ORGANISASI JEMAAH ISLAMIYAH SEJARAH SINGKAT ORGANISASI JEMAAH ISLAMIYAH



![PEDOMAN UMUM PERJUANGAN AL-JAMAAH AL- ISLAMIYYAH [ PUPJI ] Dikeluarkan oleh Majelis Qiyadah Markaziyah PEDOMAN UMUM PERJUANGAN AL-JAMAAH AL- ISLAMIYYAH [ PUPJI ] Dikeluarkan oleh Majelis Qiyadah Markaziyah](https://slidetodoc.com/presentation_image_h/b55027c006af504b1b5ede632110b8d2/image-4.jpg)






![AL-MANHAJ AL- ‘AMALIY [ PEDOMAN OPERASI UMUM ] Operasi Pembangunan Kekuatan 1. 2. 3. AL-MANHAJ AL- ‘AMALIY [ PEDOMAN OPERASI UMUM ] Operasi Pembangunan Kekuatan 1. 2. 3.](https://slidetodoc.com/presentation_image_h/b55027c006af504b1b5ede632110b8d2/image-11.jpg)


















- Slides: 29
ORGANISASI JEMAAH ISLAMIYAH
SEJARAH SINGKAT ORGANISASI JEMAAH ISLAMIYAH Perubahan wujud dan nama dgn tujuan yg sama Darul Islam • Ajengan Masduki gerakan • Abdul Halim al Abdullah Sungkar (AS) tertutup • Abdus Somad al Abu Bakar Baasyir (ABB) 1993, Perpecahan, beda Akidah tertutup Darul Islam Ajengan Masduki Jemaah Islamiyah • Abdul Halim al Abdullah tertutup Sungkar (Alm) • Abdus Somad al Abu Bakar Baasyir (ABB) 7 Agustus 2000, Kongres MMI Majelis Mujahidin Jemaah Islamiah terbuka tertutup Indonesia, Singapura, Indonesia (MMI) Abu Bakar Baasyir Malaysia, Filipina Selaku Amir Selatan, Thailand Selatan Tujuan: Pemberlakuan Syariah Islam di Indonesia NII
TUJUAN ORGANISASI JEMAAH ISLAMIYAH Tujuan Jemaah Islamiah adalah terbentuknya Daulah Islamiah Nusantara, yang didahului dgn terbentuknya NII & NIM • • • Indonesia Singapore Brunei Thailand Selatan Kamboja Phillippine Selatan
PEDOMAN UMUM PERJUANGAN AL-JAMAAH AL- ISLAMIYYAH [ PUPJI ] Dikeluarkan oleh Majelis Qiyadah Markaziyah Al- Jamaah Al Islamiyyah, tanggal 30 Mei 1996, PUPJI terdiri dari : Ushulul-Manhaj Al- Harakiy Li Iqomatid Dien (Sepuluh prinsip dlm memahami Dien sbg landasan langkah-langkah sistematis yg wajib ditempuh dlm rangka menegakkan Daulah Islamiyah dan selanjutnya menegakkan Khilafah Islamiyah) Al-Manhaj Al Harakiy Li Iqomatid Dien (Pedoman mengenai langkah-langkah sistematis yg wajib ditempuh dlm rangka menegakkan Dien (Daulah Islamiyah) Al-Manhaj Al-‘Amaliy (Pedoman Operasi Umum) An-Nidhomul Asasiy (Ketentuan dasar)
MEKANISME KERJA ORGANISASI JI
STRUKTUR ORGANISASI KELOMPOK JEMA’AH ISLAMIYAH AMIR Ketua Askari Chief Executive Amir of JI x Regional Shura x (Chief of Army) (Consultant Region) x DZULKARNAIN al. Uztad DAUD MUKHLAS April 2001 SINGAPURA MALAYSIA MARKAZ HAMBALI IBNU HANIFAH KHATIBAH QIRDAS ACHMAD ROICHAN al. SAAD ADUNG April 2002 MANTIQI SANI / II ABU IRSYAD al. SYAHRONI MANTIQI THALID / III MINDANAO SABAH, KALTIM SULAWESI WAKALAH PEKANBARU LAMPUNG WAKALAH JABOTABEK -PAIMAN ACHMAD SYAKIR -SYAHRIL SYAM -MIFTAH SALI -PURWADI ZAID al. ABDULLAH x MOHAMMAD NASIR bin ABAS al. KHAIRUDIN al SULAEMAN