Uji Korelasi Spearman Uji Korelasi Kendall Korelasi Rank




































- Slides: 36
Uji Korelasi Spearman & Uji Korelasi Kendall
Korelasi Rank Spearman � Apabila data yang dimiliki mempunyai skala ordinal maka untuk mengukur hubungan antara 2 variabel dapat digunakan korelasi rank Spearman. � Nilai korelasi berada diantara -1 dan 1. Jika bernilai 0 maka berarti tidak ada hubungan antara kedua variabel sedangkan jika korelasi bernilai 1 maka terdapat hubungan kuat positif antara kedua variabel sedangkan jika bernilai -1 maka terdapat hubungan kuat negatif antara kedua variabel.
� Uji signikansi Spearman menggunakan uji Z karena distribusinya mendekati distribusi normal. � Kekuatan hubungan antara kedua variabel dinyatakan dalam nilai korelasi, biasanya digunakan arti kekuatan tersebut dalam beberapa kategori yang dinyatakan dalam tabel.
� Untuk melakukan uji hipotesis yang berkenaan dengan korelasi bila datanya berskala ordinal maka digunakan langkah-langkah berikut ini : 1. Menentukan hipotesis. 2. Menentukan tingkat signifikansi α. 3. Menyusun tabel penolong untuk menentukan hitung. 4. Menentukan kriteria pengujian : Ho ditolak jika nilai-p < α. Ho diterima jika nilai-p ≥ α. Atau Ho diterima jika | Zhitung | < Ztabel dan jika sebaliknya maka Ho ditolak.
Contoh � Berikut ini adalah data tentang hubungan antara X yaitu nilai UTS (Ujian Tengah Semester) dengan Y yaitu nilai UAS (Ujian Akhir Semester) dari 12 responden yang dinyatakan pada tabel. � Akan diuji hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat hubungan positif antara nilai UTS dan UAS.
Data
Jawab
Pendekatan Normal
Hasil output SPSS � Diperoleh nilai-p adalah 0, 575 sehingga Ho diterima berarti tidak terdapat hubungan positif antara variabel X dan Y atau antara nilai UAS dan UTS.
Problem Solving : Soal 1 � Seorang peneliti mengadakan penelitian tentang hubungan antara persepsi mengenai rokok dengan sikap terhadap fatwa pengharaman rokok. � Data yang berhasil dikumpulkan dinyatakan dalam tabel. � Gunakan uji korelasi rank Spearman untuk mengecek apakah ada hubungan yang signifikan antara persepsi mengenai rokok dengan sikap terhadap fatwa pengharaman rokok.
Data
Soal 2
Soal 3
Korelasi Tau Kendall � Hubungan antara dua variabel yang dinyatakan dalam data yang berskala ordinal dapat dinyatakan dalam koefisien korelasi rank Kendall. � Arti dari koefisien korelasi Kendall dapat diinterpretasikan analog dengan koefisien korelasi rank Spearman.
Contoh � Penelitian dilakukan untuk mengetahui sikap masyarakat terhadap kenaikan harga BBM. Variabel yang dioperasionalkan dalam penelitian ini adalah kelas sosial (X) dengan sikap terhadap kenaikan harga BBM (Y). � Hipotesis yang ingin diuji adalah tidak terdapat hubungan antara kelas sosial dengan sikap terhadap kenaikan harga BBM melawan hipotesis alternatif yaitu terdapat hubungan.
Data
Jawab :
Hasil output SPSS � Diperoleh nilai-p adalah 0, 004 sehingga Ho diterima. � Hal itu berarti bahwa terdapat hubungan antara kelas sosial dengan sikap terhadap kenaikan harga BBM.
Problem Solving : Soal 1 � Penelitian dilakukan untuk mencari apakah ada hubungan antara latar belakang kelas sosial mahasiswa dengan prestasi akademik mahasiswa. � Data yang terkumpul dinyatakan dalam tabel. � Apakah semakin tinggi kelas sosial mahasiswa akan semakin tinggi prestasi akademik mahasiswa ?
Data
Problem Solving : Soal 2 � Ingin dicek apakah terdapat hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada. � Data penelitian dinyatakan pada tabel. � Apakah ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada ?
Data
Problem Solving : Soal 3
TERIMA KASIH