Warga Negara Bambang Tri Purwanto Konsepsi warga negara

  • Slides: 53
Download presentation
Warga Negara Bambang Tri Purwanto

Warga Negara Bambang Tri Purwanto

Konsepsi warga negara dan kewarganegaraan Indonesia Pengertian Warga Negara : Anggota dari suatu negara

Konsepsi warga negara dan kewarganegaraan Indonesia Pengertian Warga Negara : Anggota dari suatu negara yang didirikan atas kekuatan bersama, dilaksanakan atas tanggung jawab bersama, dan ditujukan untuk kepentingan bersama WARGA NEGARA Dapat disebut sebagai masyarakat hukum suatu negara sistem hubungan yang teratur antara masyarakat dengan hukum suatu negara PENDUDUK : WN & org Asing dlm 1 wilayah WARGA NEGARA NON PENDUDUK

Implikasi WN dengan hukum yang berlaku PENDUDUK : WN & org Asing dlm 1

Implikasi WN dengan hukum yang berlaku PENDUDUK : WN & org Asing dlm 1 wilayah Hukum yang berlaku di negara nya Warga Negara OK Bidang agraria : hak milik, hak guna bangunan dan hak guna usaha Orang Asing NOT OK

Azas-azas kewarganegaraan Prinsip – prinsip umum penentuan warga negara Azas keturunan : ius sanguinis

Azas-azas kewarganegaraan Prinsip – prinsip umum penentuan warga negara Azas keturunan : ius sanguinis Azas tempat kelahiran : ius soli Azas campuran : ius sanguinis dan ius soli Pertalian darah keluarga, kewarganegaraan orang tua Daerah atw tempat dimana dilahirkan : USA, KANADA, AUSTRALIA Prinsip keuntungan bagi negara nya : Pakistan, India

Problem hukum yang berkaitan dengan azas warga negara Apatrida Bipatrida Multipatrida

Problem hukum yang berkaitan dengan azas warga negara Apatrida Bipatrida Multipatrida

Cara memperoleh kewarganegaraan di Indonesia Kelahiran Permohonan disetujui Pewarganegaraan Perkawinan Penghargaan (berjasa) Pengangkatan

Cara memperoleh kewarganegaraan di Indonesia Kelahiran Permohonan disetujui Pewarganegaraan Perkawinan Penghargaan (berjasa) Pengangkatan

Hilang nya kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia dapat kah hilang? ? ? Bagi WNI Bagi

Hilang nya kewarganegaraan Indonesia Kewarganegaraan Indonesia dapat kah hilang? ? ? Bagi WNI Bagi orang yg diangkat Bagi orang yg mengajukan dst

PEMAHANAN HAK DAN KEWAJIBAN W. N WARGA NEGARA : ~ PASAL 26 UUD’ 45

PEMAHANAN HAK DAN KEWAJIBAN W. N WARGA NEGARA : ~ PASAL 26 UUD’ 45 (1) YG MENJADI WARGA NEGARA ADALAH ORANG-ORANG INDONESIA ASLI DAN ORANG BANGSA LAIN YANG DISAHKAN DGN UU SEBAGAI WARGA NEGARA (2) SYARAT MENGENAI KWN DITETAPKAN DGN UU PENDUDUK : ? ?

HAK DAN KEWAJIBAN WN : UUD ’ 45 PASAL 27 (1) DAN (2) PASAL

HAK DAN KEWAJIBAN WN : UUD ’ 45 PASAL 27 (1) DAN (2) PASAL 28 UU No 20 /1982 POKOK-POKOK HAMKAMNEG BAB III. HAK DAN KEWAJIBAN WN DLM PERBELAAN NEGARA PSL 18 (1), (2), (3), (4), (5) PSL 19 (1), (2) PSL 20 (1, (2), (3), (4),

HUBUNGAN WN & NEGARA KESAMAAN KEDUDUKAN DALAM HUKUM & PEM. PASAL 27 (1) ADA

HUBUNGAN WN & NEGARA KESAMAAN KEDUDUKAN DALAM HUKUM & PEM. PASAL 27 (1) ADA KESEIMBANGAN ANTARA HAK & KEWAJIBAN, TIDAK ADA DISKRIMINASI ANTAR WN

HUBUNGAN WN & NEGARA HAK ATAS PEKERJAAN & PENGHIDUPAN YANG LAYAK BAGI KEMANUSIAAN PASAL

HUBUNGAN WN & NEGARA HAK ATAS PEKERJAAN & PENGHIDUPAN YANG LAYAK BAGI KEMANUSIAAN PASAL 27 (2) MEMANCARKAN ASAS KEADILAN SOSIAL & KERAKYATAN BERBAGAI ATURAN & UU MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA & MEMPEROLEH PENGHIDUPAN YANG LAYAK UU AGRARIA, KOPERASI, PENANAMAN MODAL, SISTEM PEND. NASIONAL, JAM SOS TEK. , DLL.

