PERTEMUAN 6 IDENTIFIKASI MASALAH PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN a































- Slides: 31
PERTEMUAN 6 IDENTIFIKASI MASALAH PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN a). Pengertian masalah dalam program penyuluhan pertanian b). Proses identifikasi masalah program penyuluhan pertanian ANDI AMRAN ASRIADI, SP. , M. Pd. , MP. FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
TUJUAN PEMBELAJARAN AGAR MAHASISWA MAMPU MEMAHAMI DAN MENJELASKAN: “PENGERTIAN MASALAH DAN PROSES IDENTIFIKASI MASALAH PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN”
PENDAHULUAN Balai Penyuluhan Pertanian adalah sebuah lembaga atau instansi yang dibentuk oleh pemerintah untuk membantu para petani dalam menyelesaikan berbagai masalah usahataninya guna meningkatkan produksi komoditas pertanian dan mengurangi ketergantungan terhadap Komoditas pertanian impor.
Penyuluhan dapat diartikan sebagai proses perubahan perilaku (pengetahuan, sikap dan keterampilan) dikalangan masyarakat agar mereka tahu, mau dan mampu melaksanakan perubahan-perubahan demi tercapainya peningkatan produksi, pendapatan atau keuntungan dan perbaikan kesejahteraan keluarga atau masyarakat yang ingin dicapai melalui pembangunan pertanian.
Program penyuluh pertanian merupakan langkah-langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan wilayah. Komponen instrument-nya sudah jelas yaitu: adanya potensi wilayah, program dan yang terpenting adalah mengakomodasi dengan aspirasi petani. Penyuluhan pertanian merupakan salah satu bentuk pembangunan pertanian di suatu wilayah melalui pelaksanaan program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sasaran dengan tujuan agar masyarakat sasaran ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, kegiatan peyuluhan pertanian harus mampu menciptakan kesadaran petani akan pentingnya partisipasi mereka dalam kegiatan pembangunan pertanian di Indonesia. -- Instrumen penelitian adalah merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengumpulkan data atau informasi yang bermanfaat untuk menjawab permasalahan suatu penelitian.
A. PENGERTIAN MASALAH PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN Saya akan menjelaskan definisi masalah adalah segala sesuatu yg dapat menghambat tercapainya tujuan. Dari pengertian diatas menjelaskan bahwa pengertian masalah ini jelas bahwa masalah berhubungan erat tujuan. Dalam suatu program penyuluhan pertanian, umumnya uraian tentang tujuan diuraikan terlebih dahulu. Gambaran masalah program secara sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut: …………….
LANJUTAN……. . “Kondisi dalam suatu wilayah, terutama tanah dan iklim sangat menentukan pada usaha tani dan jenis usahatani yg dilakukan, Contohnya: Suatu wilayah memiliki potensi jenis tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) dengan curah hujan merata sepanjang tahun. Pada daerah tersebut akan dikembangkan komoditas tertentu, seperti kedelai dan jagung, Produktivitas hasil yg telah dicapai tergolong rendah karena jenis tanah ini relatif kurang subur, serta curah hujan yg kurang cocok. Dikembangkannya komoditas jagung dan kedelai memiliki tujuan tertentu, yakni peningkatan, produktivttas dari 10 kuintal biji jagung menjadi 15 kuintal jagung serta dari 1, 0 ton menjadi 1, 5 ton kedelai. Tujuan ini dapat terwujud apabila hambatan tanah dan iklim dapat diatasi, agar produktivitas hasil kedelai/jagung dapat meningkat. Hambatan ini dikenal dengan masalah: “Masalah dalam program penyuluhan berhubungan erat tujuan dalam program penyuluhan pertanian”
B. KENDALA DAN MASALAH Perbedaan Kendala dan Masalah tergantung pada pemecahan hambatan. Jika hambatan dapat dipecahkan secara individual disebut masalah. Sebaliknya jika tidak dapat dipecahkan secara individual disebut kendala.
