TRANSFORMATOR Prinsip Kerja Trafo Transformator atau trafo adalah











- Slides: 11
TRANSFORMATOR
Prinsip Kerja Trafo • Transformator atau trafo adalah alat yang memindahkan tenaga listrik antar dua rangkaian listrik atau lebih melalui induksi elektromagnetik. • Tegangan masukan bolak-balik yang membentangi primer menimbulkan fluks magnet yang idealnya semua bersambung dengan lilitan sekunder • Fluks bolak-balik ini menginduksikan gaya gerak listrik (ggl) dalam lilitan sekunder. Jika efisiensi sempurna, semua daya pada lilitan primer akan dilimpahkan ke lilitan sekunder.
Prinsip Kerja Trafo • Trafo terdiri dari dua gulungan kawat yang terpisah satu sama lain, yang dibelitkan pada inti besi (core) yang sama. • Ketika kumparan primer dialiri arus AC (bolak-balik) maka akan menimbulkan medan magnet atau fluks magnetik bersama yang bolak-balik. • Fluktuasi medan magnet yang terjadi di sekitar kumparan pertama (primer) akan menginduksi GGL (Gaya Gerak Listrik) dalam kumparan kedua (sekunder) dan akan terjadi pelimpahan daya dari kumparan primer ke kumparan sekunder. • Kombinasi antar gaya gerak magnit induksi sekunderdan primer disebut induksi silang atau mutual induction
Trafo Berdasarkan Frekuensi Kerja • • Trafo Daya (50 -60 Hz) Trafo Pendengaran (20 Hz – 20 k. Hz) Trafo MF (455 k. Hz) Trafo Rf (>455 k. Hz) disebut juga spul oscillator atau spul Antena
Trafo dalam Bidang Tenaga Listrik • Trafo Daya digunakan untuk menaikkan tegangan listrik sampai ratusan ribu Volt • Trafo Distribusi üTrafo Step down üTrafo step up • Trafo Pengukuran • Trafo Arus • Trafo Tegangan
Inti Trafo • Inti besi pada Transformator atau Trafo pada umumnya adalah kumpulan lempengan besi tipis yang terisolasi dan ditempel berlapis-lapis. • Dalam bentuk dasar, inti trafo terdiri dari 3 macam: ü Open core (inti terbuka) ü Closed core (inti tertutup) ü Shell core (inti bentuk cangkang)
Hubungan Primer – Sekunder • Arus induksi pada kumparan sekunder selalu mengalir dengan arah berlawanan dengan kumparan primer. • Perbandingan jumlah lilitan primer dengan sekunder pada trafo menentukan perbandingan tegangan primer (input) dan sekunder (output) Vs/Ns = Vp/Np
Polaritas Trafo • Polaritas kumparan trafo dapat ditentukan dengan dua macam sambungan, yaitu: ü Sambungan additive Pada sambungan additive didapatkan : Vo = V 1 + V 2 ü Sambungan Substractive Pada sambungan substractive didapatkan : Vo = V 1 – V 2
Efisiensi Trafo • Efisiensi trafo adalah perbandingan daya output dengan daya input. Secara matematis dapat ditulis : Atau : Ʃ rugi = Pc + Pcu Pc = Power core loss Pcu = total power coper loss
Trafo Tiga Fasa Ada 4 macam sambungan trafo 3 fasa: • Sambungan bintang ke bintang • Sambungan delta ke delta • Sambungan bintang ke delta • Sambungan delta ke bintang
Hubungan Arus dan Tegangan pada Trafo Tiga Fasa • Hubungan I dan V pada sambungan Y dan ∆