Topologi Jaringan Oleh Kiswanto ST M Kom Program

























































- Slides: 57
Topologi Jaringan Oleh: Kiswanto, ST, M. Kom Program Studi MI, SI dan TI STIMIK Atma Luhur Pangkal Pinang
Pendahuluan § Saat ini sudah banyak sekali pengguna perangkat topologi jaringan komputer, terutama di perkantoran dan sebagainya. Penggunaannya sangat membantu upaya mempermudah akses suatu data ke server secara bersamaan. Hal inilah yang merupakan alasan utama pembentukan topologi jaringan komputer tersebut. Dan seiring dengan perkembangan jaringan maka berkembang pula macam-macam topologi jaringan komputer tersebut.
Pengertian Topologi Jaringan § Topologi Jaringan adalah suatu teknik untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya dan merangkai menjadi sebuah jaringan. Ada bermacam topologi jaringan komputer yang banyak di gunakan saat ini antara lain adalah Topologi Bus, Topologi Ring, Topologi Star, Topologi Mesh, Topologi Jala dan Topologi Linear, masing-masing jenis topologi ini mempunyai kelebihan dan kekurangannnya sendiri.
Lanjutan § Topologi jaringan terbagi menjadi 2, yaitu: 1. Topologi Fisik: Merupakan bentuk fisik dari hubungan antara perangkat (komputer, server, hub, switch, dan kabel jaringan) yang membentuk suatu pola khusus. 2. Topologi Logic: Merupakan suatu gambaran tentang sistem kerja dari suatu topologi.
Macam-macam Topologi Jaringan 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Topologi Bintang atau Star Topologi Cincin, Topologi Bus, Topologi Jala, Topologi Pohon, Topologi Linear, Topologi Extended Topologi Hybrid Topologi Hierarkikal
1. Topologi Bintang (Star)
Pengertian Topologi Bintang § Topologi Bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah. § Pada topologi star terdapat konsentrator yang berupa HUB/SWITCH yang berfungsi sebagai pengatur dan pengendali komunikasi data. Sedangkan perangkat lain terhubung dengan konsentrator sehingga pengiriman data akan melalui konsentrator.
Kelebihan Topologi Bintang 1. Bila salah satu jaringan mati maka komputer lainnya tidak akan tergangu. 2. Keamanan data tinggi. 3. Kemudahan akses ke jaringan LAN lain.
Kekurangan Topologi Bintang 1. Jaringan sangat bergantung pada konsentrator. 2. Jika lalulintas data padat maka menyebabkan lambatnya jaringan. 3. Boros dalam pemakaian kabel.
Contoh Gambar Topologi Bintang Sumber: http: //hengkikristiantoateng. blogspot. com/2013/10/pengertian-macam-topologi-jaringan-komputer. html
Lanjutan § Contoh penggunaan: 1. Biasa digunakan pada warnet.
2. Topologi Cincin (Ring)
Pengertian Topologi Cincin § Topologi Cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. § Topologi Ring adalah topologi dimana setiap perangkat dihubungkan sehingga berbentuk lingkaran. Setiap data yang dikirin akan diperiksa alamatnya oleh perangkat jika sesuai maka data akan diproses sedangkan jika tidak maka data akan di abaikan. Kabel yang digunakan pada topoligi ini adalah UTP, STP, Fiber Optic.
Kelebihan Topologi Cincin 1. 2. 3. 4. Hemat kabel. Komunikasi antar terminal mudah. Kecepatan pengiriman tinggi. Tidak akan terjadi tabrakan/crash data, karena hanya satu node yang dapat mengirim data.
Kekurangan Topologi Cincin 1. Sulit mendeteksi kesalahan. 2. Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan tergangunya seluruh jaringan. 3. Dapat terjadi Collision (dua paket data tercampur). 4. Perubahan jumlah perangkat akan mengacaukan jaringan.
Contoh Gambar Topologi Cincin
Lanjutan § Contoh penggunaan: 1. Pada acara meeting dimana susunan anggotanya berbentuk melingkar.
3. Topologi Bus
Pengertian Topologi Bus § Topologi Bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Fungsi terminator adalah untuk memantulkan sinyal. Backbone terbuat dari kabel coaxial.
Kelebihan Topologi Bus 1. Jarak LAN tidak terbatas. 2. Kecepatan pengiriman tinggi. 3. Tidak membutuhkan konsentrator
Kekurangan Topologi Bus 1. Apabila salah satu kabel putus, maka jaringan tidak bisa digunakan. 2. Sering terjadi tabrakan/crash data yang dikirim. 3. Diperlukan repeater untuk memperkuat sinyal 4. Operasional jaringan LAN tergantung pada setiap perangkat.
