TUTORIAL KLINIK ANATOMI MATA Pasien dengan Herpes zoster























- Slides: 23
TUTORIAL KLINIK : ANATOMI MATA
Pasien dengan : �Herpes zoster oftalmikus saraf trigeminus ↓ ◦ Edema palpebra ◦ Pseodoptosis palpebra ◦ Hiperlakrimasi sistem lakrimal ◦ Injeksi siliar kornea, uvea
PALPEBRA Pada palpebra terdapat : �Kelenjar kelenjar sebasea, kelenjar Moll, kelenjar Zeis, kelenjar Meibom. �Otot M. orbikularis okuli, M. levator palpebra. �Jaringan ikat tarsus di dalam. �Jaringan fibrosis septum orbita : pembatas isi orbita dengan kelopak depan. �Pembuluh darah a. palpebra. �Persarafan sensorik nervus trigeminus.
SISTEM LAKRIMAL Sistem lakrimal terdiri atas 2 bagian, yaitu : �Sistem produksi atau glandula lakrimal. Glandula lakrimal terletak di temporo anterosuperior rongga orbita. �Sistem ekskresi, yang terdiri atas pungtum lakrimal, kanalikuli lakrimal, sakus lakrimal dan duktus nasolakrimal.
KORNEA Kornea terdiri atas 5 lapis, yaitu : � Epitel Tebalnya 50 µm, 5 lapis sel epitel tidak bertanduk (sel basal, sel poligonal dan sel gepeng). � Membran Bowman Kolagen yang tersusun tidak teratur dan berasal dari bagian depan stroma. � Stroma Terdiri atas lamel merupakan susunan kolagen yang sejajar satu dengan lainnya, pada permukaan terlihat anyaman yang teratur sadangkan dibagian perifer serat kolagen ini bercabang.
KORNEA Kornea terdiri atas 5 lapis, yaitu : �Membran Descement Membran aselular. Bersifat sangat elastis dan berkembang terus seumur hidup, mempunyai tebal 40 µm. �Endotel Dari mesotelium, berlapis, . Endotel melekat pada membran descement melalui hemi desmosom dan zonula okluden.
UVEA Uvea merupakan lapis vaskular di dalam bola mata yang terdiri atas : �Iris �Badan siliaris / korpus siliaris �Khoroid
IRIS �Struktur ini muncul dari badan siliar dan membentuk sebuah diafragma di depan lensa. Celah di antara iris kiri dan kanan dikenal sebagai pupil. �Iris disusun oleh jaringan ikat longgar yang mengandung pigmen dan kaya akan pembuluh darah. � 2 jenis otot polos yaitu otot dilatator pupil dan otot sfingter/konstriktor pupil. Kedua otot ini akan mengubah diameter pupil. �Dipersarafi oleh persarafan simpatis dan persarafan parasimpatis (N. III).
KORPUS SILIARIS �Struktur melingkar yang menonjol ke dalam mata terletak di antara ora serrata dan limbus. Merupakan perluasan lapisan khoroid ke arah depan. �Korpus siliar disusun oleh jaringan penyambung jarang yang mengandung serat-serat elastin, pembuluh darah dan melanosit. �Badan siliaris membentuk tonjolan-tonjolan pendek seperti jari yang dikenal sebagai prosessus siliaris. Dari prosessus siliaris muncul benang fibrillin yang akan berinsersi pada kapsula lensa yang dikenal sebagai zonula zinii.
KORPUS SILIARIS �Korpus siliaris menghasilkan humor aqueaeus. �Humor aqueaeus mengalir dari kamera okuli posterior celah pupil kamera okuli anterior jaringan trabekula kanal Schlemm pleksus sklera sistem vena. � 3 berkas otot polos disebut muskulus siliaris gabungan serat longitudinal, sirkuler, dan radial.
KHOROID �Khoroid adalah segmen posterior uvea, di antara retina dan sklera. �Khoroid terdiri atas 4 lapisan yaitu: ◦ Epikhoroid serat kolagen dan elastin. ◦ Lapisan pembuluh darah dan melanosit. ◦ Lapisan koriokapiler pleksus kapiler, jaring halus serat elastin dan kolagen, fibroblas dan melanosit. ◦ Lamina elastika jaring-jaring elastik padat.
SARAF TRIGEMINUS Nervus trigeminus terdiri atas tiga cabang utama yang menyatu pada ganglion Gasseri : �Nervus oftalmikus �Nervus maksilaris �Nervus mandibularis
NERVUS OFTALMIKUS �Saraf ini memasuki cavum orbita melewati fissura orbitalis superior. �Bercabang menjadi 3 cabang : lacrimalis, frontalis dan nasociliaris. �Mensarafi dahi, mata, hidung, selaput otak, sinus paranasalis dan sebagian dari selaput lendir hidung. �Cabang-cabang n. opthalmicus menginervasi kornea, badan siliaris dan iris, glandula lacrimalis, conjunctiva, bagian membran mukosa cavum nasal, kulit palpebra, alis, dahi dan hidung.
NERVUS MAKSILARIS �Saraf ini memasuki rongga tengkorak melalui foramen rotundum. �Mensarafi rahang atas serta gigi-gigi rahang atas, bibir atas, pipi, palatum durum, sinus maxillaries dan selaput lendir hidung. �Cabang-cabang n. maxillaris terbagi menjadi 4 bagian yang dipercabangkan di cranium, fossa pterygopalatina, canalis infraorbitalis dan pada wajah.
NERVUS MANDIBULARIS �Saraf ini memasuki rongga tengkorak melalui foramen ovale. �Mensarafi rahang bawah, bibir bawah, mukosa pipi, lidah, sebagian dari meatus accusticus externus, meatus accusticus internus dan selaput otak. �Nervus mandibularis disebut juga nervus maxillaris inferior, mengincervasi gigi dan rahang bawah, kulit pada regio temporal, auricular, bibir bagian bawah, bagian abwah wajah, musculus mastikasi, dan membran mukosa lidah 2/3 anterior. .
TERIMA KASIH