STRATEGI INDUSTRI VISI MISI STRATEGI STRATEGI INDUSTRI VISI




































- Slides: 36
STRATEGI INDUSTRI VISI MISI STRATEGI
STRATEGI INDUSTRI VISI MISI STRATEGI = CARA UNTUK MENCAPAI MISI
STRATEGI INDUSTRI BISNIS = PEPERANGAN
STRATEGI INDUSTRI BISNIS = PEPERANGAN BISNIS MENDAPATKAN MARKET SHARE
STRATEGI INDUSTRI BISNIS = PEPERANGAN BISNIS PERANG MENDAPATKAN MARKET SHARE MEMPERLUAS DAERAH KEKUASAAN
STRATEGI INDUSTRI “ STRATEGI “ berasal dari bahasa Yunani “STRATEGOS “ STRATOS = militer AG = memimpin
STRATEGI PEPERANGAN Falsafah Jawa • Ngluruk tanpa bala • Menang Tan Ngasorake
STRATEGI PEPERANGAN Falsafah Jawa • Ngluruk tanpa bala • Menang Tan Ngasorake SUN TZU (Panglima perang Cina) Buatlah musuh berpikir bahwa : • Anda tidak mampu menyerang pada saat anda benar 2 mampu • Anda loyo pada saat anda berada pada kekuatan penuh • Anda sangat jauh dari mereka pada saat anda sangat dekat Yang terbaik adalah Anda dapat merebut benteng musuh tanpa menjalankan operasi peperangan
STRATEGI INDUSTRI Definisi Strategi Industri adalah : Suatu seni dan ilmu dari pembuatan, penerapan, dan evaluasi keputusan 2 antar fungsi yang memungkinkan sebuah perusahaan mencapai tujuan masa datang (Agustinus Sri Wahyudi)
STRATEGI INDUSTRI Definisi Strategi Industri adalah : Upaya mengubah ekuatan intern perusahaan agar sebanding dengan kekuatan pesaingnya (Konichi Ohmae)
TINGKATAN STRATEGI 1) Strategi Korporasi Perusahaan bergerak dalam bisnis apa? Penggolongan bisnis perusahaan : a) Bisnis tunggal : bergerak dalam satu bisnis saja (mis. PELNI) b) Diversifikasi yang berhubungan : bergerak dalam beberapa bisnis yang masih berkaitan (mis. P&G, Garuda. Food) c) Diversifikasi yang tidak berhubungan : bergerak dalam bisnis yang berbeda (mis. Sinar Mas, Bakrie)
TINGKATAN STRATEGI 2) Strategi Unit Bisnis Meliputi keunggulan kompetitif apa yang diandalkan dari suatu divisi tertentu a) Build : meningkatkan market share (Levi’s, Kartu Kredit) b) Hold : mempertahankan market share (NOKIA, IBM) c) Harvest : memaksimalkan pendapatan dan cashflow jangka pendek (LA, Gudang Garam Surya) d) Divest : melepas/ menjual unit bisnisnya
TINGKATAN STRATEGI 3) Strategi Fungsional Meliputi keputusan yang menyangkut divisi pendukung (SDM, keuangan, R&D) Contoh • Pengurangan SDM • Penghematan biaya • Peningkatan R&D
STRATEGI GENERIK ( dari Glueck )
STRATEGI GENERIK ( dari Glueck ) 1) Strategi Stabilitas • Produk, pasar, fungsi 2 perusahaan tidak bertambah • Peningkatan efisiensi disegala bidang • Resikonya rendah • Digunakan pada bisnis yang sudah berhasil/ untung Alasan : • Bisnis sudah memenuhi target • Tak mau ambil resiko
STRATEGI GENERIK ( dari Glueck ) 2) Strategi Ekspansi • Perluasan Produk, pasar, fungsi 2 perusahaan • Peningkatan aktifitas perusahaan • Resikonya tinggi Alasan : • Perluasan akan menciptakan lapangan kerja • Ada tekanan dari pihak luar (pemerintah, pemegang saham) • Perluasan berarti kekuatan monopoli
STRATEGI GENERIK ( dari Glueck ) 3) Strategi Penciutan • Pengurangan Produk, pasar, fungsi 2 perusahaan • Digunakan pada bisnis yang sudah tidak menguntungkan Alasan : • Ada peluang yang lebih baik dibidang usaha yang lain • Tidak sanggup mengatasi masalah
STRATEGI GENERIK ( dari Glueck ) 4) Strategi Kombinasi Pemakaian lebih dari satu strategi Alasan : • Terjadi perubahan yang cepat pada lingkungan luar/ dalam perusahaan • Adanya daur hidup berbeda dari sebuah produk
STRATEGI GENERIK ( dari Porter )
STRATEGI GENERIK ( dari Porter ) 1) Strategi Deferensiasi • Titik perhatian pada pelanggan • Ada sesuatu yang berbeda/ unik dibanding pesaingnya Contoh : • Radio SS interaktif • Kebab Baba Rafi rasa Indonesia • VW Syarat : • SDM-nya kreatif • Kemampuan R&D
STRATEGI GENERIK ( dari Porter ) 2) Strategi Cost Leadership • Mendapatkan bahan baku yang murah • Melakukan inovasi agar lebih efisien • Mengurangi biaya overhead Contoh : • Polytron, Air Asia Syarat : • Kemampuan desain produk yang memudahkan dalam proses produksi • Pengendalian biaya yang ketat
