Prosedur Proposal dan Skripsi ALUR PENGERJAAN SKRIPSI 1

  • Slides: 22
Download presentation
Prosedur Proposal dan Skripsi

Prosedur Proposal dan Skripsi

ALUR PENGERJAAN SKRIPSI 1. PENGAJUAN PROPOSAL 2. SEMINAR PROPOSAL 3. MASA PENGERJAAN SKRIPSI 6.

ALUR PENGERJAAN SKRIPSI 1. PENGAJUAN PROPOSAL 2. SEMINAR PROPOSAL 3. MASA PENGERJAAN SKRIPSI 6. SIDANG SKRIPSI 5. PENGAJUAN SIDANG SKRIPSI 4. PROGRES KEMAJUAN SKRIPSI 7. REVISI 8. YUDISIUM WISUDA GAGAL YUDISIUM

Pengajuan Sidang Proposal Skripsi � Diajukan setelah memenuhi syarat : Berkas : 1. Telah

Pengajuan Sidang Proposal Skripsi � Diajukan setelah memenuhi syarat : Berkas : 1. Telah mengambil MK Skripsi pada LIRS 2. Bukti telah meyelesaikan 120 SKS 3. Bukti telah meyelesaikan matakuliah metodologi penelitian Catatan : • Bila dinyatakan tidak lulus, maka mahasiswa/i melakukan sidang ulang dengan topik yang sama atau memilih topik yang lain. • Tanggal dimulainya pengerjaan skripsi adalah tanggal proposal dinyatakan lulus.

Sidang Proposal � Dalam Sidang proposal, mahasiswa diuji 3 dosen penguji (1 ketua dan

Sidang Proposal � Dalam Sidang proposal, mahasiswa diuji 3 dosen penguji (1 ketua dan 2 anggota) � Alokasi waktu merupakan wewenang Ketua Penguji (Tiap mahasiswa biasanya 1, 5 -2 jam. Dengan alokasi presentasi 15 -20 menit, sisanya tanya jawab).

SYARAT DOSEN PEMBIMBING � Jumlah Dosen Pembimbing: paling sedikit 1 orang dan paling banyak

SYARAT DOSEN PEMBIMBING � Jumlah Dosen Pembimbing: paling sedikit 1 orang dan paling banyak 2 orang Pembimbing II Dosen Aktif • Dosen yang berkompeten BUKAN Dosen luar biasa dengan topik SKRIPSI TIDAK SEDANG Tugas Belajar • BOLEH dosen luar biasa Memiliki Bidang Keahlian • BOLEH dosen dari luar sesuai dengan topik Skripsi jurusan/institusi • Memiliki jabatan fungsional minimal Asisten Ahli • •

ALTERNATIF PEMILIHAN TOPIK SKRIPSI Ditinjau dari Pustaka 1. Berbasis Paper: implementasi jurnal ilmiah bereputasi

ALTERNATIF PEMILIHAN TOPIK SKRIPSI Ditinjau dari Pustaka 1. Berbasis Paper: implementasi jurnal ilmiah bereputasi (IEEE, Science Direct, dll. ) 2. Berbasis Proyek: pengembangan perangkat lunak dengan teknologi terkini Ditinjau dari Cara Memperoleh 1. Tawaran Dosen 2. Inisiatif mahasiswa.

3. PERSETUJUAN PROPOSAL SKRIPSI � Batas pengajuan proposal skripsi maksimal minggu ke-4 / terakhir

3. PERSETUJUAN PROPOSAL SKRIPSI � Batas pengajuan proposal skripsi maksimal minggu ke-4 / terakhir setiap bulan � Proposal skripsi yang sudah diajukan akan dijadwalkan oleh jurusan untuk diseminarkan pada minggu pertama dan kedua pada setiap bulannya. � Proposal skripsi yang dinyatakan lulus berhak untuk dilanjutkan ke tahapan pengerjaan skripsi � Apabila proposal skripsi ditolak maka mahasiswa yang bersangkutan harus membuat ulang proposal dengan topik/pembahasan yang berbeda � Apabila proposal skripsi diterima dengan revisi maka mahasiswa yang bersangkutan melakukan revisi sesuai saran yang diberikan bersama dosen pembimbing terkait dan dosen penguji.

3. PERSETUJUAN PROPOSAL SKRIPSI � Hasil Sidang Proposal: STATUS KETERANGAN OK Proposal disetujui REVISI

3. PERSETUJUAN PROPOSAL SKRIPSI � Hasil Sidang Proposal: STATUS KETERANGAN OK Proposal disetujui REVISI Proposal disetujui setelah dilakukan revisi*) DITOLAK Proposal ditolak dan harus mengusulkan proposal dengan topik/pembahasan baru *) Mahasiswa dengan status proposal REVISI harus mengumpulkan kembali proposal yang telah direvisi ke Administrasi Jurusan.

