PENGERTIAN DEFINISI TOKSIKOLOGI Toksikologi merupakan ilmu atau pemahaman

  • Slides: 18
Download presentation
 PENGERTIAN DEFINISI TOKSIKOLOGI Toksikologi merupakan ilmu atau pemahaman tentang pengaruh berbagai macam zat-zat

PENGERTIAN DEFINISI TOKSIKOLOGI Toksikologi merupakan ilmu atau pemahaman tentang pengaruh berbagai macam zat-zat kimia yang merugikan bagi kelangsungan hidup makhluk hidup.

 • Toksikologi menurut para ahli kimia: • merupakan ilmu yang bersangkut paut dengan

• Toksikologi menurut para ahli kimia: • merupakan ilmu yang bersangkut paut dengan berbagai macam efek dan mekanisme kerja yang dapat merugikan dari agen kimia terhadap binatang dan manusia. .

 • Toksikologi menurut para ahli farmakologi : cabang dari farmakologi yang berhubungan dengan

• Toksikologi menurut para ahli farmakologi : cabang dari farmakologi yang berhubungan dengan efek samping zat kimia di dalam sistem biologik.

 • Dalam toksikologi terdapat unsur – unsur yang saling berinteraksi antara satu dengan

• Dalam toksikologi terdapat unsur – unsur yang saling berinteraksi antara satu dengan yang lain dengan suatu cara tertentu sehingga dapat menimbulkan suatu respon pada sistem biologi yang dapat menimbulkan kerusakan.

 Pengertian Toksikologi dan Racun toksikologi > kajian tentang hakikat dan mekanisme efek berbahaya

Pengertian Toksikologi dan Racun toksikologi > kajian tentang hakikat dan mekanisme efek berbahaya (efek toksik) bahan kimia terhadap makhluk hidup zat kimia dikatakan beracun (toksik), diartikan sebagai zat yang berpotensial memberi efek berbahaya terhadap suatu organisme.

Pengertian definisi Toksikologi : • 1. Istilah Toksikologi awalnya berasal dari bahasa latin yaitu

Pengertian definisi Toksikologi : • 1. Istilah Toksikologi awalnya berasal dari bahasa latin yaitu “toxon” yang artinya racun, sedangkan ilmu pengetahuan dikenal dengan kata “logos”. (Toxicology). • Secara etimology Toksikologi terbagi dari dua kata : ilmu tentang racun. • Toksikologi juga didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari efek-efek merugikan dari suatu zat. (Nelwan, 2010. )

 • 2. Ilmu yang mempelajari tentang efek negative atau efek racun dari bahan

• 2. Ilmu yang mempelajari tentang efek negative atau efek racun dari bahan kimia dan material lain hasil kegiatan manusia terhadap organisme termasuk bagaimana bahan tersebut masuk kedalam organisme. (Rand, GM and Petrocelli, S. R. 1985. Fundamentals of Aquatic Toxicity : Methods and Aplication, Hempsphere Public Corporation)

 • 3. Ilmu yang mempelajari tentang efek membahayakan dari suatu persenyawaan terhadap organisme

• 3. Ilmu yang mempelajari tentang efek membahayakan dari suatu persenyawaan terhadap organisme hidup, terutama manusia • 4. Ilmu yang mempelajari racun, berikut asal, efek, deteksi dan metode pengolahannya. (Dictionary of Stientific and Technical Terms, Mc. Graw Hill, 1984).

 • 5. Toksikologi adalah disiplin ilmu yang berkaitan dengan pemahaman mekanisme efek beracun

• 5. Toksikologi adalah disiplin ilmu yang berkaitan dengan pemahaman mekanisme efek beracun yang dihasilkan bahan kimia pada jaringan hidup atau organisme; studi tentang kondisi (termasuk dosis) di mana paparan bahan kimia pada makhluk hidup berbahaya. • 6. Toksikologi didefinisikan sebagai kajian tentang hakikat dan mekanisme efek toksik berbagai bahan terhadap mahluk hidup dan sistem biologik lainnya.

 • 7. Toksikologi : Ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang sifat dan cara kerja

• 7. Toksikologi : Ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang sifat dan cara kerja racun. •

 • Sifat toksik ditentukan oleh : • • dosis • konsentrasi racun di

• Sifat toksik ditentukan oleh : • • dosis • konsentrasi racun di reseptor “tempat kerja” • sifat zat tersebut • kondisi bioorganisme • paparan terhadap organisme • bentuk efek yang ditimbulkan

 • Cakupan dan Subdisiplin Toksikologi • - kedokteran > diagnostik, pencegahan, dan terapeutik

• Cakupan dan Subdisiplin Toksikologi • - kedokteran > diagnostik, pencegahan, dan terapeutik • - industri makanan > zat tambahan • - pertanian > pestisida, pengatur pertumbuhan, peyerbuk bantuan, dan zat tambahan pada makanan hewan • - industri kimia > pelarut

 • LOOMIS (1979) mengelompokkan toksikologi dalam tiga kelompok • toksikologi lingkungan • toksikologi

• LOOMIS (1979) mengelompokkan toksikologi dalam tiga kelompok • toksikologi lingkungan • toksikologi ekonomi • toksikologi forensik

 • Toksikologi lingkungan memfokuskan pada • pencemaran lingkungan • dampak akumulasi senyawa kimia

• Toksikologi lingkungan memfokuskan pada • pencemaran lingkungan • dampak akumulasi senyawa kimia pada lingkungan • kesehatan lingkungan kerja

 • Toksikologi ekonomi membahas manfaat ekonomis dari xenobiotika Tosikologi forensik fokus untuk kepentingan

• Toksikologi ekonomi membahas manfaat ekonomis dari xenobiotika Tosikologi forensik fokus untuk kepentingan peradilan Kerja utamanya adalah analisis racun baik kualitatif maupun kuantitatif sebagai bukti dalam tindak kriminal di pengadilan

 • subdisiplin toksikologi lainnya : • toksikologi analisis • toksikologi klinik • toksikologi

• subdisiplin toksikologi lainnya : • toksikologi analisis • toksikologi klinik • toksikologi kerja • toksikologi hukum • toksikologi mekanistik Untuk menegakkan diagnosa keracunan diperlukan kerjasama dokter dan toksikolog klinik Hasil analisis toksikologi dapat memastikan diagnose sbg dasar terapi

 • Analisis toksikologi klinik berupa analisis kualitatif maupun kuantitatif Dari hasil analisis kualitatif

• Analisis toksikologi klinik berupa analisis kualitatif maupun kuantitatif Dari hasil analisis kualitatif dapat dipastikan bahwa keracunan adalah benar diakibatkan instoksikasi Dari hasil analisis kuantitatif diperoleh informasi tingkat toksisitas pasien diperlukan interpretasi konsentrasi tokson, baik di darah maupun di urin Efek toksik yang ditimbulkan oleh lingkungan kerja merupakan bidang toksikologi kerja Toksikologi kerja merupakan subbagian dari toksikologi lingkungan