SPESIFIKASI TEKNIS Uraian syaratsyarat pekerjaan meliputi 1 Persnyaratan

  • Slides: 25
Download presentation
SPESIFIKASI TEKNIS Uraian syarat-syarat pekerjaan meliputi 1. Persnyaratan Umum 2. Persyaratan Administrasi 2. Persyaratan

SPESIFIKASI TEKNIS Uraian syarat-syarat pekerjaan meliputi 1. Persnyaratan Umum 2. Persyaratan Administrasi 2. Persyaratan Teknis Uraian syarat-syarat pekerjaan isinya adalah spesifikasi bahan, alat dan tata cara pelaksanaan yang tidak bisa ditampilkan di Gambar Kerja Persyaratan ini adalah bagian dari dokumen kontrak yang mengikat dan menjadi acuan pelaksanaan pekerjaan dan konstruksi di lapangan Bantul, 21 – 23 November 2017 1

PERSYARATAN UMUM 1. Uraian umum proyek (Pemilik Proyek, pekerjaan yang harus dilaksanakan) 2. Uraian

PERSYARATAN UMUM 1. Uraian umum proyek (Pemilik Proyek, pekerjaan yang harus dilaksanakan) 2. Uraian singkat tentang situasi proyek (lokasi proyek, sifat dan luas pek, hal-hal lain yang berpengaruh terhadap harga penawaran) 3. Rencana kerja (Time schedule) 4. Strategi operasional pelaksanaan Pekerjaan 5. Struktur organisasi pelaksanaan 6. Daftar Peralatan Bantul, 21 – 23 November 2017 2

PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Jaminan penawaran 2. Aturan peserta pelelangan sampai penetapan pemenang 3. Aturan

PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Jaminan penawaran 2. Aturan peserta pelelangan sampai penetapan pemenang 3. Aturan pembayaran 4. Direksi keet sampai K 3 5. Jadwal, waktu, kemajuan Pelaksanaan 6. Teguran, peringatan sampai sanksi 7. Surat perjanjian Bantul, 21 – 23 November 2017 3

PERSYARATAN TEKNIS Lingkup pekerjaan dimensi/ukuran material/bahan peralatan yang digunakan tata cara pelaksanaan pengujian Bantul,

PERSYARATAN TEKNIS Lingkup pekerjaan dimensi/ukuran material/bahan peralatan yang digunakan tata cara pelaksanaan pengujian Bantul, 21 – 23 November 2017 4

Lingkup pekerjaan 1. Uraian tentang pekerjaan persiapan tapak (jalan masuk, penerangan, air untuk kerja,

Lingkup pekerjaan 1. Uraian tentang pekerjaan persiapan tapak (jalan masuk, penerangan, air untuk kerja, brak kerja, pagar sementara, dll) 2, Uraian tentang pekerjaan persiapan bangunan (gambar pelaksanaan, contoh material, pengujian material, jam kerja, K 3) 3. Uraian tentang pekerjaan tanah (peralatan yang digunakan, tata cara pelaksanaan & persyaratan yg terkait) 4. Uraian tentang pekerjaan pondasi (material, peralatan yang digunakan, pek pengukuran, pemasangan bowplank) 5. Uraian tentang pekerjaan beton (persyaratan pekerjaan pembesian, begesting, pengecoran, pemadatan, pemeliharaan, pemeriksaan & pengujian) 6. Uraian tentang pekerjaan dinding (peralatan, material & persyaratannya, pek pas bata, plesteran & acian) Bantul, 21 – 23 November 2017 5

Lingkup pekerjaan 7. Uraian tentang pekerjaan plafond (peralatan, material & persyaratannya, pek rangka dan