4. MASA PENGERJAAN SKRIPSI LAMA PENGERJAAN BIMBINGAN • Paling sedikit : 3 bulan. •

4. MASA PENGERJAAN SKRIPSI LAMA PENGERJAAN BIMBINGAN • Paling sedikit : 3 bulan. • Paling lama : 1 tahun. Jika lewat 1 tahun harus mengajukan judul baru • MINIMAL : 6 kali. (Dihitung setelah proposal diterima). • Mengisi “Kartu Bimbingan”

4. MASA PENGERJAAN SKRIPSI PROGRES KEMAJUAN SKRIPSI • MINIMAL : 2 kali tiap semester.

4. MASA PENGERJAAN SKRIPSI PROGRES KEMAJUAN SKRIPSI • MINIMAL : 2 kali tiap semester. (Dihitung setelah proposal diterima). • Terjadwal untuk tiap mahasiswa yang telah seminar proposal • Mengisi “Kartu Progres Kemajuan Skripsi”

5. PENGAJUAN SIDANG SKRIPSI � Diajukan setelah memenuhi syarat pengerjaan SKRIPSI. Berkas : 1.

5. PENGAJUAN SIDANG SKRIPSI � Diajukan setelah memenuhi syarat pengerjaan SKRIPSI. Berkas : 1. Ceklis syarat pengajuan sidang skripsi 2. Telah mengikuti sidang proposal skripsi Catatan : • Untuk melaksanakan sidang skripsi mahasiswa/i harus sudah mengikuti minimal 2 kali progres kemajuan skripsi dalam 1 semester. • Bila dinyatakan tidak lulus, maka mahasiswa/i melakukan sidang ulang dalam waktu < 1 bulan. • Bila setelah melakukan sidang ulang masih belum dinyatakan lulus, maka mahasiswa/i tersebut wajib mengajukan proposal ulang dengan tema penelitian yang baru.

6. SIDANG SKRIPSI � Dalam Sidang Skripsi, mahasiswa diuji 3 dosen penguji (1 ketua

6. SIDANG SKRIPSI � Dalam Sidang Skripsi, mahasiswa diuji 3 dosen penguji (1 ketua dan 2 anggota) yang merupakan penguji pada sidang proposal. � Alokasi waktu merupakan wewenang Ketua Penguji (Tiap mahasiswa biasanya 1, 5 -2 jam. Dengan alokasi presentasi 15 -20 menit, sisanya tanya jawab dan demo program). � Laporan yang disidangkan adalah laporan Skripsi yang dikumpulkan pada saat pengajuan sidang Skripsi.

6. SIDANG SKRIPSI � Perlengkapan No. yang harus dibawa saat Sidang SKRIPSI: Perlengkapan 1.

6. SIDANG SKRIPSI � Perlengkapan No. yang harus dibawa saat Sidang SKRIPSI: Perlengkapan 1. 1 Laporan SKRIPSI untuk mahasiswa ybs. 2. PC/Laptop yang telah dipersiapkan untuk presentasi dan demo 3. Pakaian: q Bawahan gelap, baju kemeja putih, lengan panjang dan tidak transparan, berdasi (PRIA), menggunakan jas almamater. q Pria diperbolehkan memakai jas / batik. q Wanita diperbolehkan memakai pakaian formal nasional (kebaya). 4. Artikel/paper yang menjadi rujukan dalam penulisan laporan Skripsi

7. REVISI SKRIPSI � Revisi Skripsi harus diselesaikan ke dosen penguji dan pembimbing dalam

7. REVISI SKRIPSI � Revisi Skripsi harus diselesaikan ke dosen penguji dan pembimbing dalam jangka waktu maksimal 1 bulan setelah sidang, atau sebelum yudisium. � Mahasiswa dapat mencetak laporan Skripsi final jika sudah mendapat tanda tangan bebas revisi dari dosen penguji dan dosen pembimbing. � Mahasiswa yang tidak melakukan revisi dalam waktu yang ditentukan oleh dosen penguji akan mendapat sanksi: ◦ >1 bulan : Apabila nilai awal A menjadi A- (1 grade di bawah nilai awal) ◦ >2 bulan : Apabila nilai awal A menjadi B (2 grade di bawah nilai awal) ◦ >3 bulan : Apabila nilai awal A menjadi C (4 grade di bawah nilai awal) ◦ >4 bulan : Apabila nilai awal A menjadi D (5 grade di bawah nilai awal) dan DIBATALKAN status kelulusannya.

8. YUDISIUM � Mahasiswa dapat mengajukan diri sebagai calon wisudawan melalui yudisium, dengan melengkapi

8. YUDISIUM � Mahasiswa dapat mengajukan diri sebagai calon wisudawan melalui yudisium, dengan melengkapi syarat yudisium di jurusan (hub bagian administrasi jurusan). � Lulus � Jika Sidang Skripsi BELUM TENTU lulus yudisium. tidak dapat melengkapi persyaratan yudisium, maka mahasiswa tidak dapat diwisuda pada periode wisuda saat itu dan harus menunggu periode wisuda berikutnya.

