SISTEM INFORMASI PENGERTIAN SISTEM Definisi sistem berkembang sesuai

  • Slides: 57
Download presentation
SISTEM INFORMASI

SISTEM INFORMASI

PENGERTIAN SISTEM Definisi sistem berkembang sesuai dengan konteks dimana pengertian sistem itu digunakan. Disini

PENGERTIAN SISTEM Definisi sistem berkembang sesuai dengan konteks dimana pengertian sistem itu digunakan. Disini akan diberikan beberapa definisi sistem secara umum: Kumpulan dari bagian-bagian yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan yang sama. Ø Sekumpulan dari objek-objek yang saling berelasi dan berinteraksi dan hubungan antar objek bisa dilihat sabagai satu kesatuan yang dirancang untuk mencapai satu tujuan Ø Ø .

Murdick dan Ross (1993) mendefinisikan sistem sebagai seperangkat elemen yang digabungkan satu dengan lainya

Murdick dan Ross (1993) mendefinisikan sistem sebagai seperangkat elemen yang digabungkan satu dengan lainya untuk suatu tujuan bersama. Sedangkan definisi sistem dalam kamus Webster’s Unbriged adalah elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan atau organisasi Scott (1996) mengatakan sistem terdiri dari unsurseperti masukan (input) , pengolahan (processing) , serta keluaran (output)

KARAKTERISTIK SISTEM � Komponen (component) : Kegiatan-kegiatan atau proses dalam suatu sistem yang mentransformasikan

KARAKTERISTIK SISTEM � Komponen (component) : Kegiatan-kegiatan atau proses dalam suatu sistem yang mentransformasikan input menjadi bentuk setengah jadi (output). Komponen ini bisa merupakan subsistem dari sebuah sistem. � Batasan (boundary) : Penggambaran dari suatu elemen atau unsur mana yang termasuk di dalam sistem dan mana yang di luar sistem. � Lingkungan (environment) : Segala sesuatu di luar sistem, lingkungan yang menyediakan asumsi, kendala, dan input terhadap suatu sistem. � Penghubung (interface) : Tempat di mana komponen atau sistem dan lingkungannya bertemu atau berinteraksi.

� Masukan (input) : Sumber daya (data, bahan baku, peralatan, energi) dari lingkungan yang

� Masukan (input) : Sumber daya (data, bahan baku, peralatan, energi) dari lingkungan yang dikonsumsi dan dimanipulasi oleh suatu sistem. � Keluaran (output) : sumber daya atau produk (informasi, laporan, dokumen, tampilan layer computer, barang jadi) yang disediakan untuk lingkungan sistem oleh kegiatan dalam suatu sistem. � Mempunyai Pengolahan (Process) : Kegiatankegiatan atau pengolahan dalam suatu system yang mentransformasikan input menjadi output � Mempunyai Sasaran dan Tujuan (Objective & Goals) : Dalam pembuatannya setiap system harus memiliki sasaran dan tujuan agar system tersebut dapat digunakan sesuai dengan kebutuhannya.

CONTOH KARAKTERISTIK SISTEM : Sistem KHS Komponen � Mahasiswa � BAAK � Dosen Boundary

CONTOH KARAKTERISTIK SISTEM : Sistem KHS Komponen � Mahasiswa � BAAK � Dosen Boundary (Batasan System) : KHS untuk tiap semester di Unindra Environment (lingkungan Luar System) : Ketua Jurusan Interface (Penghubung Sistem) : Mahasiswa dengan Kampus Input (Masukan) � Tugas 2 � Nilai UTS � Nilai UAS � Absen Output (Keluaran) : KHS Proses (Pengolahan Sistem) � Lembar absen yang sudah dikumpulkan diproses � Data nilai ujian & tugas dilakukan perhitungan tertentu yang akan menjadi komponen nilai ujian & tugas � Melakukan penghitungan secara keseluruhan dan kemudian dikonversikan menjadi huruf mutu Objective & Goal (Sasaran & Tujuan Sistem) � Goal : Untuk melayani mahasiswa untuk mendapatkan KHS tiap semester Sasaran : Mahasiswa Unindra

JENIS SISTEM INFORMASI Sistem informasi dikembangkan untuk tujuan yang berbeda, tergantung pada kebutuhan bisnis.

JENIS SISTEM INFORMASI Sistem informasi dikembangkan untuk tujuan yang berbeda, tergantung pada kebutuhan bisnis. Sistem informasi dapat dib. agi menjadi beberapa bagian. Transaction Processing Systems (TPS) � TPS adalah sistem informasi yang terkomputerisasi yang dikembangkan untuk memproses data dalam jumlah besar untuk transaksi bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi. TPS berfungsi pada level organisasi yang memungkinkan organisasi bisa berinteraksi dengan lingkungan eksternal. Data yang dihasilkan oleh TPS dapat dilihat atau digunakan oleh manajer.

