TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL TERNAK Ir Aju Tjatur Nugroho

  • Slides: 119
Download presentation
TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL TERNAK Ir. Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih, MP

TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL TERNAK Ir. Aju Tjatur Nugroho Krisnaningsih, MP

 • Bahan pangan hewani yang meliputi susu, telur, dan daging serta produk olahannya

• Bahan pangan hewani yang meliputi susu, telur, dan daging serta produk olahannya merupakan bahan-bahan makanan yang berasal dari hewan atau olahan yang bahan dasarnya dari hasil hewan.

KARAKTERISTIK HASIL TERNAK a) Memiliki daya simpan yang jauh lebih pendek bila dalam keadaan

KARAKTERISTIK HASIL TERNAK a) Memiliki daya simpan yang jauh lebih pendek bila dalam keadaan segar (kecuali telur), dimana daya simpan ini terkait dengan struktur jaringan hasil hewani dimana bahan pangan hewani tidak memiliki jaringan pelindung yang kuat dan kokoh sebagaimana pada hasil tanaman b) Bersifat lunak dan lembek sehingga mudah terpenetrasi oleh faktor tekanan dari luar;

c) Karakteristik masing-masing bahan pangan hewani sangat spesifik sehingga tidak bisa digeneralisasi. Sifat pada

c) Karakteristik masing-masing bahan pangan hewani sangat spesifik sehingga tidak bisa digeneralisasi. Sifat pada daging sangatlah berbeda dengan sifat telur, pada bahan pangan hewani, lemak pada daging terletak pada jaringan lemak, sedang pada susu terletak pada globula-globula lemak dan pada telur terdapat pada kuning telur; d) Pada umumnya merupakan sumber protein dan lemak.

PENGOLAHAN HASIL TERNAK TUJUAN Pengolahan -dapat memperpanjang masa simpan, meningkatkan daya tahan, meningkatkan kualitas,

PENGOLAHAN HASIL TERNAK TUJUAN Pengolahan -dapat memperpanjang masa simpan, meningkatkan daya tahan, meningkatkan kualitas, nilai tambah dan sebagai sarana diversifikasi produk. Dengan demikian maka suatu produk menjadi memiliki daya ekonomi yang lebih setelah mendapat sentuhan teknologi pengolahan.

 • Teknologi hasil ternak lebih menekankan pada aspek kesegaran, penampakan, stabilitas, penghindaran dari

• Teknologi hasil ternak lebih menekankan pada aspek kesegaran, penampakan, stabilitas, penghindaran dari kontaminasi, pencegahan kebusukan, dan pengembangan produk baru dari komponen-komponen hasil ternak. Berkaitan dengan hal tersebut yang juga penting adalah bagaimana cara mempertahankan serta meningkatkan cita rasa dan mutu gizi melalui berbagai proses pengolahan.

 • Pengolahan hasil ternak bertujuan untuk menambah keragaman pangan, sedangkan pengawetan bertujuan untuk

• Pengolahan hasil ternak bertujuan untuk menambah keragaman pangan, sedangkan pengawetan bertujuan untuk memperpanjang masa simpan bahan pangan tersebut. Pengolahan hasil ternak merupakan hal yang penting dalam distribusi dan penyimpanan bahan pangan tersebut.

 • Pengolahan merupakan penerapan suatu cara guna menghambat perubahan-perubahan yang menyebabkan hasil ternak

• Pengolahan merupakan penerapan suatu cara guna menghambat perubahan-perubahan yang menyebabkan hasil ternak tidak dapat dimanfaatkan lagi sebagai bahan pangan atau menurunkan beberapa aspek mutunya. Perubahan-perubahan tersebut diakibatkan oleh kerja mikroorganisme, proses fisik dan kimiawi.

PRODUK OLAHAN • Berbagai macam produk olahan hasil ternak dapat diperoleh dari daging, susu,

PRODUK OLAHAN • Berbagai macam produk olahan hasil ternak dapat diperoleh dari daging, susu, telur dan kulit yang diolah dan diawetkan dengan cara pengolahan atau pengawetan. Produk-produk olahan yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia misalnya abon, dendeng, bakso dan cornet beef disamping yang saat ini popular yaitu nugget dan sosis; keju, mentega, yoghurt serta kerupuk kulit.

TEKNOLOGI SUSU

TEKNOLOGI SUSU

Milk Does it do your body good?

Milk Does it do your body good?

