Perancangan Komponen Terprogram Astria Nur Irfansyah Tujuan n

  • Slides: 9
Download presentation
Perancangan Komponen Terprogram Astria Nur Irfansyah

Perancangan Komponen Terprogram Astria Nur Irfansyah

Tujuan n Mahasiswa memahami permasalahan dalam sistem digital dan implementasinya menggunakan komponen H/W programmable.

Tujuan n Mahasiswa memahami permasalahan dalam sistem digital dan implementasinya menggunakan komponen H/W programmable. Mahasiswa memahami prosedur perancangan sistem digital menggunakan komponen H/W programmable. Mahasiswa dapat menggunakan tools EDA untuk perancangan sistem digital menggunakan komponen H/W programmable.

Istilah-istilah? n Sistem digital n Komponen H/W programmable n Tools EDA

Istilah-istilah? n Sistem digital n Komponen H/W programmable n Tools EDA

Kompetensi n n n Mahasiswa dapat menggunakan komponen hardware (H/W) programmable seperti PLD (programmable

Kompetensi n n n Mahasiswa dapat menggunakan komponen hardware (H/W) programmable seperti PLD (programmable logic device) dan FPGA (field programmable gate array) untuk implementasi sistem digital. Mahasiswa dapat melakukan perancangan sistem digital berbasis H/W programmable dengan metode perancangan yang benar serta menggunakan tools EDA (Electronic Design Automation) dengan benar. Mahasiswa menguasai bahasa VHDL dan dapat menggunakannya dengan baik dan benar. VHDL : VHSIC High Description Language VHSIC: Very High Speed Integrated Circuit

Pokok bahasan n n n n Overview Sistem Digital: Rangkaian kombinasional dan sekuensial, Kontroler

Pokok bahasan n n n n Overview Sistem Digital: Rangkaian kombinasional dan sekuensial, Kontroler dan data path, Finite State Machine (FSM). Sejarah dan evolusi H/W programmable: PROM, PAL, PLA, Masked gate Array, FPGA. Arsitektur H/W programmable: Blok logika, clock, I/O, interconnect, programmable switch, Blok-blok khusus, Emulating dan Prototyping. Metodologi perancangan H/W programmable: Spesifikasi, Pemilihan komponen, perancangan, Verifikasi, Integrasi sistem, test. Desain teknik H/W programmable: Hardware Description Language (HDL), Top down design, One hot encoding, Design for Test, Built in self test (BIST), Signature analysis. Verifikasi: Simulasi, timing analysis, Vormal verification. Tools EDA: Test bench, sintesa, place and route, programming tools. Studi Kasus: skimming book reviews skimming jurnal or articles.

Overview Sistem Digital Rangkaian kombinasional n Rangkaian sekuensial n Kontroler n Data path n

Overview Sistem Digital Rangkaian kombinasional n Rangkaian sekuensial n Kontroler n Data path n Finite State Machine (FSM) n

Digital n Merujuk pada penggunaan bilangan pada rangkaian.

Digital n Merujuk pada penggunaan bilangan pada rangkaian.

Plus minus FPGA dan piranti terprogram lainnya n Minus: ¨ Relatif mahal. (FPGA) ¨

Plus minus FPGA dan piranti terprogram lainnya n Minus: ¨ Relatif mahal. (FPGA) ¨ Tapi untuk prototyping sistem digital menjadi murah. (FPGA) n Programmable logic device (PLD, CPLD) ¨ Cukup murah, fleksibel, bisa dirahasiakan ¨ IC TTL AND, OR, NAND, buffer, inverter ¨ Minus: sebelum digunakan perlu diprogram

Tebaklah IC berikut ini n n Atmel ATMega 16 Mikrokontroler GAL 22 V 100

Tebaklah IC berikut ini n n Atmel ATMega 16 Mikrokontroler GAL 22 V 100 PLD ¨ (PLC: programmable logic controller) ¨ PLD: programmable logic device n Xilinx XC 9572 CPLD ¨ Complex n n PLD 74 LS 00 IC TTL AND Atmel ATF 16 V 8 FPGA Field Programmable Gate Array Reconfigurable computing