PEGADAIAN DAN SEWA GUNA USAHA LEASING Mengatasi masalah

























- Slides: 25
PEGADAIAN DAN SEWA GUNA USAHA (LEASING)
Mengatasi masalah tanpa masalah 2 Kebutuhan akan uang tunai marupakan kebutuhan segera Pegadaian adalah tempat dimana seseorang dapat datang meminjam uang dengan barang pribadi sebagai jaminan Slogan pagadaian adalah “ Mengatasi Masalah Tanpa Masalah “ 02 -2010
3 Pinjaman Dengan Memberikan Gadai Calon peminjam membawa barang pribadi datang ke loket penaksir Diloket penaksir barang jaminan akan ditaksir berapa nilai gadainya ? Nilai gadai adalah nilai yang menggambarkan tentang berapa batas jumlah uang yang dapat dipinjam dengan menggunakan barang tersebut Jika peminjam tidak mampu menebus barang tersebut, maka pegadaian akan me-lelang barang tersebut 02 -2010
4 Lelang adalah preses penjualan barang dimana barang yang bersangkutan dijual kepada penawar dengan harga tertinggi Kegiatan lelang dilakukan sepengetahuan pemilik. Jika dilihat dari cara kerja pegadaian maka tidak membutuhkan proses pinjam meminjam berhari-hari 02 -2010
Pegadaian sebagai lembaga keuangan bukan bank 5 Pegadaian berfokus pada pembiayaan, maka termasuk kedalam lembaga keuangan bukan bank Dengan ciri khas : � Transaksi pembiayaan pegadaian mirip dengan pinjaman dari bank umum � Usaha pegadaian di Indonesia secara legal dimonopoli oleh perum pegadaian 02 -2010
6 Tujuan Perusahaan umum Pegadaian Penyediakan dana dengan prosedur yang sederhana kepada masyarakat luas terutama kalangan menengah ke bawah untuk berbagai tujuan Dengan perum pagadaian dapat menekan lembaga keuangan non formal, seperti pengijon, pegadaian gelap, bank gelap, rentenir, lintah darat dll 02 -2010
pengertian hukum gadai menurut KUHP pasal 1150, adalah sebagai berikut : “ Gadai adalah suatu hak yang diperoleh seseorang yang berpiutang atas suatu barang bergerak, yang diserahkan kepadanya oleh seorang yang berutang atau oleh seorang lain atas namanya, dan memberikan kekuasaan kepada orang yang berpiutang itu untuk mengambil pelunasan dari barang tersebut secara didahulukan dari pada orang-orang yang berpiutang lainnya; dengan pengecualian biaya untuk melelang barang tersebut dan biaya yang telah dikeluarkan untuk menyelamatkan setelah barang itu digadaikan. ”
Keuntungan Usaha Gadai Keuntungan yang ditawarkan pihak pegadaian kepada masyarakat adalah sebagai berikut : a. Dalam waktu yang relatif singlat masyarakat dapat memperoleh uang seperti yang diharapkan, tanpa harus menjalani prosedur yang sulit. b. Persyaratan yang cukup mudah, dimana seseoarng yang ingin mendapatkan uang melalui pihak pegadaian hanya membawa fotocopy KTP dan barang yang akan dijaminkan. c. Pihak pegadaian tidak akan mempermasalahkan uang tersebut akan digunakan untuk apa d. Saat ini pelayanan pegadaian semakin baik dimana pelanggan dianggap nomor satu sehingga pelayanan yang diberikan menjadikan nasabah menjadi semakin ramah dan cepat sehingga nasabah menjadi nyaman dan bisa dikatakan telah banyak orang yang menggunakan jasa pegadaian.
Berikut adalah beberapa barang-barang yang dapat digadaikan : a. Barang-barang yang termasuk ke dalam golongan perhiasan - emas - perak - intan - Berlian - Platina b. Barang-barang yang termasuk ke dalam golongan kendaraan - Mobil - Sepeda motor - Sepeda - becak c. Barang yang termasuk ke dalam golonagn elektronik - Televisi - Radio - DVD - Kompuer - Handphone - Kulkas - Kamera d. Mesin-mesin - Mesin jahit - Mesin kapal motor - Mesin untuk pengairan disawah e. Barang-barang keperluan rumah tangga pakaian - Kain batik - Barang-barang pecah belah
Persentase Taksiran • Pinjaman dipegadaian kini dibagi menjadi 6 golongan dengan persentase tertentu menurut golongannya, Perhitungan bunga diperum pegadaian dilakukan setiap 15 hari. • Contoh Rita menggadaian barang miliknya dengan harga Rp 40. 000. Bila Rita dapat menebus bunganya hanya dalam waktu 15 hari maka Rita hanya perlu membayar pokok plus bunga pinjaman sebesar 1, 25%, berikut persentase yang berlaku dipegadaian
Kegiatan Usaha Pegadaian Lainnya Selain menyalurkan kredit kepada masyarakat dengan jaminan barang tertentu yang telah digolongkan oleh pihak pegadaian, ternyata dalam perkembangannya pegadaian memiliki usaha lainnya pula, yaitu seperti : a. Jasa Taksiran Jasa taksiran adalah pemebrian fasilitas pelayanan kepada masyarakat yang ingin mengetahui kualitas dan nilai sesungguhnya dari barang perhiasan yng dimilikinya, misalnya emas, berlian, dan yang lainnya. Dimana penaksiran akan dilakukan oleh juru taksir yang dimiliki oleh perum pegadaian.
b. Memberikan Kredit Pemberian kredit ini diberikan kepada karyawan tetap suatu perusahaan, dimana pembayaran angsuran kredit akan dipotong setiap bulannya dari gaji bulanan karyawan tetap yang bersangkutan. c. Galeri 24 Adalah tempat penjualan emas dan permata, dimana perum pegadaian akan menjamin kualitas keaslian karetase dan kualitas emas serta permata yang dijual.
