MANAJEMEN STRESS DALAM PANDANGAN ISLAM I TETI RAHMAWATI

  • Slides: 24
Download presentation
MANAJEMEN STRESS DALAM PANDANGAN ISLAM I TETI RAHMAWATI, S. Kp. , M. Kep. ,

MANAJEMEN STRESS DALAM PANDANGAN ISLAM I TETI RAHMAWATI, S. Kp. , M. Kep. , Ns. Sp. Kep. Kom

PENGERTIAN Suatu bentuk tanggapan/respon seseorang, baik secara fisik maupun mental terhadap suatu perubahan di

PENGERTIAN Suatu bentuk tanggapan/respon seseorang, baik secara fisik maupun mental terhadap suatu perubahan di lingkungannnya yang dirasa mengganggu dan mengakibatkan dirinya terancam

SUMBER STRESS • Fisik-biologik, seperti: dingin, panas, suara bising, nyeri, polusi. • Stressor psikologik

SUMBER STRESS • Fisik-biologik, seperti: dingin, panas, suara bising, nyeri, polusi. • Stressor psikologik dapat berupa rasa takut, situasi yang berbahaya, kesepian, kecewa frustasi, lepas kendali dan marah. • Stressor sosial budaya dapat berupa pengangguran, kondisi perumahan yang jelek, hutang, lingkungan tempat kerja dan sebagainya

PENYEBAB üKondisi fisik, Pendidikan, hubungan inter personal, lingkungan sosial, faktor keluarga, asmara, kehilangan orang

PENYEBAB üKondisi fisik, Pendidikan, hubungan inter personal, lingkungan sosial, faktor keluarga, asmara, kehilangan orang yang dicintai, mendapat nilan ujian yang jelek, memiliki hutang, üStress tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya (Maslow)

PENYEBAB (MASLOW) 1. Kebutuhan fisiologis, misal makan, minum dan istirahat Orang tidak akan memikirkan

PENYEBAB (MASLOW) 1. Kebutuhan fisiologis, misal makan, minum dan istirahat Orang tidak akan memikirkan kebutuhan lainnya sebelum kebutuhan dasar terpenuhi 2. Kebutuhan akan rasa aman, seperti: perlunya tempat tinggal yang permanen, pekerjaan yang permanen 3. Kebutuhan akan rasa kasih sayang. 4. Kebutuhan akan harga diri ingin dihargai dirinya sebagai manusia, sebagia warga negara. 5. Kebutuhan aktualisasi diri Kebutuhan paling tinggi 6. Penyebab terjadinya stres karena ketidakmampuan manusia untuk

TANDA DAN GEJALA üSakit kepala üSulit berkonsentrasi üMudah marah üMudah tersinggung üEmosi sering tidak

TANDA DAN GEJALA üSakit kepala üSulit berkonsentrasi üMudah marah üMudah tersinggung üEmosi sering tidak terkontrol üSulit tidur dengan baik üSensitif üAsam lambung meningkat

DAMPAK PADA REMAJA üTerganggunya fungsi sosial üSulit konsentrasi üBunuh diri kematian üMengurung diri dikamar

DAMPAK PADA REMAJA üTerganggunya fungsi sosial üSulit konsentrasi üBunuh diri kematian üMengurung diri dikamar üTidak mau bicara dengan orang lain üTidak mau/berani berjumpa dengan orang lain üTidak percaya diri

DAMPAK PADA REMAJA üHilang semangat hidup üHilang kreativitas dan optimisme üRemaja menjadi berpikir negatif

DAMPAK PADA REMAJA üHilang semangat hidup üHilang kreativitas dan optimisme üRemaja menjadi berpikir negatif tentang diri sendiri dan orang lain, hingga merasa bahwa hidupnya terasa berat dan mempunyai masalah yang besar dari dirinya.

CARA MENGATASI STRESS üDalam Islam, segala masalah selalu ada jalan keluarnya karena kita percaya

CARA MENGATASI STRESS üDalam Islam, segala masalah selalu ada jalan keluarnya karena kita percaya bahwa semua itu adalah ujian yang diberikan oleh Allah SW üIslam adalah solusi dari segala permasalahan, termasuk dalam menghadapi stress hidup. üTidak benar jika seseorang bersikap lemah dalam menghadapi ujian hidup yang dijalani sementara Allah SWT sendiri menganjurkan pada manusia untuk tidak menjadi lemah; sebagaimana firman Allah di dalam Al-Qur’an yang artinya; “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. ” (Q. S. Ali ‘Imron : 139).