What is Milk? • A white nutritious liquid secreted by mammals and used as

What is Milk? • A white nutritious liquid secreted by mammals and used as food by human beings. From: www. dictionary. com

Nutritional Benefits of Milk • Source of 15 essential nutrients, energy and large volumes

Nutritional Benefits of Milk • Source of 15 essential nutrients, energy and large volumes of water. • Calcium • 2 -4 servings

Nutrients Milk has to Offer Water Protein Carbohydrate Vitamin A Vitamin D Thiamin Riboflavin

Nutrients Milk has to Offer Water Protein Carbohydrate Vitamin A Vitamin D Thiamin Riboflavin Niacin Folic Acid Calcium Vitamin B 6 Vitamin B 12 Pantothenic Magnesium Acid Phosphorus Zinc

Who Drinks Milk? 1. Offspring mammals 2. Humans Do you know of ANY other

Who Drinks Milk? 1. Offspring mammals 2. Humans Do you know of ANY other species that drinks another species milk?

NO!!! • Humans- are the only species that drinks another species milk • Cows

NO!!! • Humans- are the only species that drinks another species milk • Cows do not drink cow’s milk • Calves stop drinking between the ages of six to eight months

Got Problems…

Got Problems…

Pictures received from www. milksucks. com

Pictures received from www. milksucks. com

… We’ve Got Answers!

… We’ve Got Answers!

“KNOWLEDGE is a killer of FEAR. ”

“KNOWLEDGE is a killer of FEAR. ”

Cow’s Milk Contains: • • • 87% Water 3. 25% Fat 4% Casein 1%

Cow’s Milk Contains: • • • 87% Water 3. 25% Fat 4% Casein 1% Protein 59 Active Hormones: Fat, Cholesterol, Blood, Pus, Feces, Herbicides, Pesticides, Bacteria and viruses.

Pasteurization: the process of making drinkable milk. • Involves heating to extreme temperature in

Pasteurization: the process of making drinkable milk. • Involves heating to extreme temperature in attempt to destroys bacteria and viruses • However, at same time it destroys valuable enzymes and calcium.

Fact or Fiction? • With out Milk… ▫ Bones will become brittle ▫ Teeth

Fact or Fiction? • With out Milk… ▫ Bones will become brittle ▫ Teeth will become Unhealthy ▫ Experience loss of strength • Milk is… ▫ “natural” ▫ Essential to health

Historical Perspective • Our Paleolithic ancestors bone remains reflect great strength muscularity and the

Historical Perspective • Our Paleolithic ancestors bone remains reflect great strength muscularity and the total absence of advanced osteoporosis • Don’t forget our bodies are running on the same set up as our ancestors!

New Revolution • Many Humans are steering away from cow’s milk. • One Reason

New Revolution • Many Humans are steering away from cow’s milk. • One Reason : #1 Food allergy • Secondly: Personal Choice (Vegans) • Another Reason: Lactose Intolerant • How Many Affected? 95% Asian Americans 70% African Americans 15% Caucasian’s (Dairy products, www. pcrm. org/health/Info_on_Veg_Diets/dairy. html)

Lactose Intolerance • Affects 75% of the world's population. • Symptoms include bloating, flatulence,

Lactose Intolerance • Affects 75% of the world's population. • Symptoms include bloating, flatulence, abdominal pain and diarrhea. • Cure: Don't drink your milk.

Bovine Growth Hormone (BGH) • • Genetically engineered Hormone Used by farmers to increase

Bovine Growth Hormone (BGH) • • Genetically engineered Hormone Used by farmers to increase milk productions Decreases the body fat of cows Causes an increase in breast infections in cows which must receive additional antibiotics • Identified as the single-most causative factor of obesity epidemic, and the link to heart disease • Increase IGF hormone

Insulin-like Growth Hormone (IGF) • Most powerful growth hormone produced in a cow's body

Insulin-like Growth Hormone (IGF) • Most powerful growth hormone produced in a cow's body (and found in cow's milk) • Identical to the most powerful growth hormone in the human body. • Key role player in fueling growth • Proliferation of breast, prostate, and lung cancers. “. . Aids human breast cancer cells in maintaining their malignancy, progression, and invasiveness” ( pg. 102 Milk, Money, and Madness) • Survives milk pasteurization and human intestinal digestion

A Quick Question: • Milk contains somatic cells, which are dead red and white

A Quick Question: • Milk contains somatic cells, which are dead red and white blood cells. Another name for somatic cells is "pus cells. " America's Food and Drug Administration sets the legal standard for the allowable number of pus cells that can be sold in milk. One liter of American milk may contain no more than: • a) 75 hundred pus cells • b) 75 thousand pus cells • c) 75 million pus cells • d) 750 million pus cells