8. Yudisium �Pengecekan prasyarat wisuda ◦ Tugas Akhir ◦ Jumlah SKS ◦ Nilai TOEFL

8. Yudisium �Pengecekan prasyarat wisuda ◦ Tugas Akhir ◦ Jumlah SKS ◦ Nilai TOEFL (di syarat pengajuan sidang) ◦ Data diri, dll.

KALENDER TA GENAP 2018/2019 � Sidang Skripsi Reguler � Seminar : Minggu ke-3 dan

KALENDER TA GENAP 2018/2019 � Sidang Skripsi Reguler � Seminar : Minggu ke-3 dan ke-4 setiap bulan Proposal Reguler : Minggu ke-1 dan ke-2 setiap bulan � Yudisium Jurusan : Terjadwal � Yudisium Institut : Terjadwal � Deadline pengumpulan persyaratan maju sidang: minggu ke-2 setiap bulan � Sidang Skripsi bisa dilakukan sewaktu-waktu sebelum jadwal reguler diatas, jika memang ada alasan khusus dan sudah memenuhi masa minimum pengerjaan skripsi (3 bulan).

Jadwal Proposal Skripsi � Tiap bulan ada (tentative) � Periode Awal : Pengumpulan proposal

Jadwal Proposal Skripsi � Tiap bulan ada (tentative) � Periode Awal : Pengumpulan proposal minggu ke-4 / terakhir setiap bulan, diseminarkan pada minggu ke-1 dan ke-2 setiap bulan � Apabila melakukan pendaftaran melewati batas waktu yang telah ditentukan maka akan dijadwalkan pada periode bulan berikutnya.

KASUS-KASUS KHUSUS SELAMA PROSES SKRIPSI (1) Q: PENGGANTIAN JUDUL / PEMBIMBING SKRIPSI SEBELUM SEMINAR

KASUS-KASUS KHUSUS SELAMA PROSES SKRIPSI (1) Q: PENGGANTIAN JUDUL / PEMBIMBING SKRIPSI SEBELUM SEMINAR PROPOSAL A: DIPERBOLEHKAN SELAMA PROPOSAL YANG TERBARU DIKUMPULKAN KE ADMINISTRASI JURUSAN

KASUS-KASUS KHUSUS SELAMA PROSES SKRIPSI (2) Q: PENGGANTIAN JUDUL SKRIPSI SETELAH PROPOSAL DISETUJUI OLEH

KASUS-KASUS KHUSUS SELAMA PROSES SKRIPSI (2) Q: PENGGANTIAN JUDUL SKRIPSI SETELAH PROPOSAL DISETUJUI OLEH JURUSAN (PROPOSAL BERSTATUS “OK”) A: TIDAK DIPERBOLEHKAN. PENGGANTIAN JUDUL HANYA BOLEH DILAKUKAN OLEH PERSETUJUAN FORUM DOSEN (SIDANG). SOLUSINYA, JUDUL BISA DIREVISI SETELAH SIDANG SKRIPSI DENGAN REKOMENDASI PEMBIMBING DAN DISETUJUI OLEH PENGUJI.

KASUS-KASUS KHUSUS SELAMA PROSES SKRIPSI (3) Q: PEMBATALAN SKRIPSI SETELAH PROPOSAL DISEMINARKAN dan DISETUJUI

KASUS-KASUS KHUSUS SELAMA PROSES SKRIPSI (3) Q: PEMBATALAN SKRIPSI SETELAH PROPOSAL DISEMINARKAN dan DISETUJUI OLEH JURUSAN (PROPOSAL BERSTATUS “OK”) A: DIPERBOLEHKAN DENGAN SYARAT MENGISI FORM PEMBATALAN SKRIPSI YANG BERISI ALASAN PEMBATALAN DAN TANDA TANGAN PERSETUJUAN PEMBATALAN OLEH DOSEN PEMBIMBING. SETELAH PEMBATALAN, PROSES SKRIPSI DIMULAI LAGI DARI AWAL (PENGAJUAN PROPOSAL BARU)

KASUS-KASUS KHUSUS SELAMA PROSES SKRIPSI (4) Q: PENGGANTIAN DOSEN PEMBIMBING SKRIPSI SETELAH PROPOSAL DISEMINARKAN

KASUS-KASUS KHUSUS SELAMA PROSES SKRIPSI (4) Q: PENGGANTIAN DOSEN PEMBIMBING SKRIPSI SETELAH PROPOSAL DISEMINARKAN (PROPOSAL BERSTATUS “OK”) A: TIDAK DIPERBOLEHKAN. SOLUSINYA AJUKAN PROPOSAL ULANG DENGAN PEMBIMBING YANG BARU DENGAN SYARAT MENGISI FORM PEMBATALAN SKRIPSI YANG BERISI ALASAN PEMBATALAN DAN TANDA TANGAN PERSETUJUAN PEMBATALAN OLEH DOSEN PEMBIMBING.