Tugas Kelompok Psikologi Perkembangan 1 1 Agustinus FX

  • Slides: 20
Download presentation
Tugas Kelompok : Psikologi Perkembangan 1 1. Agustinus FX Trianto P - 1924090078 2.

Tugas Kelompok : Psikologi Perkembangan 1 1. Agustinus FX Trianto P - 1924090078 2. M. Daffa Burhanudin - 1924090168 3. Rafi Orydika - 1924090223 4. Lintang Jiwo Wicaksono -1924090058 5. Achmad Zaky Fauzan - 1924090248 6. Rafiq Hirmawan -1924090170 7. Farel Aziz Gustaz -1924090100 Kelompok 4 Perkembangan Kognitif Masa Bayi

Psikologi Kognitif dikatakan sebagai perpaduan antara psikologi gestalt dan behaviorisme Definisi Kognitif : -

Psikologi Kognitif dikatakan sebagai perpaduan antara psikologi gestalt dan behaviorisme Definisi Kognitif : - Kemampuan berfikir secara abstrak (Terman) - Kemampuan menyesuaikan diri dengan lingkungan (Colvin) - Teknik untuk memproses informasi yang disediakan oleh indera. (Hunt) - Kemampuan untuk memecahkan masalah atau untuk mencipta karya (Gardner) - Intelektual + pengetahuan (Henmann) Proses berpikir, kemampuan individu untuk menghubungkan, menilai dan mempertimbangkan suatu kejadian atau peristiwa Psikologi Kognitif Apa? ?

i Arti Kognis Pengetahuan yang luas, daya nalar, kreativitas, kemampuan bahasa dan daya ingat.

i Arti Kognis Pengetahuan yang luas, daya nalar, kreativitas, kemampuan bahasa dan daya ingat. Proses Kognisi Persepsi, ingatan, pikiran, simbol, penalaran, problem solving.

Tahapan Perkembangan Kognitif (Piaget) Perkembangan kognitif merupakan proses mental dalam reorganisasi yang progresif sebagai

Tahapan Perkembangan Kognitif (Piaget) Perkembangan kognitif merupakan proses mental dalam reorganisasi yang progresif sebagai hasil dari kematangan dan pengalaman �Tahap sensori motorik (0 -2 thn) �Tahap pra-operasional (2 -7 thn) �Tahap operasional konkret (7 -11 thn) �Tahap operasional formal (11 thn+)

TEORI PIAGET MENGENAI PERKEMBANGAN BAYI Teori Piaget adalah sebuah kisah yang menyeluruh dan umum

TEORI PIAGET MENGENAI PERKEMBANGAN BAYI Teori Piaget adalah sebuah kisah yang menyeluruh dan umum mengenai bagaimana biologi dan pengalaman membentuk perkembangan kognitif. Piaget berpendapat bahwa, sebagamana fisik kita memiliki struktur yang memungkinkan kita untuk beradaptasi dengan dunia, kita membangun struktur mental yang dapat membantu kita untuk beradaptasi dengan dunia. Adaptasi melibatkan penyesuaian terhadap tuntutan-tuntutan lingkungan yang baru. Pembahasan ini dibagi menjadi 2 bagian yaitu: 1. Proses-proses Kognitif 2. Tahap perkembangan Sensorimotor 3/12/2021

PROSES-PROSES KONGNITIF • 1. Skema Yakni berbagai tindakan atau represntatif mental yang mengorganisasikan pengetauan.