al. LEMAN al MALIK al. ABU HUSNA al. EDDY MULYONO MANTIQI UKHRO QIRDAS MEDAN FIAH - P. BULAN - LABUHAN - STABAT - T. KENAS - P. SIANTAR - KABANJAHE - KOTACANE WAKALAH JATIM JABAR SURAKARTA JATENG x ABD. GOFAR IKSAN Ir. FARAH al. ABU ASKHARI QIRDAS TAPANULI FIAH - BT. TORU - LUMUT - SIPROK - NATAL ABD ROHIM AYUB AUSTRALIA MALDIV KHATIBAH BANDA ACEH - SAMAHANI - SAREE - TAKEGON - K. SIMPANG MUSTOFA al. ABU THOLUT x x INDONESIA WAKALAH SUMBAGUT x ABU BAKAR BA’ASYIR ABU RUSDAN al. ABDUS SOMAD al. THORIQUDIN x MANTIQI ULA / I BP Markaziyah x FAHIM WAKALAH NUSRAT ABDULLAH al. YAZID
Al-Manhaj Al Harakiy Li Iqomatid Dien (Pedoman mengenai langkah-langkah sistematis yg wajib ditempuh dlm rangka menegakkan Dien (Daulah Islamiyah) Tahapan-tahapan : PERSIAPAN UNTUK MENEGAKKAN DAULAH PENEGAKKAN KHILAFAH
TAHAPAN PERJUANGAN JEMAAH ISLAMIYAH PERSIAPAN UNTUK MENEGAKKAN DAULAH Takwinul Jama’ah Takwinul Quwwah a. b. c. d. e. f. Istikhdamul Quwwah Tarbiyyah (Pendidikan) Da’wah Pembinaan Hijrah Pembinaan Jihad Tajnid (Kemiliteran) Pembinaan Qa-idah Aminah (Basis yg aman) a. b. c. d. e. f. Pembinaan Teritorial Diklat Tamwil (Pendanaan) Jasus (Intelijen) Tansiq bainal jama’aat (Jalin Hub antar Pok/Jemaah) a. Da’wah (Indzar) (Ancaman keras) b. Jihad Musallah (Bersenjata)
TAHAPAN PERJUANGAN JEMAAH ISLAMIYAH PENEGAKKAN DAULAH Takwinud Daulah (Pembentukan Neg) a. Tandhim (Hukumiy) (Pemerintahan) a. b. c. d. e. Tajnid f. Tarbiyah Jihad Tahkim (Pengadilan) Tamwil (Pendanaan) Pembinaan masyarakat Islam Tatsbitud Daulah (Pengukuhan Neg) Tansiq bainad Duwal (Jalin Hub Antar Neg)
AL-MANHAJ AL- ‘AMALIY [ PEDOMAN OPERASI UMUM ] Operasi Pembangunan Kekuatan 1. 2. 3. 4. 5. Diklat Pembinaan Personil Pembinaan Teritorial Pembinaan Ekonomi Tansiq bainal Jama’aat Penggolongan Operasi 1. 2. 3. 4. Operasi Intelijen Pembangunan Kekuatan Penggunaan Kekuatan Tempur Bentuk Jaringan Kerja 1. Jaringan Kerja Satu Inti 2. Jaringan Kerja Banyak Inti (desentralisasi) terkendali 3. Jaringan Kerja Banyak Inti (desentralisasi) tak terkendali
STRATEGY REGIONS OF OPERATION JAMA’AH ISLAMIYYAH ECONOMIC REGION AFGHA NISTAN Mujahi din Military Acade my SINGAPORE TRAINING REGION MINDANAO PHILIPPINES MALAYSIA MANTIQI III Chief: MUKHLAS Mohammad Nasir bin Abas MANTIQI I Islamic MINDANAO Military CAMP HUDAIBIYAH Acade CAMP MILF my JI REGIONS of CONFLICT POSO TERNATE AMBON INDONESIA MANTIQI II BOMBINGS IN Abu Irsyad @ Syahroni • Medan • Batam • Mojokerto • Pekan Baru • Bandung • NTB • Siantar Island • Jakarta • BALI • JW Marriott REGION of JIHAD/MAIN AREA of OPERATION REALIZATION OF NII (the Islamic State of Indonesia)
POLA PEMBENTUKAN JARINGAN OPERASI JEMAAH ISLAMIYAH