Protein Problems • • Enzyme called xanthine oxidase Small fat globules surround the enzyme

Protein Problems • • Enzyme called xanthine oxidase Small fat globules surround the enzyme Absorbed into bloodstream Increases the risk of heart disease

Repeated Exposure Disrupts Immune Crohn’s Disease • Leukemia Function : Asthma • ADD or

Repeated Exposure Disrupts Immune Crohn’s Disease • Leukemia Function : Asthma • ADD or ADHD • • • Early Sexual Maturation Early breast Growth • Diabetes • Breast Cancer • Colon Cancer • Ear Aches • • Prostate Cancer Osteoporosis Arthritis Sinuses Autoimmune Disease Lung Cancer Childhood Anemia Diarrhea & Constipation

Protein Question • Nutritionists and food scientists agree: Humans need to eat protein. Eighty

Protein Question • Nutritionists and food scientists agree: Humans need to eat protein. Eighty percent of milk protein is a substance called 'CASEIN. ' When casein is isolated from milk, it can be used: • a) In the manufacturing process for plastic. • b) As a glue to hold together wood in furniture. • c) As an adhesive to attach a label to a beer bottle. • d) All of the above.

Is Beer Healthier? • “Delivers protection against major ailments such as heart attacks, stroke,

Is Beer Healthier? • “Delivers protection against major ailments such as heart attacks, stroke, hypertension, diabetes & dementia. ” • “Protects against heart disease and ischemic strokes, and mounting evidence [shows] that it protects against diabetes and gallstones. ”

MILK vs. BEER From the: United States Department of Agriculture Nutritional Data for Milk

MILK vs. BEER From the: United States Department of Agriculture Nutritional Data for Milk and Beer Milk (1 Cup 2%) Beer (1 Cup) Fat (g) 5 0 Fiber (g) 0 . 5 122 12 20 0 122 97 37 0 Sodium (mg) Cholesterol (mg) Calories from Fat (%)

Instead of: • • Milk Ice Cream Cheese Butter Try this: • Chocolate Vanilla

Instead of: • • Milk Ice Cream Cheese Butter Try this: • Chocolate Vanilla or plain soymilk. • Soy Cheese • Fruit Sorbets or Rice Dream • Sautee in water or vegetable broth

Conclusion There are many ways to retrieve the nutrients provided by milk without the

Conclusion There are many ways to retrieve the nutrients provided by milk without the risk factors associated with ingesting milk. • ANY QUESTIONS?

References • • • www. notmilk. com www. milksucks. com www. celestialhealing. net/milkpage. htm

References • • • www. notmilk. com www. milksucks. com www. celestialhealing. net/milkpage. htm www. becomehealthynow. com/article/dietbad/1120 Species Specific By: Nicole Dypolt Understanding Nutrition By: Eleanor Noss Whitney &Sharon Rady Rolfes • Milk, Money, and Madness pg 102 • Milk and Dairy Products: www. rense. com

SUSU : adalah sekresi yang dihasilkan ambing ternak yang sehat, tidak ditambah/dikurangi sesuatu apapun

SUSU : adalah sekresi yang dihasilkan ambing ternak yang sehat, tidak ditambah/dikurangi sesuatu apapun SUSU : * BAHAN MAKANAN SEMPURNA * BAHAN MAKANAN DENGAN NILAI GIZI TINGGI • MUDAH DICERNA • PERBANDINGAN ZAT GIZI DALAM SUSU IDEAL • BERPERAN PENTING DALAM DIET MAKANAN BAGI BAYI, ANAK-ANAK, WANITA HAMIL, MENYUSUI dan ORANG TUA

KOMPOSISI SUSU

KOMPOSISI SUSU

IPTEK Pengolahan Susu Teknologi Pengolahan Susu Produk Cair

IPTEK Pengolahan Susu Teknologi Pengolahan Susu Produk Cair

Sapi Perah Susu GRADING Pengumpulan Prosesing

Sapi Perah Susu GRADING Pengumpulan Prosesing

PENGOLAHAN SUSU • Pengolahan susu bertujuan untuk menganekaragamkan susu sapi menjadi bahan makanan dalam

PENGOLAHAN SUSU • Pengolahan susu bertujuan untuk menganekaragamkan susu sapi menjadi bahan makanan dalam berbagai bentuk, selain itu untuk menghindari agar susu sapi tidak menjadi mubazir atau terbuang percuma. Sebagaimana diketahui bahwa susu sapi murni hanya mampu bertahan dalam waktu kurang dari 24 jam.

