MELAYANI DENGAN HATI TULUS 1 TESALONIKA 2 1









- Slides: 9
MELAYANI DENGAN HATI TULUS 1 TESALONIKA 2: 1 -12
§ Motivasi pelayanan yang diajarkan sesuai Alkitab adalah pelayanan yang dilandasi ketulusan. § Ketulusan akan membuat pelayanan yang kita lakukan bertahan lama, berdampak luas dan memuliakan Tuhan. Ciriciri pelayanan yang tulus:
1. TIDAK BERMULUT MANIS (5) § Pelayanan sejati yang sudah dilakukan dengan segenap tenaga kadang bisa rusak karena ketidakmampuan menjaga mulut. § Pelayanan/ibadah yang tidak disertai dengan mengekang lidah, maka akan berujung pada kesia-siaan belaka (Yak 1: 26).
§ Biarlah perkataan kita sinkron dengan apa yang kita pikir dan lakukan di dalam pelayanan. § Amsal 10: 11 – Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan kelaliman. § Perkataan kita dipakai untuk menyampaikan informasi yang benar, untuk membangun dan menguatkan.
Pelayanan yang tulus terbebas dari pamrih. Tidak ada ‘hidden agenda’ dalam pengabdian yang kita persembahkan bagi Allah.
§ Dia sudah terlebih dahulu memberikan yang terbaik, segala yang kita butuhkan. § Karena itu hubungan pelayanan kita dengan Allah bukanlah sesuatu yang transaksional seperti orang berdagang yang memikirkan untung-rugi.
§ Kis 5: 3 -4, 9 – Hati Ananias dan Safira dikuasai Iblis sehingga tidak melayani dengan ketulusan. § Kiranya Tuhan menemukan ketulusan di dalam hati kita saat melayani Dia.
3. TIDAK MENCARI PUJIAN MANUSIA (6) Siapa yang tidak senang dengan apresiasi atau penghargaan? Setiap kita pasti suka dengan pujian dari orang lain. Tetapi itu bukanlah hal yang kita kejar dalam pelayanan karena satu-satunya Penonton yang melihat pelayanan kita adalah Tuhan.
§ Yoh 12: 42 -43 – Orang Farisi lebih suka kehormatan dari manusia. § Pujian manusia bisa berubah, terkadang juga hanya untuk ‘menjilat’ dan ‘asal bapak senang’. § Biarlah apresiasi dan penghargaan dari Tuhanlah yang kita harapkan pada akhirnya.