HUBUNGAN WN & NEGARA KEMERDEKAAN BERSERIKAT & BERKUMPUL PASAL 28 MENCERMINKAN NEGARA INDONESIA DEMOKRATIS

HUBUNGAN WN & NEGARA KEMERDEKAAN BERSERIKAT & BERKUMPUL PASAL 28 MENCERMINKAN NEGARA INDONESIA DEMOKRATIS HAK MENGELUARKAN PIKIRAN DENGAN LISAN & TULISAN DSB. PASAL 28 TERUTAMA BERKAITAN DENGAN MEDIA PERS. TULISAN DSB DENGAN CARA LAIN

HUBUNGAN WN & NEGARA KEMERDEKAAN MEMELUK AGAMA PASAL 29 NEGARA MENJAMIN KEMERDEKAAN TIAP-TIAP PENDUDUK

HUBUNGAN WN & NEGARA KEMERDEKAAN MEMELUK AGAMA PASAL 29 NEGARA MENJAMIN KEMERDEKAAN TIAP-TIAP PENDUDUK UNTUK MEMELUK AGAMA & BERIBADAT MEN. AGAMA & KEPERCAYAAN (HAM. KEBEBASAN BERAGAMA LANGSUNG BERSUMBER PADA MARTABAT MAN SEBAGAI MAHLUK CIPTAAN TUHAN YME, BUKAN PEMBERIAN NEGARA / GOLONGAN HAK & KEWAJIBAN PEMBELAAN NEGARA UU NO. 20 / 1982 UUD’ 45

HUBUNGAN WN & NEGARA SHAK MENDAPATKAN PENGAJARAN • PASAL 31 SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL (UU

HUBUNGAN WN & NEGARA SHAK MENDAPATKAN PENGAJARAN • PASAL 31 SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL (UU NO. 2 / 1989) PENDIDIKAN 2 JALUR : - PENDIDIKAN SEK - PENDIDIKAN LUAR SEK

HUBUNGAN WN & NEGARA KEBUDAYAAN NASIONAL PASAL 32 RUMUSAN TENTANG KEBUDAYAAN BANGSA KEBUDAYAAN YANG

HUBUNGAN WN & NEGARA KEBUDAYAAN NASIONAL PASAL 32 RUMUSAN TENTANG KEBUDAYAAN BANGSA KEBUDAYAAN YANG TIMBUL SEBAGAI BUAH USAHA BUDI NYA SELURUH RAKYAT INDONESIA. TERMASUK KEBUDAYAAN LAMA & ASLI YANG TERDAPAT SEBAGAI PUNCAK KEBUDAYAAN DI DAERAH-DAERAH SELURUH INDONESIA (PENJELASAN UUD’ 45) KEBUDAYAAN HARUS DIUSAHAKAN MENUJU KEARAH KEMAJUAN ADAB BUDAYA & PERSATUAN BUDAYA ASING ? ? ? UNSUR BUDAYA PENTING, YANG TETAP DIHORMATI & DIPELIHARA NEGARA BAHASA DAERAH

HUBUNGAN WN & NEGARA KESEJAHTERAAN SOSIAL • PASAL 33 & 34 KEMAKMURAN MASYARAKAT YANG

HUBUNGAN WN & NEGARA KESEJAHTERAAN SOSIAL • PASAL 33 & 34 KEMAKMURAN MASYARAKAT YANG UTAMA

Kewajiban WNI Selalu siap melindungi segenap tanah tumpah darah Indonesia Mencintai tanah air Indonesia

Kewajiban WNI Selalu siap melindungi segenap tanah tumpah darah Indonesia Mencintai tanah air Indonesia Selalu siap berjuang mempertahankan negara Indonesia Bekerja sebaik nya dan bertanggung jawab sesuai dengan bidang nya masing

Perlunya membangun rasa Nasionalisme pada generasi penerus Selalu terjadi kehidupan yang berkesinambungan Generasi penerus

Perlunya membangun rasa Nasionalisme pada generasi penerus Selalu terjadi kehidupan yang berkesinambungan Generasi penerus perlu mengetahui sejarah nasionalisme Indonesia Generasi penerus akan menggantikan pendahulunya Generasi penerus yang akan meneruskan rasa nasionalisme berikutnya

Identitas Nasional Bambang Tri Purwanto

Identitas Nasional Bambang Tri Purwanto

Identitas Nasional Identitas Ciri/tanda/jati diri/sifat khas Identitas Nasional (nation) Bangsa Jati diri bangsa/ kepribadian

Identitas Nasional Identitas Ciri/tanda/jati diri/sifat khas Identitas Nasional (nation) Bangsa Jati diri bangsa/ kepribadian bangsa Faktor subyektif (sejarah, sosial, politik dan kebudayaan) Faktor Objektif (geografi, ekologi, demografi)

Identitas Nasional Indonesia Identitas fundamental Pancasila Filsafat Bangsa, Hukum dasar, pandangan hidup, etika politik,

Identitas Nasional Indonesia Identitas fundamental Pancasila Filsafat Bangsa, Hukum dasar, pandangan hidup, etika politik, dan paradigma pembangunan Identitas Instrumental UUD’ 45, konstitusi negara Bahasa Indonesia, Bahasa Persatuan Garuda Pancasila, lambang negara Identitas alamiah Negara kepulauan Kemajemukan budaya Kemajemukan agama Sang Saka Merah Putih, bendera negara Bhineka Tunggal Ika, semboyan negara Indonesia Raya, lagu kebangsaan

Integrasi nasional Integrasi interaksi Nasional (nation) Penyatuan secara UTUH Ikrar SUMPAH PEMUDA bangsa Interaksi

Integrasi nasional Integrasi interaksi Nasional (nation) Penyatuan secara UTUH Ikrar SUMPAH PEMUDA bangsa Interaksi secara UTUH semua suku-suku bangsa di wilayah Nusantara Puncak Kemerdekaan RI Pernyataan DUNIA INDONESIA ADALAH SATU / UTUH

Integrasi nasional Memerlukan PEREKAT (unsur pemersatu) Integrasi nasional Indentitas nasional Pancasila Garuda Pancasila UUD’

Integrasi nasional Memerlukan PEREKAT (unsur pemersatu) Integrasi nasional Indentitas nasional Pancasila Garuda Pancasila UUD’ 45 Sang Saka Merah Putih Bahasa Indonesia

Identitas Nasional sebagai PEREKAT Kekuatan Integrasi SOSIAL Kekuatan Integrasi KEBUDAYAAN BHINEKA TUNGGAL IKA (semboyan