Leasing Pengertian dari sewa guna usaha adalah adanya hubungan antara perusahaan leasing (lessor) dengan nasabah (lessee) dalam hal ketika lessee membutuhkan jasa lessor untuk sewa guna barang yang dibutuhkan oleh lessee.
pengertian sewa guna usaha sesuai dengan keputusan Menteri Keuangan No. 1169/KMK. 01/1991 adalah kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal, baik secara sewa guna usaha dengan hak opsi (finance lease) maupun secara sewa guna usaha tanpa hak opsi (operating lease) untuk digunakan oleh lessee selam jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala.
Manfaat leasing bahwa lessee dapat memanfaatkan aktiva tersebut tanpa harus memiliki aktiva tersebut. Sebagai kompensasi manfaat yang dinikmati, maka lessee mempunyai kewajiban untuk membayar secara periodic sebagai sewa aktiva yang digunakan. Manfaat lain adalah bahwa lessee tidak perlu menanggung biaya perawatan, pajak dan asuransi.
PIHAK YANG TERLIBAT DALAM LEASING q q Penyewa Guna Usaha (Lessee): Perusahaan atau perorangan yang menggunakan barang modal dengan pembiayaan dari pihak perusahaan Sewa Guna Usaha (Lessor). Perusahaan Sewa Guna Usaha (Lessor): Badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik secara Financial/Capital Lease, Operating Lease dan Sale and Leaseback.
Bentuk Kegiatan Leasing 1. Financial Leases/Capital Leases : Kegiatan sewa guna usaha, dimana Penyewa Guna Usaha (Lessee) pada masa akhir kontrak mempunyai hak opsi untuk membeli Objek Sewa Guna Usaha berdasarkan nilai sisa yang disepakati bersama. Ciri dari Financial lease adalah : a. Lessor tidak menanggung biaya perawatan b. Tidak dapat dibatalkan (not cancelable) c. Diamortisasikan secara penuh (fully amortized).
2. Operating Leases/Service leases/Direct leases: Adalah kegiatan Sewa Guna Usaha dimana Penyewa Guna Usaha tidak mempunyai opsi untuk membeli Objek Sewa Guna Usaha. Ciri utama bentuk leasing ini adalah: Bahwa harga perolehan aktiva sebagai objek leasing tidak diamortisasikan secara penuh (not fully amortized).
Jangka Waktu Sewa Guna Usaha Jangka waktu untuk Operating Lease umumnya lebih pendek dibandingkan dengan umur ekonomis barang yang disewa guna usahakan. Sedangkan untuk Financial Lease umumnya jangka waktu sewa guna usaha mendekati umur ekonomis barang modal yang bersangkutan.
Teknis Pelaksanaan Transaksi Sewa Guna Usaha 1. Sewa Guna Usaha Langsung: Transaksi ini terjadi apabila barang yang disewa guna usahakan belum pernah dimiliki oleh lessee sebelumnya. Dalam arti lain lessor membeli barang modal atas permintaan lessee untuk digunakan oleh lessee.
2. Sale and Leaseback : Lessee memiliki suatu barang modal, barang modal ini kemudian dijual ke lessor, dan setelah itu lessee menyewa barang (mengadakan suatu transaksi Sewa Guna Usaha) tersebut dari lessor.
Objek Sewa Guna Usaha sangat beragam, umumnya bersifat barang modal, bentuk dari Objek Sewa Guna Usaha ini dapat berupa alat -alat, mesin, kendaraan, komputer, gedung dan lain-lain.
Perjanjian Sewa Guna Usaha Pada perjanjian sewa guna usaha, paling tidak harus memuat keterangan terperinci mengenai hal berikut: 1. Objek perjanjian 2. Jangka waktu Leasing 3. Harga sewa serta pembayarannya 4. Kewajiban perpajakan 5. Penutupan asuransi 6. Perawatan barang 7. Penggantian dalam hal barang hilang/rusak
Contoh Perusahan Yang bergerak dalam Usaha LEASING: PT. Adira Finance contoh perusaahan yang bergerak dalam bidang LEASING(sewagunausaha), dalam bidang kendaraan/transportasi. Dibangun dengan kesungguhan tekad untuk menjadi perusahaan terbaik dan terpercaya disektor pembiayaan konsumen bidang otomotif, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk(“Adira. Finance”atau“Perusahaan”) yang didirikan sejak tahun 1990 telah menjadi salah satu perusahaan pembiayaan terbesar untuk berbagai merek otomotif di Indonesia berdasarkan jumlah Konsumennya. Adira Finance merupakan salah satu perusahaan leasing yang bergerak dalam bidang pembiayaan otomotif.

























