Kewarganegaraan Ganda dan Keluarga Campuran Patricia Rinwigati Waagstein, SH, MIL, PHD Pelaku Kawin Campur & Sentra Ham – FHUI rinwigati@gmail. com
Why should we care? • Kewarganegaraan adalah identitas – luar negeri • Kewarganegaraan menunjukkan keterikatan hukum antara individu dan suatu negara - yang melahirkan hak dan kewajiban individu serta hak dan kewajiban suatu negara. • Kewarganegaraan adalah hak asasi manusia • Keluarga sebagai subjek : Suami/Istri pasangan WNI visa versa, anak- anak.
Realitas Hidup di antara 2 negara Ijin Tinggal Bekerja ? Social security Pendidikan anak ?
DK mempermudah? Hak • Akses bepergian dan tinggal yang tidak terbatas; • Opsi keuangan/pekerjaan; • Akses tidak terbatas untuk social security; • Ijin kerja tidak terbatas; • Kepemilikan property. kewajiban • Mengikuti peraturan yang berlaku di tempat di mana berlaku. • Pembayaran pajak • Wajib militer; • Security clearance • Pemerintahan; • Limited Assistance Abroad: tindak pidana; • Process yang mungkin panjang dan mahal;
• Keluarga adalah bagian dari masyarakat; • Angka perkawinan campur terus bertambah – globalisasi ekonomi, migrasi, dan tehnologi – batas negara. • DK bukan satu-satunya alat pemuas tetapi banyak menyelesaikan masalah perkawinan campuran.
Subyek KG (Terbatas) • Istri/suami WNI yang menikah dengan WNA • Suami/istri WNA yang menikah dengan WNI lebih dari 10 tahun • Anak-anak hasil perkawinan campur (tidak dibatasi usia). • WNI yang tinggal di luar negeri – karena sesuatu kondisi harus mendapatkan WNA, maka WNI nya tidak gugur.