Identitas Nasional sebagai PEREKAT Kekuatan Integrasi SOSIAL Kekuatan Integrasi KEBUDAYAAN BHINEKA TUNGGAL IKA (semboyan negara) Masing-masing individu MANUSIA INDONESIA SADAR IMPLEMENTASI Rasa KEBANGSAAN (pengabdian) Modifikasi Kebudayaan Selektifitas terhadap globalisasi

 WAWASAN NUSANTARA

WAWASAN NUSANTARA

WAWASAN NUSANTARA WAWASAN NASIONAL (SECARA UNIVERSAL) KEBENARAN YANG HAKIKI (DATANG DARI TUHAN YME) MANUSIA

WAWASAN NUSANTARA WAWASAN NASIONAL (SECARA UNIVERSAL) KEBENARAN YANG HAKIKI (DATANG DARI TUHAN YME) MANUSIA X MANUSIA LAIN PEBEDAAN-PERBEDAAN • PENDAPAT • KEHIDUPAN • KEPERCAYAAN • HUBUNGAN ANEKA RAGAM PEREKAT • UNTUK KEUTUHAN NEGARA • UNTUK JATI DIRI BANGSA • UNTUK KELANGSUNGAN HIDUP BANGSA PEMERINTAHAN PERLU KONSEP WAWASAN NASIONAL (PEREKAT)

BANGSA NEGARA HIDUP : - PERKEMBANGAN LINKUNGAN STRATEGIS BERISI : HAMBATAN ANCAMAN TANTANGAN GANGGUAN

BANGSA NEGARA HIDUP : - PERKEMBANGAN LINKUNGAN STRATEGIS BERISI : HAMBATAN ANCAMAN TANTANGAN GANGGUAN PERJUANGAN, 3 FAKTOR : 1) BUMI / RUANG DIMANA BANGSA ITU HIDUP 2) JIWA, TEKAD & SEMANGAT MANUSIA / RAKYAT 3) LINGKUNGAN SEKITARNYA WAWASAN NASIONAL CARA PANDANG SU BANGSA YANG TELAH MENEGARA TTG DIRI DAN LINGKUNGAN DALAM EKSISTENSINYA YANG SERBA TERHUBUNG SERTA PEMBANGUNAN DI DALAM BERNEGARA DI TENGAH-TENGAH LINGKUNGAN, BAIK NASIONAL (LOKAL & PROPINSIONAL), REGIONAL MAUPUN GLOBAL.

WAWASAN NASIONAL DIBENTUK & DIJIWAI OLEH : • PAHAM KEKUASAAN • GEOPOLITIK PAHAN-PAHAM KEKUASAAN

WAWASAN NASIONAL DIBENTUK & DIJIWAI OLEH : • PAHAM KEKUASAAN • GEOPOLITIK PAHAN-PAHAM KEKUASAAN : WAWASAN NASIONAL LAHIR LANDASAN TEORI KONSEP OPERASIONAL DAPAT DILAKUKAN / PENDUKUNG DIWUJUDKAN & DIPERTANGGUNGJAWABKAN A) PAHAM MACHIAVELLI (ABAD XVII) MACHIAVELLI PAKAR ILMU POLITIK REP. FLORENCE, ITALIA UTARA NEGARA AKAN BERTAHAN : 1) DALAM MEREBUT & MEMPERTAHANKAN KEKUASAAN SEGALA CARA DIHALALKAN 2) UNTUK MENJAGA KEKUASAAN RESIM. ADU DOMBA SAH 3) YANG KUAT YANG MENANG & DAPAT BERTAHAN

B) PAHAM NAPOLEON BONAPARTE NB TOKOH REVOLUSIONER TENTANG CARA PANDANG TOKOH PELAKU PAHAM MACHIAVELLI

B) PAHAM NAPOLEON BONAPARTE NB TOKOH REVOLUSIONER TENTANG CARA PANDANG TOKOH PELAKU PAHAM MACHIAVELLI KEKUATAN LOGISTIK & EKONOMI DIDUKUNG OLEH IPTEK & BUDAYA MEMBENTUK KEKUATAN HANKAN (MENDUDUKI & MENJAJAH) C) PAHAM CLAUSEWITZ IDEM B) D) PAHAM FEURBACK & HEGEL PENGEMBANGAN : KAPITALISME KOMUNISME EKSPANSI BERDASARKAN EMAS

PAHAM LENIN (ABAD XIX) MODIFIKASI PAHAM CLAUSEWITZ PERANG : KELANJUTAN POLITIK DENGAN CARA KEKERASAN

PAHAM LENIN (ABAD XIX) MODIFIKASI PAHAM CLAUSEWITZ PERANG : KELANJUTAN POLITIK DENGAN CARA KEKERASAN MAO ZHEDONG : …………… CARA PERTUMPAHAN DARAH PERANG / PERTUMPAHAN DARAH / REVOLUSI DI MANAPUN SAH G 30 S/PKI PRODUK KOMODITI EKSPOR RRC (1965) TEORI GEOPOLITIK GEO : BUMI POLITIK : KEKUATAN YANG DIDASARKAN PADA PERTIMBANGAN DALAM MENENTUKAN ALTERNATIF KEBIJAKSANAAN DASAR NASIONALUNTUK MEWUJUDKAN TUJUAN NASIONAL. AJARAN FREDERICH RATZEL. (ABAD 19) RUMUSAN : ILMU BUMI POLITIK SECARA ILMIAH & UNIVERSAL

