Penerapan 9 Dasar Pendidikan Rotasi Klinik Ova Emilia

  • Slides: 21
Download presentation
Penerapan 9 Dasar Pendidikan Rotasi Klinik Ova Emilia & Yoyo Suhoyo Fakultas Kedokteran Universitas

Penerapan 9 Dasar Pendidikan Rotasi Klinik Ova Emilia & Yoyo Suhoyo Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

9 Dasar 1. Pembelajaran dan Penilaian berdasarkan kompetensi 2. Pembimbingan klinik 3. Berpusat pada

9 Dasar 1. Pembelajaran dan Penilaian berdasarkan kompetensi 2. Pembimbingan klinik 3. Berpusat pada Pasien 4. Berpusat pada mahasiswa 5. Terstruktur 6. Integrasi 7. Penjaminan Mutu 8. Kepemimpinan dan Manajemen 9. Profesionalisme

1. Berdasar Kompetensi Memfasilitasi pencapaian kompetensi Prinsip: Memperbanyak kontak dengan pasien observasi langsung feedback

1. Berdasar Kompetensi Memfasilitasi pencapaian kompetensi Prinsip: Memperbanyak kontak dengan pasien observasi langsung feedback konstruktif

1. Berdasar Kompetensi Penerapan: Kegiatan penangan pasien langsung (jaga bangsal, poliklinik, follow up pasien,

1. Berdasar Kompetensi Penerapan: Kegiatan penangan pasien langsung (jaga bangsal, poliklinik, follow up pasien, dll) Penggunaan OSCE, OSLER, Mini-CEX, DOPS Penilaian perilaku profesional

2. Pembimbingan Klinik Memfasilitasi proses pembelajaran Prinsip: Komunikasi efektif Pembelajaran constructive Pemberian umpan balik

2. Pembimbingan Klinik Memfasilitasi proses pembelajaran Prinsip: Komunikasi efektif Pembelajaran constructive Pemberian umpan balik (feedback) Penggunaan media ajar Evaluasi diri Perilaku profesional

2. Pembimbingan Klinik Penerapan: One minute preceptor BST Tutorial Klinik Refleksi kasus Laporan pagi

2. Pembimbingan Klinik Penerapan: One minute preceptor BST Tutorial Klinik Refleksi kasus Laporan pagi Buku manual pembimbingan klinik Pengembangan keterampilan membimbing

3. Berpusat pada pasien Proses pendidikan dari dan untuk pasien Prinsip: Pelayanan kepada pasien

3. Berpusat pada pasien Proses pendidikan dari dan untuk pasien Prinsip: Pelayanan kepada pasien paling utama Rotasi klinik bagian dari pelayanan

3. Berpusat pada pasien Penerapan: Belajar dan penilaian berdasarkan kasus pasien Pembekalan tentang patient

3. Berpusat pada pasien Penerapan: Belajar dan penilaian berdasarkan kasus pasien Pembekalan tentang patient safety, standar pelayanan, rekam medis, dll

4. Berpusat pada mahasiswa Memfasilitasi belajar aktif dan mandiri (self directed learning) Prinsip: manajemen

4. Berpusat pada mahasiswa Memfasilitasi belajar aktif dan mandiri (self directed learning) Prinsip: manajemen belajar sendiri (perencanaan, pengawasan dan evaluasi) perbedaan kebutuhan belajar setiap individu diperhatikan penyediaan sumber dan panduan belajar peran dosen berubah dari penyampai informasi menjadi manajer proses pembelajaran

4. Berpusat pada mahasiswa Penerapan: Kepemimpinan Situasional Panduan rotasi klinik Jadwal Kegiatan Buku Kerja

4. Berpusat pada mahasiswa Penerapan: Kepemimpinan Situasional Panduan rotasi klinik Jadwal Kegiatan Buku Kerja Harian (log book) Buku Panduan Belajar

5. Terstruktur Pelaksanaan kegiatan rotasi klinik yang teratur dan terukur Prinsip: kejelasan, kesinambungan, keterpaduan

5. Terstruktur Pelaksanaan kegiatan rotasi klinik yang teratur dan terukur Prinsip: kejelasan, kesinambungan, keterpaduan dan keteraturan sistem pendidikan yang dilaksanakan mahasiswa telah mengikuti proses pendidikan dan telah mencapai kompetensi yang telah ditetapkan sebelumnya

5. Terstruktur Penerapan: Adanya berbagai buku panduan Jadwal Kegiatan Penanggung jawab kegiatan Sistem pengelolaan

5. Terstruktur Penerapan: Adanya berbagai buku panduan Jadwal Kegiatan Penanggung jawab kegiatan Sistem pengelolaan (manajemen) Sistem administrasi Evaluasi program

6. Integrasi Kesinambungan S 1 -rotasi klinik Integrasi kedokteran dasar, para-klinik dan klinik Prinsip:

6. Integrasi Kesinambungan S 1 -rotasi klinik Integrasi kedokteran dasar, para-klinik dan klinik Prinsip: Penerapan teori di S 1 (prior knowledge) dalam penanganan kasus Pengembangan penalaran klinik Penanganan kasus secara terpadu

6. Integrasi Penerapan: Konsultasi antar bagian Rujukan Diskusi panel dengan pakar (konferensi klinik) Rotasi

6. Integrasi Penerapan: Konsultasi antar bagian Rujukan Diskusi panel dengan pakar (konferensi klinik) Rotasi klinik dalam bentuk cluster Pengembangan penalaran klinik (tutorial, laporan pagi)

7. Penjaminan Mutu pemantauan, evaluasi, dan koreksi sebagai tindakan penyempurnaan atau peningkatan mutu yang

7. Penjaminan Mutu pemantauan, evaluasi, dan koreksi sebagai tindakan penyempurnaan atau peningkatan mutu yang berkelanjutan dan sistematis terhadap semua aspek pendidikan

7. Penjaminan Mutu Prinsip: Ada Standar Ada kerangka prosedur yang diperlukan Ada kerangka organisasi

7. Penjaminan Mutu Prinsip: Ada Standar Ada kerangka prosedur yang diperlukan Ada kerangka organisasi yang diperlukan Proses evaluasi terus menerus/berkelanjutan Penerapan: Buku Panduan Akademik Pengembangan prosedur pendidikan klinik Evaluasi program

8. Kepemimpinan & Manajemen Kebijakan dan pengelolaan rotasi klinik Prinsip: Komitmen tinggi Transparansi Kecermatan

8. Kepemimpinan & Manajemen Kebijakan dan pengelolaan rotasi klinik Prinsip: Komitmen tinggi Transparansi Kecermatan Sistem yang bertanggung jawab

8. Kepemimpinan & Manajemen Penerapan: Sistem koordinasi Sistem perencanaan, pengawasan dan evaluasi Sistem pembiayaan

8. Kepemimpinan & Manajemen Penerapan: Sistem koordinasi Sistem perencanaan, pengawasan dan evaluasi Sistem pembiayaan Sistem reward and punishment

9. Profesionalisme Praktek nyata tugas profesional dokter Prinsip: Individu dokter muda Interaksi dengan pasien,

9. Profesionalisme Praktek nyata tugas profesional dokter Prinsip: Individu dokter muda Interaksi dengan pasien, keluarga, teman sejawat, antar tenaga kesehatan Sebagai tim pemberi pelayanan kesehatan

9. Profesionalisme Penerapan: Pembimbingan Keteladanan Kerjasama tim

9. Profesionalisme Penerapan: Pembimbingan Keteladanan Kerjasama tim