REKRUTMENT Anak-anak muda usia Sekolah Dasar dari seluruh wilayah Indonesia, Malaysia, Thailand dan Philipina PENDIDIKAN DASAR KEAGAMAAN Ponpes Al-Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Indonesia SISWA DI BAI’AH Ponpes Lukmanul Hakim, Ulu Tiram, Johor, Malaysia SISWA DI BAI’AH Ponpes Lukmanul Hakim, Ulu Tiram, Kelantan, Malaysia SISWA DI BAI’AH TKI Illegal di Malaysia Ex-Anggota DI, NII di Indonesia Warga Muslim yang ingin mendalami Agama Islam atau ingin Taubah Ikut Dalam Kelas Agama, diberi pelajaran tentang Jihad, Islam, sejarah Kartosuwiryo ANGGOTA DI BAI’AH Penanaman sikap Anti Pemerintah RI : Tidak boleh hormat kepada Bendera Merah Putih dan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya Penanaman sikap Anti Pemerintah Malaysia PEMAHAMAN JIHAD : Mati Syahid dan Perang (Angkat Senjata)
PEMBANGUNAN KEKUATAN PENGGUNAAN KEKUATAN Pelatihan Kemiliteran di Afghanistan PERSONIL Jihad di Daerah konflik di Indonesia : Ternate, Ambon, Poso, dll Pelatihan Kemiliteran di Camp Hudaibiyah, milik JI Pelatihan Kemiliteran di Wilayah Indonesia : Poso/Palu, Pandeglang Jihad di Daerah konflik di Luar Negeri : Afghanistan, Philipina Selatan Dari Luar Negeri : PERALATAN Penyelundupan Senjata Api, Amunisi dan Bahan Peledak dari Philipina Selatan, Thailand dan Kamboja Dari Dalam Negeri : Mencari, membeli senjata api, amunisi dan Bahan Peledak secara illegal PERSONIL SIAP PAKAI Melakukan serangkaian teror Bom di Indonesia tahun 2000, 2001, 2002 dan 2003 Sumbangan Anggota : Infaq dll. DANA Fa’i : perampokan Sumbangan Al-Qaeda Melakukan serangkaian teror Bom di Philipina Selatan di wilayah General Santos, Catobato, dll
NIDHOM ASASI ( Ketentuan Dasar) Terdiri dari 15 BAB dan 43 pasal tentang : Identitas dan karakteristik Jama’ah Thandim dan Imaroh Perangkat dan mekanisme kerja secara garis besar Perubahan dan tambahan Hal-hal yang penting : Nama Jemaah : Al- Jama’ah Al-Islamiyah (pasal 1) Jemaah ini berasaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai dengan pemahaman Salafush Shoolih (pasal 4 point 1) Sasaran perjuangan Jema’ah ini adalah mewujudkan tegaknya Daulah Islamiyah sebagai basis menuju wujudnya kembali Khilafah ‘Alaa Minhajin Nubuwwah. (pasal 4) Untuk mencapai sasaran, Jemaah menempuh jalan : Da’wah, Tarbiyah, Amar Ma’ruf nahi munkar, hijrah, dan jihad fii sabilillah. (pasal 5) Jema’ah dipimpin seorang Amir (pasal 6 point 1)(ABDULLAH SUNGKAR digantikan oleh ABU BAKAR BAASYIR) Amir menerima mubaayah anggota (pasal 8 point 1), anggota bermubaayah kepada Amir (pasal 30 ayat d) Kerjasama antar Manthiqi harus sepengetahuan Amir (pasal 39)
PELAKSANAAN THANDIM SIRRI Penataan dan pengaturan organisasi yang sifatnya rahasia 1. Struktur organisasi (bersifat tertutup dan simple/mudah dilaksanakan) 2. Personal (berdisiplin dapat menjaga kerja yang bersifat tertutup) 3. Wasilah/sarana (disesuaikan dengan keperluan program; tidak beku; selalu berkembang, bertambah dan berganti; memenuhi tuntutan kerahasiaan) 4. Sistem kerja, program dan pelaksanaannya (sesuai dengan ilmu manajemen sebatas yang dibenarkan oleh syari’ah) 5. Misi (ia bersifat jelas dan tertutup) 6. Cover (bersifat mengamankan, terbuka dan syar’I)
