TEKNOLOGI BAHAN Kodifikasi Baja KODIFIKASI BAJA STANDAR Sekumpulan
TEKNOLOGI BAHAN Kodifikasi Baja
KODIFIKASI BAJA STANDAR Sekumpulan spesifikasi bagian-bagian mesin, bahan atau proses ; untuk mendapatkan keseragaman, efisiensi & mutu tertentu Memberi batasan akan jumlah & jenis dalam spesifikasi. Ex : kunci-kunci, mur & baut, pipa-pipa, ukuran, bentuk, dll KODE Sekumpulan spesifikasi utk keperluan analisa, perencanaan, cara pembuatan & jenis konstruksi Mendapatkan suatu tingkat tertentu dari keamanan, efisiensi, dan mutu
KODIFIKASI BAJA Standard Organization : § § § AISI, American Iron Steel Institute SAE, Society for Automotive Engineeri UNS, Unified Numbering System ASTM, American Standard for Testing and Material JIS, Japanese Industrial Standard DIN, Deutsches Institut fur Normung ASME, American Society of Mechanical Engineers CEN, Committee European de Normalization ISO, International Standardization Organization NF, Association francaise de normalization (AFNOR) IS, Indian Standard SNI, Standar Nasional Indonesia, dll
KODIFIKASI BAJA § Dikelompokkan atas dasar komposisi kimia (AISI, SAE, UNS) § Dikelompokan atas dasar aplikasi produksi, dan grade (kualifikasi untuk aplikasi tertentu) (ASTM, JIS, DIN) Misal : • Chromium steel untuk aplikasi heat resistant • Tubing untuk general aplikasi • Structural steel • Cast iron untuk automotive
KODIFIKASI BAJA AISI (American Iron and Steel Institute) SAE (Society of Automotive Engineers)
KODIFIKASI BAJA AISI (American Iron and Steel Institute) SAE (Society of Automotive Engineers)
KODIFIKASI BAJA AISI (American Iron and Steel Institute) SAE (Society of Automotive Engineers)
KODIFIKASI BAJA UNS Designation System
KODIFIKASI BAJA ASTM Specifications
KODIFIKASI BAJA ASTM Specifications Terdiri dari huruf diikuti oleh nomor, penamaan ini umumnya mengacu pada produk baja tertentu. Contoh : ASTM A 582/A 582 M-95 b (2000) Grade 303 Se - Free Machining Stainless Steel • A = ferrous metal, tapi tidak menjukkan apakah cast iron, carbon steel, alloy steel, tool steel atau stainless steel. • 582 = urutan nomer yang tidak memiliki hubungan dengan sifat metal • M = Metric (menunjukkan bahwa standar ini mengikuti SI Unit) • 95 = tahun diadopsikan atau revisi terakhir. Huruf b menunjukkan revisi ketiga. • (2000) = tahun terakhir standar ini disetujui dalam pertemuan komite standar internasional • Grade 303 Se = grade baja, dimana Se menunjukkan penambahan unsur Selenium
KODIFIKASI BAJA JIS Standard JIS standard dikembangkan oleh Japanese Industrial Standards Committee, yang merupakan bagian dari kementrian industri dan perdagangan internasional di Tokyo. 1. Diawali dengan SS dan diikuti bilangan yang menunjukan kekuatan tarik minimumnya dalam kg/mm². Contoh JIS SS 37 = Baja dengan kekuatan tarik ≥ 37 kg/mm² 2. Diawali dengan S dan diikuti bilangan yg menunjukan komposisi kimianya. Contoh JIS S 35 C = Baja dengan 0, 35 % C 3. Untuk golongan stainless steel biasanya mengikuti grade dari ASTM dengan kode huruf yaitu SUS diikuti dengan kode angka sesuai dengan SAE atau AISI Contoh JIS G 4303: 1998 Grade SUS 304 = Stainless steel bars dengan grade SUS 304 (type atau jenis Austenitic stainless steel)
KODIFIKASI BAJA DIN Standard DIN standard dikembangkan oleh Deutsches Institut fur Normung di Negara Federal Republic Jerman. Semua spesifikasi baja yang dihasilkan oleh Jerman diawali dengan huruf DIN diikuti huruf atau nomor. 1. Diawali dengan St dan diikuti bilangan yang menunjukan kekuatan tarik minimumnya dalam kg/mm 2. Contoh DIN St 37 = Baja dengan kekuatan tarik ≥ 37 kg/mm² 2. Diawali dengan St dan diikuti bilangan yang menunjukan komposisi kimianya. Contoh DIN St C 35 = Baja dengan kadar karbon 0, 35 %
KODIFIKASI BAJA DIN Standard 3. Baja paduan rendah, angka sebelum huruf menunjukkan kadar karbon, huruf menunjukan unsur paduan diikuti beberapa angka yang menunjukkan: § Jumlah per empat persen untuk Cr, Co, Mn, Ni, Si, W. Contoh DIN 15 Cr 3 = Baja dengan 0, 15 % C dan 3/4 % Cr. § Jumlah per sepuluh persen untuk Al, Be, Pb, Cu, Mo, Nb, Ta, Ti, V dan Zr. Contoh DIN 13 Cr. Mo 44 = Baja dengan 0, 13% C, 4/4 % Cr dan 4/10 % Mo 4. Baja paduan tinggi, sebelum angka pertama diberi huruf X. angka sesudahnya menunjukkan kadar karbon dan angka dibelakang nama unsur paduan langsung menunjukan persentasenya. Contoh DIN X 45 Cr. Si 9 = Baja dg 0, 45 % C , 9 % Cr dan sedikit Si.