AJARAN SIR H. MACKINDER WAWASAN BENUA ( = KEKUATAN DI DARAT ) BARANG SIAPA

AJARAN SIR H. MACKINDER WAWASAN BENUA ( = KEKUATAN DI DARAT ) BARANG SIAPA DAPAT MENGUASAU “DAERAH JANTUNG” (EURASIA) MENGUASAI “PULAU DUNIA” DUNIA AJARAN SIR W. RALEIGH & ALFRED T. MAHAN WAWASAN BAHARI ( = KEKUATAN BAHARI ) BARANG SIAPA MENGUASAI LAUTAN PERDAGANGAN KEKAYAAN DUNIA AJARAN W. MITCHEL, A. SAVERSKY, g. DOUHET & JOHN F. TEORI DAERAH BATAS WAWASAN KOMBINASI AJARAN NICOLAS SPYKMAN DIBENTUK DAN DIJIWAI • PAHAM KEKUASAAN BANGSA INDONESIA • GEOPOLITIK INDONESIA

PAHAM KEKUASAAN BANGSA INDONESIA “BANGSA INDONESIA CINTA DAMAI, TETAPI LEBIH CINTA KEMERDEKAAN” TEORI KEKUASAAN

PAHAM KEKUASAAN BANGSA INDONESIA “BANGSA INDONESIA CINTA DAMAI, TETAPI LEBIH CINTA KEMERDEKAAN” TEORI KEKUASAAN TEORI ADU KEKUATAN GEOPOLITIK INDONESIA KEKUATAN PERANG & DAMAI YANG SESUAI KONDISI-KONDISI KEKUASAAN KONSTELASI GEOGRAFI INDONESIA TENTANG NEGARA / STATE NEGARA KEPULAUAN (ARCHIPELAGO CONCEPT) BEDA DENGAN NEGARA BARAT PERANAN LAUT DASAR PEMIKIRAN PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN WA. NAS. IND. LATAR BELAKANG FILOSOFI (WASANTARA) PEMIKIRAN BERDASARKAN FALSAFAH PANCASILA : SILA I : WAWASAN NASIONAL/WAWASAN KEBANGSAAN MENGHENDAKI KEUTUHAN DAN KEBERSAMAAN AKAN TETAPI MASIH TETAP MENGHORMATI & MEMBERIKAN KEBEBASAN DALAM MENGANUT & MENGAMALKAN AGAMANYA MASING-MASING

SILA II : WAWASAN KEBANGSAAN / NASIONAL YG DIANUT DAN DIKEMB. BANGKAN BANGSA INDONESIA

SILA II : WAWASAN KEBANGSAAN / NASIONAL YG DIANUT DAN DIKEMB. BANGKAN BANGSA INDONESIA MEMBERIKAN KEBEBASAN DLM MENGEKSPRESIKAN HAM-NYA, NAMUN DMKHRS MENGINGAT PULA & MENGHORMATI HAK ORANG LAIN, SHG MENIMBULKAN SIKAP TOLERANSI & KERJASAMA AGAR TDK TJD BENTURAN SILA III: WAWASAN KEBANGSAAN / W. NASIONAL YG DIANUT & DIKEMB. BGS IND MENGUTAMAKAN KEUTUHAN BGS & NEGTETAPI HRS MEMPERHATIKAN, MENGHORMATI & MENAMPUNGKEPENTINGAN GOLONGAN SK BGS & PERORANGAN SILA IV: WAWASAN KEBANGSAAN / W. NASIONAL YG DIANUT & DIKEMB. BGS IND. MEMERLUKAN MUSYAWARAH UNTUK MENCAPAI MUFAKAT TETAPI TETAP MENGHARGAI & MENGHORMATI PERBEDAAN PENDAPAT SILA V : WAWASAN KEBANGSAAN / W. NASIONAL YG DIANUT & DIKEMB. BGS IND. MEMBERIKAN KEBEBASAN UNTUK MENCAPAI KESEJAHTERAAN ORANG PER ORANG SE-TINGGINYA AKAN TETAPI HARUS MEMPERTAHANKAN KEADILAN BAGI DAERAH PENGHASIL, DAERAH LAIN, MAUPUN ORANG PER ORANG SEHINGGA TERCAPAI KEMAKMURAN YANG MEMENUHI KEBUTUHAN MINIMAL

 WAWASAN KEBANGSAAN / W. NASIONAL MERUPAKAN PANCARAN PANCASILA SEBAGAI FALSAFAH HIDUP BANGSA INDONESIA

WAWASAN KEBANGSAAN / W. NASIONAL MERUPAKAN PANCARAN PANCASILA SEBAGAI FALSAFAH HIDUP BANGSA INDONESIA APA YANG DIKEHENDAKI ? ? ? * TERCIPTANYA PERSATUAN & KESATUAN DGN TDK MENGHILANGKAN CIRI, SIFAT DAN KARAKTER DARI KEBINEKAAN UNSUR-UNSUR PBTK BANGSA. (SK BGS ETNIS & GOL SERTA DAERAH TERSEBUT) PEMIKIRAN BERDASARKAN ASPEK KEWILAYAHAN NUSANTARA ASPEK GEOGRAFIS JADI PENTING ? ? ? GEOGRAFIS WILAYAH YANG TERSEDIA TERBENTUK SECARA ALAMIAH KONDISI - MODAL PEMBENTUKAN NEGARA - RUANG/WADAH RUANG GRK HDP & KHDPN BGS PENGAMBILAN KEPUTUSAN / KEBIJAKAN FGS SIKAP & TATA LAKU NEGARA & PENGARUH SEBALIKNYA