STRATEGI GENERIK ( dari Porter ) 3) Strategi Focus • Menghindari konfrontasi dengan pesaing • Konsentrasi pada pangsa pasar yang lebih kecil Contoh : • Volvo (keselamatan) • BMW (kemewahan) • Toyota Corolla (ketangguhan mesin) • Mazda MR 90 (harga murah)
VARIASI STRATEGI Merupakan pengembangan dari Strategi Generik
VARIASI STRATEGI Merupakan pengembangan dari Strategi Generik 1) Integrasi kedepan Mendapatkan kepemilikan atau meningkatkan kontrol atas distributor Bila: • Jalur distribusi mahal • Bisnis distribusi mempunyai keuntungan tinggi • Ada modal dan SDM untuk mengelola bisnis baru Contoh : Toyota Astra Auto 2000 Nokia NPC
VARIASI STRATEGI 2) Integrasi kebelakang Mendapatkan kepemilikan atau meningkatkan kontrol atas pemasok Bila: • Jumlah Pemasok sedikit sedangkan pesaing banyak • Diinginkan kestabilan harga • Pemasok sudah tidak mampu Contoh : Salim Group menguasai Bogasari untuk bahan baku mie
VARIASI STRATEGI 3) Integrasi horisontal Mendapatkan kepemilikan atau meningkatkan kontrol atas pesaing Bila: • Perusahaan bersaing dgn industri yang sedang berkembang • Perusahaan ingin menjadi monopoli • Punya modal & SDM Contoh : Indofood membeli Supermie dan Sarimie
VARIASI STRATEGI 4) Pengembangan Pasar Memperkenalkan produk yg sudah ada pada suatu pangsa pasar tertentu kepada pangsa pasar yg lain Bila: • Jaringan distribusi tersedia • Over capacity • Perusahaan sangat berhasil Contoh : Kartu kredit Citibank yg semula untuk pengusaha, sekarang juga untuk mahasiswa
VARIASI STRATEGI 5) Pengembangan Produk Meningkatkan penjualan dengan cara memperbaiki atau mengembangkan produk yg sudah ada Bila: • Perusahaan punya R&D yang kuat • Produk telah berada pada tahap jenuh • Pesaing menawarkan produk dgn kualitas lebih baik & harga murah Contoh : • Shampoo 2 in 1 • Kopi 3 in 1
VARIASI STRATEGI 6) Diversifikasi konsentrik Menambah produk 2 baru yg saling berkaitan untuk pasar yg sama Bila: • Produk telah mengalami penurunan • Produk yg baru dapat menutup kerugian produk yg lama Contoh : • Unilever selain memproduksi Pepsodent juga membuat sikat gigi
VARIASI STRATEGI 7) Diversifikasi konglomerasi Menambah produk 2 baru yg tidak saling berkaitan untuk pasar yg berbeda Bila: • Pasar telah jenuh • Perusahaan punya kemampuan Contoh : • Salim Group (mie, makanan balita, bumbu masak) • Canon (fotocopy, kamera, printer)
VARIASI STRATEGI 8) Diversifikasi horisontal Menambah produk 2 baru yg tidak saling berkaitan untuk memuaskan pelanggan yg sama Bila: • Produk yg baru akan meningkatkan penerimaan dari produk yg lama Contoh : • KFC juga menjual Coca Cola
VARIASI STRATEGI 9) Usaha Patungan (joint venture) Dua/ lebih perusahaan bekerjasama membentuk perusahaan baru yg terpisah dari induknya Bila: • Keunggulan masing 2 perusahaan bisa saling melengkapi • Perusahaan masuk ke pasar internasional Contoh : • PAL + American Combustion Alstom
VARIASI STRATEGI 10) Pengurangan (retrenchment) Mengurangi sebagian aset perusahaan untuk menghemat biaya Bila: • Perusahaan gagal bersaing/ rugi • Perusahaan tumbuh dgn sangat cepat dan perlu reorganisasi Contoh : • PAL , BRI (mengadakan pensiun dini)
VARIASI STRATEGI 11) Penciutan bisnis Menjual sebuah unit bisnis atau sebagian dari perusahaan kepada pihak lain Bila: • Butuh dana segar • Sudah memakai strategi apapun tapi masih belum berhasil Contoh : • Coca Cola menjual salah satu unit bisnisnya (Columbia Pictures) kepada Sony
VARIASI STRATEGI 12) Likuidasi Menjual seluruh aset perusahaan Bila: • Gagal semua Contoh : • Bank Summa
VARIASI STRATEGI 13) Kombinasi Memakai dua/ lebih strategi secara serentak Bila: • Ingin tumbuh dengan sangat cepat • Ada modal dan SDM • Ada peluangyg menarik dan prospektif Contoh : PEPSI • Pepsi diet (pengembangan produk) • Mengakuisisi 7 -up (integrasi horisontal) • Kerjasama dg Pizza Hut (diversifikasi horisontal)