Kodifikasi Baja Paduan Rendah dan Sedang (Low & Medium Alloy Steel) Indian Standard (IS) Standar India (IS) : 1762 (Part I) – 1974 (Reaffirmed 1993) : § Angka di depan : menunjukkan jumlah per seratus persen kandungan karbonnya § Simbol kimia menunjukkan elemen paduan yg ditambahkan pada baja yg dikalikan dg faktor angka sbb : § Contoh : 40 Cr 4 Mo 2 : baja dg kandungan 0. 4 % C, 1 % Cr dan 0. 25% Mo
Kodifikasi Baja Paduan Rendah dan Sedang (Low & Medium Alloy Steel)
Kodifikasi Baja Paduan Rendah dan Sedang (Low & Medium Alloy Steel)
Contoh Pemakaian Baja Karbon Rendah & Baja Karbon Sedang : No Nama Komponen 1 Baja profil 2 Baja rel 3 Baja plat -Mild steel SS 41 -Plat ketel SB 42 -49 -Plat strip 4 Pipa • pipa baja hitam (welded BS 1387) • Pipa baja hitam STK. 30 STK. 41 STK. 50 STK. 51 STK. 55 • Pipa baja hitam SPG 38 • Pipa baja STPG-42 5 Baut & mur Tegangan tarik (kg/mm²) 40 -50 70 Pemakaian Konstruksi bangunan & peralatan Rel loko/lori Komposisi (%) C Si Mn P S 0, 25 - - 0, 05 0, 5 -0, 7 0, 1 -0, 35 0, 6 -0, 95 0, 045 0, 05 41 42 -49 28 Pemakaian umum Badan ketel - 0, 31 0, 15 -0, 3 - 0, 90 0, 60 0, 05 0, 035 0, 04 30 Pemakaian umum - - - 0, 08 0, 06 30 41 50 51 55 30 Pemakaian umum/biasa Sda Sda Sda 0, 25 0, 18 0, 30 0, 23 - 0, 55 0, 35 - 1, 5 0, 3 -1, 0 1, 5 - 0, 05 0, 04 0, 15 0, 04 0, 05 38 42 Bertekanan bertekanan 0, 25 0, 3 -0, 9 0, 04 40 -50 Pemakaian umum
Contoh Pemakaian Baja Paduan (Alloy Steel) : No 1 Nama komponen Pemakaian Kode material Komposisi kandungan unsur (% berat) C Si Mn P S Cr Ni Mo V Co Pipa Stainless Steel Pemanas J. Heater Evaporator & masakan SUS 304 0, o 8 1, 0 2, 0 0, 04 0, 003 18 -20 11 - - - SUS 316 0, 08 1, 0 2, 0 0, 04 0, 003 16 -18 1014 2 -3 - - 2 Pipa Ketel Pipa superheater A-226 A-335 3 Poros Rol gilingan S 45 C 34 Cr. Ni. Mo 6 42 Cr. Mo 4 0, 48 0, 35 0, 370, 44 0, 35 0, 150, 3 0, 9 0, 65 -1, 1 0, 035 0, 035 0, 090 1, 0 0, 751, 30 1, 0 - 0, 2 0, 15 -0, 3 - - 0, 40 0, 70 0, 035 0, 03 0, 91, 2 - 0, 15 -0, 3 - - Poros rotor turbin Penggerak transmisi gilingan (baja Assab 705/Bohler VCN 150) gearbox 34 Cr. Ni. Mo 6 pompa S 45 C SCM 440 4 Roda gigi 30 Cr. Ni. Mo 8 17 Cr. Ni. Mo 6 5 Pegas umum Pegas khusus SUP 6 M SUP 9 M
Tabel Perbandingan Grade Bahan
Tabel Perbandingan Grade Bahan
KODIFIKASI BAJA Tugas : 1. Jelaskan arti pentingnya suatu sistem standardisasi ! 2. Jelaskan hasil dari standardisasi dilihat dari sisi : ekonomi, perlindungan konsumen, dan keamanan/kesehatan ? 3. Terangkan kandungan dari bahan-bahan berikut ini : - S 45 C - SS 40 - 30 Mn 5 - 34 Cr. Mo 4
- Slides: 24