PROSES-PROSES KONGNITIF • 1. Skema Yakni berbagai tindakan atau represntatif mental yang mengorganisasikan pengetauan. Skema bayi dibangun dengan tindakan-tindakan sederhana yang dapat ditampilkan oleh objek- objek seperti: Menghisap, melihat dan menggam. 2. Asimilasi dan Akomodasi Asimilasi terjadi ketika anak-anak menggunakan skema-skema yang telah dimilikinya untuk menangani informasi atau pengalama baru. Sedangkan Akomodasi terjadi ketika anak-anak menyesuaikan skema-skemanya agar sesuai untuk mengolah informasi dan pengalaman baru. 3. Organisasi Untuk memahami dunianya, anak-anak berusaha mengorganisasikan pengalamannya secara kognitif. Organisasi adalah pengelompokan perilaku-perilaku dan pemikirian yang terpisah satu sama lain ke dalam suatu system yang lebih tinggi. 4. Ekulibriasi dan tahap-tahap perkembangan Ekuilibriasi adalah istilah yang digunakan Piaget untuk merujuk pada mekanisme peralihan anak-anak dari satu tahap berpikir ke tahap berikutnya. 3/12/2021

 • 2. TAHAP PERKEMBANGAN SENSORIMOTOR Tahap ini berlangsung mulai dari kelahiran sampai usia

• 2. TAHAP PERKEMBANGAN SENSORIMOTOR Tahap ini berlangsung mulai dari kelahiran sampai usia 2 tahun. Dalam tahap ini, bayi membangun suatu pemahaman mengenai dunia dengan cara mengoordinasikan pengalaman-penalaman sensoris (seperti melihat) melalui tindakan-tindakan fisik motoris oleh karenanya diberi istilah sensorimotor. Piaget membagi sensorimotor kedalam 6 Subtahap. Yaitu: – 1. Reflek Sederhana (sejak lahir – 1 bulan) – 2. Kebiasaan-kebiasaan awal pertama dan reaksi sirkuler (usia 1 – 4 bulan) – 3. Reaksi sirkuler primer (usia 4 – 8 bulan) – 4. Koordinasi terhadap reaksi sirkuler sekunder (usia 8 – 12 bulan) – 5. Reaksi sirkuler tersier, terhadap kesenangan terhadap hal baru dan keingint ahuan (usia 12 – 18 bulan) 6. Internalisasi skema (usia 18 – 24 bulan) Ketetapan Objek Adalah suatu pemahaman bahwa objek-objek masih tetap ada meskipun tidak dapat dilihat, didengar, atau disentuh. Tercapai nya ketetapan objek merupakan suatu prestasi yang penting. 3/12/2021

Refleks Pada Bayi Refleks Mempertahankan Diri yaitu refleks yang digunakan untuk menyesuaikan diri dengan

Refleks Pada Bayi Refleks Mempertahankan Diri yaitu refleks yang digunakan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan, yang terdiri dari : = Breathing reflex - Eyeblink reflex - Pupillary reflex - Rooting reflex - Sucking reflex - Swallowing reflex Refleks Primitif atau Subkortikal yaitu refleks yang dikontrol oleh area subkortikal : – Babinski reflex – Grasping reflex

2. BELAJAR, MENGINGAT DAN KONSEPTUALISASI • • 1. PENGKONDISIAN 2. ATENSI • Adalah suatu

2. BELAJAR, MENGINGAT DAN KONSEPTUALISASI • • 1. PENGKONDISIAN 2. ATENSI • Adalah suatu usaha memfokuskan sumber-sumber daya mental untuk menseleksi informasi. Akan meningkatkan pemrosesan kognitif trhadap berbagai tugas. – - Habituasi dan Dishabituasi Atensi memiliki kaitan yang kuat dengan habituasi dan dishabituasi, habituasi mempunyai arti menurunnya responsivitas terhadap sebuah stimulus yang sudah disajikan berulang kali. Sedangkan Dishabituasi adalah meningkatnya reponsivitas setelah stimulus diubah. - Atensi Bersama Proses yang muncul ketika lebih dari satu individu berfokus kepada objek yang sama 3. Memori Adalah aktivitas mempertahankan informasi selama berjalannya waktu. Atensi berperan penting sebagai encoding, yaitu proses masuknya informasi ke dalam memori. 4. Meniru 5. Pembentukan Konsep dan Kategorisasi 3/12/2021