LETAK GEOGRAFIS INDONESIA : - POSISI SILANG STRATEGIS KARAKTERISTIK BEDA WATAK BEDA 17 /

LETAK GEOGRAFIS INDONESIA : - POSISI SILANG STRATEGIS KARAKTERISTIK BEDA WATAK BEDA 17 / 8 / 45 TERRITORIALE ZEE EN MARITIEME KRINGEN ORDONANTIE TH ‘ 39 LEMBAR WILAYAH IND. 3 MIL DIUKUR DARI GARIS TERENDAH AIR, MASING-MASING PANTAI INDONESIA TIDAK MENJAMIN KESATUAN DEKLARASI DJUANDA - 13 DESEMBER 1957 SEGALA PEAIRAN YANG MENGHUBUNGKAN PULAU-PULAU DI INDONESIA TERMASUK DALAM NEGERI INDONESIA PENENTUAN BATAS LAUTAN TERITORIAL 12 MIL DIUKUR DARI GARIS YANG MENGHUBUNGKAN TITIK-TITIK UJUNG TERLUAR PADA PULAU-PULAU DI INDONESIA APA YANG TERJADI ? ? ? NEGARA INDONESIA NEGARA KEPULAUAN LUAS WILAYAH BERUBAH ( 2 JUTA KM² 5)

- 3 MIL - 12 MIL PADA TH 1982 UNCLOS ‘ 82 KONVENSI PBB

- 3 MIL - 12 MIL PADA TH 1982 UNCLOS ‘ 82 KONVENSI PBB TTG HKM LAUT NEG. KEP. DIAKUI & DICANTUMKAN DIRATIFIKASI MELALUI UU NO. 17/85 TGL. 31/12/85 & 16/11/93, DIRATIFIKASI KEMBALI OLEH GO NEGARA HUKUM POSITIF PENTINGNYA UNCLOS ‘ 82 ? ? ? DLM UPAYA PEMANFAATAN LAUT BAGI KEPENTINGAN KESEJAHTERAAN BERTAMBAHNYA ZEE LANDAS KONTINEN INDONESIA PERAIRAN LUAS » ( TERMASUK KEKAYAAN ALAM ) ( SARANA TRANSPORTASI ) ( SARANA WISATA ) TINGKAT KERAWANAN ? ? ?

GEOPOLITIK INDONESIA : GEOGRAFI IND. SCR KONTEKSTUAL MENGANDUNG KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN, SHG DLM MRMSK

GEOPOLITIK INDONESIA : GEOGRAFI IND. SCR KONTEKSTUAL MENGANDUNG KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN, SHG DLM MRMSK KEBIJAKAN POLITIK HARUS DICERMATI SECARA UTUH MENYELURUH SETIAP PRMS KEBIJAKAN NASIONAL HARUS MEMILIKI WAWASAN KEWILAYAHAN / RUANG HDP BGS YG DIATUR POLITIK KETATANEGARAAN PEMIKIRAN BERDASARKAN ASPEK SOSIAL BUDAYA / KEBUDAYAAN KEKUATAN BUDI KEK BUDI + FANTASI (PERASAAN) + KEHENDAK CITA, RASA, KARSA SOSIAL BUDAYA SALAH SATU ASPEK KEHIDUPAN NASIONAL FAKTOR DINAMIK MASYARAKAT TBTK SCR ALAMIAH DARI POLA TINGKAH LAKU DPT BFGS SBG PENGHUBUNG (JALUR SOSIAL) PERBEDAAN : CIRI ALAMIAH; RUANG HDP / ASAL USUL PERSAMAAN : SISTEM RELIGI & UPACARA AGAMA; SISTEM MASYARAKAT; SIST. PENGETAHUAN; BAHASA; KESERASIAN; SISTEM MATA PENCARIAN; SIST. TEKNOLOGI & PERALATAN

SIFAT BUDAYA WARISAN YANG MEMAKSA EMOSIONAL IKATAN KEDALAM (SECARA BATINIAH) SENSITIF SENTIMEN KELOMPOK DIJADIKAN

SIFAT BUDAYA WARISAN YANG MEMAKSA EMOSIONAL IKATAN KEDALAM (SECARA BATINIAH) SENSITIF SENTIMEN KELOMPOK DIJADIKAN PERISAI / PELINDUNG UNTUK MENUTUPI KETIDAK MAMPUAN MENGHADAPI TANTANGAN LINGK. YANG DIANGGAP MENGANCAM EKSISTENSI POTENSI KONFLIK >>> ? ? ? KESADARAN NASIONAL MASYARAKAT YANG RELATIF MASIH RENDAH KRN TERBATAS JUMLAH MASY. TERDIDIK FAKTOR DINAMIK ~ KEHENDAK BERSATI PERSATUAN ~ TETAP MENGAKUI & MENERIMA EKSISTENSI BUDAYA ARTI : NILAI PERSATUAN & KESATUAN BGS IND. TDK AKAN TERWUJUD SCR LENGKAP & SEMPURNA, HANYA DENGAN SEKALI USAHA BERSAMA (IKRAR SUMPAH PEMUDA) ATAU SCR POLITIK (17 AGS ‘ 45)

APA YANG HARUS DILAKUKAN : !!! UNTUK MENJAGA & MEMELIHARA NILAI PERSATUAN & KESATUAN

APA YANG HARUS DILAKUKAN : !!! UNTUK MENJAGA & MEMELIHARA NILAI PERSATUAN & KESATUAN TERUS MENERUS BERKESINAMBUNGAN & SEJALAN DENGAN DINAMIKA LINGKUNGAN UTK M’HINDARI POTENSI KONFLIK PROSES SOSIAL YG AKOMODATIF SALING MEMBUKA DIRI MEMAHAMI EKSISTENSI BUDAYA MASING-MASING DAPAT MENERIMA & MEMBERI PROSES SOSIAL DALAM KESELURUHAN UPAYA MENJAGA PERSATUAN NASIONAL SANGAT MEMBUTUHKAN : KESAMAAN PERSEPSI KESATUAN CARA PANDANG DIANTARA MASY. TTG EKSISTENSI BUDAYA YANG BERAGAM TETAPI MEMILIKI SEMANGAT UNTUK MEMBINA KEHIDUPAN BERSAMA SECARA HARMONIS PEMIKIRAN BERDASARKAN ASPEK KESEJARAHAN

 KEDAULATAN SRIWIJAYA KERAJAAN MAJAPAHIT LANDASANNYA MEWUJUDKAN KESATUAN WILAYAH RS KEBANGSAAN RMSAN FALSAFAH NEG.

