Teori Perilaku Konsumen Desi Pujiati Pengantar Ekonomi 1



































- Slides: 35
Teori Perilaku Konsumen Desi Pujiati Pengantar Ekonomi 1
Mencari Kepuasan maksimum Desi Pujiati Pengantar Ekonomi 1
Asumsi Dasar 1. Barang (Commodities) 2. Utilitas (Utility) 3. The Law of Diminishing Marginal Utility 4. Konsistensi Preferensi ( Transitivity) 5. Pengetahuan Sempurna ( Perfect Knowledge) Desi Pujiati Pengantar Ekonomi 1
Teori Kardinal (Cardinal Theory) Kepuasan konsumen pada suatu barang dapat diukur dengan satuan uang. Konsumen berusaha memaksimumkan kepuasan total. Kepuasan konsumen dibatasi garis anggaran. Berlaku hukum diminishing return. Total Utility (TU), Marginal Utility (MU), Q = Output ∆TU = Perubahan total ulitity ∆Q = Perubahan output Desi Pujiati Pengantar Ekonomi 1
Fungsi Kepuasan Total Tabel 3. 1 Hubungan antara jumlah barang yang dikonsumsi (Q), TU dan MU Q 0 1 2 3 4 5 6. . 9 10 TU 0 15 28 39 48 55 60. . 63 60 MU 15 13 11 9 7 5. . -1 -3 Fungsi TU = 16 Q – Q 2 Fungsi MU = 16 – 2 Q Hubungan TU dan MU ditunjukkan dengan TU akan meningkat bilamana MU>0 (positif) dan TU maksimum pada saat MU = 0 selanjutnya TU akan menurun jika MU<0 (negatif) Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Gambar 3. 1 Kurva TU dan MU TUx TU max TU = 16 – Q 2 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 MUx 16 Qx MU = 16 – 2 Q 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Qx Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Teori Ordinal (Ordinal Theory) Asumsi dasar Kurva Indeferensi ( Indeference Curve) • • Model utilitas secara ordinal (kepuasan konsumen tidak dapat diukur dalam satuan apapun) Utilitas Konsumen = f (barang X, Y, Z, …) Keseimbangan kepuasan konsumen Maksimisasi Kepuasan konsumen dibatasi garis anggaran (budget line) Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Bentuk Kurva Indeferensi Qy Y 1 A B Y 2 0 X 1 X 2 IC Qx Kurva Indiferens biasa juga disebut Kurva kepuasan sama Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Karakteristik Kurva Indeferensi 1. 2. 3. 4. Menunjukkan kepuasan sama diantara semua produk yang dikonsumsi. Preferensi kepuasan konsumen bertingkat secara konsisten. Kepuasan konsumen ditandai dengan semakin banyaknya barang yang dikonsumsi. Kepuasan konsumen dicapai dari setiap kombinasi barang yang menghasilkan kepuasan total. Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Ciri-ciri Kurva Indeferensi 1. Turun dari kiri atas ke kanan bawah untuk kombinasi antara barang X dan Y. 2. Mempunyai slope yang negatif, cembung ke arah origin. 3. Tidak saling berpotongan. 4. Kumpulan kurva indiferens menjadi kurva indiferens map. Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Karakteristik dan ciri-ciri Kurva Indferensi Y Y Y 1 Y 2 Y 3 A K D B C IC 2 N IC 1 0 L X 1 X 2 X 3 X 4 X M 0 IC 1 IC 2 X Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Marginal Rate Of Substitution (MRS) Menunjukkan jumlah barang Y yang rela dikurangi disebabkan konsumen menambah jumlah barang X. Titik X Y A 1 9 B C D E 2 3 4 5 6 4 3 2 Y 9 -3 -2 -1 -1 A 6 B C 4 3 2 0 D E 1 2 3 4 5 X Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Garis Anggaran (Budged Line) Merupakan batasan (constrain) kemampuan konsumen, secara umum satuan uang (M) Y M/Py G is ar Px(Qx) + Py(Qy) ≤ M an ar gg An jika konsumen ingin menggunakan semua anggaran yang tersedia Px(Qx) + Py(Qy) = M 0 M/Px X Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Kurva Anggaran dan Perubahan Anggaran Y 0 Y A 1 A 2 X Pergeseran garis anggaran (A 1 ke A 2), naiknya jumlah Y dan Jumlah X, disebabkan oleh Naiknya Anggaran Konsumen 0 A 1 A 2 X Pergeseran garis anggaran (A 1 ke A 2), naiknya jumlah X, Y tetap, disebabkan oleh Turunnya harga barang X Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Menentukan Jumlah Kepuasan Konsumen Y B Y* D C A 0 X* IC 3 IC 2 IC 1 X IC 1 dengan titik A dan B menunjukkan kepuasan Konsumen belum optimal, IC 2 dengan titik C konsumen mencapai titik optimum IC 3 dengan titik D anggaran konsumen tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan barang X dan Y. Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Keseimbangan Konsumen Pada titik singgung antara kurva indiferens konsumen dengan garis anggaran. Secara matematis; slope kurva indiferens sama dengan slope kurva garis anggaran, (-Px/Py) Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Pengaruh perubahan pendapatan konsumen terhadap perubahan keseimbangan Income Consumption Curve (ICC), kombinasi produk yang dikonsumsi untuk memberikan kepuasan (utilitas) maksimum kepada konsumen pada berbagai tingkat pendapatan. Kurva Engel, menunjukkan hubungan antara pendapatan konsumen dengan jumlah barang yang dikonsumsi Y ICC IC 1 0 I A 1 A 2 I 3 A 3 X Kurva Engel I 2 I 1 0 IC 2 IC 3 X 1 X 2 X 3 Desi Pujiati X Akuntansi Manajemen Lanjut
Pengaruh perubahan harga terhadap keseimbangan konsumen Price Consumption Curve (PCC), kombinasi barang atau jasa yang dikonsumsi oleh konsumen yang memberikan kepuasan (utilitas) maksimum kepada konsumen pada berbagai tingkat harga. Y IC 3 IC 2 0 Kurva permintaan konsumen individual diturunkan dari titik-titik pada kurva PPC, menggambarkan jumlah barang yang diminta pada berbagai tingkat harga. PCC Px A 1 A 2 IC 1 A 3 X Px 1 Px 2 Px 3 D 0 Qx 1 Qx 2 Qx 3 Desi. Q Pujiati x Akuntansi Manajemen Lanjut
Efek Pendapatan dan efek substitusi Y Efek Substitusi, bilamana terjadi kenaikan harga barang X akan menyebabkan naiknya permintaan barang Y. Efek Pendapatan, Naiknya harga barang X berakibat penurunan relatif pendapatan konsumen. A B C IC 2 IC 1 0 X 1 X 3 X 2 A 1 A 2 X Keterangan: X 1 X 2 total efek X 1 X 3 efek substitusi X 3 X 2 efek pendapatan Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Barang Inferior, Kenaikan pendapatan konsumen akan menurunkan jumlah barang X yang diminta. Y Keterangan: A X 1 X 2 total efek X 1 X 3 efek substitusi X 3 X 2 efek pendapatan B IC 2 C IC 1 0 X 1 X 2 X 3 A 1 A 2 A 3 X Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Barang Giffen, sifatnya menyerupai barang inferior, sifat khususnya adalah jika harga barang inferior turun jumlah permintaan juga akan turun. Y Keterangan: B X 1 X 2 total efek X 1 X 3 total substitusi X 2 X 3 efek pendapatan IC 2 A C IC 1 0 X 2 X 1 X 3 A 1 A 2 A 3 X Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Menurunkan Kurva Permintaan: Model Kurva Indeferensi Y Barang Normal dan Superior, berlakunya hukum permintaan (hubungan negatif) dan efek pendapatan berhubungan positif. Barang inferior, berlaku hukum permintaan tetapi efek pendapatan negatif. A B IC 2 IC 1 0 Px Px 1 X 2 A 1 A 2 X A B Px 2 Dx 0 X 1 X 2 Qx Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Y Barang Giffen, sifat sama dengan barang inferior, tetapi bertentangan terhadap hukum permintaan. B 0 Px X 1 IC 2 A IC 1 X 2 A 1 A 2 X Dx Px 1 Px 2 0 A B X 1 X 2 Qx Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
Contoh Latihan Soal Tingkat utilitas yang diperoleh Witri dari minum es teh manis adalah U=9 X 2– X 3, dimana U adalah utilitas dan X adalah jumlah es teh manis yang dikonsumsi. (satuan per unit=gelas). 1. Berapa gelas es teh manis yang harus Witri minum agar utilitasnya maksimum? 2. Gelas ke berapa yang memberikan utilitas marginal maksimum? 3. Gelas ke berapa yang menyebabkan utilitas marginal minum=0? 4. Tunjukkan jawaban dengan menggunakan tabel dan kurva? Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
PR 1. Seorang konsumen mengkonsumsi dua macam barang, yaitu X dan Y. total kepuasan (TU) yang diperoleh dalam mengkonsumsi kedua macam barang tersebut ditunjukkan dalam persamaan; TU = 10 X +24 Y – 0, 5 X 2 – 0, 5 Y 2 TU adalah total kepuasan dalam mengkonsumsi barang X dan Y X adalah jumlah barang X yang dikonsumsi Y adalah jumlah barang Y yang dikonsumsi Harga barang X diketahui Rp. 2 harga barang Y adalah Rp. 6 dan anggaran yang tersedia untuk membeli barang X dan barang Y adalah Rp. 44. Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