MASALAH SUATU KEGIATAN TEKNIS Masalah teknis: jenis hambatan berkaitan dengan kemampuan petani (perilaku) dalam menerapkan teknologi baru EKONOMI Masalah ekonomi: masalah berkaitan dengan kemampuan petani dlm membiayai teknologi baru seperti biaya saprotan, dan kredit SOSIAL Masalah sosial: hambatan pada petani untuk menerapkan suatu teknologi baru yg berkaitan dengan masyarakat sekitar. Contohnya: Tanggapan masyarakat terdapat inovasi, norma 2 x yg berlaku dan sebagainya
Masalah suatu kegiatan atau usaha tani dapat menganggu atau menghambat pencapaian tujuan yg diinginkan. Oleh sebab itu hambatan perlu dipecahkan agar suatu kegiatan dan usaha tani dapat terlaksana secara sempurna sehingga tujuan dapat terwujud. Masalah juga dapat dirumuskan segala sesuatu yg dapat menghambat atau menghalangi tercapainya tujuan yg telah dirumuskan/ direncanakan dalam program penyuluhan. Atau usaha tani di rencanakan.
C. MASALAH USAHA TANI Dalam suatu program intensifikasi usaha tani, pemerintah menggunakan pendekatan teknologi anjuran yaitu Pasca Usaha Tani Atau Sapta Usaha. Pasca usaha ajuran dalam bidang usaha tani tanaman pangan atau perkebunan mencakupi yaitu: 1. Penggunaan benih / Bibit Unggul - IR-64 slama paling tdk 4 musim berturut -turut. . 2. Pemupukan berimbang (N, P, dan K) 3. Pengolahan Tanah 4. Pengairan 5. Perawatan tanaman dan pemberantasan hama dan penyakit.
Masalah yg dihadapi adalah petani belum / tidak mengikuti teknologi ajuran dari pemerintah. Mengapa demikian terjadi…. ? Terus beberapa kemungkinan penyebabnya adalah: 1. Petani belum tahu keunggulannya, tidak tahu cara menggunakannya atau tidak yakin benih unggul, halini disebut faktor teknis. 2. Petani belum menggunakan benih unggul karena benih harganya mahal atau benih terbatas, hal ini dikenal faktor ekonomis. 3. Masyarakat Tani sekitanya kurang respons terhadap teknologi anjuran karena benih unggul kurang sesuai, hal ini disebut faktor sosial.
Dengan demikian dijelaskan, masalah penggunaan benih unggul anjuran, boleh jadi karena faktor teknis, sosial, atau gabungan ketiga faktor tersebut. Dalam ketiga faktor tersebut dapat menjadi penghambat. Sebagai penyuluh pertanian untuk mengindentifikasi suatu masalah berkaitannya dengan intensifikasi tersebut atau kegiatan yg direncanakan. Kita sebagai Penyuluh dapat menentukan hambatan yg dialami sekaligus menentukan urutan prioritas masalah yg dihadapi. Dengan demikian dapat ditentukan secara akurat solusi pemecahannya.
GAMBAR: SISTEMATIS HUBUNGAN ANTARA ANJURAN, PRODUKTIVITAS LAHAN DAN MASALAH USAHA TANI Sekarang PRODUKTIVITAS PRODUK 4 TON GKG /Ha Proses Teknologi PROSES USAHA ANJURAN MASALAH YG MUNCUL: v TEKNIS v EKONOMI v SOSIAL Yang Di Harapkan TUJUAN PRODUKTIVITAS MENJADI 5 TON / GKG / Ha
Dari gambar di atas menjelaskan tampak bahwa melalui teknologi Pasca Usaha Anjuran Merupakan sarana untuk mencapai tujuan Idensifikasi Padi yaitu peningkatan produktivitas hasil dapat dicapai. Hambatan/masalah mengapa tdk di terapkan teknologi perlu di identifikasi sehingga peningkatan produktivitas hasil sebesar 5, 5 ton/h DPT tercapai. Jadi masalah yg dihadapi bersifat spesifik, artinya kepada jenis kegiatan usaha tani yg direncanakan, teknologi anjuran maupun tujuan yg diterapkan. “Masalah suatu kegiatan atau usaha tani bersifak spesifik, antara satu usaha tani/ kegiatan dengan yg lainnya berbeda-beda”.