KEDAULATAN SRIWIJAYA KERAJAAN MAJAPAHIT LANDASANNYA MEWUJUDKAN KESATUAN WILAYAH RS KEBANGSAAN RMSAN FALSAFAH NEG. KONSEP CR PANDANG BELUM ADA SEMANGAT BERNEGARA SLOGAN : BHINEKA TUNGGAL IKA TANHANNA DHARMMA MANGRVA SUDAH ADA RUNTUH MENGAPA ? ? ? TAHUN 1900 MULAI ADA NUANSA KEBANGSAAN LAHIR KONSEP BARU & MODERN WUJUDNYA LAHIRNYA PROKLAMASI KEMERDEKAAN & PROKLAMASI PENEGAKAN NEGARA MERDEKA BOEDI OETOMO ( 20 MEI 1908 ) AWAL LAHIRNYA SEMANGAT KEBANGSAAN (KEBANGKITAN NAS. )

SEMANGAT KEBANGSAAN MODAL DR KONSEPSI / CARA PANDANG KEBANGSAAN WAWASAN KEBANGSAAN IND. YANG DICETUSKAN

SEMANGAT KEBANGSAAN MODAL DR KONSEPSI / CARA PANDANG KEBANGSAAN WAWASAN KEBANGSAAN IND. YANG DICETUSKAN DALAM : SOEMPAH PEMUDA (20 OKTOBER 1928) SATU NUSA, SATU BANGSA, SATU BAHASA INDONESIA RAYA DIKUMANDANGKAN PROKLAMASI 17 AGUSTUS 1945 ESSENSI SEMANGAT KEBANGSAAN : MEMPERTAHANKAN PERSATUAN BANGSA IND. DAN MENJAGA KESATUAN WILAYAH NKRI WIL. RI WARISAN KOLONIAL HINDIA BLD WIL. PERAIRAN 3 MIL 12 MIL. (DEKI. DJUANDA) TERWUJUD WIL YANG UTUH (SATU KESATUAN NKRI) KONSEPSI NUSANTARA

KONSEPSI NUSANTARA PENGEMBANGAN WAWASAN MASING-MASING ANGKATAN. A. D. A. L. A. U. : WAWASAN

KONSEPSI NUSANTARA PENGEMBANGAN WAWASAN MASING-MASING ANGKATAN. A. D. A. L. A. U. : WAWASAN BENUA AD. RI : WAWASAN BAHARI AL. RI : WAWASAN DIRGANTARA AU. RI WAWASAN HANKAMNAS ( TERPADU & TERINTEGRASI ) SEMINAR HANKAM I (‘ 66) WAWASAN NUSANTARA BAHARI WASANTARA MRUPAKAN KONSEPSI DALAM MEMANFAATKAN KONSTELASI GEOGRAFI IND. DIMANA DIPERLUKAN KESERASIAN ANTARA KE-3 WAWASAN TSB SBG HASIL PENGEJAWANTAHAN SGL DORONGAN (MOTIVASI) & RANGSANGAN DALAM USAHA MENCAPAI ASPIRASI BANGSA & TUJUAN NEGARA IND. WAWASAN BAHARI : MERUPAKAN SU PANDANGAN, SATU ASPEK FALSAFAH HIDUP BANGSA DIMANA PENGGUNAAN & PENGUASAAN LAUTAN ADALAH MUTLAK UNTUK PERKEMBANGAN KESEJAHTERAAN NEGARA SERTA BANGSA DIMASA MENDATANG.

RAKER HANKAM 1967 WAWASAN HANKAMNAS WASANTARA DIKAJI & DITELITI LEMHANNAS WAWASAN NASIONAL (TAP. MPR

RAKER HANKAM 1967 WAWASAN HANKAMNAS WASANTARA DIKAJI & DITELITI LEMHANNAS WAWASAN NASIONAL (TAP. MPR : IV/MPR / 73) WAWASAN KEBANGSAAN / WA. NAS. IND. DIWARNAI ILEH PENGALAMAN SEJARAH YG MENGINGINKAN TDK TERULANGNYA LAGI PERPECAHAN DLM LINGK. BANGSA & NEGARA IND. YG AKAN MLMHKAN PERJUANGAN DALAM MENGISI KEMERDEKAAN UNTUK MEWUJUDKAN CITA-CITA & TUJUAN NASIONAL SBG HASIL KESEPAKATAN BERSAMA AGAR BANGSA IND. SETARA DENGAN BANGSA LAIN. IMPLEMENTASI WASANTARA DALAM KEHIDUPAM NASIONAL WASANTARA NILAI YANG MENJIWAI SEGENAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU DI SETIAP STRATA DI SELURUH WILAYAH NKRI MENGAPA DEMIKIAN ? ? ? UNTUK APA ? ? ?