Contoh Gambar Topologi Bus
Lanjutan § Contoh penggunaan : 1. Pada acara meeting kantor 2. Pada lab. Komputer, bahasa, dll
4. Topologi Jala (Mesh)
Pengertian Topologi Jala § Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung langsung dengan perangkat lainnya yang berada dalan satu jaringan.
Kelebihan Topologi Jala 1. Memiliki respon waktu yang cepat. 2. Tidak memerlukan protokol tambahan. 3. Dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat tujuan. 4. Data dapat dikirim langsung ke perangkat tujuan tanpa harus melewati perangkat lainnya. 5. Privacy dan security lebih terjamin.
Kekurangan Topologi Jala 1. Membutuhkan banya kabel. 2. Biaya mahal. 3. Instalasi dan konfigurasi rumit.
Contoh Gambar Topologi Jala
Lanjutan § Contoh penggunaan: cocok digunakan ketika dalam suatu jaringan yang tidak terputus dan membutuhkan kecepatan yang sangat tinggi, misalnya pada saat main game multiplayer.
5. Topologi Pohon (Tree)
Pengertian Topologi Pohon § Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.
Kelebihan Topologi Pohon 1. Deteksi kesalahan mudah dilakukan 2. Perubahan bentuk suatu kelompok mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain 3. Mudah melakukan control
Kekurangan Topologi Pohon 1. Menggunakan banyak kabel 2. Sering terjadi tabrakan data 3. Jika simpul yang lebih tinggi rusak maka simpul yang lebih rendah akan terganggu juga 4. Cara kerja lambat
Contoh Gambar Topologi Pohon Sumber: http: //hengkikristiantoateng. blogspot. com/2013/10/pengertian-macam-topologi-jaringan-komputer. html
6. Topologi Linier
Pengertian Topologi Linier § Jaringan komputer dengan Topologi Runtut (Linear Topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania, sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi sebanyaknya hanya dapat terdiri dari 5 -7 komputer.
Kelebihan Topologi Linier 1. 2. 3. 4. 5. Hemat kabel Tata letak kabel sederhana Mudah dikembangkan Tidak butuh kendali pusat Penambahan maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan
Kekurangan Topologi Linier 1. 2. 3. 4. Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil Kepadatan lalu lintas tinggi Keamanan data kurang terjamin Kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah 5. Diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.
Contoh Gambar Topologi Linier Sumber: http: //hengkikristiantoateng. blogspot. com/2013/10/pengertian-macam-topologi-jaringan-komputer. html
7. Topologi Extended
Pengertian Topologi Extended § Topologi extended star adalah kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer -komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai backbone.
Kelebihan Topologi Extended § Jika salah satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya tidak terganggu, tetapi apabila central node terputus maka semua node disetiap sub node akan terputus.
Kekurangan Topologi Extended § Tidak dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menangani satu traffic node, karena untuk berkomunikasi antara satu node ke node lainnya membutuhkan beberapa kali hops.
Contoh Gambar Topologi Extended
Lanjutan § Contoh penggunaan: Digunakan oleh suatu jaringan di sekolah yang memiliki sebuah server data utama yang dapat di akses di setiap Lab komputer di sekolah tersebut dan setiap lab memiliki host utama dan client -client lain yang dapat mengakses data utama dari server tetapi harus melalui permision host/server diatasnya dahulu.
8. Topologi Hybrid
Pengertian Topologi Hybrid § Untuk membuat topologi hybrid memerlukan kombinasi dari dua atau lebih topologi yang berbeda, ketika topologi dasar yang berbeda terhubung satu sama lain mereka tidak menampilkan karakteristik dari topologi tertentu.
Kelebihan Topologi Hybrid 1. Mengabaikan kekurangan topologi berbeda dan hanya mempertimbangkan segi kekuatannya. 2. Fleksibilitas. 3. Dapat menambahkan koneksi periperal lain dengan mudah.
Kekurangan Topologi Hybrid 1. Biaya mahal. 2. Instalasi dan konfigurasi sulit. 3. Pengelolaan rumit dan sulit.
Contoh Gambar Topologi Hybrid
Lanjutan § Contoh penggunaan: Biasa digunakan pada suatu daerah yang memiliki jaringan Wi. Fi.
9. Topologi Hierarkikal
Pengertian Topologi Hierarkikal § Topologi hierarki berbentuk seperti pohon bercabang yang terdiri dari komputer induk atau yang disebut dengan host yang diswitckan dengan node lain secara berjenjang, jenjang yang lebih tinggi berfungsi sebagai pengatur kerja jenjang dibawahnya.
Kelebihan Topologi Hierarkikal 1. Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebuh luas lagi. 2. Data terpusat secara hirarki sehingga manajemen data lebih baik dan mudah.
Kekurangan Topologi Hierarkikal 1. Dapat terjadi collision 2. Komputer tidak dapat di operasikan apabila kabel pada komputer tingkat atasnya terputus.
Contoh Gambar Topologi Hierarkikal
Lanjutan § Contoh penggunaan: biasa digunakan pada perusahaan yang membutuhkan keefesienan dan kecepatan dalam jaringannya.