Lingkup pekerjaan 7. Uraian tentang pekerjaan plafond (peralatan, material & persyaratannya, pek rangka dan penutup plafond serta list) 8. Uraian tentang pekerjaan atap (peralatan, material & persyaratannya, pek kuda-kuda, rangka dan penutup atap). 9. Uraian tentang pekerjaan kusen dan pintu/jendela (material dan peralatan yang digunakan sudah sesuai) 10. Uraian tentang pekerjaan cat-catan (peralatan, material & persyaratannya, tata cara pelaks pek pengecatan) 11. Uraian tentang pekerjaan sanitasi (material, persyaratannya, tata cara pelaks pek sanitasi yang terkait dgn pek lain) 12. Uraian tentang pekerjaan 13. dst listrik Bantul, 21 – 23 November 2017 6

dimensi/ukuran q. Dimensi atau ukuran bahan yang sudah ditentukan dan harus sesuai dengan persyaratan/gambar/perhitungan

dimensi/ukuran q. Dimensi atau ukuran bahan yang sudah ditentukan dan harus sesuai dengan persyaratan/gambar/perhitungan material/bahan q. Asal bahan q. Kualitas bahan q. Standar bahan (SNI) q. Merk bahan Bantul, 21 – 23 November 2017 7

peralatan yang digunakan q. Peralatan siap dipakai q. Penggunaan alat tata cara pelaksanaan q.

peralatan yang digunakan q. Peralatan siap dipakai q. Penggunaan alat tata cara pelaksanaan q. Urutan pelaksanaan q. Pelaksanaan juga memperhatikan pekerjaan yang saling terkait pengujian q. Hasil pekerjaan perlu diuji di laboratorium Bantul, 21 – 23 November 2017 8

Contoh SPESIFIKASI TEKNIS (1) Pekerjaan Batu Bata. 1. Lingkup Pekerjaan (yang dikerjakan/dilaksanakan) a. dinding

Contoh SPESIFIKASI TEKNIS (1) Pekerjaan Batu Bata. 1. Lingkup Pekerjaan (yang dikerjakan/dilaksanakan) a. dinding bagian luar dan dalam, pagar dan atau sesuai gambar b. Penyediaan tenaga kerja, bahan, peralatan dan alat bantu 2. Bahan/ material (persyaratannya) a. Batu bata : kualitas bata setempat, pecah minimal, bakar sempurna & merata b. Semen: kualitas produk tertentu, bungkus utuh/tidak rusak, volume/isi sesuai, belum mengeras, masa penyimpanan c. Pasir : syarat butiran, besar butiran, tidak tercemar lumpur – tanah lempung – bahan organis - garam d. Air : bebas dari lumpur, garam, khlorida (Cl) 3. Perbandingan Adukan a. Adukan kedap air (1 pc : 3 ps) dipasang setinggi 20 cm dari alas sloof dan setinggi 150 cm pada dinding KM/WC b. Adukan pasangan (1 pc : 5 ps) untuk pasangan dinding selain pasangan kedap air) Bantul, 21 – 23 November 2017 9

4. Pelaksanaan Pekerjaan (cara/metoda) a. Sebelum dipasang, batu bata harus disiram dengan air b.

4. Pelaksanaan Pekerjaan (cara/metoda) a. Sebelum dipasang, batu bata harus disiram dengan air b. Perpil sebagai alat bantu pemasangan batu bata menggunakan kayu 4/6 dengan permukaan lurus dan dipasang tegak lurus c. Setelah terpasang dengan adukan, naad/siar-siar harus dikerok sedalam 1 cm dan dibersihkan dengan sapu lidi, kemudian disiram air. d. Pemasangan batu bata dilakukan bertahap, setiap tahap terdiri dari 20 lapis (maksimal) setiap hari, diikuti cor kolom praktis e. Adukan harus dilaksanakan dengan mixer. Adukan yang mulai mengeras tidak boleh digunakan. Bantul, 21 – 23 November 2017 10

Contoh SPESIFIKASI TEKNIS (2) • PEKERJAAN BETON KONSTRUKSI A. Ketentuan Umum 1. Persyaratan persyaratan