 • Pengolahan merupakan penerapan suatu cara guna menghambat perubahan-perubahan yang menyebabkan hasil ternak

• Pengolahan merupakan penerapan suatu cara guna menghambat perubahan-perubahan yang menyebabkan hasil ternak tidak dapat dimanfaatkan lagi sebagai bahan pangan atau menurunnya beberapa aspek mutunya. Perubahan-perubahan tersebut diakibatkan oleh kerja mikroorganisme, proses fisik dan kimiawi yang terjadi di dalam bahan pangan itu sendiri.

 • Dalam rangka meningkatkan pola ragam konsumsi susu untuk memenuhi kebutuhan protein hewani

• Dalam rangka meningkatkan pola ragam konsumsi susu untuk memenuhi kebutuhan protein hewani perlu adanya diversifikasi dalam pengolahan susu, sehingga dibutuhkan penerapan teknologi pengolahan yang tepat untuk memperoleh produk yang beraneka ragam dengan nilai gizi yang masih baik.

PRODUK SUSU • Proses pengawetan susu (pasteurisasi dan sterilisasi) • Pengolahan susu dengan fermentasi

PRODUK SUSU • Proses pengawetan susu (pasteurisasi dan sterilisasi) • Pengolahan susu dengan fermentasi dan non fermentasi

 • Produk-produk olahan susu yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia antara lain seperti

• Produk-produk olahan susu yang cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia antara lain seperti susu pasteurisasi, susu bubuk (full cream, rendah lemak, tanpa lemak), susu steril (UHT), keju, mentega, ice cream, susu fermentasi (yoghurt, yakult, kefir), permen susu, dodol susu, tahu susu, stik susu dan kerupuk susu.

Istilah-istilah dalam proses pengolahan susu • Susu penuh (Whole milk) adalah cairan yang berasal

Istilah-istilah dalam proses pengolahan susu • Susu penuh (Whole milk) adalah cairan yang berasal dari ambing sapi sehat, diperoleh dengan pemerahan yang sempurna, tanpa ditambah atau dikurangi sesuatu komponennya. • Krim (Cream) adalah kumpulan lemak-lemak susu • Skim adalah susu penuh yang telah diambil cream nya. • Butter milk adalah cairan sisa dari cream yang telah diambil • Curd adalah kumpulan protein susu yang telah dipisahkan dari cairan susu dengan menggunakan asam atau enzim. • Whey adalah cairan sisa setelah curd dipisahkan.

Pengawetan Air Susu Mendinginkan air susu ▫ Konsep dan teori dari sistem pendinginan adalah

Pengawetan Air Susu Mendinginkan air susu ▫ Konsep dan teori dari sistem pendinginan adalah memasukkan makanan pada tempat atau ruangan yang bersuhu sangat rendah. Untuk mendinginkan makanan atau minuman bisa dengan memasukkannya ke dalam kulkas atau lemari es atau bisa juga dengan 1. menaruh di wadah yang berisi es.

 • Biasanya para nelayan menggunakan wadah yang berisi es untuk mengawetkan ikan hasil

• Biasanya para nelayan menggunakan wadah yang berisi es untuk mengawetkan ikan hasil tangkapannya. Suhu untuk mendinginkan makanan biasanya bersuhu 15 derajat celsius. Sedangkan agar tahan lama biasanya disimpan pada tempat yang bersuhu 0 sampai -4 derajat celsius.

Dengan Kotak Pendingin. Bahan dari kayu, bagian dalam dilapisi seng/alumunium. Botol susu diletakan didalam

Dengan Kotak Pendingin. Bahan dari kayu, bagian dalam dilapisi seng/alumunium. Botol susu diletakan didalam timbunan es batu dalam kotak tersebut. Untuk lebih dingin ditambah garam dari serbuk gergaji. Diaduk agar pendinginan merata.

Dengan aliran air. Cara ini dilaksanakan di daerah pegunungan. Bak penampung dari tembok/semen. Temperature

Dengan aliran air. Cara ini dilaksanakan di daerah pegunungan. Bak penampung dari tembok/semen. Temperature sekitar 10 -15 c Surface Cooler. Dibuat dari pipa yang berkelok-kelok yang dialiri air dingin. Air susu dialirkan pada pipa air dingin. Refrigerator. Freezer. Cooling Unit.

