KAPANG DAN KHAMIR SEL KAPANG Sifat sel kapang

  • Slides: 19
Download presentation
KAPANG DAN KHAMIR

KAPANG DAN KHAMIR

SEL KAPANG Sifat sel kapang dibawah mikroskop berbeda (menurut strain dan spesiesnya) bila dideteksi

SEL KAPANG Sifat sel kapang dibawah mikroskop berbeda (menurut strain dan spesiesnya) bila dideteksi menggunakan preparat hidup dan preparat mati (preparat awetan).

KOLONI KAPANG Spora, hifa atau miselium kapang akan tumbuh normal pada medium standar. Satu

KOLONI KAPANG Spora, hifa atau miselium kapang akan tumbuh normal pada medium standar. Satu spora, sepotong hifa, atau sepotong miselium akan tumbuh menjadi suatu koloni kapang. Sifat-sifat koloni kapang berbeda-beda menurut strain dan spesiesnya.

Sifat koloni kapang 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Bentuk koloni

Sifat koloni kapang 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Bentuk koloni (sirkel, tidak teratur). Tepi koloni (rata, rhizoid, berambut). Elevasi koloni ( cembung, lempeng, pipih, gunung, bukit). Kilap koloni (cemerlang, kusam). Tembus cahaya (transparan, translusen). Permukaan (beludru, halus, kasar) Berlendir atau tidak Ada titik-titik air atau tidak. Warna (beberapa warna dalam suatu koloni, hijau, hitam, putih, kuning, coklat muda, coklat tua, merah, orange).

PREPARAT ULAS (MATI) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Tujuan: untuk

PREPARAT ULAS (MATI) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Tujuan: untuk mengidentifikasi morfologi pertumbuhan kapang Prosedur: Disiapkan alat dan bahan Dipijarkan kawat ose bulat diatas bunsen U: Ulas Diambil koloni kapang K: Kapang Diletakkan diatas object glass M: Methylen blue Difiksasi Ditetesi methylen blue Ditunggu 1 menit Dibilas dengan aquadest Diamati di bawah mikroskop dengan perbesaran 10 x dan 40 x.

Koloni Kapang

Koloni Kapang

SEL KHAMIR Sifat sel khamir yang tampak di bawah mikroskop berbeda-beda (tergantung strain dan

SEL KHAMIR Sifat sel khamir yang tampak di bawah mikroskop berbeda-beda (tergantung strain dan spesiesnya) bila dideteksi memakai preparat hidup dan preparat mati (preparat awetan)

KOLONI KHAMIR Sel khamir tumbuh normal pada medium standar. Setiap sel khamir akan tumbuh

KOLONI KHAMIR Sel khamir tumbuh normal pada medium standar. Setiap sel khamir akan tumbuh menjadi satu koloni. Sifat-sifat koloni khamir berbeda-beda menurut strain dan spesiesnya

Sifat koloni khamir 1. Bentuk koloni (sirkel, tidak teratur). 2. Tepi koloni (rata, berduri,

Sifat koloni khamir 1. Bentuk koloni (sirkel, tidak teratur). 2. Tepi koloni (rata, berduri, rhizoid, berombak, berambut). 3. Elevasi koloni (cembung, lempeng, pipih, gunung, bukit). 4. Kilap koloni (cemerlang, opak). 5. Tembus cahaya (transparan, translusen). 6. Permukaan (halus, kasar). 7. Warna (putih, krem, merah, coklat).

PREPARAT NATIF (HIDUP) Tujuan: untuk mengidentifikasi morfologi pertumbuhan khamir Prosedur: 1. Disiapkan alat dan

PREPARAT NATIF (HIDUP) Tujuan: untuk mengidentifikasi morfologi pertumbuhan khamir Prosedur: 1. Disiapkan alat dan bahan 2. Dipijarkan kawat ose bulat di atas bunsen 3. Diambil koloni khamir 4. Diletakkan di atas object glass NA: Natif MIR: Khamir A: Aquadest 5. Ditetesi aquadest 6. Ditutup dengan cover glass 7. Diamati di bawah mikroskop dengan perbesaran 10 x dan 40 x.

Koloni Khamir

Koloni Khamir

INDIKATOR KAPANG KHAMIR Jumlah sel Multiseluler Uniseluler Miselium Nyata (sejati) Semu (sedikit) Reproduksi Spora

INDIKATOR KAPANG KHAMIR Jumlah sel Multiseluler Uniseluler Miselium Nyata (sejati) Semu (sedikit) Reproduksi Spora Tunas Lingkungan hidup Aerob Fakultatif anaerob Rhizopus sp. Saccharomyces sp. Aspergilus sp. Candida albicans Contoh

SLIDE CULTURE Tujuan: untuk mengetahui pertumbuhan kapang dalam aspek morfologi yang sempurna. Slide culture

SLIDE CULTURE Tujuan: untuk mengetahui pertumbuhan kapang dalam aspek morfologi yang sempurna. Slide culture versi 1 (PDA padat) 1. Disiapkan alat dan bahan 2. Diletakkan kertas saring di dalam cawan petri 3. Diletakkan penyangga di atas kertas saring 4. Diletakkan object glass di atas penyangga 5. Diletakkan PDA padat yang berbentuk kubus (1 x 1 x 1 cm 3) di atas object glass 6. Dipijarkan kawat ose lurus di atas bunsen

7. Diambil koloni kapang dan ditusukkan di keempat sisi PDA padat 8. Ditutup dengan

7. Diambil koloni kapang dan ditusukkan di keempat sisi PDA padat 8. Ditutup dengan cover glass 9. Ditetesi kertas saring dengan menggunakan aquadest hingga lembab 10. Diinkubasi selama 3 x 24 jam 11. Diamati pertumbuhan kapang

Slide Culture Versi Padat

Slide Culture Versi Padat

 Slide culture versi 2 (PDA cair) 1. Disiapkan alat dan bahan 2. Diletakkan

Slide culture versi 2 (PDA cair) 1. Disiapkan alat dan bahan 2. Diletakkan kertas saring di dalam cawan petri 3. Diletakkan penyangga di atas kertas saring 4. Diletakkan object glass di atas penyangga 5. Diletakkan 1 tetes PDA cair di atas object glass 6. Dipijarkan kawat ose bulat diatas bunsen 7. Diambil koloni kapang dan diletakkan di atas PDA cair 8. Ditutup dengan cover glass 9. Ditetesi kertas saring dengan menggunakan aquadest hingga lembab 10. Diinkubasi selama 3 x 24 jam 11. Diamati pertumbuhan kapang

Slide Culture Versi Cair

Slide Culture Versi Cair