Contoh SPESIFIKASI TEKNIS (2) • PEKERJAAN BETON KONSTRUKSI A. Ketentuan Umum 1. Persyaratan persyaratan Konstruksi beton, istilah teknik dan atau syarat pelaksanaan pekerjaan beton secara umum menjadi satu kesatuan dalam persyaratan teknis ini. Di dalam segala hal yang menyangkut pekerjaan beton dan struktur beton harus sesuai dengan standard yang berlaku • 2. Pelaksana wajib melaksanakan pekerjaan ini dengan ketepatan dan presisi tinggi, sebagaimana tercantum di dalam persyaratan teknis, gambar rencana, dan atau instruksi dari MK. • 3. Semua material yang digunakan di dalam pekerjaan ini harus merupakan material yang kualitasnya teruji dan atau dapat dibuktikan memenuhi ketentuan yang disyaratkan. • 4. Kontraktor wajib melakukan pengujian beton yang akan digunakan di dalam pekerjaan ini. • 5. Seluruh material yang oleh Menejemen Konstruksi dinyatakan tidak memenuhi syarat harus segera dikeluarkan dari lokasi proyek dan tidak diperkenankan menggunakan kembali. B. Lingkup Pekerjaan • 1. Lingkup pekerjaan yang diatur di dalam persyaratan teknis ini meliputi seluruh pekerjaan beton/struktur beton yang sesuai dengan gambar rencana : • 2. Pekerjaan struktur beton yang sesuai dengan gambar rencana, termasuk di dalamnya pengadaan bahan, upah, pengujian dan peralatan bantu yang berhubungan dengan pekerjaan tersebut. • 3. Pengadaan, detail, fabrikasi dan pemasangan semua penulangan (reinforcement) dan bagian dari pekerjaan lain yang tertanam di dalam beton. • 4. Perancangan, pelaksanaan dan pembongkaran acuan beton, penyelesaian dan perawatan beton, dan semua jenis pekerjaan lain yang menunjang pekerjaan beton. Bantul, 21 – 23 November 2017 11 •

Bahan-bahan 1. S e m e n Semen yang digunakan adalah Semen Portland Tipe

Bahan-bahan 1. S e m e n Semen yang digunakan adalah Semen Portland Tipe I dan merupakan hasil produksi dalam negeri satu merk. Semen harus disimpan ditempat yang tidak terjadinya kerusakan bahan atau mengotori bahan lain. Penyimpanan semen didalam gudang tertutup, sedemikian rupa sehingga semen terhindar dari basah atau lembab. Urutan penggunaan semen harus sesuai dengan urutan kedatangan semen tersebut di lokasi pekerjan. 2. Agregat Kasar Agregat untuk beton harus memenuhi seluruh ketentuan berikut ini : • Agregat beton harus memenuhi ketentuan dan persya ratan dari SII 0052 80 tentang "Mutu dan Cara Uji Agregat Beton". • Atas persetujuan Menejemen Konstruksi, agregat yang tidak memenuhi persyaratan diatas, dapat digunakan asal disertai bukti bahwa berdasarkan pengujian khusus dan atau pemak aian nyata, agregat tersebut dapat menghasilkan beton yang kekuatan, keawetan, dan ketahanannya memenuhi syarat. • Di dalam segala hal, ukuran besar butir nominal maksimum agregat kasar harus tidak melebihi syarat berikut : • seperlima jarak terkecil antara bidang samping dari cetakan beton atau 1/3 tebal plat • 3/4 jarak bersih minimum antar batang tulangan, atau berkas batang tulangan. • Penyimpangan dari batasan ini diijinkan jika menurut penilaian Tenaga Ahli, kemudahan pekerjaan, dan metoda konsolidasi beton adalah sedemikian hingga dijamin tidak akan terjadi sarang kerikil Bantul, atau 21 rongga. – 23 November 2017 12