Pemanasan Air Susu Cara pemanasan : ▫ Menggunakan panci berdinding 2 lapis atau panci

Pemanasan Air Susu Cara pemanasan : ▫ Menggunakan panci berdinding 2 lapis atau panci berisi air susu dimasukan dalam panci lain yang berisi air mendidih. ▫ Dasar panci/bidang dalam panci disemir dengan mentega. ▫ Pemanasan harus berhati-hati. ▫ Sebaiknya panci diletakan diatas plat asbes. ▫ Pemasakan air susu hendaknya mencapai titik didih (100. 17 c)

Pasteurisasi Air Susu Pasteurisasi lama : temperature 62 -65 selama 0, 5 -1 jam.

Pasteurisasi Air Susu Pasteurisasi lama : temperature 62 -65 selama 0, 5 -1 jam. Temperature 72 selama 20 menit. Pasteurisasi sekejap : Temperatur 85 -95 c selama 1 -2 menit Keuntungan Pasteurisasi : ▫ Air susu dapat disimpan lebih lama pada suhu yang rendah (10 c). ▫ Air susu tidak lagi mengandung kuman pathogen. ▫ Baud an nilai gizi sedikit dan menurun (pada Pasteurisasi sekejap).

Sterilisasi Air Susu • Sterilisasi dilakukan di dalam sterilisator dengan menggunakan tekanan dari uap

Sterilisasi Air Susu • Sterilisasi dilakukan di dalam sterilisator dengan menggunakan tekanan dari uap air panas. Cara : ▫ pemanasan pendahuluan pada temperature 35 c selama ½ -1 jam. ▫ Pasteurisasi sekejap pada temperature 90 c selama 1 menit. ▫ Air susu homogen (diratakan) pada temperature tinggi (susu Pasteurisasi 90 c). ▫ Air susu didinginkan sampai temperature mencapai 40 c. ▫ Air susu dimasukan ke dalam botol-botol/kaleng yang sudah steril, ditutup secara sempurna.

Temperature dan lamanya Sterilisasi TEMPERATUR LAMANYA PEMANASAN 120 c 1 menit 127 c 2

Temperature dan lamanya Sterilisasi TEMPERATUR LAMANYA PEMANASAN 120 c 1 menit 127 c 2 menit 126 c 3 menit 120 c 10 menit 11 c-117 c 25 menit 109 c-113 c 45 menit 100 c 5 ½ - 6 jam

Penggunaan/Pengawetan Suhu Tinggi 1. Penggunaan/pengawetan dengan suhu tinggi adalah proses pengawetan pangan yang menggunakan

Penggunaan/Pengawetan Suhu Tinggi 1. Penggunaan/pengawetan dengan suhu tinggi adalah proses pengawetan pangan yang menggunakan panas untuk menginaktifkan bakteri.

2. Penggunaan/pengawetan dengan suhu tinggi dibedakan atas empat jenis: a. proses termal dengan menggunakan

2. Penggunaan/pengawetan dengan suhu tinggi dibedakan atas empat jenis: a. proses termal dengan menggunakan uap (steam) atau air; b. proses termal dengan menggunakan udara panas; c. proses termal dengan menggunakan minyak panas; d. proses termal dengan menggunakan energi iradiasi;

Dalam penggunaan panas ada 2 faktor yang perlu diperhatikan: a. Jumlah panas yang diberikan

Dalam penggunaan panas ada 2 faktor yang perlu diperhatikan: a. Jumlah panas yang diberikan harus cukup untuk mematikan mikroba pembusuk dan patogen; b. Jumlah panas yang digunakan sedapat mungkin akan menyebabkan penurunan zat gizi dan cita rasa yang minimal;

Pengawetan/Penggunaan Suhu Rendah

Pengawetan/Penggunaan Suhu Rendah

4. Faktor-faktor yang menentukan penyimpanan dingin dari pangan olahan meliputi : a. jenis makanan;

4. Faktor-faktor yang menentukan penyimpanan dingin dari pangan olahan meliputi : a. jenis makanan; b. tingkat kerusakan mikroba atau inaktivasi enzim yang diperoleh melalui proses; c. kontrol higienis selama pengolahan dan pengemasan; d. sifat-sifat barier dari bahan pengemas; e. suhu selama distribusi dan penjualan

6. Pembekuan adalah suatu unit operasi di mana suhu makanan dikurangi di bawah titik

6. Pembekuan adalah suatu unit operasi di mana suhu makanan dikurangi di bawah titik pembekuan dan bagian air mengalami perubahan untuk membentuk kristal-kristal es.

