Tindak Pidana 2 Tindak Pidana Cara Merumuskan Tindak







- Slides: 7
Tindak Pidana (2)
Tindak Pidana Cara Merumuskan Tindak Pidana • Disebutkan unsur-unsurnya & disebut kualifikasinya --> mis, Ps 362 KUHP • disebutkan kualifikasinya tanpa disebut unsur-unsurnya --> mis. Ps 184, Ps 297, Ps 351 • disebutkan unsur-unsurnya, tidak disebut kualifikasinya --> mis. Ps 106, Ps 167, Ps 209
• • • Tindak Pidana Unsur-unsur (van Bemmelen) Di dalam perumusan (bagian) dimuat dalam surat dakwaan semua syarat yg dimuat dalam rumusan delik merup-akan bagian-bagian, sebanyak itu pula, yg apabila dipenuhi membuat tingkah laku menjadi tindakan yg melawan hukum 1. Tingkah laku yg dilarang 2. Bagian subyektif : kesalahan, maksud, tujuan, niat, rencana, ketakutan 3. Bagian obyektif : secara melawan hukum, kausalitas, bagian 2 lain yg menentukan dapat dikenakan pidana (syarat tambahan; keadaan) 4. Bagian yg mempertinggi dapatnya dikenakan pidana • Di luar perumusan (unsur) : syarat dapat dipidana 1. Secara melawan hukum 2. Dapat dipersalahkan 3. Dapat dipertanggungj awabkan
Tindak Pidana Unsur-unsur (Prof. Moeljatno) • a. kelakuan dan akibat ( = perbuatan) • b. hal ikhwal atau keadaan yg menyertai perbuatan • c. keadaan tambahan yg memberatkan • d. unsur melawan hukum yg obyektif • e. unsur melawan hukum yg subyektif
Tindak pidana Unsur-unsur • Unsur 2 dalam perumusan A. Unsur Obyektif - perbuatan (aktif/pasif) - akibat - melawan hukum - syarat tambahan - keadaan B. Unsur Subyektif - kesalahan : (a) sengaja (b) kealpaan - keadaan • Unsur 2 di luar perumusan - secara melawan hukum - dapat dipersalahkan - dapat dipertanggungjawab kan
Contoh unsur 2 dalam rumusan tindak pidana Pasal 362 KUHP • barangsiapa • mengambil • barang - yg sebagian/ seluruhnya kepunyaan orang lain • dengan maksud memiliki • secara melawan hukum Pasal 338 KUHP • barangsiapa • dengan sengaja • menghilangkan nyawa orang lain
Contoh unsur 2 dalam rumusan tindak pidana Pasal 285 Pasal 259 • • • barangsiapa • karena kealpaannya • menyebabkan orang lain mati barangsiapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa • seorang wanita • bersetubuh dengan dia • di luar perkawinan