3. PERKEMBANGAN INDIVIDUAL DAN PENGUKURAN • • 1. UKURAN PERKEMBANGAN BAYI Kontributor awal yang

3. PERKEMBANGAN INDIVIDUAL DAN PENGUKURAN • • 1. UKURAN PERKEMBANGAN BAYI Kontributor awal yang paling penting dalam bidang tes-tes pada bayi adalah Arnold Gesell. Ia mengembangkan sebuah pengukuran yang dapat dipakai memilah bayi-bayi yang memiliki potensi normal dari bayi-bayi yang potensinya kurang normal. Tes Gesell memiliki 4 kategori : motoric, Bahasa, adaptif, dan personal social. • Development Quotient mengombinasikan semua sub skor yang diperoleh dari masing kategori itu untuk memperoleh skor keseluruhan. • 2. MEMPREDIKSIKAN INTELEGENSI • Penggunaan tes bayi berkembang dari tradisi tes IQ. Tes-tes untuk bayi mengandung lebih banyak item-item yang berkaitan dengan perkembangan konseptual-motorik dan mencakup pengukuran interaksi social. 3/12/2021

4. PERKEMBANGAN BAHASA • • • 1. Sistem-sistem Aturan Bahasa. -Fenologi -Morfologi -Sintaksis -Semantik

4. PERKEMBANGAN BAHASA • • • 1. Sistem-sistem Aturan Bahasa. -Fenologi -Morfologi -Sintaksis -Semantik -Pragmatik • • • 2. Cara Bahasa Berkembang 1. Mengenali bunyi Bahasa. 2. Celotehan dan Vokalisasi lain. -Menangis -Mendekat -Celoteh 3. Bahasa Tubuh. 4. Kata-kata Pertama. 5. Ungkapan dua kata. 3/12/2021

 • 3. Pengaruh faktor biologis dan lingkungan • Sejumlah sarjana bahsa berpendapat bahwa

• 3. Pengaruh faktor biologis dan lingkungan • Sejumlah sarjana bahsa berpendapat bahwa adanya persamaan yang nyata. Dalam hal bagaimana anak-anak di seluruh dunia memperoleh kemahiran berbahasa, merupakan bukti yang kuat bahwa Bahasa mempunyai basis biologis. Terdapat bukti yang memperlihatkan bahwa daerah tertentu di otak cenderung digunakan untuk Bahasa. Daerah Brocka dan Wernicke adalah lokasi yang penting dalam pemrosesan Bahasa. Pengaruh Lingkungan terlihat dari adanya perbedaan dalam perkembangan bahasa anak-anak sebagai akibat dari perbedaan lingkungan Bahasa di rumah antara anak yang satu dengan yang lainnya. 3/12/2021

REAKSI SOSIAL TERHADAP ORANG DEWASA Beberapa perilaku yang muncul pada masa bayi : –

REAKSI SOSIAL TERHADAP ORANG DEWASA Beberapa perilaku yang muncul pada masa bayi : – Imitasi (peniruan) – Shyness (malu) – Dependency(ketergantungan) – Acceptance of the authority (menerima kekuasaan) – Rivalry (persaingan) & resistant behavior – Attension seeking – Cooperation behavior

TAHAP PERKEMBANGAN BICARA : 1. Refleks vokalisasi, selama 2 minggu tangis bayi masih berupa

TAHAP PERKEMBANGAN BICARA : 1. Refleks vokalisasi, selama 2 minggu tangis bayi masih berupa suara refleks dan belum dapat membedakan meski rangsang berbeda. Setelah itu, tangis sudah dapat bermakna 2. Babbling (meraban) - membuat berbagai bunyi yang berlangsung pada usia 2 minggu sampai 3 bulan. 3. Lalling (laling), terjadi ketika kontak dengan orang lain disekitarnya, misal ketika ditimang mengeluarkan reaksi-reaksi tertentu 4. Echolia - anak mulai menirukan ucapan orang lain yg ada di sekitarnya 5. True Speech, yaitu berbicara sudah sesuai antara apa yang dikehendaki anak dengan benda atau hal-hal yang diinginkan anak