IDENTITAS ANGGOTA Organisasi JI 1. Ciri Fisik Jenggot Celana Di Atas Mata Kaki Foto Thoriquddin@Abu Rusydan
IDENTITAS ANGGOTA POK JEMAAH ISLAMIYAH 2. Ciri Dakwah • Pendekatan dengan mengajak solat dan mengikuti pengajian di masjid, dimana ustadz yang memberi pengajian itu dikenalinya dengan baik. • Suka memberikan buku bacaan/meminjamkan buku bacaan kepada orang yang baru dikenalinya yang mula cenderung untuk mengikuti pengajian. • Mengajak bertamu kerumah kenalannya seperti ke rumah anggota Jamaah Islamiyah yang banyak aktif dalam dakwah. • Mengajak untuk mengikuti pengajian yang diadakan dirumah dalam jumlah jemaah yang sedikit. • Kecenderungan semakin kelihatan, maka ditanamkan rasa benci dengan pihak non muslim yang dikatakan dengan sengaja menindas umat Islam, terutama Amerika. • Pemahaman tentang wajibnya berjihad membela Islam dan memerangi musuh -musuh Islam. • Bai’ah untuk mengikuti jamaah.
IDENTITAS ANGGOTA POK JEMAAH ISLAMIYAH 3. Kebiasaan • Biasa memanggil sesama anggota JI dengan panggilan “akhi”. • Tidak mengenali isteri anggota JI atau mengenalkan isteri kepada yang lain, kecuali yang punya hubungan keluarga atau pernah kenal sewaktu di sekolah • Berbicara dibalik tabir atau terselindung ketika berbicara dengan wanita anggota JI • Menutupi diri dari dikenali asal usul pribadinya atau keluarganya • Membaca buku-buku tarjamahan dari buku tulisan orang arab berkenaan tentang Jihad dan perjuangan
KOMUNIKASI ANGGOTA POK JEMAAH ISLAMIYAH 1. Komunikasi Antara Atasan Dengan Bawahan • Teknis Komunikasi bisa dengan cara : * Bertemu langsung * Lewat telfon * Untuk perintah datang bertemu dan yang bersifat singkat/pendek terkadang menggunakan HP atau telfon * Lewat Kurir • Amir Jamaah Islamiyah bisa mengadakan pertemuan empat mata dengan anggota staf Markaziyah yang dikehendakinya • Amir Jamaah dan ketua Mantiqi mempunyai wewenang untuk memutuskan permasalahan tanpa dibawa ke ruang rapat • Informasi yang diterima oleh atasan tidak diberikan semuanya kepada bawahan
KOMUNIKASI ANGGOTA POK JEMAAH ISLAMIYAH 2. Komunikasi Antara Sesama • Sesama anggota tidak dibiasakan untuk saling mengorek informasi dan tidak bersangka buruk bagi yang tidak mau menjawab • Tidak menceritakan tentang kegiatan kemiliteran yang pernah dialaminya kepada yang lain. • Tidak menjelaskan kedudukan jabatannya didalam wakalah atau Mantiqi jika yang bertanya itu bukan diantara petinggi JI. • Untuk memperkenalkan sesama anggota JI dengan anggota JI yang lain hanya menyebut bahawa ianya adalah ‘ikhwan kita’.
