ARGENTOMETRI VOLHARD Oleh yusuf pratama pengertian Metode Volhard

  • Slides: 10
Download presentation
ARGENTOMETRI (VOLHARD) Oleh: yusuf pratama

ARGENTOMETRI (VOLHARD) Oleh: yusuf pratama

pengertian Metode Volhard Atau nama lainnya metode dengan cara pembentukan ion kompleks berwarna. Dalam

pengertian Metode Volhard Atau nama lainnya metode dengan cara pembentukan ion kompleks berwarna. Dalam cara ini, larutan standard perak nitrat ditambahkan secara berlebih ke dalam larutan analit, kemudian kelebihan ion perak dititrasi dengan larutan standard amonium atau kalium tiosianat dengan menambahkan ion feri (Fe 3+) sebagai indikator. Pada akhir titrasi, ion feri akan bereaksi dengan kelebihan ion tiosianat memebentuk ion kompleks {Fe(SCN)6}3 - yang berwarna coklat. • X + Ag+ Ag. X + Ag+ sisa • Ag+ sisa + SCN- Ag. SCN • Fe 3+ + 6 SCN- {Fe(SCN)6}3 -

BAHAN DAN ALAT • Bahan ü Peniter : KCNS ü Lart. Primer 10 ml

BAHAN DAN ALAT • Bahan ü Peniter : KCNS ü Lart. Primer 10 ml : Ag. NO 3 0, 01 N ü Sampel 10 ml : KI BE=127 ü Tambahan : 3 tetes HNO 3 P / Ph 13 ü Indikator : 1 ml Fe. Cl 3/ FAS

 • Alat ü Buret ü Stamfer ü Erlenmeyer ü Gelas beker ü Pipet

• Alat ü Buret ü Stamfer ü Erlenmeyer ü Gelas beker ü Pipet ukur / pipet gondok

CARA PEMBUATAN Dalam metode mohr ini dilakukan standarisasi untuk Ag. NO 3 dan KCNS,

CARA PEMBUATAN Dalam metode mohr ini dilakukan standarisasi untuk Ag. NO 3 dan KCNS, jadi metode Volhard ini melibatkan metode Mohr.

STANDARISASI Ag. NO 3 (mohr) 1. 2. 3. 4. 5. 6. Disiapkan alat dan

STANDARISASI Ag. NO 3 (mohr) 1. 2. 3. 4. 5. 6. Disiapkan alat dan bahan Diambil Ag. NO 3 dan dimasukkkan dalam buret sampai garis batas Lalu di masukkan 10 ml Na. Cl 0, 01 N dalam erlenmeyer Ditambahkan indikator 2 ml K 2 Cr. O 4 1% maka larutan dalam erlenmeyer akan berubah menjadi KUNING Kemudian dilakukkan titrasi hingga TAT berubah menjadi warna MERAH kemudian dilakukan perhitungan standarisasi Ag. NO 3 dengan Rumus V 1. N 1 = V 2. N 2 Ket: V 1 : volume Ag. NO 3 N 2 : normalitas Ag. NO 3 (dicari) V 2 : volume Na. Cl N 2 : normalitas Na. Cl

Standarisasi KCNS (volhard) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. disiapkan semua alat dan

Standarisasi KCNS (volhard) 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. disiapkan semua alat dan bahan Diambil KCNS dan dimasukkkan dalam buret sampai garis batas Lalu di masukkan 10 ml Ag. NO 3 0, 01 N dalam erlenmeyer (ket: tambahkan Ag. NO 3 berlebih 15/25 ml setelah sampel) Lalu deberi tambahan 3 tetes HNO 3 P atau H 2 SO 4 P Ditambahkan indikator 1 ml Fe. Cl 3 atau FAS Kemudian dilakukkan titrasi hingga TAT berubah menjadi warna MERAH BATA kemudian dilakukan perhitungan standarisasi Ag. NO 3 dengan Rumus Ket: V 1. N 1 = V 2. N 2 V 1 : volume KCNS N 2 : normalitas KCNS (dicari) V 2 : volume Ag. NO 3 N 2 : normalitas Ag. NO 3

PENETAPAN KADAR KCNS (volhard) 1. Disiapkan alat dan bahan 2. Diambil KCNS dan dimasukkan

PENETAPAN KADAR KCNS (volhard) 1. Disiapkan alat dan bahan 2. Diambil KCNS dan dimasukkan dalam buret sampai garis batas 3. Dimasukkan KI dalam erlenmeyer ((ket: tambahkan Ag. NO 3 berlebih 15/25 ml setelah sampel) 4. Ditmbahkan 1 ml Fe. Cl 3 atau FAS 5. Kemudian dilakukan titrasi hingga TAT berubah menjadi MERAH BATA 6. Lalu dilakukan perhitungan penetapan kadar KCNS dengan menggunakan rumus berikut :

Rumus penetapan kadar Pk KCNS = [{(V. N)Ag. NO 3 – (V. N)KCNS}. BE

Rumus penetapan kadar Pk KCNS = [{(V. N)Ag. NO 3 – (V. N)KCNS}. BE KI]. 100% Vs (KI). 1000 ket : BE KI = 127

 • Silahkan lakukan uji dan perhitungannya. TERIMAKASIH

• Silahkan lakukan uji dan perhitungannya. TERIMAKASIH