DASAR EPIDEMIOLOGI Fitria Dewi Puspita Anggraini Fakultas Kesehatan


















- Slides: 18
DASAR EPIDEMIOLOGI Fitria Dewi Puspita Anggraini Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro Semarang 2020
Topik Pembahasan 1. Definisi 2. Elemen 3. Jenis 4. Peranan 5. Ruang Lingkup 6. Tokoh Sejarah 7. Peristiwa Bersejarah 8. Teori Perkembangan 9. Bidang kajian
DEFINISI EPIDEMIOLOGI q Epidemiologi bagian dari Ilmu Kesehatan Masyarakat terhadap masalah kesehatan, baik penyakit maupun non penyakit, yang terjadi dalam masyarakat. q Secara etimologis, epidemiologi berasal dari bahasa Yunani, Epi = upon (pada/tentang), demos = people (penduduk/masyakarat) dan logia = logos = knowledge (ilmu pengetahuan). Sehingga epidemiologi berarti ilmu mengenai kejadian yang menimpa penduduk.
üPada saat ini, epidemiologi diartikan sebagai ilmu tentang frekuensi masalah kesehatan (jumlah); distribusi (penyebaran) masalah kesehatan; dan determinan (faktor penentu) masalah kesehatan masyarakat, yang bertujuan untuk pembuatan perencanaan (development) serta pengambilan keputusan dalam menanggulangi masalah kesehatan.
ELEMEN EPIDEMIOLOGI Masalah Kesehatan Populasi Pendekatan Ekologi
JENIS EPIDEMIOLOGI q Epidemiologi Deskriptif (descriptive epidemiology) penelitian yang mempelajari frekuensi dan distribusi masalah kesehatan tanpa membutuhkan jawaban mengenai faktor penyebab yang mempengaruhi frekuensi, penyebaran dan munculnya masalah kesehatan tersebut. Epidemiologi ini hanya menjawab pertanyaan siapa (who), di mana (where) dan kapan (when), tetapi tidak menjelaskan kenapa (why) timbul masalah kesehatan tersebut.
JENIS EPIDEMIOLOGI q Epidemiologi analitik (analytic epidemiology) penelitian yang menganalisis faktor penyebab (determinan) masalah kesehatan. Epidemiologi analitik memberikan jawaban terhadap faktor penyebab (why) untuk dianalisis dengan akibat yang ditimbulkan.
JENIS EPIDEMIOLOGI q Epidemiologi eksperimental penelitian yang dilakukan dengan melakukan percobaan atau eksperimen untuk membuktikan bahwa suatu faktor menjadi penyebab terjadinya penyakit.
PERANAN EPIDEMIOLOGI Menurut Valanis, peran tersebut dapat dijabarkan dalam 7 peran utama, yaitu : 1. Investigasi etiologi penyakit 2. Identifikasi faktor resiko 3. Identifikasi sindrom dan klasifikasi penyakit 4. Melakukan diagnosa banding dan perencanaan pengobatan 5. Surveilans status kesehatan penduduk 6. Diagnosis komunitas dan perencanaan pelayanan kesehatan 7. Evaluasi pelayanan kesehatan dan intervensi kesehatan masyarakat
RUANG LINGKUP EPIDEMIOLOGI Etiologi (etiology) Efikasi (efficacy) Efektifitas (effectiveness) Efisiensi (efficiency) Evaluasi (evaluation) Edukasi (education)
TOKOH SEJARAH EPIDEMIOLOGI • • • Hippocrates Galen Thomas Sydenham Antonio Van Leuwenhoek Robert Koch Max Van Patternkofer Jhon Snow Percival Pott James Lind Doll dan Hill
PERISTIWA BERSEJARAH EPIDEMIOLOGI Ø Wabah Diare di London Kasus klasik penyakit kholera terjadi pada tahun 1854 di London. Tercatat 500 orang meninggal dunia karena wabah kholera. John Snow meneliti bahwa wabah tersebut disebabkan oleh sesuatu yang ada dalam sumber air yang berasal dari sumur pompa yang ada di tengah taman perumahan. John Snow mencabut handle sumur pompa tersebut, sehingga orang tidak lagi memanfaatkan air sumur tersebut untuk keperluan sehari-hari. Saat ini pula, wabah diare dihentikan.
PERISTIWA BERSEJARAH EPIDEMIOLOGI Ø Rubella Wabah yang sangat luas terjadi di AS pada tahun 1935, 1943 dan 1964 dan di Australia pada tahun 1940. sebelum vaksin rubella diizinkan beredar pada tahun 1969, puncak insidensi rubella terjadi di AS setiap 6 -9 tahun sekali. Selama tahun 1990 -an, insidensi rubella di AS menurun dengan drastis. Virus rubella bertahan pada orang yang tidak diimunisasi.
PERISTIWA BERSEJARAH EPIDEMIOLOGI Ø Pandemi Cacar dan eradikasinya Penyakit paling mematikan di AS pada awal abad ke-17 adalah cacar. Dua dekade kemudian, Edward Jenner, seorang praktisi dari desa di Inggris, mendemonstrasikan kekebalan tubuh terhadap cacar pada sepuluh orang yang sebelumnya telah terkena penyakit cacar. Walaupun suratnya kepada Royal Society ditolak, dia tetap mempublikasikan monograf klasiknya pada tahun 1798 dan dikenal sebagai Bapak Vaksinasi.
TEORI PERKEMBANGAN EPIDEMIOLOGI Ø Tantangan zaman di mana terjadi perubahan masalah dan perubahan pola penyakit ØPerkembangan ilmu pengetahuan lainnya
BIDANG KAJIAN EPIDEMIOLOGI Epid Peny. Menular Epid. Peny. Tidak Menular Epid Klinis Epid Kependudukan Epid Pengelolaan Yankes Epid Ling dan Kes Kerja Epid Gizi Epid Perilaku Epid Kesehatan Jiwa Epid Genetika


