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 1. Mendasari niat dengan ikhlas ü Segala yang

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 1. Mendasari niat dengan ikhlas ü Segala yang dilakukan niatkan mengharap ridha Allah semata hasil yang diperoleh tidak membuat kita stres ü Allah yang menentukan kita hanya mampu merencanakan (planning) dan mengusahakan (doing) ü Ikhlas menghadirkan ketenangan jiwa dan dapat menyelamatkan dari adzab Allah SWT ü Dari Abdul ‘Aziz bin Abdullah berkata, “telah menceritakan kepadaku Sulaiman dari ‘Amru bin Abu ‘Amru dari Sa’id Al Maqburi dari Abu Hurairah, bahwa dia berkata: ditanyakan kepada Rasulullah SAW: “Wahai Rasulullah siapakah orang yang paling berbahagia dengan syafa’atmu pada hari kiamat? ” Rasulullah SAW menjawab: “Aku telah menduga wahai Abu Hurairah, bahwa tidak ada orang yang mendahuluimu dalam menanyakan masalah ini, karena aku lihat betapa perhatian dirimu terhadap hadits. Orang yang paling berbahagia dengan syafa’atku pada hari kiamat adalah orang yang mengucapkan ‘Laa ilaaha illallah’ (tiada Tuhan selain Allah) dengan ikhlas dari hatinya atau jiwanya. ” (H. R. Buhari).

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 2. Shalat üShalat merupakan media kita berkomunikasi kepada

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 2. Shalat üShalat merupakan media kita berkomunikasi kepada Allah SWT. üLelah fisik, beban masalah, ketidakstabilan emosi, dan berbagai permasalahan lainnya tidak akan mengganggu jika shalat dengan khusyu’. üShalat merupakan obat untuk berbagai penyakit sekaligus penolong. Sebagaimana firman Allah SWT yang artinya; “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. ” (Q. S. Al Baqarah : 153). üDengan mengerjakan shalat kita akan sadar bahwa kita tidak pernah sendiri. Ada Allah SWT yang selalu bersama kita dan selalu siap membantu setiap hamba-Nya yang kesusahan karena Allah itu Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 3. Berdzikir üDzikir artinya mengingat Allah; tidak hanya

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 3. Berdzikir üDzikir artinya mengingat Allah; tidak hanya dalam lisan tetapi juga dengan hati. üHadirkan Allah disetiap hela napas kita dengan berdzikir, dengan begitu kita akan menjadi tenang sebagaimana firman Allah SWT yang artinya; “Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. ” (Q. S. Ar-Ra’d). üBerdzikir yang diniatkan untuk Allah akan menjadi suatu ketentraman hati, telebih dzikir yang banyak mengandung kalimat-kalimat mengesakan Allah, seperti ayat kursi maupun dzikir lainnya.

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 4. Berdoa üCara berkomunikasi/bermunajat (mendekatkan diri) kepada Allah

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 4. Berdoa üCara berkomunikasi/bermunajat (mendekatkan diri) kepada Allah SWT üBerdoa langsung kepada Allah artinya kita berbicara kepada-Nya secara tidak langsung akan membuat hati lebih lega. üBerdoa tidak berkeluh-kesah bahkan menyalahkan Allah tetapi berharap diberi kemudahan, kekuatan, dan ketabahan dalam menghadapi segala macam cobaan lebih optimis dalam melaluinya. üAllah SWT berfirman yang artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat (stres) sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. ” (Q. S. Al-Baqarah : 286).

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS üSyarat do’a üDirection meminta dengan niat yang jelas

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS üSyarat do’a üDirection meminta dengan niat yang jelas Firman Allah, “. . . Aku dekat. . . Aku mengabulkan permohonan orang yang do’a apabila ia memohon kepadaku” (Al-Baqarah: 186) üObedience meyakini dalam hati bahwa do’a akan terkabul üAcceptance bersyukur dan menerima perasaan terkabulnya do’a Firman Allah “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu” (QS. Ibrahim: 7) üProses do’a üMeminta, meyakini, dan menerima dilakukan secara bersamaan (3 in 1) ü Meminta kepada Allah SWT dengan perasaan yakin bahwa kita sudah menerimanya dalam hati

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 5. Tawakkal üStress lebih sering disebabkan oleh pikiran

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 5. Tawakkal üStress lebih sering disebabkan oleh pikiran negatif manusia üTawakkal kepada Allah mengajarkan kita untuk selalu bersikap dan berpikiran positif. üSeorang yang tawakkal kepada Allah akan bisa bersyukur terhadap apapun yang ia terima. Kemudian apabila ia ditimpakan suatu musibah atau cobaan, ia selalu berserah diri kepada Allah dan sabar menghadapinya. üOrang yang tawakkal, adalah mereka yang sabar dan sadar untuk berserah diri kepada Allah sehingga ia tidak akan cemas sekalipun menghadapi masalah hidup yang sulit. üOrang yang tawakkal kepada Allah pun menjadi tidak mudah terkena stress.