3. A i r Air yang digunakan untuk campuran beton harus memenuhi ketentuan berikut

3. A i r Air yang digunakan untuk campuran beton harus memenuhi ketentuan berikut ini: • Jika mutunya meragukan harus dianalisis secara kimia dan dievaluasi mutunya menurut tujuan pemak aiannya. • Harus bersih, tidak mengandung lumpur, minyak dan benda terapung lainnya, yang dapat dilihat secara visual. • Tidak mengandung garam yang dapat larut dan dapat merusak beton • Jika dibandingkan dengan kuat tekan adukan yang menggunakan air suling, maka penurunan kekuatan adukan beton dengan air yang digunakan tidak lebih dari 10 % 4. Baja Tulangan Baja tulangan yang digunakan harus memenuhi ketentuan berikut ini. • Tidak boleh mengandung serpih, lipatan, retak, gelombang, cerna yang dalam, atau berlapis. • Hanya diperkenankan berkarat ringan pada permukaan saja. • Untuk tulangan utama (tarik/tekan lentur) harus digunakan baja tulangan deform (BJTD 40), dengan jarak antara dua sirip melintang tidak boleh lebih dari 70 % diameter nominalnya, dan tinggi siripnya tidak boleh kurang dari 5 % diameter nominalnya. • Kualitas dan diameter nominal dari baja tulangan yang digunakan harus dibuktikan dengan sertifikat pengujian laboratorium. Bantul, 21 – 23 November 2017 13

5. Cetakan Beton • Cetakan beton (termasuk penyangganya) harus direncanakan sedemikian rupa hingga dapat

5. Cetakan Beton • Cetakan beton (termasuk penyangganya) harus direncanakan sedemikian rupa hingga dapat dibuktikan bahwa penyangga dan cetakan tersebut mampu menerima gaya yang diakibatkan oleh penuangan dan pemadatan adukan beton. • Cetakan harus sesuai dengan bentuk, ukuran dan batas bidang dari hasil beton yang direnca nakan, serta tidak bocor dan haruskaku untuk mencegah terjadinya perpindahan tempat atau kelongso ran dari penyangga. • Permukaan cetakan harus rata dan halus serta tidak boleh ada lekukan, lubang atau terjadi lendutan. Sambungan pada cetakan diusahakan lurus dan rata dalam arah horisontal maupun vertikal; terutama untuk permukaan beton yang tidak difinis • Tiang tiang penyangga harus direncanakan agar dapat memberikan penunjang seperti yang dibutuhkan atau perpindahan tempat pada beberapa bagian konstruksi yang dibebani. Struktur dari tiang penyangga harus cukup kuat dan kaku untuk menunjang berat sendiri dan beban yang ada di atasnya selama pelaksanaan. • Sebelum penulangan, permukaan cetakan harus bersih terhadap segala kotoran, dan diberi form oil untuk mencegah lekatnya beton pada cetakan, maka pemberian form oil pada cetakan harus dilakukan sebelum tulangan terpasang, menghindari lekatnya form oil pada baja tulangan • Cetakan beton dapat dibongkar dengan persetujuan tertulis dari Menejemen Konstruksi, atau jika umur beton telah melampaui waktu • Pada bagian konstruksi yang terletak di dalam tanah, cetakan harus dicabut sebelum pengurugan dilakukan. Bantul, 21 – 23 November 2017 14

Pekerjaan Lantai Contoh SPESIFIKASI TEKNIS (3) 1. Lingkup Pekerjaan (yang dikerjakan/dilaksanakan) a. Pekerjaan Lantai

