TATA SURYA Anggota Tata Surya 1 2 Planet

  • Slides: 13
Download presentation
TATA SURYA Anggota Tata Surya: 1. 2. Planet Asteroid 3. Satelit 4. 5. Meteorid

TATA SURYA Anggota Tata Surya: 1. 2. Planet Asteroid 3. Satelit 4. 5. Meteorid Komet

Peredaran Anggota Tata Surya

Peredaran Anggota Tata Surya

SATELIT Satelit merupakan benda langit yang mengorbit planet dan mengiringi planet dalam mengorbit matahari.

SATELIT Satelit merupakan benda langit yang mengorbit planet dan mengiringi planet dalam mengorbit matahari. Satelit alam juga dinamakan Bulan Satelit buatan digunakan untuk komunikasi Matahari Planet Satelit pesawat. swf

Periode Rotasi Bulan Tiga gerakan Bulan secara bersamaan: 1. Berevolusi mengitari Bumi Bidang orbit

Periode Rotasi Bulan Tiga gerakan Bulan secara bersamaan: 1. Berevolusi mengitari Bumi Bidang orbit bulan membentuk sudut 5 o 2. Berotasi, berputar pada porosnya terhadap bidang orbit bumi 3. Bulan bersama Bumi mengitari matahari. ( ekliptika ) BL 5 o Bidang edar bulan dan bidang edar bumi yang membentuk sudut 5 o, menyebabkan terjadinya gerhana bulan maupun gerhana matahari.

Bidang orbit bulan miring 5, 20 terhadap bidang ekliptika (orbit bumi mengedari matahari) Kutub

Bidang orbit bulan miring 5, 20 terhadap bidang ekliptika (orbit bumi mengedari matahari) Kutub ekliptika Kutub orbit bulan Ekuator l Bid an a Bi d ge ng kli pti o t rb i 50 bu l an ka

Gerhana Bulan Matahari Penumbra Bumi Umbra Penumbra BL Matahari Penumbra Bumi Umbra Bulan Penumbra

Gerhana Bulan Matahari Penumbra Bumi Umbra Penumbra BL Matahari Penumbra Bumi Umbra Bulan Penumbra Terjadi gerhana bulan lunar eclipse 2012_6_6. mp 4

Gerhana Matahari Penumbra Bumi Umbra Penumbra Tempat terjadi Gerhana Matahari Total Gerhana matahari terjadi

Gerhana Matahari Penumbra Bumi Umbra Penumbra Tempat terjadi Gerhana Matahari Total Gerhana matahari terjadi ketika posisi matahari , bulan dan bumi segaris lurus dan sebidang Foto 2 Solar Eclipse (Gerhana Matahari) 21 Mei 2012. mp 4

Fase Bulan Kuartil akhir Matahari Bulan tiga perempat Bulan sabit akhir BL BL baru

Fase Bulan Kuartil akhir Matahari Bulan tiga perempat Bulan sabit akhir BL BL baru / BL mati Bulan purnama Konjungsi Oposisi Bulan tiga perempat Bulan sabit awal Kuartil awal

PERUBAHAN PENAMPAKAN BENTUK BULAN (FASE BULAN) Kwartir Pertama Sabit Muda Bulan Besar sinar matahari

PERUBAHAN PENAMPAKAN BENTUK BULAN (FASE BULAN) Kwartir Pertama Sabit Muda Bulan Besar sinar matahari Purnama Bumi Bulan Baru (Ijtima’) Sabit Tua Bulan Susut Kwartir Ketiga Periode fase bulan = 29, 53055 hari

SUPER MOON

SUPER MOON

Pasang surut air laut Pasang neap Matahari Pasang Purnama Atau pasang perbani Pasang Purnama

Pasang surut air laut Pasang neap Matahari Pasang Purnama Atau pasang perbani Pasang Purnama BL Atau pasang perbani Pasang neap

Tiap hari terjadi 2 x Pasang dan 2 x Surut

Tiap hari terjadi 2 x Pasang dan 2 x Surut

ke arah bintang jauh 1 bulan Sideris = 27 1/3 hari (bulan sudah memutari

ke arah bintang jauh 1 bulan Sideris = 27 1/3 hari (bulan sudah memutari bumi 3600) ke arah matahari 1 bulan Sinodis = 29 1/2 hari (dari bulan baru ke bulan baru berikutnya)