Manajemen Kas Rita Tri Yusnita SE MM Pengertian






















- Slides: 22
Manajemen Kas Rita Tri Yusnita, SE. , MM.
Pengertian Kas › Kas merupakan bentuk aktiva yang paling likuid, yang dapat dipergunakan segera untuk memenuhi kewajiban finansial perusahaan › Kas harus dijaga tingkat likuiditasnya, tidak terlalu likuid, juga jangan sampai illikuid › Tidak terlalu banyak (tidak terlalu likuid) supaya tidak terlalu banyak uang kas yang menganggur tidak menghasilkan keuntungan › Jangan sampai illikuid (kesulitan uang kas) akan mengganggu aktivitas operasi perusahaan (misalkan membeli bahan baku segera, dll)
Motif Memiliki Kas Motif Transaksi • Perusahaan menyediakan kas untuk membayar berbagai transaksi bisnisnya Motif Berjaga • Mempertahankan saldo kas untuk memenuhi permintaan kas yang sifatnya tidak terduga Motif Spekualsi • Dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan dari memiliki atau menginvestasikan kas dalam bentuk investasi yang sangat likuid • Biasanya jenis investasi yang dipilih adalah investasi pada sekuritas
Safety Level of Cash Balance › Safety level of cash balance (tingkat aman dari saldo kas) merupakan saldo kas minimum yang perlu dimiliki oleh perusahaan untuk melindungi perusahaan dari resiko kesalahan-kesalahan saldo kas. › Safety level of cash balance sebaiknya ditetapkan untuk periode normal dan periode puncak. › Periode puncak adalah periode dimana kebutuhan akan kas memuncak.
Safety Level of Cash Balance Rumus untuk menghitung Kas Minimum
Ilustrasi 1 Kas Minimum ›
Ilustrasi 2 Kas Minimum › Selama 3 hari puncak dalam bulan Nopember pengeluaran kas PT. BOGASAHA berturut-turut Rp 600. 000, Rp 650. 000, dan Rp 700. 000 › Rata-rata pengeluaran kas = Rp. 650. 000 › Jika jumlah hari yang diinginkan pada periode puncak adalah 5 hari. › Hitunglah safety level of cash balance pada periode puncak n n n Safety level of cash Balance pada periode puncak = 5 x Rp 650. 000 = Rp 3. 250. 000
Model-Model Manajemen Kas 1. MODEL BAUMOL › Baumol menyatakan bahwa kebutuhan akan kas dalam suatu perusahaan mirip dengan pemakaian persediaan 2. MODEL MILLER DAN ORR › Bagaimana jika penggunaan kas per harinya tidak konstan? › Miller dan Orr menyatakan bahwa perusahaan perlu menetapkan batas dan batas bawah
Menentukan Saldo Kas Optimal (Model Baumol) ›
Menentukan Saldo Kas Optimal (Model Baumol) ›
Ilustrasi 3 Menentukan Saldo Kas Optimal ›
Ilustrasi 4 BAUMOL MODEL § PT. Usaha Mandiri mengestimasi penggunaan kas tahunan $ 3, 750, 000. Surat berharga menghasilkan return 12% per tahun. § Manajemen perusahaan berencana memenuhi kas dengan menjual surat berharga secara periodik. Biaya transaksi adalah $40. § Dengan menggunakan Baumol Model: a. Berapa ukuran kas yang optimal? b. Berapa saldo rata 2 kas? c. Berapa kali transfer dalam setahun?
Solusi Ilustrasi 4 BAUMOL MODEL
MILLER-ORR MODEL n Perusahaan menentukan saldo kas antara batas dan batas bawah. $ Ketika kas mencapai batas tertinggi (H), perusahaan menginvestasikan kas sehingga saldo kas sebesar Z. H Ketika kas mendekatai batas terendah (L), perusahaan menjual surat berharga agar saldo kas mendekati Z. Z L Time
MILLER-ORR MODEL n Rumus mencari Z dan H apabila L sudah ditentukan: Z = Saldo kas sasaran H = Batas L = Batas bawah F = Transactions costs (Fixed costs) K = Opportunity cost memegang kas (harian) σ = Varians arus kas bersih harian
MILLER-ORR MODEL • Saldo kas rata-rata menurut Miller-Orr model:
Ilustrasi 5 MILLER-ORR MODEL › Example: Suppose that short-term securities yield 5% per year and it costs the organization $ 50 each time it buys or sells securities. The daily variance of cash flows is $1000 and your bank requires $1, 000 minimum checking account balance (L). Assume that 1 year = 360 days
MILLER-ORR MODEL ›
Ilustrasi 6 Miller-Orr Model ›
Lanjutan… ›
Terima kasih






