Ada 3 cara pembekuan cepat, yaitu: a. pencelupan bahan ke dalam refrigerant; b. kontak

Ada 3 cara pembekuan cepat, yaitu: a. pencelupan bahan ke dalam refrigerant; b. kontak tidak langsung dengan refrigerant; c. air-blast freezing dengan udara dingin: 17, 8 hingga 34, 4 0 C.

Fermentasi secara mudahnya dapat diartikan sebagai suatu proses pengolahan pangan dengan menggunakan jasa mikroorganisme

Fermentasi secara mudahnya dapat diartikan sebagai suatu proses pengolahan pangan dengan menggunakan jasa mikroorganisme untuk menghasilkan sifat-sifat produk sesuai yang diharapkan.

2. Berdasarkan penambahan starter (kultur mikroorganisme), fermentasi dibedakan atas dua jenis: a. Fermentasi spontan,

2. Berdasarkan penambahan starter (kultur mikroorganisme), fermentasi dibedakan atas dua jenis: a. Fermentasi spontan, berjalan alami, tanpa penambahan starter; b. Fermentasi tidak spontan, berlangsung dengan penambahan starter/ragi.

3. Fermentasi ditujukan untuk memperbanyak jumlah mikroba dan menggiatkan metabolismenya dalam makanan. 4. Selama

3. Fermentasi ditujukan untuk memperbanyak jumlah mikroba dan menggiatkan metabolismenya dalam makanan. 4. Selama fermentasi terjadi beberapa perubahan karena kerja dari mikroba yang memang diinginkan dan pertumbuhannya dipacu. Mikroba fermentatif yang mengubah karbohidrat menjadi alkohol, asam, dan CO 2 pertumbuhannya cukup tinggi.

5. Keuntungan-keuntungan dari fermentasi antara lain: a. Dapat mencegah pertumbuhan mikroba beracun; b. Mempunyai

5. Keuntungan-keuntungan dari fermentasi antara lain: a. Dapat mencegah pertumbuhan mikroba beracun; b. Mempunyai nilai gizi tinggi dari bahan asalnya; c. Dapat terjadi pemecahan bahan yang tidak dapat dicerna oleh enzim-enzim tertentu.

6. Kerugian dari fermentasi diantaranya adalah dapat menyebabkan keracunan karena toksin yang terbentuk 7.

6. Kerugian dari fermentasi diantaranya adalah dapat menyebabkan keracunan karena toksin yang terbentuk 7. Faktor-faktor yang mempengaruhi fermentasi: a. Asam; b. Alkohol; c. Mikroba; d. Suhu; e. Oksigen; f. Garam.

Produk-produk fermentasi antara lain adalah: a. yogurt b. Sosis c. Roti d. Kecap e.

Produk-produk fermentasi antara lain adalah: a. yogurt b. Sosis c. Roti d. Kecap e. Tauco f. Brem g. Nata de Coco h. Fermentasi Sayuran

PERUBAHAN SIFAT SUSU Susu adalah bahan yang mudah sekali rusak, terutama karena adanya enzim

PERUBAHAN SIFAT SUSU Susu adalah bahan yang mudah sekali rusak, terutama karena adanya enzim yang secara normal terdapat dalam susu dan juga karena mikroba yang terdapat di dalamnya. Mikroba dapat berasal dari dalam tubuh hewan yang sakit, atau karena kontaminasi dari luar.

Susu bila dibiarkan begitu saja di udara terbuka, akan menimbulkan berbagai kerusakan. Kerusakan yang

Susu bila dibiarkan begitu saja di udara terbuka, akan menimbulkan berbagai kerusakan. Kerusakan yang terjadi ditandai dengan timbulnya bau asam karena serangan mikroba terhadap gula. Kerusakan yang lain ditandai dengan susu menjadi kental atau pecah atau menggumpal akibat asam yang dihasilkan oleh bakteri, akibatnya protein akan mengendap. Untuk mencegah kerusakan, maka susu harus disimpan di dalam lemari pendingin (refrigerator).

Sebelum disimpan maka susu dipasteurisasi. Tujuan pasteurisasi untuk mematikan bakteri patogen dan pembusuk. •

Sebelum disimpan maka susu dipasteurisasi. Tujuan pasteurisasi untuk mematikan bakteri patogen dan pembusuk. • Susu yang dipanaskan akan mengalami perubahan sifat, seperti perubahan pada citarasa, bau, kekentalan dan kadar lemaknya.

Rasa masak dan bau gula terbakar akan terasa pada susu setelah dipanaskan. Susu yang

Rasa masak dan bau gula terbakar akan terasa pada susu setelah dipanaskan. Susu yang dipanaskan pada suhu pasteurisasi, kekentalannya akan berkurang, tetapi susu yang dipanaskan pada suhu tinggi, kekentalannya bertambah.

