Zefry Darmawan ST MT Program Studi Teknik Industri



















- Slides: 19
Zefry Darmawan, ST, MT Program Studi Teknik Industri Universitas Brawijaya SISTEM PROYEKSI GAMBAR TEKNIK
Apakah definisi dari proyeksi ? Pernahkan anda melihat gambar proyeksi ? Dimana ? Bagaimana bentuk gambar proyeksi ?
Definisi Proyeksi Menyajikan gambar 3 D kedalam bentuk 2 D sesuai dengan sudut pandang orang yang melihat.
Jenis-Jenis Sistem Proyeksi � Proyeksi Aksonometrik � Proyeksi Orthogonal � Proyeksi Miring � Proyeksi Perspektif
Proyeksi Aksonometri Merupakan bentuk proyeksi suatu benda dengan cara memiringkan tepi benda tersebut dengan sudut tertentu, kemudian di cerminkan kedalam bidang tegak lurus. Proyeksi aksonometri dibagi menjadi: 1. Proyeksi Isometri 2. Proyeksi Dimetri 3. Proyeksi Trimetri
Proyeksi Isometri (1) Merupakan salah satu jenis proyeksi aksonometri dimana benda yang hendak diproyeksikan (misalkan kubus) dimiringkan sehingga diagonal ruangnya tegak lurus dengan garis vertikal. Sudut antara bidang bawah kubus dan garis horisontal adalah 35˚ 16’. Jika kubus ini diproyeksikan pada bidang proyeksi maka menunjukkan gambar dari ke-3 bidangnya. Pada gambar proyeksi ini sisi AB, AD, AE sama panjang.
Proyeksi Isometri (2) Sumber : Menggambar Mesin, G Takeshi Sato, 2008
Proyeksi Dimetri Merupakan jenis proyeksi dimana skala perpendekan dari dua sisi dan dua sudut dengan garis horisontal sama. Sumber : Menggambar Mesin, G Takeshi Sato, 2008
Proyeksi Trimetri Proyeksi dimana skala perpendekan dari tiga sisi dan tiga sudut dengan garis horisontal tidak sama. Sumber : Menggambar Mesin, G Takeshi Sato, 2008
Proyeksi α β Isometri 30 30 Dimetri 15 35 40 15 35 10 Trimetri 20 30 30 35 45 10 15 20 25 15
Proyeksi Orthogonal (1) Gambar proyeksi orthogonal dipergunakan untuk memberikan informasi yang lengkap dan tepat dari suatu benda 3 dimensi. Untuk mendapatkan hasil proyeksi, benda diletakkan sejajar dengan bidang-bidang proyeksi. Umunya dalam proyeksi orthogonal suatu benda diproyeksikan sebanyak 3 sudut pandang, namun kadangkala sesuai kebutuhan. Sudut pandang yang diambil umumnya: 1. Tampak depan 2. Tampak samping (kanan atau kiri) 3. Tampak atas
Proyeksi Orthogonal (2)
Proyeksi Miring Merupakan jenis proyeksi sejajar dengan garis-garis proyeksi miring terhadap bidang proyeksi. Pada proyeksi jenis ini benda dapat diletakkan bebas, namun biasanya permukaan depan benda sejajar dengan bidang proyeksi vertikal. Sudut yang menggambarkan kedalaman biasanya 30, 45, dan 60 derajat.
Proyeksi Perspektif Merupakan proyeksi dengan cara proyeksi jika antara benda dan titik penglihatan tetap diletakkan sebuah bidang gambar, maka gambar ini akan terbentuk bayangan dari benda tadi, disebut perspektif.
Simbol Proyeksi Dalam menggambar Teknik dikenal 2 macam simbol sistem proyeksi: 1. Proyeksi sudut pertama (Eropa) 2. Proyeksi sudut ketiga (Amerika)
Proyeksi sudut pertama (Eropa) Jika kita memiliki 4 bidang kwadran. Maka jika: 1. Benda terletak pada kwadran 1 disebut proyeksi sudut pertama (Eropa). 2. Benda terletak pada kwadran 3 disebut proyeksi sudut ketiga (Amerika)
Proyeksi sudut pertama (Eropa) Sumber : Menggambar Mesin, G Takeshi Sato, 2008
Proyeksi sudut ketiga (Amerika) Sumber : Menggambar Mesin, G Takeshi Sato, 2008



