PENGERTIAN WASANTARA RUMUSAN-RUMUSAN PENGERTIAN WASANTARA BERDASARKAN TAP MPR ‘ 93 & ‘ 98 (GBHN

PENGERTIAN WASANTARA RUMUSAN-RUMUSAN PENGERTIAN WASANTARA BERDASARKAN TAP MPR ‘ 93 & ‘ 98 (GBHN WAWASAN NUSANTARA YG MRPK WAWASAN NASIONAL YG BERSUMBER PADA PANCASILA & BDSRK UUD’ 45 YAITU CARA PANDANG & SIKAP BGS IND. MENGENAI DIRI & LINGK DGN MENGUTAMAKAN PERSATUAN & KESATUAN BGS SERTA KESATUAN WILAYAH DLM MENYELENGGARAKAN KHDPN BERMASYARAKAT, BBGS, BNEG UTK MENCAPAI TUJUAN NASIONAL MEN. PROF. DR. WAN USMAN (LOKAKARYA WASANTARA & TANNAS, 2000) WAWASAN ADALAH CARA PANDANG BGS IND. MENGENAI DIRI DAN TANAH AIRNYA SBG NEG KEPULAUAN DGN SEMUA ASPEK KEHIDUPAN YANG BERAGAMA (TAMBAHAN WASANTARA ADALAH GEOPOLITIK INDONESIA) MEN. POKJA WASANTARA, LEMHANNAS 1999 (DIUSULKAN MENJADI TAP MPR) CR PANDANG & SKP BGS IND. MENGENAI DIRI & LINGK. YG SERBA BERAGAM & BERNILAI STRATEGIS DGN MENGUTAMAKAN PERSATUAN & KESATUAN BGS SERTA KES. WILAYAH DLM MENYELENGGARAKAN KHDP BERMASY. BBGS & BNEG. MENCAPAI TUJUAN NASIONAL

AJARAN DASAR WASANTARA ACUAN POKOK AJARAN DASAR WASANTARA “GEOPOLITIK INDONESIA” CARA PANDANG & SKP

AJARAN DASAR WASANTARA ACUAN POKOK AJARAN DASAR WASANTARA “GEOPOLITIK INDONESIA” CARA PANDANG & SKP BGS IND. MENGENAI DIRI & LINGK. YG SERBA BERAGAM & BERNILAI STRATEGIS DGN MENGUTAMAKAN PERS & KESATUAN WILAYAH & TETAP MENGHARGAI, MENGHORMATI KEBHINEKAAN DLM SETIAP ASPEK KHDPN NASIONAL UNTUK MENCAPAI TUJUAN NASIONAL LANDASAN IDIIL : PANCASILA MENGAPA PANCASILA MENJADI LANDASAN IDIIL WASANTARA ? ? PANCASILA PEMBUKAAN UUD’ 45 DIAKUI SEBAGAI : IDIOLOGI NEGARA DASAR NEGARA FALSAFAH HDP BANGSA MENCERMINKAN NILAI-NILAI KESEIMBANGAN, KESERASIAN, KESELARASAN, PERS & KES. , KEKELUARGAAN, KEBERSAMAAN & KEARIFAN DLM MEMBINA KHDPN NASIONAL.

PANCASILA SUMBER MOTIVASI BAGI PERJUANGAN BANGSA IND. UNTUK MENATA KEHIDUPAN SECARA MANDIRI MEMILIKI KEKUATAN

PANCASILA SUMBER MOTIVASI BAGI PERJUANGAN BANGSA IND. UNTUK MENATA KEHIDUPAN SECARA MANDIRI MEMILIKI KEKUATAN HUKUM YANG MENGIKAT PARA PENYELENGGARA NEGARA, PARA PEMIMPIN PEM. & SELURUH RAKYAT INDONESIA DLM KHDPN BBGS. BNEG & BMASY. SUMBER INSPIRASI UTK SEGALA KEGIATAN UTK MENINGKATKAN RAKYAT & MARTABAT BGS SECARA UTUH & MENYELURUH UNTUK MAMPU MEMPERTAHANKAN IDENTITAS & JATI DIRI UNTUK MAMPU MENINGKATKAN KELANGSUNGAN HIDUP UNTUK MAMPU MERAIH CITA-CITA NASIONAL PANCASILA, LAYAK SBG. LANDASAN IDIIL WASANTARA LANDASAN KONSTITUSIONAL : UUD ‘ 45 BUMI AIR + KEKAYAAN ALAM DIKUASAI NEGARA & UDARA UNTUK KEMAKMURAN RAKYAT DIKELOLA BERDASARKAN KEBIJAKAN TERPADU (UUD ‘ 45)

NEG IND. NEGARA KESATUAN BENTUKK REPUBLIK KEKUASAAN DI TANGAN RAKYAT DIAKUI OLEH UUD’ 45

NEG IND. NEGARA KESATUAN BENTUKK REPUBLIK KEKUASAAN DI TANGAN RAKYAT DIAKUI OLEH UUD’ 45 NEGARA MENGATASI FAHAM GOL. KELOMPOK, PERORANGAN KEPENTINGAN NEGARA DI ATAS SEGALANYA UUD’ 45 KONSTITUSI DASAR MJD PEDOMAN POKOK BGS DALAM BERKEHIDUPAN, BERBANGSA, BERNEGARA & BERMASYARAKAT UUD’ 45 LAYAK MENJADI LANDASAN KONSTITUSI WASANTARA UNSUR DASAR KONSEPSI WASANTARA WADAH (CONTOUR), ISI (CONTENT) & TATA LAKU (CONDUCT) WADAH (CONTOUR) MELIPUTI : * WILAYAH * PENDUDUK * BUDAYA * SDA ORGANISASI KENEGARAAN (SUPRA STRUKTUR POLITIK) INFRA STRUKTUR POLITIK (KELEMBAGAAN NEGARA)

ISI ( CONTENT ) MELIPUTI : ASPIRASI BGS YG BERKEMB. DI MASYARAKAT CITA-CITA BANGSA

ISI ( CONTENT ) MELIPUTI : ASPIRASI BGS YG BERKEMB. DI MASYARAKAT CITA-CITA BANGSA TUJUAN NAS. (PEMB. UUD’ 45) MAMPU MENCIPTAKAN PERSATUAN & KESATUAN KHDPN NAS. (YL. POL. EK. SOS. BUD. & HANKAN) 2 HAL YANG ESENSIAL : a) REALISASI ASPIRASI BGS SEBAGAI KESEPAKATAN BERSAMA & PERWUJUDANNYA PENCAPAIAN CITA-CITA & TUJUAN NASIONAL b) PERSATUAN & KESATUAN DLM KEBHINEKAAN MELIPUTI SEMUA ASPEK KEHIDUPAN NASIONAL. TATA LAKU ( CONDUCT ) HASIL INTERAKSI ANTARA WADAH & ISI YANG BERISI : TATA LAKU BATINIAH TATA LAKU LAHIRIAH