OLAHAN SUSU • KRIM DAN SUSU SKIM Krim bagian susu yang banyak mengandung lemak

OLAHAN SUSU • KRIM DAN SUSU SKIM Krim bagian susu yang banyak mengandung lemak disebut kepala susu Skim bagian susu yang mengandung banyak protein serum susu

PERBEDAAN Pemisahan kedua bagian dengan alat separator berdasarkan gaya sentrifuge • Krn memiliki BJ

PERBEDAAN Pemisahan kedua bagian dengan alat separator berdasarkan gaya sentrifuge • Krn memiliki BJ yg berbeda • Krim BJ rendah banyak kandungan lemak • Skim BJ tinggi banyak kandungan protein

MACAM KRIM • Half and half cream hanya mengandung 10, 516% lemak • Light

MACAM KRIM • Half and half cream hanya mengandung 10, 516% lemak • Light cream kadar lemak 18 -22% • Light whipping cream 30 -34% lemak • Heavy whipping cream > 34% lemak • Sour cream (krim asam) tidak kurang dari 18%, yg diperam dg asam laktat • Whips krim pasteurisasi yg mengandung gula, bahan pemberi rasa dan zat penstabil

SUSU PASTEURISASI • Produk olahan susu yg tlah mengalami proses pasteurisasi • proses pemanasan

SUSU PASTEURISASI • Produk olahan susu yg tlah mengalami proses pasteurisasi • proses pemanasan setiap komponen (partikel) dalam susu pada suhu 62° C selama 30 menit atau 72° C selama 15 detik • Kombinasi suhu dan waktu tidak mengikat, apabila suhu tinggi maka waktu pendek

Pasteurisasi diperkenalkan oleh Lord Pasteur (1863) dari Perancis • memanaskan anggur(wine) pd suhu kurang

Pasteurisasi diperkenalkan oleh Lord Pasteur (1863) dari Perancis • memanaskan anggur(wine) pd suhu kurang 100°C, yaitu antara 60 -70° C • untuk memperbaiki ketahanan pd wkt disimpan • diketahui dpt mengurangi sejumlah besar bakteri perusak yang brbahaya daya simpan diperpanjang • dikembangkan untuk produk lain

TUJUAN PASTEURISASI 1. Untuk membunuh bakteri pathogen, krn dpt menimbulkan penyakit pd manusia Pada

TUJUAN PASTEURISASI 1. Untuk membunuh bakteri pathogen, krn dpt menimbulkan penyakit pd manusia Pada susu terutama Mycrobacterium tubercolosis penyakit TBC dan Coxiella burnetti 2. Untuk membunuh bakteri tertentu, dengan mengatur suhu dan waktu 3. Untuk mengurangi populasi bakteri dalam bahan (susu)

3. Untuk mempertinggi atau memperpanjang daya simpan (storage life) bahan sebagian besar

3. Untuk mempertinggi atau memperpanjang daya simpan (storage life) bahan sebagian besar

METODE-METODE PASTEURISASI • Ada 2 metode 1. HTST High Temperature Short Time 72 C

METODE-METODE PASTEURISASI • Ada 2 metode 1. HTST High Temperature Short Time 72 C selama 15 detik (suhu tinggi waktu pendek) 2. LTLT Proses holding Low Temperatur Long Time 61 C selama 30 menit—skala rumah tangga suhu rendah waktu lama Metode banyk modifikasi penggunaan suhu dan waktu trgantung tujuan proses pasteurisasi yg dikehendaki

SUSU STERIL • Produk susu Ultra • Termasuk proses pemanasan • Tujuan membunuh semua

SUSU STERIL • Produk susu Ultra • Termasuk proses pemanasan • Tujuan membunuh semua bakteri pathogen dan non pathogen • Suhu pemanasan lebih tinggi dibanding pasteurisasi • Suhu 104°-140°C dengan waktu sangat pendek kurang lebih 1 -4 detik • Alat yg digunakan mis: otoclav

SUSU BUBUK • Prinsip pembuatan dengan menguapkan sebanyak mungkin kandungan air susu dengan cara

SUSU BUBUK • Prinsip pembuatan dengan menguapkan sebanyak mungkin kandungan air susu dengan cara pemanasan (pengeringan) • Proses untuk mendapatkan hasil yg baik dengan tahap-tahap: perlakuan pendahuluan, pemanasan, pengeringan dan pengepakan

