SUHU PANAS DAN ENERGI INTERNAL Suhu menunjukkan derajat








- Slides: 8
SUHU, PANAS DAN ENERGI INTERNAL
Suhu menunjukkan derajat panas dingin benda. Semakin tinggi suhu suatu benda, semakin panas benda tersebut. Secara mikroskopis, suhu menunjukkan energi yang dimiliki oleh suatu benda. Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat untuk mengukur suhu cenderung menggunakan indera peraba. Tetapi dengan adanya perkembangan teknologi maka diciptakanlah termometer untuk mengukur suhu dengan valid.
Macam-macam termometer : 1. Termometer air raksa/alkohol 2. Termometer tahanan (termistor termometer) 3. Termometer elemen (termocouple) Pyrometer optik 4. Termometer gas yang bervolume tetap Dalam bidang kedokteran penggunaan termometer air raksa/ alkohol sangat populer
Panas atau kalor adalah energi yang berpindah dari zat yang suhunya lebih tinggi menuju zat yang suhunya lebih rendah. Perpindahan energi tadi disebut energi dalam. Satuan SI untuk panas adalah Joule.
Ketika suatu benda melepas panas ke sekitarnya, Q < 0. Ketika benda menyerap panas dari sekitarnya, Q > 0. Jumlah panas, kecepatan penyaluran panas, dan flux panas semua dinotasikan dengan perbedaan permutasi huruf Q. Mereka biasanya diganti dalam konteks yang berbeda. Jumlah panas dinotasikan sebagai Q, dan diukur dalam joule dalam Q =mc∆T Q = adalah banyaknya kalor (jumlah panas) dalam joule m =adalah massa benda dalam kg c =adalah kalor jenis dalam joule/kg °C, dan ∆T = adalah besarnya perubahan suhu dalam °C.
Energi Internal Energi internal (internal energy U) adalah pengukuran makroskopik dari energi molekuler, atomic, dan subatomic, yang semuanya mengikuti kaidah konservasi mikroskopik tertentu. Jika mengatakan bahwa (u) adalah fungsi dari T dan V, U = U (T, V) Dengan mengambil turunan total, ditemukan bahwa d. U = ∂U∂TV d. T+ ∂U∂VT d. V. Berdasar definisi ∂U∂TV d. T adalah kapasitas kalor pada volume konstan. Maka dari itu, perubahan dalam energi internal dapat dihitung dengan mengintegralkan persamaan diatas sebagai berikut : U 2 - U 1 = T 1 T 2 CV d. T ∆U = n. CV ΔT
Latihan Soal 1. Jika kalor sebanyak 2000 Joule meninggalkan sistem dan sistem melakukan kerja 1000 Joule, berapakah perubahan energi dalam sistem ? 2. Jika kalor sebanyak 2000 Joule ditambahkan pada sistem dan kerja 1000 Joule dilakukan pada sistem, berapakah perubahan energi dalam sistem ?
TERIMAKASIH