Kekuasaan Wewenang dan Kepemimpinan Kekuasaan l Definisi stp

  • Slides: 10
Download presentation
Kekuasaan, Wewenang dan Kepemimpinan

Kekuasaan, Wewenang dan Kepemimpinan

Kekuasaan l Definisi: stp kemampuan utk mempengaruhi pihak lain (Soerjono S). Kesempatan seseorg/seklp org

Kekuasaan l Definisi: stp kemampuan utk mempengaruhi pihak lain (Soerjono S). Kesempatan seseorg/seklp org utk menyadarkan masy akan kemauan 2 nya sendiri, sekaligus menerapkannya thd tindakan 2 perlawanan dr org 2/golongan 2 tertentu (Weber) l Masy mulai mengatur pembagian kekuasaan & menentukan penggunaannya, maka muncul Wewenang (kekuasaan yg ada pd seseorg/seklp org yg mempunyai dukungan/mendpt pengakuan dr masy)

Lanjutan l Tdk ada masy yg berhasil dg sadar mengatur stp kekuasaan yg ada

Lanjutan l Tdk ada masy yg berhasil dg sadar mengatur stp kekuasaan yg ada di dlm masy itu menjd wewenang. Wewenang akan efektif jika didukung oleh kekuasaan yg nyata. l Letaknya kekuasaan yg nyata & wewenang yg diakui masy seringkali tdk berada di satu tangan l Setiap masy memerlukan faktor pengikat yg terwujud dlm diri seseorg/seklp org yg memiliki kekuasaan & wewenang l Beda kekuasaan dengan wewenang ialah dlm hal pengakuan dr masyarakat

Lanjutan l Kekuasaan tertinggi dlm masy (kedaulatan) yg dijalankan ole segolongan masy yaitu the

Lanjutan l Kekuasaan tertinggi dlm masy (kedaulatan) yg dijalankan ole segolongan masy yaitu the rulling class (mnr Gaetano Mosca) l Sumber kekuasaan: hak milik kebendaan, kedudukan, birokrasi, kemampuan khusus dlm bidang ilmu pengetahuan tertentu. l Sumber kekuasaan dikaitkan dg kegunaannya, maka kekuasaan dpt bersumber pd bermacam 2 faktor spt militer, polisi, kriminal; ekonomi; politik; hukum; tradisi; ideologi; diversionary power l Sifat hakikat kekuasaan dpt terwujud dalam hubungan yg simetris (mis hbg persahabatan) dan asimetris (mis tunduk pd pemimpin)

Lanjutan l Unsur 2 kekuasaan: rasa takut; rasa cinta; kepercayaan; pemujaan. l Saluran kekuasaan:

Lanjutan l Unsur 2 kekuasaan: rasa takut; rasa cinta; kepercayaan; pemujaan. l Saluran kekuasaan: militer; ekonomi; politik; tradisional; ideologi; alat 2 komunikasi; rekreasi dll l Dimensi kekuasaan: kekuasaan sah dg kekerasan (spt pemerintah); kekuasaan sah tanpa kekerasan (spt ideologi); kekuasaan tdk sah dg kekerasan (spt tirani tindakan kriminal); kekuasaan tdk sah tanpa kekerasan (spt intimidasi)

Lanjutan l Cara/usaha utk mempertahankan kekuasaan: 1) meninggalkan semua peraturan lama yg merugikan kedudukan

Lanjutan l Cara/usaha utk mempertahankan kekuasaan: 1) meninggalkan semua peraturan lama yg merugikan kedudukan penguasa; 2) mengadakan sistem 2 kepercayaan; 3) pelaksanaan administrasi & birokrasi yg baik; 4) mengadakan konsolidasi scr horizontal & vertikal l Cara memperkuat kedudukan: 1) menguasai bidang 2 kehidupan tertentu; 2) penguasan bidang 2 kehidupan dlmm masy yg dilakukan dg paksaan dan kekerasan.

Lanjutan l Garis tegas antara penguasa dg yg dikuasai menimbulkan lapisan kekuasaan. l Pola

Lanjutan l Garis tegas antara penguasa dg yg dikuasai menimbulkan lapisan kekuasaan. l Pola umum sistem lapisan/piramida kekuasaan (mnr Mac. Iver): 1) tipe kasta (ada grs pemisah yg tegas & kaku, tdk ada mobilitas vertikal); 2) tipe oligarkis (ada grs pemisah yg tegas berdsr kebudayaan masy, terjadi mobilitas vertikal); 3) demokratis (ada grs pemisah antara lapisan yg sifatnya mobil sekali) l Pola piramida kekuasaan tdk jarang mengalami penyimpangan krn stp masy mengalami perubahan sosial & kebudayaan.

Wewenang l Yg dimaksud adl hak yg dimiliki seseorang/seklp org (Soerjono S). Suatu hak

Wewenang l Yg dimaksud adl hak yg dimiliki seseorang/seklp org (Soerjono S). Suatu hak yg telah ditetapkan dlm suatu tata tertib sosial utk menetapkan kebijaksanaan 2, menentukan keputusan 2 mengenai persoalan 2 yg penting, & utk menyelesaikan pertentangan 2 (Weber) l Wewenang hy mengalami perubahan bentuk, spt mnr Weber wewenang kharismatik berkurang kekuatannya jk keadaan masy berubah, utk dijadikan wewenang tradisional atau rasional l Perkembangan wewenang terletak pd arah & tujuannya l Bentuk wewenang: 1) kharismatis; 2) tradisional; 3) rasional/legal

Kepemimpinan l Definisi: kemampuan seseorang utk mempengaruhi org lain, shg org lain tsb bertingkah

Kepemimpinan l Definisi: kemampuan seseorang utk mempengaruhi org lain, shg org lain tsb bertingkah laku sebgm yg dikehendaki olehnya. Suatu kompleks dr hak 2 & kewajiban yg dpt dimiliki oleh seseorang/bdn (sbg kedudukan). Segala tindakan yg dilakukan oleh seseorg/bdn yg menyebabkan gerak dr warga masy (sbg proses sosial) l Berdasarkan sifatnya: 1) kepemimpinan yg resmi (didasarkan landasan/peraturan resmi); 2) kepemimpinan yg tdk resmi (didasarkan atas kepercayaan & pengakuan masy)

Lanjutan l Sandaran 2 kepemimpinan (social basis): 1) susunan masy ; 2) cultural focus

Lanjutan l Sandaran 2 kepemimpinan (social basis): 1) susunan masy ; 2) cultural focus (lapangan kehidupan yg mendpt perhatian khusus dr masy ybs) l Stp kepemimpinan yg efektif hrs memperhitungan social basis jk tdk menghendaki timbulnya ketegangan l Scr sosiologis, tugas pokok pemimpin: 1) memberikan kerangka pokok kekuasaan & wewenang; 2) mengawasi & menyalurkan perilaku kelompok. Kepemimpinan dilaksanakan dg cara: ororiter, demokrasi & bebas