1. Perlakuan pendahuluan • A. Penyaringan tujuan memisahkan benda asing mis: debu, pasir, bulu

1. Perlakuan pendahuluan • A. Penyaringan tujuan memisahkan benda asing mis: debu, pasir, bulu yg terdapat pada susu dgn kain saring yg bersih Klarifikasi dgn cara sentrifugasi, alat clarifier hampir sama separator tetapi tidak mempunyai lubang pengeluaran (inlet) untuk krim dan skim, lubang pengeluaran hanya satu

 • B. Separasi brtujuan untuk memisahkan skim dan krim susu terutama untuk mbuat

• B. Separasi brtujuan untuk memisahkan skim dan krim susu terutama untuk mbuat susu bubuk krim atau skim • C. Standarisasi membuat susu sama komposisinya berasal dari hasil 2 pemerahan berbagai perusahaan peternakan, berbagai wadah, berbagai periode shg komposisi berbeda hrs dicampur spy homogen

 • Cara mencampur spy homogen dg: - mengaduk - menuangkan susu dari wadah

• Cara mencampur spy homogen dg: - mengaduk - menuangkan susu dari wadah satu ke wadah berikutnya

PEMANASAN PENDAHULUAN • Tujuan : menguapkan sebagian air yg terkandung susu, smp kadar kurang

PEMANASAN PENDAHULUAN • Tujuan : menguapkan sebagian air yg terkandung susu, smp kadar kurang dari 45 -50% • Alat yg dipakai: evaporator • Suhu yg digunakan 65 -177 C

Pengeringan • Tipe model alat pengering 1. Tipe silinder (drum dryer) - brbentuk silinder

Pengeringan • Tipe model alat pengering 1. Tipe silinder (drum dryer) - brbentuk silinder dengan ujung 2 trtutup, dialirkan uap panas. Susu yg sedikit kental dituangkan pd pemukaan 2 silinder yg saling memutar. Karena panas dari uap maka susu mjd kering. Hasi yg diperoleh dari alat ini adalah partikel 2 kasar Suhu: 90 -150 C, waktu 6 -30 detik (sgt singkat)

 • Tipe Semprotan (spray dryer) Prinsip: menyemprotkan susu ke dalam suatu ruangan yg

• Tipe Semprotan (spray dryer) Prinsip: menyemprotkan susu ke dalam suatu ruangan yg panas mell alat penyemprot “Nozzel” -hasil akan lebih halus ttp lebih banyak kehilangan daya larut - suhu 538 -650 C

Macam-macam susu bubuk • 1. Bubuk Susu Penuh susu bubuk yg dibuat dari susu

Macam-macam susu bubuk • 1. Bubuk Susu Penuh susu bubuk yg dibuat dari susu segar yg tidak mengalami separasi. Kadar lemak 26%, kdr air 5% 2. Bubuk Susu Skim yaitu susu bubuk yg dibuat dari susu skim. Banyak mengandung protein. Kadar air 5% 3. Bubu Susu Krim/Mentega yaitu dibuat dari krim (mengandung banyak lemak)

 • 4. Bubuk susu instant sama dengan lainnya, hanya didalam pembuatan diperukan tambahan

• 4. Bubuk susu instant sama dengan lainnya, hanya didalam pembuatan diperukan tambahan alat “instantizer” untuk membentuk rongga udara pd partikel 2 susu, shg dpt mempertahankan daya larut susu dlm air sangat praktis krn dgn air dingin dpt digunakan rekonstitusi, banyak disukai meski harga mahal

SUSU KENTAL • Prinsip: cara mengurangi(menguapkan) kandungan air susu smp kadar air tinggal 40%

SUSU KENTAL • Prinsip: cara mengurangi(menguapkan) kandungan air susu smp kadar air tinggal 40% • Dengan kadar air rendah dpt tahan disimpan lama dlm keadaan baik. • Apabila akan diminum, hrs diencerkan dgn air panas/hangat

TAHAP-TAHAP PENGOLAHAN • • Penyaringan Standarisasi I Pemanasan Homogenisasi Standarisasi II Sterilisasi Pendinginan

TAHAP-TAHAP PENGOLAHAN • • Penyaringan Standarisasi I Pemanasan Homogenisasi Standarisasi II Sterilisasi Pendinginan

Macam-macam Susu Kental • • Susu kental tidak manis (evaporated milk) Susu kental manis

Macam-macam Susu Kental • • Susu kental tidak manis (evaporated milk) Susu kental manis (sweetened condensed milk) Susu skim kental Susu krim kental