PENGUKURAN KESEHATAN TM9 Fitria Dewi Puspita Anggraini Fakultas

























- Slides: 25
PENGUKURAN KESEHATAN (TM-9) Fitria Dewi Puspita Anggraini Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro 2019
Our Topics Cakupan Kunjungan Bayi Cakupan Desa UCI Our Topics Cakupan Pelayanan Anak Balita Cakupan Pemberian MP-ASI anak usia 6 -24 bulan keluarga miskin Our Topics Cakupan Balita Gizi Buruk Mendapatkan Pelayanan Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat
CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI • Cakupan kunjungan bayi adalah cakupan kunjungan bayi (umur 29 hari-11 bulan) di sarana pelayanan kesehatan (polindes, pustu, puskesmas, rumah bersalin, dan rumah sakit) maupun di rumah, posyandu, tempat penitipan anak, panti asuhan melalui kunjungan petugas. • Minimal 4 x kunjungan yaitu: 1) umur 29 hari – 3 bulan; 2) 3 -6 bulan; 3) 6 -9 bulan; 4) 9 -11 bulan. • Pelayanan kesehatan meliputi: pemberian imunisasi dasar (BCG, DPT/HB 1 -3, Polio 1 -4, Campak), stimulasi deteksi intervensi dini tumbuh kembang (SDIDTK) dan penyuluhan perawatan kesehatan bayi.
CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI • Penyuluhan perawatan kesehatan bayi meliputi: konseling ASI eksklusif, pemberian MP ASI sejak 6 bulan, perawatan dan tanda bahaya sakit sesuai MTBS, pemantauan pertumbuhan dan pemberian vitamin A kapsul biru pada usia 6 -11 bulan. • Indikator ini mengukur manajemen program KIA dalam melindungi bayi sehingga kesehatannya terjamin melalui penyediaan pelayanan kesehatan.
CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI •
Contoh Soal • Jumlah penduduk di Kota Semarang tahun 2016 mencapai 1. 634. 482 jiwa dengan nilai CBR 13, 87%. Jumlah bayi yang mendapatkan pelayanan standar 4 x se-Kota Semarang mencapai 210. 678 bayi. • Hitunglah besarnya cakupan kunjungan bayi di Kota Semarang pada tahun 2018 !
Contoh Soal • Jumlah seluruh bayi lahir hidup di Kabupaten Batang pada tahun 2017 sebanyak 3. 250 bayi. Jumlah bayi memperoleh pelayanan kesehatan 4 x di rumah sakit sebanyak 2. 750 bayi. • Hitunglah besarnya cakupan kunjungan bayi di Kabupaten Batang pada tahun 2017 !
CAKUPAN DESA/KELURAHAN Universal Child Immunization (UCI) • Cakupan UCI adalah tercapainya imunisasi dasar secara lengkap pada bayi (0 -11 bulan), ibu hamil, WUS, dan anak sekolah tingkat dasar pada wilayah desa/kelurahan. • Imunisasi Dasar Lengkap pada bayi meliputi: 1 dosis BCG, 3 dosis DPT, 4 dosis polio, 4 dosis hepatitis, dan 1 dosis campak. • Ibu hamil dan WUS meliputi 2 dosis TT. • Anak sekolah tingkat dasar meliputi 1 dosis DT, i dosis campak dan 2 dosis TT.
CAKUPAN DESA/KELURAHAN Universal Child Immunization (UCI) • Imunisasi yang termasuk dalam cakupan UCI termasuk diantaranya cakupan imunisasi rutin, imunisasi tambahan dan imunisasi penanganan KLB. • Cakupan Desa/Kelurahan UCI adalah Desa/Kelurahan dimana ≥ 80% jumlah bayi yang ada di desa tersebut sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap dalam waktu satu tahun.
CAKUPAN DESA/KELURAHAN Universal Child Immunization • (UCI)
Contoh Soal • Menurut data BPS, jumlah desa di Kota Semarang sebanyak 177 kelurahan. Berdasarkan Profil Kesehatan Kota Semarang Tahun 2018, cakupan kelurahan UCI di Kota Semarang di tahun 2017 sebanyak 177 kelurahan. • Hitunglah persentase Desa/Kelurahan UCI di wilayah Kota Semarang pada tahun 2017 !
