Teori Tingkah Laku Konsumen KUWAT RIYANTO STIM BUDI

  • Slides: 8
Download presentation
Teori Tingkah Laku Konsumen KUWAT RIYANTO STIM BUDI BAKTI BEKASI www. stimbudibakti. com http//kuwatriy.

Teori Tingkah Laku Konsumen KUWAT RIYANTO STIM BUDI BAKTI BEKASI www. stimbudibakti. com http//kuwatriy. wordpress. com [email protected] com

Ada dua pendekatan 1. Pendekatan nilai guna (Utiliti) kardinal Yaitu kenikmatan konsumen dapat dinyatakan

Ada dua pendekatan 1. Pendekatan nilai guna (Utiliti) kardinal Yaitu kenikmatan konsumen dapat dinyatakan secara kuantitatif 2. Pendekatan nilai guna (Utiliti) ordinal Yaitu kenikmatan konsumen tidak dapat dinyatakan secara kuatitatif

Pendekatan Marginal Utility/Kardinal Ú Pendekatan ini bertitik tolak pada anggapan bahwa kepuasan (atau utility)

Pendekatan Marginal Utility/Kardinal Ú Pendekatan ini bertitik tolak pada anggapan bahwa kepuasan (atau utility) setiap konsumen dapat diukur secara kuantitatif. Asumsi Penggunaan Pendekatan: Ú Konsisten dalam preferensi Ú More is better Ú Hukum Gossen (Law of Diminishing Marginal Utility) berlaku, yaitu bahwa semakin banyak sesuatu barang dikonsumsikan, maka tambahan kepuasan (marginal utility) yang diperoleh dari setiap satuan tambahan yang dikonsumsikan akan menurun. Ú Konsumen selaku berusaha mencapai kepuasan total yang maksimum.

Konsep Dasar: Utility • Utility adalah kepuasan yang diperoleh dalam mengkosumsi barang dan jasa.

Konsep Dasar: Utility • Utility adalah kepuasan yang diperoleh dalam mengkosumsi barang dan jasa. • Total Utility adalah kepuasan total dalam mengkonsumsi sejumlah barang dan jasa. • Marginal utility dalah tambahan kepuasan yang diperoleh dalam menambah satuan barang/jasa yang dikonsumsi

Diminishing Marginal Utility/ MU yang menurun • The law of diminishing marginal utility: The

Diminishing Marginal Utility/ MU yang menurun • The law of diminishing marginal utility: The more of one good consumed in a given period, the less satisfaction (utility) generated by consuming each additional (marginal) unit of the same good. ---Semakin banyak barang/jasa dikonsumsi pada suatu periode tertentu, semakin menurun tambahan kepuasan (MU)

RUMUS MARGINAL UTILITY: MUA MUB ---- = ----PA PB MUC MUZ = ---- =

RUMUS MARGINAL UTILITY: MUA MUB ---- = ----PA PB MUC MUZ = ---- = ……. = -------PC PZ RUMUS OPTIMAL MARGINAL UTILITY: M = PX. X + PY. Y + PZ. Z 6

ILUSTRASI PAKET REKREASI YANG OPTIMAL Panjul mempunyai budget Rp 4, 000 tiap tahun yang

ILUSTRASI PAKET REKREASI YANG OPTIMAL Panjul mempunyai budget Rp 4, 000 tiap tahun yang dianggarkan untuk rekreasi keluarga. Misalkan hanya ada 2 pilihan rekreasi yaitu wisata pantai atau wisata ke gunung. Setiap kali wisata, jika ke pantai seluruh biaya akomodasinya adalah PP= Rp 500 ribu, sedangkan jika ke gunung biayanya adalah PG = Rp 400 ribu. Pada tabel berikut ini ditunjukkan utilitas marjinal (MU) untuk berbagai tingkat konsumsi wisata ke pantai dan ke gunung. Tentukan paket rekreasi yang optimal dalam setahun untuk keluarga panjul. Jumlah Wisata Per Tahun MU Wisata Pantai (MUP) MUP PP MU Wisata Gunung (MUG) MUG PG 1 40 0, 08 120 0, 30 2 30 0, 06 80 0, 20 3 25 0, 05 40 0, 10 4 20 0, 04 32 0, 08 5 15 0, 03 16 0, 04 6 10 0, 02 8 0, 02

OPTIMAL MARGINAL UTILITY M = PX. X + PY. Y + PZ. Z M

OPTIMAL MARGINAL UTILITY M = PX. X + PY. Y + PZ. Z M = 4 X 500 + 5 X 400 = 4, 000 Jadi untuk rekreasi optimal adalah: 4 Kali Wisata Ke Pantai / Tahun 5 kali Wisata Ke Gunung / Tahun MUP MUG ---- = ----PP PG 20 16 = -------- = 0, 04 500 400