Tugas RSDA jurusan Teknik Sipil UNS Disusun Oleh

  • Slides: 15
Download presentation
Tugas RSDA jurusan Teknik Sipil UNS Ø Disusun Oleh: M. Zakky Y Sigit Jadmiko

Tugas RSDA jurusan Teknik Sipil UNS Ø Disusun Oleh: M. Zakky Y Sigit Jadmiko Vian Prasetya U Adhi Susilo Ghea Bima (I 0108119) (I 0108143) (I 0108154) (I 010817 (I 01081

IRIGASI Ø Arti Irigasi Ø Sejarah Irigasi Ø Jenis Irigasi Ø Pemanfaatan Irigasi Ø

IRIGASI Ø Arti Irigasi Ø Sejarah Irigasi Ø Jenis Irigasi Ø Pemanfaatan Irigasi Ø Permasalahan dan Penanganan Sistem Irigasi

Irigasi Ø Irigasi merupakan upaya yang dilakukan manusia untuk mengairi lahan pertaniannya Ø Pada

Irigasi Ø Irigasi merupakan upaya yang dilakukan manusia untuk mengairi lahan pertaniannya Ø Pada zaman dahulu jika persediaan air melimpah karena tempat yang dekat dengan sungai atau sumber mata air, maka irigasi dilakukan dengan mangalirkan air tersebut ke lahan pertanian Ø Namun demikian irigasi juga biasa dilakukan dengan membawa air dengan menggunakan wadah kemudian menuangkan pada tanaman satu-persatu

Sejarah Irigasi di Indonesia Irigasi Mesir Kuno dan Tradisional Nusantara Ø Sistem Irigasi Zaman

Sejarah Irigasi di Indonesia Irigasi Mesir Kuno dan Tradisional Nusantara Ø Sistem Irigasi Zaman Hindia Belanda Ø Waduk Jatiluhur 1955 di Jawa Barat dan Pengalaman TVA 1933 di Amerika Serikat Ø

Irigasi Mesir Kuno dan Tradisional Nusantara Sejak Mesir Kuno telah dikenal dengan memanfaatkan Sungai

Irigasi Mesir Kuno dan Tradisional Nusantara Sejak Mesir Kuno telah dikenal dengan memanfaatkan Sungai Nil Ø Di Indonesia dapat dilihat juga cara bercocok tanam pada masa kerajaan-kerajaan yang ada di Indonesia. Dengan membendung kali secara bergantian untuk dialirkan ke sawah Ø Cara lain adalah mencari sumber air pegunungan dialirkan dengan bambu yang bersambung Ø dengan membawa dengan ember yang terbuat dari daun pinang atau menimba dari kali yang dilemparkan ke sawah dengan ember daun pinang juga Ø

Sistem Irigasi Zaman Hindia Belanda Ø Sistem irigasi adalah satu upaya Belanda dalam melaksanakan

Sistem Irigasi Zaman Hindia Belanda Ø Sistem irigasi adalah satu upaya Belanda dalam melaksanakan Tanam Paksa (Cultuurstelsel) pada tahun 1830. Pemerintah Hindia Belanda dalam Tanam Paksa tersebut mengupayakan agar semua lahan yang dicetak untuk persawahan maupun perkebunan harus menghasilkan panen yang optimal dalam mengeksplotasi tanah jajahannya. Ø Sistem irigasi yang dulu telah mengenal saluran primer, sekunder, ataupun tersier.

Waduk Jatiluhur 1955 di Jawa Barat dan Pengalaman TVA 1933 di Amerika Serikat Ø

Waduk Jatiluhur 1955 di Jawa Barat dan Pengalaman TVA 1933 di Amerika Serikat Ø (TVA) yang diprakasai oleh Presiden AS Franklin D. Roosevelt pada tahun 1933 merupakan salah satu Waduk Serba Guna yang pertama dibangun di dunia. Resesi ekonomi (inflasi) tahun 1930 Ø Isu TVA adalah mengenai: produksi tenaga listrik, navigasi, pengendalian banjir, pencegahan malaria, reboisasi, dan kontrol erosi Ø Waduk Jatiluhur merupakan waduk serbaguna pertama di Indonesia.

Jenis Irigasi Permukaan Ø Irigasi Lokal Ø Irigasi dengan Penyemprotan Ø Irigasi Tradisional dengan

Jenis Irigasi Permukaan Ø Irigasi Lokal Ø Irigasi dengan Penyemprotan Ø Irigasi Tradisional dengan Ember Ø Irigasi Pompa Air Ø Irigasi Tanah Kering dengan Terasisasi Ø

Irigasi Permukaan Ø Di sini dikenal saluran primer, sekunder dan tersier. Pengaturan air ini

Irigasi Permukaan Ø Di sini dikenal saluran primer, sekunder dan tersier. Pengaturan air ini dilakukan dengan pintu air. Prosesnya adalah gravitasi, tanah yang tinggi akan mendapat air lebih dulu. Ø Irigasi Permukaan merupakan sistem irigasi yang menyadap air langsung di sungai melalui bangunan bendung maupun melalui bangunan pengambilan bebas (free intake) kemudian air irigasi dialirkan secara gravitasi melalui saluran sampai ke lahan pertanian

Irigasi Lokal Ø Sistem ini air distribusikan dengan cara pipanisasi. Di sini juga berlaku

Irigasi Lokal Ø Sistem ini air distribusikan dengan cara pipanisasi. Di sini juga berlaku gravitasi, di mana lahan yang tinggi mendapat air lebih dahulu. Namun air yang disebar hanya terbatas sekali atau secara lokal.

Irigasi dengan Penyemprotan Ø Penyemprotan biasanya dipakai penyemprot air atau sprinkle. Air yang disemprot

Irigasi dengan Penyemprotan Ø Penyemprotan biasanya dipakai penyemprot air atau sprinkle. Air yang disemprot akan seperti kabut, sehingga tanaman mendapat air dari atas, daun akan basah lebih dahulu, kemudian menetes ke akar

Irigasi Tradisional dengan Ember Ø Di sini diperlukan tenaga kerja secara perorangan yang banyak

Irigasi Tradisional dengan Ember Ø Di sini diperlukan tenaga kerja secara perorangan yang banyak sekali. Di samping itu juga pemborosan tenaga kerja yang harus menenteng ember.

Irigasi Pompa Air Ø Air diambil dari sumur dalam dan dinaikkan melalui pompa air,

Irigasi Pompa Air Ø Air diambil dari sumur dalam dan dinaikkan melalui pompa air, kemudia dialirkan dengan berbagai cara, misalnya dengan pipa atau saluran. Pada musim kemarau irigasi ini dapat terus mengairi sawah.

Irigasi Tanah Kering dengan Terasisasi Ø Di Afrika yang kering dipakai sustem ini, terasisasi

Irigasi Tanah Kering dengan Terasisasi Ø Di Afrika yang kering dipakai sustem ini, terasisasi dipakai untuk distribusi air.

Pemanfaatan Irigasi Pasang-Surut di Sumatera, Kalimantan, dan Papua Ø Irigasi Tanah Kering atau Irigasi

Pemanfaatan Irigasi Pasang-Surut di Sumatera, Kalimantan, dan Papua Ø Irigasi Tanah Kering atau Irigasi Tetes Ø Pengalaman Sistem Irigasi Pertanian di Niigata Jepang Ø Subak (irigasi) Ø