1. Tentukan berapa jumlah barang X dan jumlah barang Y yang harus dikonsumsi agar konsumen tersebut memperoleh kepuasan total (total utility) maksimum. Tentukan kepuasan total yang dapat diperoleh dari mengkonsumsi barang X dan barang Y. 2. Jika harga barang X turun dari Rp. 2 menjadi Rp. 1, tentukan jumlah barang X dan jumlah barang Y harus dikonsumsi agar diperoleh kepuasan total maksimum. Tentukan kepuasan total yang dapat diperoleh dari konsumsi barang X dan barang Y. 3. Dengan berasumsi bahwa hubungan antara harga barang X dan jumlah barang X yang diminta adalah linear, tentukan persamaan kurva permintaan konsumen terhadap barang X. gambarkan kurva permintaan terhadap barang X. Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
2. Seorang konsumen mengkonsumsi barang X dan barang Y. Kepuasan total yang diperoleh dari mengkonsumsi kedua barang tersebut ditunjukkan oleh persamaan TU = 2 X + Y. Buatlah kurva indiferen konsumen dalam mengkonsumsi barang X dan barang Y tersebut pada tingkat kepuasan total 12 dan 16. Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
3. Misalnya seorang konsumen mengkonsumsi dua macam barang, yaitu X dan Y. Harga barang X adalah Rp. 100 dan harga barang Y adalah Rp. 200. Anggaran yang disediakan konsumen untuk membeli barang X dan barang Y adalah Rp. 1. 000. Buatlah persamaan dan kurva anggaran konsumen tersebut untuk membeli barang X dan barang Y. Desi Pujiati Akuntansi Manajemen Lanjut
U=9 X 2 – X 3 Maka MU= 18 X-3 X 2 X U MUx 0 0 0 1 8 8 2 28 20 3 54 26 4 80 26 5 100 20 6 108 8 7 98 -10 8 64 -34 9 0 -64 10 -100
Konsumen akan memperoleh kepuasan maksimum jika kombinasi jumlah barang X dan barang Y yang dikonsumsi memenuhi syarat keseimbangan sebagai berikut: Syarat keseimbangan II: Px(Qx) + Py(Qy) = 1 TU = 10 X + 24 Y – 0, 5 X 2 – 0, 5 Y 2 MUx = ∆TU/∆X = 10 – X MUy = ∆TU/∆Y = 24 – Y 6(10 – X) = 2(24 – Y) 60 – 6 X = 48 – 2 Y 2 Y = 6 X + 48 – 60 2 Y = 6 X – 12 Y = 3 X – 6 Syarat keseimbangan II: Px(X) + Py(Y) = 1 2 X + 6 Y = 44 2 X + 6(3 X – 6) = 44 2 X + 18 X – 36 = 44 20 X = 44 + 36 20 X = 80 X = 4 unit Y = 3(4) – 6 = 12 – 6 = 6 unit
Konsumen akan memperoleh kepuasan maksimum jika mengkonsumsi barang X sebanyak 4 unit dan barang Y sebanyak 6 unit. Kepuasan total yang dapat diperoleh dari mengkonsumsi barang X sebanyak 4 unit dan mengkonsumsi barang Y sebanyak 6 unit adalah TU = 10 X + 24 Y – 0, 5 X 2 – 0, 5 Y 2 = 10(4) + 24(6) – 0, 5(4)2 – 0, 5(6)2 = 40 + 144 – 8 – 18 = 158 satuan kepuasan
2. Harga barang X turun dari Rp. 2 menjadi Rp. 1. Konsumen akan memperoleh kepuasan maksimum jika kombinasi jumlah barang X dan barang Y yang dikonsumsi memenuhi syarat keseimbangan sebagai berikut: • Syarat keseimbangan II: Px(Qx) + Py(Qy) = 1 TU = 10 X + 24 Y – 0, 5 X 2 – 0, 5 Y 2 MUx = ∆TU/∆X = 10 – X MUy = ∆TU/∆Y = 24 – Y • • 6(10 – X) = 1(24 – Y) 60 – 6 X = 24 – Y Y = 6 X + 24 – 60 Y = 6 X – 16
• Syarat keseimbangan II: Px(X) + Py(Y) = 1 X + 6 Y = 44 X + 6(6 X – 36) = 44 X + 36 X – 216 = 44 37 X = 44 + 216 37 X = 260 X = 7, 027 dibulatkan 7 unit Y = 6 X -36 = 6(7) – 36 = 42 – 36 = 6 unit
• Konsumen akan memperoleh kepuasan maksimum jika mengkonsumsi barang X sebanyak 7 unit dan mengkonsumsi barang X sebanyak 4 unit dan mengkonsumsi barang Y sebanyak 6 unit. Kepuasan total yang dapat diperoleh dari mengkonsumsi barang X sebanyak 4 unit dan mengkonsumsi barang Y sebanyak 6 unit adalah: • TU = 10 X + 24 Y – 0, 5 X 2 – 0, 5 Y 2 = 10(7) + 24(6) – 0, 5(7)2 – 0, 5(6)2 = 70 + 144 – 24, 5 – 18 = 171, 5 satuan kepuasan
Dengan berasumsi bahwa hubungan antara harga barang X dan jumlah barang X yang diminta adalah linear, tentukan persamaan kurva permintaan konsumen terhadap barang X. gambarkan kurva permintaan terhadap barang X.