Heat Transfer from Finned Surfaces Nimatut Tamimah, S. Si. , M. Sc. , Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya
Perpindahan Panas pada Sirip (Fin) • Kalor konduksi pada suatu benda kadang harus dibuang ke lingkungan sekitar melalui proses konveksi. Laju perpindahan panas konveksi menurut hukum Newton : • q = h A (Ts - T )
Perpindahan Panas pada Sirip (Fin) • Menurut rumus tersebut, ada beberapa kemungkinan usaha menambah laju perpindahan panas, yaitu : • mempertinggi harga h • memperbesar A • menurunkan T • Dari ketiga kemungkinan tersebut, yang lazim dipilih adalah memperbesar luas permukaan (extended surface).
Perpindahan Panas pada Sirip (Fin) Gambar Pemakaian Sirip Untuk Menambah Laju Perpindahan Panas Dari Dinding Datar a. dinding sederhana b. dinding bersirip
Jenis-jenis Konfigurasi Sirip (a) (b) (c) (d) (e) (f) (g) (h) (i) sirip longitudinal (memanjang) dengan profil siku-empat Tabung silinder dengan sirip berprofil siku-empat Sirip longitudinal dengan profil trapezoida Sirip longitudinal dengan profil parabola Tabung silinder dengan sirip radial berprofil siku-empat Tabung silinder dengan sirip radial berprofil kerucut terpotong Duri berbentuk silinder duri berbentuk kerucut terpotong duri berbentuk parabola
Perpindahan Panas pada permukaan sirip (Fin)
Applications in Daily Life Alat Penukar Panas Radiator Motor Bakar Pendingin Rangkaian Elektronik
Contoh! Sebuah sirip alumunium (k = 200 W/m. 0 C ) tebal 3 mm dan panjang 7, 5 mm terpasang pada dinding, suhu pada dasar 300 0 C, sedangkan suhu sekitar adalah 500 C, dan h = 10 W/m 2. 0 C, hitung kalor yang dilepaskan dari sirip itu per satuan kedalaman bahan ?
Kita dapat menggunakan metode penyelesaian kira-kira dengan menyambung sirip itu dengan suatu perpanjangan fiktif t/2 dan kemudian menghitung perpindahan kalor dari sirip yang ujungnya diisolasi Jika kedalaman sirip z >> t jadi, Untuk sirip yang ujungnya diisolasi, Untuk kedalaman 1 m, q = m k A θо tanh (m Lc)