KOMUNIKASI ANGGOTA POK JEMAAH ISLAMIYAH 3. Komunikasi Anggota Jama’ah Dengan Pihak Lain • Dibenarkan untuk mengikuti acara yang diadakan oleh jamaah yang lain atas sepengetahuan atasannya. • Menutupi identitas keorganisasiannya didalam JI dan berusaha mengajak aktivis di Jamaah yang lain untuk ikut didalam program dakwah yang diadakan oleh JI (tanpa disadarinya). • Mengadakan program bersama. • Saling membantu kekurangan.
KOMUNIKASI ANGGOTA POK JEMAAH ISLAMIYAH 4. Penggunaan Kode/Sandi Rahasia • Ada diantara kata yang digunakan adalah dari bahasa Arab, Moro dan Afghanistan yang diperkirakan tidak difahami oleh kebanyakan orang, tetapi memang ada kata dari bahasa Indonesia yang dimaknakan dengan maksud yang lain, seperti : Kode Artinya Akhi Saudaraku Antum Kamu Barang dagangan Barang kiriman Pekerja Siswa kadet Kenduri Rapat Pa’e Abu Rusydan Matua Ust Abu Bakar Baasyir Jamse Rapat / kumpul Dushman Musuh
JEMAAH ISLAMIYAH SEBAGAI ORGANISASI RAHASIA 1. Jaringan Tertutup dan Sentralistik 2. Sistem Sel 3. Komunikasi Tertutup/Rahasia 4. Hubungan Kekerabatan 5. Ikatan Bai’at – Loyalitas/Ketaatan 6. Penyaluran dana – tanpa jejak 7. Kerjasama dengan Pok lain secara tertutup 8. Terlatih dan berdisiplin
KERJASAMA DENGAN Mujahidin Negara LAIN Rabitatul Mujahidin (RM) RM Forum Kelompok Jihad Indonesia : Abu Fatih Singapore : Hambali Burma : Salimullah/Arakan Thailand Sel. : Abdul Fatah MILF : Abu Hurairah Aceh : Teuku Idris Sulawesi : Ustadz…+ ADK Malaysia : ABB Faiz Abubakar Bafana Hambali cerita pd Faiz bahwa pelaku peledakan bom di rumah Dubes Philippine di Jakarta adalah Pertemuan RM I, akhir 1999 Pertemuan RM II, pertengahan 2000 Pertemuan RM III, Nopember 2000 Resolusi RM Di Selangor, hadir ABB, Hambali, Faiz & Perwakilan msg-msg negara Di Kualaanggota Lumpur, hadir ABB, Hambali, Faiz & Perwakilan msgmsg negara anggota Di Perak, hadir ABB, Hambali, Faiz & Perwakilan msg-msg negarasbg 1. Mengangkat Hambali anggota Sekjen RM Realisasi Resolusi RM Pelaku: Fathur Roch. Al Ghozi, dkk. 2. Melakukan serangan thd Philippine Interest di dalam & luar negeri Philippine sbg balasan atas serangan/ Peledakan rumah Dubes tekanan pem. Philippine di Jakarta kpd MILF
KERJASAMA DENGAN KELOMPOK LAIN AL-QAEDA KOMPAK MILF JI ASG GAM • • Mer. C Bantuan Dana Bantuan Log (Senpi, Handak, Amo) Bantuan Personel (Pelatih, Eksekutor) Sarana / Prasarana latihan Militer DASAR : Psl. 40, 41 NIDHOM ASASY PUPJI JEMAAH SALAFI WARDAH ISLAMIYAH
HUBUNGAN KEKERABATAN ANGGOTA JI - Akan timbul kendalam pembuktian - Saling percaya - Saling menutup
T T T F KD K K S KD K S W F T F KD KD K W M 2 M 1 T KD K W W T S KD F S F T F K KD T K K F T S T T F KD KD F T T T F A S KD F T T K T T F T T T Amir K Katibah M 1 Mantiqi KD Kirdas W Wakalah F Fiah S Sariyah T Thaifah A T F KD KD F KD K F F K K KD T KD S K F T S S KD K W S W K KD M 3 M 4 W T T F T KD F T T T





























