KERAPATAN FLUX LISTRIK HUKUM GAUSS DAN DIVERGENSI OLEH

  • Slides: 10
Download presentation
KERAPATAN FLUX LISTRIK HUKUM GAUSS DAN DIVERGENSI OLEH NIM KELAS : Alfian Sakti Pamungkas

KERAPATAN FLUX LISTRIK HUKUM GAUSS DAN DIVERGENSI OLEH NIM KELAS : Alfian Sakti Pamungkas : 135060301111067 : G

KERAPAT FLUKS LISTRIK Flux listrik (merupakan besaran skalar) Menurut experimen Faraday: Ψ = Q

KERAPAT FLUKS LISTRIK Flux listrik (merupakan besaran skalar) Menurut experimen Faraday: Ψ = Q [C] Flux listrik yang menembus setiap permukaan tertutup akan sama dengan total muatan yang dilingkupi oleh permukaan tersebut. Apabila pada permukaan bola dengan jejari r terdapat muatan Q yang terdistribusi secara merata pada permukaan bola maka kerapatan flux listrik pada permukaan bola, D (besaran vektor) adalah:

 • Jumlah fluks listrik yang keluar dari muatan positip atau masuk ke muatan

• Jumlah fluks listrik yang keluar dari muatan positip atau masuk ke muatan negatip sama dengan besarnya muatan tersebut • Rapat fluks listrik di titik yang jaraknya R dari muatan titik Q adalah jumlah fluks listrik dibagi luas bola yang jarinya R • Hubungan rapat fluks listrik dan medan listrik berlaku juga untuk muatan garis dan bidang

HUKUM GAUSS � Hukum Gauss menyatakan bahwa fluks listrik total yang melalui sebuah permukaan

HUKUM GAUSS � Hukum Gauss menyatakan bahwa fluks listrik total yang melalui sebuah permukaan tertutup sama dengan muatan listrik total di dalam permukaan itu, dibagi o. E = ∮ E · d. A = Qtercakup o Qtercakup = q 1 + q 2 + q 3 + … E = ∮ E cos d. A = ∮ E⊥d. A = ∮ E · d. A

Secara logika Hukum Gauss ekuivalen dengan hukum Coulomb. E = EA = 1 4

Secara logika Hukum Gauss ekuivalen dengan hukum Coulomb. E = EA = 1 4 o q (4 R 2) = R 2 q o Fluks tersebut tidak bergantung pada jari-jari R dari bola itu, tapi hanya bergantung pada muatan q yang dicakup oleh bola itu.

APLIKASI HUKUM GAUSS Hukum Gauss dapat digunakan dengan dua cara: 1. Jika distribusi muatan

APLIKASI HUKUM GAUSS Hukum Gauss dapat digunakan dengan dua cara: 1. Jika distribusi muatan mempunyai simetri yang cukup untuk menghitung integral dalam hukum Gauss, maka kita dapat mencari medan listrik tersebut. 2. Jika medan listrik diketahui, maka hukum Gauss dapat digunakan untuk mencari muatan pada permukaan konduktor.

DIVERGENSI Operator , “ del “ = Divergensi dalam sistem koordinat : a. Kartesian

DIVERGENSI Operator , “ del “ = Divergensi dalam sistem koordinat : a. Kartesian : b. Silinder :

c. Bola : Penerapan divergensi : Sehingga : div D = ρ

c. Bola : Penerapan divergensi : Sehingga : div D = ρ

TEOREMA DIVERGENSI ∫C. S D. d. S ∫C, S D. d. S = Qenc

TEOREMA DIVERGENSI ∫C. S D. d. S ∫C, S D. d. S = Qenc = ∫vol ρ d. V = ∫vol (div D) d. V

MATUR SUWUN

MATUR SUWUN