TATA LAKU BATINIAH JIWA, SEMANGAT, MENTAL TEKAD, BANGSA INDONESIA IDENTITAS, JATI DIRI & KEPRIBADIAN

TATA LAKU BATINIAH JIWA, SEMANGAT, MENTAL TEKAD, BANGSA INDONESIA IDENTITAS, JATI DIRI & KEPRIBADIAN BANGSA TATA LAKU LAHIRIAH TINDAKAN, PERBUATAN, PERILAKU BANGSA IND. BDSRKN. KEKELUARGAAN KEBERSAMAAN MENIMB. RS BANGSA & RS CINTA TANAH AIR NASIONALISME PD SEMUA ASPEK KEHIDUPAN HAKIKAT WAWASAN NUSANTARA KEUTUHAN NUSANTARA / NASIONAL PENGERTIAN : CR PANDANG YANG SELALU UTUH MENYELURUH DALAM LINGKUP NUSANTARA & DEMI KEPENTINGAN NASIONAL ARTI : TIAP WARGA BANGSA BERFIKIR, BERSIKAP, BERTINDAK, APARATUR NEG UTUH MENYELURUH PRODUK LEMB. NEG. KEPENT. BANGSA & NEGARA

 AZAZ WAWASAN NUSANTARA KETENTUAN-KETENTUAN / KAIDAH-KAIDAH DSR YG HRS DIPATUHI, DI TAATI, DIPELIHARA

AZAZ WAWASAN NUSANTARA KETENTUAN-KETENTUAN / KAIDAH-KAIDAH DSR YG HRS DIPATUHI, DI TAATI, DIPELIHARA & DICIPTAKAN SUPAYA TETAP TAAT & SETIA KOMP / UNSUR PBTK BANGSA IND. TERHADAP KESEPAKATAN BERSAMA TERDIRI DARI : KEPENTINGAN YANG SAMA TUJUAN YANG SAMA KEADILAN, KEJUJURAN, SOLIDARITAS KERJASAMA & KESETIAAN THDP IKRAR / KESEPAKATAN BERSAMA TUJUAN : TERPELIHARA PERS & KESATUAN DLM KEBHINEKAAN KEPENTINGAN YANG SAMA : * PD WKT MEREBUT & MENEGAKKAN KEMERDEKAAN * PD WKT MDPTK. TEK. DR DUNIA INTERNASIONAL TUJUAN YANG SAMA : TERCAPAINYA KESEJAHTERAAN / KEMAKMURAN & RASA AMAN YANG LEBIH BAIK DARI KEADAAN SEBELUMNYA KEJUJURAN : ADA YANG DILAKUKAN SESUAI REALITA & ATURAN YANG BERLAKU

 SOLIDARITAS DIPERLUKAN RS SETIAKAWANAN, MAU BERKORBAN TANPA MENINGGALKAN CIRI-CIRI & KARAKTER BUDAYA KERJASAMA

SOLIDARITAS DIPERLUKAN RS SETIAKAWANAN, MAU BERKORBAN TANPA MENINGGALKAN CIRI-CIRI & KARAKTER BUDAYA KERJASAMA KOORDINASI, SLG PENGERTIAN SHG DIPEROLEH KERJA KELOMPOK ADA SINERGI YANG BAIK KESETIAAN TETAP MEMEGANG TEGUH CITA-CITA BGS IND. (KESEPAKATAN BSM) ARAH PANDANG KE DALAM : MENJAMIN PERWUJUDAN PERSATUAN & KESATUAN SEGENAP ASPEK KEHIDUPAN NASIONAL ARTI : SIAP, PEKA & TANGGAP SERTA BERUSAHA MENCEGAH & MENGATASI TIMBULNYA DISINTEGRASI BANGSA ARAH PEND. KELUAR : TERJAMIN KEPENTINGAN NAS. DLM DUNIA YG SERBA BERUBAH, IKUT PERDAMAIAN DUNIA YANG ABADI. ARTI : DLM KHDP INTERNASIONAL BERUSAHA MENGAMANK. KEPENT. NAS.

KEDUDUKAN, FUNGSI & TUJUAN KEDUDUKAN MERUPAKAN LANDASAN NASIONAL DLM MENYELENGGARAKAN KEHIDUPAN NASIONAL PS LANDASAN

KEDUDUKAN, FUNGSI & TUJUAN KEDUDUKAN MERUPAKAN LANDASAN NASIONAL DLM MENYELENGGARAKAN KEHIDUPAN NASIONAL PS LANDASAN IDIIL UUD’ 45 WASANTARA TANNAS GBHN FUNGSI : LANDASAN KONSTITUSIONAL LANDASAN VISIONAL LANDASAN KONSEPSIONAL LANDASAN OPERASIONAL PEDOMAN, MOTIVASI, DORONGAN & RAMBU SEGALA * KEBIJAKAN * KEPUTUSAN * TINDAKAN * PERBUATAN TUJUAN : MEWUJUDKAN RASA NASIONALISME YG TINGGI DI SEGALA ASPEK KEHIDUPAN BANGSA

ISTIRAHAT SEJENAK DILANJUTKAN MINGGU DEPAN

ISTIRAHAT SEJENAK DILANJUTKAN MINGGU DEPAN