 Office Automation Systems (OAS) dan Knowledge Work Systems (KWS) OAS dan KWS bekerja

Office Automation Systems (OAS) dan Knowledge Work Systems (KWS) OAS dan KWS bekerja pada level knowledge. OAS mendukung pekerja data, yang biasanya tidak menciptakan pengetahuan baru melainkan hanya menganalisis informasi sedemikian rupa untuk mentransformasikan data atau memanipulasikannya dengan cara-cara tertentu sebelum menyebarkannya secara keseluruhan dengan organisasi dan kadang-kadang diluar organisasi. Aspek-aspek OAS seperti word processing, spreadsheets, electronic scheduling, dan komunikasi melalui voice mail, email dan video conferencing. KWS mendukung para pekerja profesional seperti ilmuwan, insinyur dan doktor dengan membantu menciptakan pengetahuan baru dan memungkinkan mereka mengkontribusikannya ke organisasi atau masyarakat

 Sistem Informasi Manajemen (SIM) � SIM tidak menggantikan TPS , tetapi mendukung spektrum

Sistem Informasi Manajemen (SIM) � SIM tidak menggantikan TPS , tetapi mendukung spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari TPS, termasuk analisis keputusan dan pembuat keputusan. SIM menghasilkan informasi yang digunakan untuk membuat keputusan, dan juga dapat membatu menyatukan beberapa fungsi informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).

 Decision Support Systems (DSS). � DSS hampir sama dengan SIM karena menggunakan basis

Decision Support Systems (DSS). � DSS hampir sama dengan SIM karena menggunakan basis data sebagai sumber data. DSS bermula dari SIM karena menekankan pada fungsi mendukung pembuat keputusan diseluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan aktual tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan. Sistem Ahli (ES) dan Kecerdasan Buatan (AI). � AI dimaksudkan untuk mengembangkan mesin-mesin yang berfungsi secara cerdas. Dua cara untuk melakukan riset AI adalah memahami bahasa alamiahnya dan menganalisis kemampuannya untuk berfikir melalui problem sampai kesimpulan logiknya. Sistem ahli menggunakan pendekatan pemikiran AI untuk menyelesaikan masalah serta memberikannya lewat pengguna bisnis. Sistem ahli (juga disebut knowledge-based systems) secara efektif menangkap dan menggunakan pengetahuanseorang ahli untuk menyelesaikan masalah yang dialami dalam suatu organisasi

 Group Decision Support Systems (GDSS) dan Computer-Support Collaborative Work Systems (CSCW) � Bila

Group Decision Support Systems (GDSS) dan Computer-Support Collaborative Work Systems (CSCW) � Bila kelompok, perlu bekerja bersama-sama untuk membuat keputusan semi-terstruktur dan tak terstruktur, maka group Decision support systems membuat suatu solusi. GDSS dimaksudkan untuk membawa kelompok bersama-sama menyelesaikan masalah dengan memberi bantuan dalam bentuk pendapat, kuesioner, konsultasi dan skenario. Kadang-kadang GDSS disebut dengan CSCW yang mencakup pendukung perangkat lunak yang disebut dengan “groupware” untuk kolaborasi tim melalui komputer yang terhubung dengan jaringan.

 Executive Support Systems (ESS). � ESS tergantung pada informasi yang dihasilkan TPS dan

Executive Support Systems (ESS). � ESS tergantung pada informasi yang dihasilkan TPS dan SIM dan ESS membantu eksekutif mengatur interaksinya dengan lingkungan eksternal dengan menyediakan grafik-grafik dan pendukung komunikasi di tempat-tempat yang bisa diakses seperti kantor.

GAMBAR JENIS SISTEM INFORMASI

GAMBAR JENIS SISTEM INFORMASI

DAUR HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM Siklus Hidup Pengembangan Sistem dapat didefinisikan sebagai serangkaian aktivitas yang

DAUR HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM Siklus Hidup Pengembangan Sistem dapat didefinisikan sebagai serangkaian aktivitas yang dilaksanakan oleh professional dan pemakai system informasi untuk mengembangkan dan mengimplementasikan system informasi Siklus hidup pengembangan sistem informasi saat ini terbagi atas enam fase, yaitu : Ø Ø Ø Ø Perencanaan sistem Analisis sistem Perancangan sistem secara umum / konseptual Evaluasi dan seleksi sistem Perancangan sistem secara detail Implementasi sistem Pemeliharaan / Perawatan Sistem

GAMBAR SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM

GAMBAR SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM

 Perencanaan Sistem adalah proses membuat sebuah Laporan Perencanaan Sistem yang menggunakan sumber sistem