No Desa Cak. Imunisasi Bayi Cak. Imunisasi Bumil dan WUS Cak. Imunisasi anak SD 1. Desa 1 81% 92% 95% 2 Desa 2 78% 95% 97% 3 Desa 3 87% 91% 90% 4 Desa 4 82% 90% 89% 5 Desa 5 89% 81% 6 Desa 6 90% 92% 80% 7 Desa 7 79% 93% 84% 8 Desa 8 83% 95% 89% 9 Desa 9 93% 82% 10 Desa 10 96% 90% 92% 11 Desa 11 92% 81% 85% 12 Desa 12 76% 89% 96% 13 Desa 13 80% 94% 92% 14 Desa 14 94% 91% 83% 15 Desa 15 92% 88% 87%
• Hitunglah berapa prosentase Desa UCI di wilayah Kabupaten Z di atas !
CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA • Cakupan Pelayanan Anak Balita adalah cakupan pelayanan pemantauan pada anak usia 12 -59 bulan, minimalnya 8 x dalam setahun yang tercatat di kohort Anak Balita dan Pra Sekolah, Buku KIA/KMS atau buku pencatatan dan pelaporan lainnya. • Pemantauan pertumbuhan adalah pengukuran berat badan pertinggi/panjang badan (BB/TB). Apabila berat badan tidak naik dalam 2 bulan bertutut-turut atau berat badan BGM harus dirujuk ke sarana pelayanan kesehatan untuk menentukan status gizinya dan upaya tindak lanjutnya.
• Pemantauan perkembangan meliputi penilaian perkembangan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa. • Pemantauan pertumbuhan dan perkembangan setiap anak umur 12 -59 bulan dilaksanakan melalui pelayanan SDIDTK minimal 2 x per tahun, dan tercatat pada kohort Anak Balita dan Prasekolah. • Suplementasi vitamin A dosis tinggi (200. 000 IU) diberikan pada anak umur 12 -59 bulan 2 x per tahun (Februari dan Agustus). • Indikator ini untuk mengukur kemampuan manajemen program KIA dalam melindungi anak balita sehingga kesehatannya terjamin melalui penyediaan pelayanan kesehatan.
• Hitunglah besaran Cakupan Pelayanan Anak Balita terhadap data di atas !
CAKUPAN PEMBERIAN MP-ASI PADA ANAK USIA 6 -24 bulan KELUARGA MISKIN • Adalah cakupan pemberian makanan pendamping ASI pabrikan pada umur 6 -24 bulan dari keluarga miskin berdasarkan ketetapan pemerintah setempat (Kab/Kota) selama 90 hari, berupa bubuk instan untuk bayi umur 6 -11 bulan dan biskuit untuk anak usia 12 -24 bulan. • Sumber data : Laporan Khusus MP-ASI, R-1 Gizi, dan LB-3 SIMPUS.
CAKUPAN BALITA GIZI BURUK MENDAPAT PERAWATAN • Adalah cakupan balita (umur 0 bulan sampai 4 tahun 11 bulan) mengalami gizi buruk (status gizi menurut berat badan tinggi badan dengan Zscore <-3 atau dengan tanda-tanda klinis marasmus, kwashiorkor dan marasmuskwashiorkor) yang ditangani di sarana pelayanan kesehatan sesuai tatalaksana gizi buruk di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. • Sumber data: R-1 Gizi, LB-3 SIMPUS, SIRS, W-1, Laporan KLB Gizi buruk Puskesmas, dan atau Rumah Sakit.
CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD DAN SETINGKAT • Adalah cakupan pemeriksaan kesehatan umum, kesehatan gigi dan mulut siswa SD dan setingkat terhadap murid kelas 1 SD yang diperiksa kesehatannya oleh tenaga kesehatan atau tenaga terlatih (guru UKS/dokter kecil) melalui penjaringan kesehatan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. • Sumber data: 1) Catatan dan pelaporan hasil penjaringan kesehatan 2) Data DIKNAS/BPS setempat.
Hitunglah nilai cakupan penjaringan kesehatan siswa SD di Kota Semarang di atas !