Pekerjaan Lantai Contoh SPESIFIKASI TEKNIS (3) 1. Lingkup Pekerjaan (yang dikerjakan/dilaksanakan) a. Pekerjaan Lantai meliputi pekerjaan pemasangan keramik pada lantai, dinding dan lantai kamar mandi sesuai dengan gambar rencana. b. Penyediaan tenaga kerja, bahan, peralatan dan alat bantu 2. Bahan/ material (persyaratannya) a. Keramik lantai yang digunakan 40 X 40 cm, keramik 20 X 20 cm dan keramik 30 X 30 cm, semuanya menggunakan merk sekualitas MILAN. b. Semen: kualitas produk tertentu, bungkus utuh/tidak rusak, volume/isi sesuai, belum mengeras, masa penyimpanan c. Pasir : syarat butiran, besar butiran, tidak tercemar lumpur – tanah lempung – bahan organis - garam d. Air : bebas dari lumpur, garam, khlorida (Cl) 3. Pelaksanaan a. Sebelum memulai pekerjaan kontraktor harus menyiapkan rencana kerja meliputi volume pekerjaan, jumlah tenaga kerja dan alat, jadwal pelaksanaan dan alur pekerjaan b. Keramik yang masuk harus diseleksi dan dos keramik harus dalam keadaan disegel. Warna, ukuran, tekstur dan bentuk harus seragam. Keramik yang tidak sesuai dengan spesifikasi tidak boleh dipasang. Bantul, 21 – 23 November 2017 15

c. Pemasangan keramik boleh dilakukan bila instalasi M&E pada lantai maupun dinding sudah selesai/siap

c. Pemasangan keramik boleh dilakukan bila instalasi M&E pada lantai maupun dinding sudah selesai/siap d. Untuk keramik jenis acian semen, keramik harus direndam air hingga jenuh air terlebih dahulu sebelum dipasang e. Kecuali ditentukan lain pada spesifikasi ini atau pada gambar, level yang tercantum pada gambar adalah level finish lantai, karenanya dasar harus diatur hingga memungkinkan pada keramik dengan ketebalan yang berbeda permukaan finishnya terpasang rata. f. Header/kepalaan keramik harus dibuat pada dua arah g. Adukan semen untuk screeding dibuat dengan perbandingan 1 pc : 3 pasir. h. Adukan perekat dengan perbandingan 4, 5 kg adhesive dengan 1 liter air. i. Lantai harus benar terpasang rata, baik yang ditentukan datar maupun ditentukan mempunyai kemiringan. Bantul, 21 – 23 November 2017 16

j. Kemiringan tidak boleh kurang dari 25 mm pada jarak 10 m untuk area

j. Kemiringan tidak boleh kurang dari 25 mm pada jarak 10 m untuk area toilet. k. Sedangkan untuk area lain, tidak boleh kurang dari 12 mm pada jarak 10 m. Kemiringan harus lurus hingga air bias mengalir semua tanpa meninggalkan genangan. l. Keramik harus dilindungi dari pergerakan selama 48 jam setelah pemasangan dengan menempatkan bambu atau tanda. m. Pasangan keramik harus diperiksa jarak dan kelurusan nat nay, tidak kosong adanya, tidak retak dan gores, beda tinggi keramik (plint) maksimal 1 mm. n. Keramik boleh digrouting atau kolot setelah berumur 24 jam. Warna grauting harus seragam, halus dan tanpa celah, bila perlu gunakan alat Bantu untuk meratakan grauting. Tepi dinding diberi sealant dibiarkan saja tanpa grouting untuk ruang muai – susut. Bantul, 21 – 23 November 2017 17

Contoh spesifikasi Teknis Makanikal Elektrikal No Uraian Tipe Merk 1 Pipa Air Bersih &