B. PROSES IDENTIFIKASI MASALAH PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN
B. PROSES IDENTIFIKASI MASALAH PROGRAM PENYULUHAN PERTANIAN Setelah anda tahu apa itu masalah suatu kegiatan atau usaha tani yg berkaitan dengan penyusunan programa penyuluhan, selanjutnya saya akan menjelaskan bagaimana anda memahami proses identifikasi masalah program penyuluhan yg akan dilakukan Dalam kegiatan belajar ini akan saya akan bahas tentang hal-hal yang berhubungan dengan proses identifikasi masalah bagi penyusunan programa penyuluhan pertanian, khususnya WKBPP (Wilayah Kerja Balai Penyuluhan Pertanian)
Uraian materi ini yaitu sebagai berikut: A. B. C. D. Proses pengampilan data Daftar pertanyaan Analisis Data Uji Prioritas Masalah
A. PROSES PENGAMPILAN DATA Dalam proses pengambilan data masalah suatu usaha tani / kegiatan melalui: 1. Pemberian informasi tentang pengambilan data 2. Persiapan alat bahan, terutama alat wawancara/kuisioner 3. Penentuan metode pengambilan data (Samplling) 4. Uji Keputusan Kuisioner 5. Penentuan Sampel / Sampling 6. Wawancara dan Pengamatan / Pengambilan Data 7. Pengumpulan, Pengolahan dan Analisis, Dan Interprestasi Data.
B. DAFTAR PERTANYAAN Daftar pertanyaan adalah untuk menggali masalah usaha tani / kegiatan, bersifat spesifik yakni berdasarkan komoditas, waktu, sekaligus hal perlu di sesuaikan dengan program pembangunan di WKBPP (Wilayah Kegiatan Balai Penyuluhan Pertanian) tersebut. Contoh: Pada tahun anggaran yg akan datang, berdasarkan data yang masuk akan mengembangkan komoditas pangan seperti Padi, Kedelai, dan Jagung pada Musim Tanam 1 (MT 1), dan Musim Tanam II (MT II).
DAFTAR PERTANYAAN Daftar pertanyaan dengan sistem pertanyaan tertutup, di mana setiap pertanyaan dilengkapi dengan sejumlah alternatif lembaran yang anda telah buat dilengkapi skor. Dengan cara ini, anda sebagai pewawancara dapat segera mengartikan responden, sekaligus mendapatkan skor/nilai. Penilaian dapat menggunakan berbagai skala pengukuran, seperti skala Bogardus dan Skala Likers yg di analisis seperti data kuantitatif.
TABEL SASARAN PRODUKTIVITAS USAHA No A. 1. 2. 3. B. 1. 2. 3. 4. 5. KOMODITAS MUSIM TANAM I Produktivitas AREAL (Ha) (Kw/Ha) MUSIM TANAM II Produktivitas AREAL (Ha) (Kw/Ha) Tanaman Pangan Padi - Sawah - Gogo - Dll Palawija - Jagung - Kedelai - Dll Hortikultura Non Tanaman Pangan Ayam Buras Kambing/Domba Sapi Ikan Dll ………… Ekor ………… Ekor …… Daging …. Kg …… Liter / Ekor ……. Kg /m 2 NILAI JUAL (Rp)
CONTOH DAFTAR PERTANYAAN
No Jenis Pertanyaan 1. Penggunaan Benih Unggul A. Gawat (G) (Berkaitan dengan aspek kerugian yg dapat ditumbuhkan) Alternatif Jawaban Skor Keterangan a. b. c. d. e. Sangat Merugikan Cukup Merugikan Kurang Merugikan Tidak Merugikan 4 3 2 1 0 Aspek Teknis Adakah 2. factor ekonomi (harga, ketersediaan dll), penggunaan benih unggul mis. Tembakau dan sebagainya merupakan penyebab kerugian a. b. c. d. e. Sangat Merugikan Cukup Merugikan Kurang Merugikan Tidak Merugikan 4 3 2 1 0 Aspek Ekonomis 3. Dilihat karakteristik benih unggul (tembakau) yg dianjurkan merupakan sesuatu yg merugikan? a. b. c. d. e. Sangat Merugikan Cukup Merugikan Kurang Merugikan Tidak Merugikan 4 3 2 1 0 Aspek Sosial Menurut Bapak / Ibu: 1. Apakah factor teknis dan menggunakan benih unggul (Tembakau) sesuatu yg menyebabkan kerugian besar?