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 6. Menjaga silaturrahim üMenjalin silaturrahmi artinya menjalin hubungan

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 6. Menjaga silaturrahim üMenjalin silaturrahmi artinya menjalin hubungan baik sebagai sesama makhluk ciptaan Allah SWT, merupakan makhluk sosial, sehingga di dalam hidupnya pasti membutuhkan bantuan daripada orang lain. üStress disebabkan hubungan antar sesama manusia yang tidak baik. Perselisihan dan pertikaian terkadang tidak bisa kita hindari dalam kehidupan sehari-hari. üBerbagi cerita terhadap sesama untuk meringankan beban pikiran dan mendapatkan solusi dari buah pikir orang lain sehingga cukup membantu kita mengatasi masalah. üCurhatan dilakukan asal tidak menimbulkan fitnah jika kemungkinan terkandung mudharat , maka lebih baik tidak usah; lebih baik disampaikan kepada Allah saja.

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 7. Hati yang selalu bersyukur üSyukur pujian/sanjungan karena

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 7. Hati yang selalu bersyukur üSyukur pujian/sanjungan karena sudah baik kepada kita üAllah telah menjanjikan bagi orang-orang yang selalu bersyukur üBerkesinambungan kenikmatannya, menjadi berkah dalam setiap kehidupannya Allah berfirman, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. ” (QS. Ibrahim: 7) üMeraih ketenangan, kebaikan dunia dan kebaikan akhirat üTercukupi hatinya kekayaan yang hakiki Di dalam hadist Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kekayaan (yang hakiki) bukanlah dengan banyaknya harta. Namun kekayaan (yang hakiki) adalah hati yang selalu merasa cukup. ” (HR. Bukhari no. 6446 dan Muslim no. 1051).

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS. . . BERSYUKUR üBersyukur dilakukan dengan 3 hal:

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS. . . BERSYUKUR üBersyukur dilakukan dengan 3 hal: 1. Syukur dengan hati Pengakuan hati semua nikmat datangnya dari Allah SWT 2. Syukur dengan lidah Menyanjung dan memuji Allah atas nikmat-Nya dengan penuh kecintaan, dengan berbagai macam dzikir pangkal syukur 3. Syukur dengan anggota tubuh Anggota tubuh digunakan untuk beribadah kepada Allah SWT Salah satu cara yang dapat dilakukan sujud syukur

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 8. Beramal shaleh üKunci hidup damai dan tentram

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 8. Beramal shaleh üKunci hidup damai dan tentram ialah melakukan amal perbuatan baik dan menjauhi semua dilarang oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW kehidupannya akan menjadi lebih baik di setiap sisi di dunia dan akhirat Allah SWT berfirman yang artinya; “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. ” (Q. S. An-Nahl : 97). üBeramal shaleh bisa juga melakukan, membaca al-quran, bersedekah, membantu terhadap sesama, berpuasa, ibadah haji maupun umrah, berinfak, dan melakukan dakwah untuk menyiarkan islam.

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 9. Senantiasa berprasangka Baik üStres disebabkan oleh prasangka

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 9. Senantiasa berprasangka Baik üStres disebabkan oleh prasangka buruk terhadap segala sesuatu. Masalah kecil bisa jadi besar jika kita terus-terusan memikirkan hal-hal yang buruk üIslam mengajarkan untuk berprasangka yang baik agar merasa tenang üBerprasangka baik memaksudkan kita untuk percaya bahwa Allah SWT adalah pengatur segala sesuatunya. Kita hanya perlu berusaha, apapun hasilnya kita serahkan kepada-Nya. Dengan berpasangka baik, stres yang kita miliki pun bisa lebih cepat hilang.

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 10. Taubat üInti taubat adalah mengharapkan ampunan Allah

NEXT. . . CARA MENGATASI STRESS 10. Taubat üInti taubat adalah mengharapkan ampunan Allah SWT dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan dosa, merasa menyesal atas apa yang telah dilakukan dan bertekad tidak akan pernah mengulangi perbuatan itu lagi. üTaubat mampu menghilangkan stres karena kita menyadari sebagai makhluk yang lemah, tidak pernah lepas dari perbuatan salah memerlukan maaf dari Allah üFirman Allah SWT yang artinya; “Katakanlah: “Hai hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. ” (Q. S. Al-Zumar : 53).

PENYELARASAN TUBUH üDiriwayatkan dari ‘Aisyah ra berkata : " Rasulullah SAW, apabila ada orang

PENYELARASAN TUBUH üDiriwayatkan dari ‘Aisyah ra berkata : " Rasulullah SAW, apabila ada orang sakit diantara kami, beliau menyentuhnya dengan tangan kanannya, kemudian beliau berdoa : Allohumma azhibil ba’sa Robbannaas isyfihi wa antasy syaafi laa syifaa’an illa syifaa’uka syifaa’an yaa yughoodiru saqoman “Ya Allah Robb sekalian manusia, hilangkanlah kesengsaraan ini dan sembuhkanlah ia. Karena sesungguhnya Engkau Maha Penyembuh dan tidak ada kesembuhan melainkan hanya dari-Mu yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lagi. ” (HR. Bukhari dan Muslim) üLakukan sambil mengatur nafas 4 -6 dan konsentrasi

CARA MENGATASI

CARA MENGATASI

THANKS YOU

THANKS YOU