Epidemiologi Diare Pengertian Jika ditilik definisinya diare adalah

  • Slides: 12
Download presentation
Epidemiologi Diare

Epidemiologi Diare

Pengertian Jika ditilik definisinya, diare adalah gejala buang air besar dengan konsistensi feses (tinja)

Pengertian Jika ditilik definisinya, diare adalah gejala buang air besar dengan konsistensi feses (tinja) lembek, atau cair, bahkan dapat berupa air saja. Frekuensinya bisa terjadi lebih dari dua kali sehari dan berlangsung dalam jangka waktu lama tapi kurang dari 14 hari. Sedangkan kondisi normal, sekali atau dua kali dalam sehari dengan konsistensi feses padat atau keras.

Epidemiologi Sekitar 5 juta anak di seluruh dunia meninggal karna diare akut. Di Indonesia

Epidemiologi Sekitar 5 juta anak di seluruh dunia meninggal karna diare akut. Di Indonesia pada tahun 70 – 80 an , frevakunsi penyakit diare sekitar 200 -400 per 1000 penduduk per tahun dari angka frevalensi tersebut, 70 - 80% menyerang anak di bawah usia 5 tahun (balita). Golongan usia ini mengalami 2 -3 episode diare per tahun di perkirakan kematian anak akibat diare sekitar 200250 ribu tiap tahunnya.

 Di Indonesia, lapaoran yanag masuk ke departemen kesehatan menunjukan bahwa setiap anak mengalami

Di Indonesia, lapaoran yanag masuk ke departemen kesehatan menunjukan bahwa setiap anak mengalami serangan diare 1 -2 kali setahun. Angka kesakitan akibat diare mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Masih seringnya terjadi wabah atau kejadian luar biasa , diare menyebabkan pemberantasannya menjadi suatu hal yang sangat penting di Indonesia, KLB masih terus terjadi hampir di setiap musim di sepanjang tahun.

Penyebab penyakit diare Penyebab diare dapat diklasifikasikan menjadi enam golongan: 1. Infeksi yang disebabkan

Penyebab penyakit diare Penyebab diare dapat diklasifikasikan menjadi enam golongan: 1. Infeksi yang disebabkan bakteri, virus atau parasit. 2. Adanya gangguan penyerapan makanan atau disebut malabsorbsi. 3. Alergi makan atau susu. 4. Keracunan bahan kimia atau racun yang terkandung dalam makanan. 5. Imunodefisiensi, yaitu kekebalan tubuh yang menurun.

Mekanisme penularan penyakit diare 1. Melalui air yang merupakan media penularan utama. 2. Melalui

Mekanisme penularan penyakit diare 1. Melalui air yang merupakan media penularan utama. 2. Melalui tinja terinfeksi. Tinja yang sudah terinfeksi mengandung virus atau bakteri dalam jumlah besar. Bila tinja tersebut dihinggapi oleh binatang dan kemudian binatang tersebut hinggap di makanan, makanan itu dapat menularkan diare ke orang yang memakannya.

Gejala umum diare a. Berak cair atau lembek dan sering adalah gejala khas diare

Gejala umum diare a. Berak cair atau lembek dan sering adalah gejala khas diare b. Muntah, biasanya menyertai diare pada gastroenteritis akut c. Demam, dapat mendahului atau tidak mendahului gejala diare d. Gejala dehidrasi, yaitu mat cekung, ketegangan kulit menurun, apatis bahkan gelisah.

Pengobatan penyakit diare Pengobatan diare berdasarkan derajat dehidrasinya: 1. Tanpa dehidrasi, dengan terapi A

Pengobatan penyakit diare Pengobatan diare berdasarkan derajat dehidrasinya: 1. Tanpa dehidrasi, dengan terapi A Pada keadaan ini, buang air besar terjadi 3 -4 kali sehari atau disebut mulai mencret. Ada tiga cara pemberian cairan yang dapat dilakukan di rumah a. Memberikan anak lebih banyak cairan b. Memberikan makanan terus-menerus c. Membawa ke petugas kesehatan bila anakk tidak membaik dalam tiga hari

2. Dehidrasi ringan atau sedang, dengan terapi B Berikan cairan oralit, untuk satu gelas

2. Dehidrasi ringan atau sedang, dengan terapi B Berikan cairan oralit, untuk satu gelas air, setengah sendok teh garam dan 2 sendok teh gula. usia < 1 tahun 1 -4 tahun > 5 tahun Jumlah oralit 300 m. L 600 m. L 1200 m. L

3. Dehidrasi berat, dengan terapi C Diare ini diatasi dengan terapi C, yaitu perawatan

3. Dehidrasi berat, dengan terapi C Diare ini diatasi dengan terapi C, yaitu perawatan di puskesmas atau rumah sakit untuk diinfus RL (Ringer Laktat). 4. Teruskan pemberian makan Pemberian makanan seperti semula diberikan sedini mungkin dan disesuaikan dengan kebutuhan. Makanan tambahan diperlukan pada masa penyembuhan.

Pencegahan penyakit diare Penyakit diare dapat dicegah melalui promosi kesehatan, antara lain : 1.

Pencegahan penyakit diare Penyakit diare dapat dicegah melalui promosi kesehatan, antara lain : 1. Menggunakan air bersih. Tanda-tanda air bersih adalah ‘ 3 Tidak’, yaitu tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. 2. Memasak air sampai mendidih sebelum diminum untuk mematikan sebagian besar kuman penyakit. 3. Mencuci tangan dengan sabun pada waktu sebelum makan untuk mematikan sebagian besar kuman penyakit. 4. Memberikan ASI pada anak sampai berusia dua tahun. 5. Menggunakan jamban yang sehat. 6. Membuang tinja bayi dan anak dengan benar

TERIMA KASIH SELESAI

TERIMA KASIH SELESAI