No Jenis Pertanyaan B. Mendesak (M) (Berkaitan dengan ketersediaan waktu, penyelesaian masalah tersebut) Menurut Bapak / Ibu: 1. Apakah pengetahuan pengaturan dan keterampilan teknis, penggunaan benih unggul (Tembakau), Sesuatu yg segera diselesaikan? 2. Apakah aspek ekonomi (harga, tersedia, dan lain 2 x) benih unggul, merupakan hal patut diselesaikan? Alternatif Jawaban Skor Keterangan
No C. Jenis Pertanyaan Penyebaran (P) (Berkaitan dengan kebenaran masalah tersebut dalam masyarakat-tani setempat) Alternatif Jawaban Menurut Bapak / Ibu: 1. Apakah teknis menggunakan benih a. unggul, tembakau menjadi hambatan yg b. dialami masyarakat sekitar? c. d. e. nakan lam Adakah 2. a. unggul tembakau masalah dan harga ketersediaan dialami masyarakat? b. c. d. e. 3. Apakah tanggapan masyarakat dlm a. menggunakan benih unggul (tembakau) anjuran menjadi hambatan masyarakat? b. c. d. e. Skor Keterangan Seluruh Masyarakat Sebagian Besar Masyarakat Setengah Masyarakat Sebagian Kecil Masyarakat Tidak Ada 4 3 2 1 0 Aspek Teknis Menyebar ke seluruh masyarakat Menyebar ke sebagian masyarakat Menyebar ke setengah masyarakat Menyebar ke sebagian kecil masyarakat Tidak Ada 4 Aspek Ekonomis Menyeluruh anggota masyarakat Menyebar ke sebagian besar masyarakat Menyebar sebagian masyarakat Menyebar ke sebagian kecil masyarakat Tidak Ada 4 3 2 1 0 Aspek Sosial
C. ANALISIS DATA Setelah kita wawancara dilakukan maka data tersebut yg diatas data di proses. Data yg diperoleh diharapkan dapat diolah dan di analisis. Pengolahan data secara singkat nantinya disini. Dengan pola yg sama pertanyaan dilanjutkan dengan teknologi pasca usaha anjuran lainnya. Seperti penggunaan benih, pupuk berimbang (NPK), (Untuk Mis: Tembakau). Dengan cara ini satu komoditas terdapat sejumlah 5 x 9 buah pertanyaan = (45 buah pertanyaan)
1. Dengan pola yg sama, susun pertanyaan seperti tabel diatas, berkaitan dengan teknologi anjuran lainnya yaitu pemupukan berimbang, pemberantasan hama dan penyakit/perawatan tanaman, pengolahan tanah, dan pengairan. 2. Skor dibuat dengan rentang yg sama, yakni 0 -4. Dengan demikian, total skor maksimal suatu teknologi pascausaha anjuran adalah 4 x 45 =180 3. Tentukan skor masalah. Skor masalah yg dicapai dihitung setiap teknologi anjuran, selanjutnya dihitung atas dasar rata dari responden nantinya.
Pesanku: Masalah Adalah Cara Tuhan Tuk Membuatmu Dewasa, Jangan Lari Darinya Tapi Hadapilah. Tetaplah Bersabar Dan Ikhlas. Hadapi Dengan Kejujuran Dan Penuh Tanggung Jawab, Pertolongan Allah SWT Pasti Datang. Amien. Asriadi n a r m A i And 1983 08525521 Salam Sukses Anak Bugis Makassar Bisa Tonji Disini….
Sukses Tak Butuh Alasan Hanya Butuh Perjuangan Jika Ingin Sukses. Keluarlah Dari Zona Nyaman MU. Salam Sukses.
TERIMA KASIH DAN SELAMAT BELAJAR































