistem konversi Menetapkan program aksi untuk mendapatkan fasilitas fisik yang dibutuhkan untuk proses konversi � Dua Pendekatan dalam Strategi Operasi : ◦ Model Forced Choice ◦ Model Operasi
MODEL FORCED CHOICE Environmental Assessment Broad economic assumption Key governmental/ regulatory threats Major technological forces Significant marketing opportunities/threath Explicit competitive strategy for each major competitor Strategic options : • Strategic options (at least two) • Requirements of implementation • Contingency plans Organsation’s Position Statement of mission Interrelation set of financial & non-financial objectives Statement of strength and weaknesses Forecast of operations : profits and cashflow Major future program
MODEL STRATEGI OPERASI ENVIRONMENT & INDUSTRY CORPORATE STRATEGY CORPORATE RESOURCES EFFICIENCY DEPENABILITY QUALITY FLEXIBILITY Facility Mission Process Automation Product Specifity Interconnectedness Capacity Loading Lead/Leg Facilities Size Location Vertical Intgrt’on Supplier control Customer control Interdependencies Infrastructure Planning & control Work force Quality control
KEUNGGULAN KOMPETITIF MELALUI MANAJEMEN OPERASIONAL Diferensiasi Kualitas Fleksibilitas Biaya rendah Kecepatan respons
MARKET-BASED CRITERIA FOR SUCCESS EFFICIENCY Low price Low cost High productivity Material EFFECTIVENESS Delivery Labor Energy Reliable Rapid Availability Design competence Technical capability QUALITY High Consistent FLEXIBILITY Fast introduction of new products and services Wide product/service range
PROSES PENGEMBANGAN STRATEGIS ANALISIS LINGKUNGAN Mengindentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman Memahami lingkungan pelanggan, industri dan pesaing MENETAPAKAN MISI PERUSAHAAN Menetapkan alasan keberadaan perusahaan dan mengidentifikasi nilia yang ingin diciptakan MEMBENTUK STRATEGI Membangun keunggulan bersaing, sperti harga yang murah, fleksibilitas rancangan atau volume, kualitas, pengantaran yang cepat, layanan purna jual, lini produk yang beragam
MISI DAN STRATEGI � � � � Misi : batasan dan fokus organisasi dan konsep untuk landasan bergerak Misi : latar belakang keberadaan organisasi Misi : inti dari strategi Contoh Misi : ◦ Circle K : memuaskan kebutuhan pelanggan dengan menyediakan berbagai barang dan jasa di berbagai tempat Strategi : rencana aksi organisasi untuk mencapai misi Secara konseptual misi organisasi (bisnis) dapat dicapai dengan 3 cara : ◦ Diferensiasi Berbeda; Lebih baik ◦ Biaya Lebih murah (kualitas Standar) ◦ Fokus Delivery lebih cepat Tugas manajer operasi/produksi : menterjemahkan menjadi tugas-tugas yang dapat diwujudkan secara tuntas
HIRARKI MISI ORGANISASI Misi Perusahaan : menjalankan pabrikasi dunia yang terdiversifikasi, tumbuh dan menguntungkan dalam komponen, peralatan dan sistem elektronik. . . Misi Manajemen Operasi/Produksi : menghasilkan produk yang konsisten dengan misi perusahaan sebagai pabrikan berbiaya rendah. . . Misi Manajemen Mutu : mencapai mutu yang konsisten dengan misi perusahaan. . . Misi Desain Produk : memimpin dalam kompetensi riset dan rekayasa di semua bidang bisnis utama. . . Misi Desain Proses : Misi Desain Tata Letak: Misi Seleksi Lokasi : Misi SDM: Misi Manajemen Rantai Pasokan: Misi Pemeliharaan : mencapai pemanfaatan fasilitas dan peralatan yang tinggi dengan pemeliharaan yang efektif dan perbsaikan yang cepat
STRATEGI MANAJEMEN OPERASIONAL Pertumbuhan Perkenalan § § § § Desain dan pengembangan produk sangat penting Perubahan produk dan proses perubahan desain Kelebihan kapasitas Proses produksi pendek Keahlian tenaga kerja tinggi Biaya produksi tinggi Perhatian pada kualitas o o o Peramalan sangat penting Produksi dan proses reliabel Perbaikan produk yg kompetitif Meningkatkan kapasitas Perubahan ke arah orientasi produk Peningkatan distribusi Kedewasaan Penurunan a. Standarisasi b. Perubahan produk c. Kapasitas optimal d. Meningkatkan stabilitas proses pabrikasi e. Rendahnya keahlian tenaga kerja f. Perhatian pada perbaikan dan penurunan biaya produksi g. Pemeriksaan kembali kebutuhan desain 1. Diferensiasi produk kecil 2. Meminimalkan biaya 3. Kelebihan kapasitas dalam industri 4. Memangkas jalur-jalur yg tidak menghasilkan keuntungan 5. Pengurangan kapasitas
KONTRIBUSI MANAJEMEN OPERASI TERHADAP STRATEGI Keputusan. Contoh • • • kualitas Produk Proses Lokasi Tata Letak SDM Rnt Supplai Persediaan Penjadwlan Pmeliharan Strategi Keunggulan • Inovasi produk baru (Sony) : Desain • Kemampuan pasar (Compaq) : Volume • Pelayanan praktis (SA) : HARGA • Garansi makan siang 5 mnt (Pizza): cpt • Pasti tepat waktu (Fedex) : andal • Sistem pembakaran (Motorolla) : konfirm • Penyetara (Motorolla) : kinerja • Layanan purna jual (IBM) : PURNA JUAL • Lini reksa dana (Fsec): LINI PRODUK Diferen Fokus Biaya
BISNIS DOMESTIK BERKEMBANG MENJADI BISNIS INTERNASIONAL � Globalisasi berarti semakin menipisnya batas-batas antar negara karena kemajuan teknologi terutama bidang komunikasi & informasi � Ditandai dengan adanya AFTA 2003, APEC 2010 negara maju dan tahun 2020 negara berkembang � Konsumen bisa memilih berbagai alternatif barang dan jasa dengan harga yang murah � Produsen akan memicu persaingan yang kompetitif dan menjadi ancaman terhadap produk-produk luar negeri sehingga bisa bersaing
BISNIS DOMESTIK BERKEMBANG MENJADI BISNIS INTERNASIONAL 1. Mengurangi biaya (upah, pajak, tarif dll) 2. Memperbaiki rantai pasokan (supply chain) 3. Menghasilkan produk yang lebih baik 4. Mendapatkan pasar baru 5. Belajar untuk memperbaiki operasional 6. Menjawab tantangan bisnis global
ALASAN BISNIS GLOBAL � Bisnis Internasional – transaksi lintas batas � Bisnis Multinasional – fasilitas bisnis di lebih dari satu negara � Bisnis Global – operasi terintegrasi dari beberapa negara dan melihat dunia sebagai pasar tunggal � Bisnis transnational – mencari kombinasi dari benefit efisiensi skala global dengan benefit pertanggung-jawaban lokal
ALASAN BISNIS GLOBAL Pencapaian Bisnis Global dengan empat pertimbangan: � � Desain produk global Desain proses & teknologi global Analisis lokasi pabrik global Perhatikan etika dan budaya Syarat Untuk. Bisnis Global : � � Harus memenuhi semua standar, peraturan yang berlaku di setiap negara yang dituju Harga harus dapat bersaing (low price) Harus memenuhi selera pemebeli di negara tujuan Berkualitas: memenuhi semua standar yang berlaku, memenuhi spesifikasi pembeli dan lulus pengecekan yang telah ditetapkan.



















