OM SWASTIASTU Dr Komang Indra Wirawan S Sn

  • Slides: 12
Download presentation
“OM SWASTIASTU” Dr. Komang Indra Wirawan, S. Sn. , M. Fil. H.

“OM SWASTIASTU” Dr. Komang Indra Wirawan, S. Sn. , M. Fil. H.

 Dr. Komang Indra Wirawan, S. Sn. , M. Fil. H. Dekan Fakultas Keguruan

Dr. Komang Indra Wirawan, S. Sn. , M. Fil. H. Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia KETUA YAYASAN GASES BALI WAKIL KETUA IX PHDI Bidang Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Dewan Pembina Teruna Hindu Dharma Bali Alamat : Jl. Raya Sesetan No. 213 Denpasar Selatan Email : indrawirawan 84@gmail. com Youtube : Gases Bali FB : Gases Bali / indrawirawan IG : Gases Bali / indrawirawan Telp / Hp : 08174725861 / 081246977755

“Pengembangan Kompetensi Guru di Masa Pandemi Covid 19”. “ Guru harus terus berinovasi dan

“Pengembangan Kompetensi Guru di Masa Pandemi Covid 19”. “ Guru harus terus berinovasi dan meningkatkan metode pengajaran setiap saat. ” Mengajar Mendidik Melatih Mengevaluasi Mengayomi Guru bukan hanya sebatas memberikan pelajaran ilmu, melainkan membimbing serta memberikan perhatian dan kasih sayang kepada murid -muridnya.

KOMPETENSI GURU �Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru Pasal 32 ayat

KOMPETENSI GURU �Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru Pasal 32 ayat 2, menyatakan bahwa dalam pembinaan dan pengembangan profesi guru, para guru profesional dituntut untuk menguasai empat kompetensi, meliput: • kompetensi kepribadian, • kompetensi pedagogik, • kompetensi profesional dan • kompetensi sosial.

�Meningkatkan Kompetensi Guru menjadi bagian penting yang harus selalu dilakukan secara terus menerus atau

�Meningkatkan Kompetensi Guru menjadi bagian penting yang harus selalu dilakukan secara terus menerus atau berkelanjutan untuk menjaga profesionalitas guru. �Setiap jaman peserta didik berbeda karakter, disini profesionalisme guru diuji bakat dan minatnya. �Keberhasilan seorang guru ketika dapat memberikan pencerahan kepada peserta didiknya.

Kemampuan, Keahlian, Keberanian 3 K GURU Harmonis Modern Tradisi Transisi

Kemampuan, Keahlian, Keberanian 3 K GURU Harmonis Modern Tradisi Transisi

Tidak semua guru memiliki kompetensi yang memadai dalam menjalankan tugasnya untuk melaksanakan pembelajaran dari

Tidak semua guru memiliki kompetensi yang memadai dalam menjalankan tugasnya untuk melaksanakan pembelajaran dari rumah. Terutama bagi mereka yang sudah berusia lanjut yang belum sering berhubungan dengan internet. Selain itu, kesiapan para siswa dalam menerima pembelajaran dengan menggunakan perangkat canggih juga menjadi hambatan, tidak semua siswa memiliki perangkat canggih yang bisa digunakan untuk menjalankan pembelajaran, sehingga para guru harus bisa menyiasati bagaimana caranya agar tersampaikan materinya.

Kegiatan pelatihan-pelatihan yang bisa diberikan untuk guru diantaranya pemanfaatan TIK ( Teknologi Informasi dan

Kegiatan pelatihan-pelatihan yang bisa diberikan untuk guru diantaranya pemanfaatan TIK ( Teknologi Informasi dan Komunikasi ) dalam mendukung proses kegiatan pembelajaran, bimtek, webinar, workshop, dll. Youtube Daring Homevisit

�Ada hikmah yang kita petik dari masa pandemi covid 19 ini : Memberi dampak

�Ada hikmah yang kita petik dari masa pandemi covid 19 ini : Memberi dampak baik kepada guru, siswa dan orang tua, yang “dipaksa” mengupgrade diri untuk menerima teknologi dalam dunia pendidikan, sehingga semua “melek” pada perkembangan teknologi, kendatipun teknologi hanya sebuah alat dalam hal membuat siswa bekerja sama dan menjadikan mereka termotivasi, gurulah yang paling utama. Guru menjadi lebih kreatif dan inovatif agar pembelajaran tidak membosankan dan bagi peserta didik, pembelajaran menjadi terasa leluasa karena bisa mengerjakan tugasnya dengan gaya belajar yang tepat dan nyaman bagi dirinya, begitupun orang tua memiliki peluang banyak untuk mengontrol anaknya belajar di rumah.

�Mampu membangkitkan semangat dan prinsip cara belajar siswa. �Merdeka belajar mampu menjadikan siswa belajar

�Mampu membangkitkan semangat dan prinsip cara belajar siswa. �Merdeka belajar mampu menjadikan siswa belajar merdeka, dalam artian mampu membangun pengetahuan, sikap, dan keterampilan sesuai dengan learning outcome dari tuntutan Standar Kompetensi Lulusannya. �Kompetensi 4 C: Critical Thinking, Creative, Communication, Collaborative. Maka guru harus mulai mengubah paradigmanya lebih berfikir kritis, terbuka, dan terus berkembang untuk menjadi guru yang memiliki karakter multikultural.

�Mengutip Paulo Friere, “Belajar bukanlah mengkonsumsi ide, namun menciptakan dan terus menciptakan ide”. Alhasil,

�Mengutip Paulo Friere, “Belajar bukanlah mengkonsumsi ide, namun menciptakan dan terus menciptakan ide”. Alhasil, kompetensi guru di masa pandemi membawa pendidikan ke arah yang seharusnya dituju yaitu belajar untuk belajar bukan apa yang harus dipelajari, dan inilah proses pembangunan SDM unggul yang sesungguhnya. �Ginanti Saking tuhu manah guru Pituturin cening jani Kaweruhe luwir senjata Ne dadi prabotan sai Kaanggen ngeruruh merta Saenun cening maurip