Contoh spesifikasi Teknis Makanikal Elektrikal No Uraian Tipe Merk 1 Pipa Air Bersih & Fitting ( Riser ) PPR PN 16 Wavin Tigris, Genova 2 Pipa Air Bersih & Fitting ( Ke Unit ) PPR PN 16 Wavin Tigris, Genova 3 Ball Valve PPR Wavin Tigris, Genova 4 Foot Valve Class 10 Kg/cm² 5 Water level Control 6 Rooftank 7 Pipa Air Kotor PVC AW Class 10 Kg/cm² Wavin 8 Pipa Vent PVC AW Class 5 Kg/cm² Wavin 9 Pipa Air Hujan PVC AW Class 10 Kg/cm² Wavin 10 Fitting PVC 11 Clean Out Brass Chormed Toto, San Ei, Austindo, Kharisma 12 Roof Drain Cast Iron, Dome Antasan, batur, Kharisma 13 STP (Sewage Treatment plant) Stick stainless steel Injection Moulding Pabrikan Mizu, Ebara Omron, Telemechanique Tirta, Penyu, Penguin TSK, Rucika, PPI, CM Bioseptic, Biotech, Bestindo NYFGb. Y, NYY (Inti tembaga) untuk luas penampang Supreme, Tranka, Kabelindo, <50 mm², dan NA 2 XY (inti alumunium) untuk luas Kabelmetal penampang > 50 mm² 14 Kabel daya 15 Kabel Instalasi 16 Kabel Tray dan Ladder 17 Kabel Marking 18 PVC Conduit PVC High Impact 19 Saklar 20 Stop Kontak 1 Phase 21 Stop Kontak 3 Phase NYFGb. Y, NYM, NYA, NYMHY Hot deep galvanized Standart 2017 Bantul, 21 – 23 November 16 Amp, 5 Pin Supreme, kabel metal, Kabelindo Interack CABS, Legrand Clipsal, Panasonic 18

Contoh Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Bantul, 21 – 23 November 2017 19

Contoh Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Bantul, 21 – 23 November 2017 19

MENGGUNAKAN UNTING-UNTING BENANG Bantul, 21 – 23 November 2017 UNTING-UNTING 20

MENGGUNAKAN UNTING-UNTING BENANG Bantul, 21 – 23 November 2017 UNTING-UNTING 20

MENGGUNAKAN WATERPASS BATANG waterpass SIAR DATAR SIAR TEGAK Bantul, 21 – 23 November 2017

MENGGUNAKAN WATERPASS BATANG waterpass SIAR DATAR SIAR TEGAK Bantul, 21 – 23 November 2017 21

Contoh Pengerjaan Jalan Rabat Beton jangan Lupa!! Periksa tebal beton apakah sesuai gambar? delatasi

Contoh Pengerjaan Jalan Rabat Beton jangan Lupa!! Periksa tebal beton apakah sesuai gambar? delatasi Bantul, 21 – 23 November 2017 Deletasi = jarak antara plat beton 22

Jembatan konstruksi Beton Parapet Kepala Jembatan / Abutment Plat Beton Bertulang Oprit M. A.

Jembatan konstruksi Beton Parapet Kepala Jembatan / Abutment Plat Beton Bertulang Oprit M. A. Normal Bantul, 21 – 23 November 2017 23

PERAN PERENCANA, PENGAWAS DAN PELAKSANA DALAM PENYELENGGARAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI Pasal 23 UUJK PERENCANAAN PELAKSANAAN

PERAN PERENCANA, PENGAWAS DAN PELAKSANA DALAM PENYELENGGARAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI Pasal 23 UUJK PERENCANAAN PELAKSANAAN penyiapan pelaksanaan pengakhiran Penyelenggaraan Pekerjaan Konstruksi PENGAWASAN penyiapan pelaksanaan pengakhiran SERAH TERIMA Masa pertanggungan kegagalan Bangunan (max 10 th) • Penyelenggaraan pekerjaan konstruksi wajib memenuhi ketentuan tentang keteknikan, keamanan, keselamatan dan kesehatan kerja, perlindungan tenaga kerja, serta tata lingkungan setempat untuk menjamin terwujudnya tertib penyelenggaraan pekerjaan konstruksi Bantul, 21 – 23 November 2017 24

Terimakasih … Maturnuwun… Bantul, 21 – 23 November 2017 25

Terimakasih … Maturnuwun… Bantul, 21 – 23 November 2017 25