MENANGIS WAKTU LAHIR merupakan gerak refleks murni yang terjadi ketika udara masuk ke dalam

MENANGIS WAKTU LAHIR merupakan gerak refleks murni yang terjadi ketika udara masuk ke dalam tali suara yang menyebabkan tali suara bergetar. TUJUAN MENANGIS adalah memompa paru - paru sehingga memugkinkan pernafasan dan memberikan oksigen ke dalam darah ARTI TANGIS BAYI IMANUEL KANT : sebagai proses rohani manusia terhadap belenggu kepancaideraan yang akan dideritanya SIGMUND FREUD : sebagai ekspresi keinginan untuk kembali kedalam kandungan yang tenang, aman, lembut dan hangat SIS HEYTER : sebagai pertanda bahwa dia mempunyai kesadaran sebagai satu reaksi spontan yang disebabkan oleh dorongan dari dalam diri. TANGIS BAYI

PERKEMBANGAN INTELEGENSI - Perkembangan intelegensi yang cepat dan intensif terjadi pada tahun-tahun pertama -

PERKEMBANGAN INTELEGENSI - Perkembangan intelegensi yang cepat dan intensif terjadi pada tahun-tahun pertama - Kemampuan kognitif memungkinkan pembentukan pengertian - Persepsi awal pada masa bayi diperoleh melalui penjelasan sensorik - Konsep-konsep yang berkembang pada masa bayi antara lain : a. Konsep ruang b. Konsep berat c. Konsep waktu d. Konsep diri e. Konsep peran seks f. Konsep sosial g. Konsep keindahan Konsep kelucuan

PERKEMBANGAN EMOSI Pola emosional pada bayi meliputi : – Kemarahan – Ketakutan – Rasa

PERKEMBANGAN EMOSI Pola emosional pada bayi meliputi : – Kemarahan – Ketakutan – Rasa ingin tahu – Kegembiraan – Afeksi Faktor yang mempengaruhi emosi : – Kematangan – Belajar Ciri emosi pada masa bayi : – Emosi bayi sangat berbeda – Emosi seringkali disertai dengan perilaku hebat – Emosi bayi lebih mudah untuk dibiasakan mempengaruhi emosi - Emosi dibedakan menjadi emosi yang menyenangkan dan tidak menyenangkan

IMPLIKASI DI BIDANG PENDIDIKAN - Mudah tidaknya bayi bernapas saat setelah lahir akan mempengaruhi

IMPLIKASI DI BIDANG PENDIDIKAN - Mudah tidaknya bayi bernapas saat setelah lahir akan mempengaruhi penyesuaian diri - Bayi membutuhkan perawatan dan pemberian kasih saying - Lingkungan perlu memberikan rangsangan motorik yang kontinyu untuk membantu perkembangan motorik kasar dan motorik halus - Pemberian afeksi kepada bayi lebih penting daripada harus memaksa bayi melakukan sesuatu perilaku yang tidak mungkin dilakukannya

DAFTAR PUSTAKA Kuntjojo, 2009, Psikologi Kepribadian, Pendidikan Bimbingan dan Konseling, Universitas Nusantara, PGRI, Kediri.

DAFTAR PUSTAKA Kuntjojo, 2009, Psikologi Kepribadian, Pendidikan Bimbingan dan Konseling, Universitas Nusantara, PGRI, Kediri. Suryabrata, Sumadi, 2011, Psikologi Kepribadian, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta. Khadijah, 2016, Pengembangan Konitif Anak Usia Dini, Perdana Publishing, Medan Santrock. John W. Life-Span Development- Perkembangan Masa-Hidup, PT. Gelora Aksara Pratama, Jakarta Kelompok 4

TERIMA KASIH Kelompok 4

TERIMA KASIH Kelompok 4