Perencanaan Sistem adalah proses membuat sebuah Laporan Perencanaan Sistem yang menggunakan sumber sistem informasi yang berhubungan dan mendukung tujuan bisnis dan operasi organisasi. � Perencanaan sistem berhubungan dengan perencanaan bisnis � Perencanaan Sistem menyangkut estimasi dari kebutuhan fisik, tenaga kerja dana yang dibutuhkan untuk mendukung pengembangan sistem serta operasinya. �

 Siapa yang merencanakan sistem ? � Kebijakan untuk mengembangkan sistem informasi dilakukan oleh

Siapa yang merencanakan sistem ? � Kebijakan untuk mengembangkan sistem informasi dilakukan oleh manajemen puncak karena manajemen menginginkan untuk meraih kesempatan yang ada yang tidak dapat di raih oleh sistem yang lama atau karenasistem yang lama masih mempunyai kelemahan yang perlu diperbaiki (misal meningkatkan produktivitas, efektivitas dan pelayanan). � Manajemen puncak sangat berperan dalam perencanaan sistem. Manajemen puncak terdiri dari CIO, CEO, CFO dan eksekutif senior perwakilan kelompok user yang lain. � Komite ini yang menghubungkan tujuan bisnis dan sistem informasi untuk mencapai tujuannya.

TAHAPAN PROSES PERENCANAAN SISTEM

TAHAPAN PROSES PERENCANAAN SISTEM

ANALISIS SISTEM Penguraian dari suatu Sistem Informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan

ANALISIS SISTEM Penguraian dari suatu Sistem Informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikannya Tahap analisis merupakan tahap yang paling kritis dan sangat penting, karena kesalahan di tahapan ini akan menyebabkan kesalahan di tahap selanjutnya Hasil dari analisis sistem adalah: laporan yang dapat menggambarkan sistem yang telah dipelajari dan diketahui bentuk permasalahannya serta rancangan sistem baru yag akan dibuat atau dikembangakan.

 Tujuan Analisis Sistem � Memberikan pelayanan kebutuhan informasi kepada fungsi manajerial di dalam

Tujuan Analisis Sistem � Memberikan pelayanan kebutuhan informasi kepada fungsi manajerial di dalam pengendalian pelaksanaan kegiatan operasional perusahaan � Membantu para pengambil keputusan � Mengevaluasi sistem yang telah ada � Merumuskan tujuan yang ingin dicapai berupa pengolahan data maupun pembuatan laporan baru � Menyusun suatu tahap rencana pengembangan sistem

 Yang perlu diperhatikan oleh sistem analis Mempelajari permasalahan yang ada secara terinci �

Yang perlu diperhatikan oleh sistem analis Mempelajari permasalahan yang ada secara terinci � Menentukan pendekatan yang akan digunakan dalam memecahkan masalah � Membuat suatu pertimbangan apakah perlu atau tidak menggunakan cara komputerisasi � Langkah-langkah � Mengidentifikasi masalah � Analisis sistem � Mengidentifikasi penyebab masalah Mengidentifikasi solusi dari masalah Analisis Kebutuhan Mengidentifikasi data apa dan proses apa yang dibutuhkan pada sistem baru. Menentukan kebutuhan fungsional dan non-fungsional dari sistem baru.

 Proses Analis 1. 2. 3. 4. 5. 6. Menggunakan Diagram Aliran Data Menganalisis

Proses Analis 1. 2. 3. 4. 5. 6. Menggunakan Diagram Aliran Data Menganalisis Data dengan Menggunakan Kamus Data Menggambarkan Spesifikasi Proses dan Keputusan Terstruktur Menganalisis Sistem Pendukung Keputusan Semiterstruktur Menyiapkan Proposal Sistem Menulis dan Menampilkan Sistem

TIPIKAL DEPARTEMEN SISTEM INFORMASI Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan suatu sistem yang menggunakan fungsi-fungsi

TIPIKAL DEPARTEMEN SISTEM INFORMASI Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan suatu sistem yang menggunakan fungsi-fungsi untuk menyediakan semua informasi yang mempengaruhi semua operasi organisasi. SIM merupakan kumpulan dari sistem-sistem informasi. SIM tergantung dari besar-kecilnya organisasi dapat terdiri dari sistem -sistem informasi sebagai berikut : � � � � � Sistem Informasi akuntansi, menyediakan informasi dari transaksi keuangan. Sistem Informasi pemasaran, menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran. Sistem Informasi manajemen persediaan Sistem Informasi personalia Sistem Informasi distribusi Sistem Informasi pembelian Sistem Informasi kekayaan Sistem Informasi analisis kredit Sistem Informasi penelitian dan pengembangan Sistem Informasi teknik

GAMBAR SIM SETIAP TINGKATAN MANAJEMEN

GAMBAR SIM SETIAP TINGKATAN MANAJEMEN

TUGAS 1. 2. 3. Jelaskan tugas dan fungsi dari Sistem Informasi yang Anda ketahui

TUGAS 1. 2. 3. Jelaskan tugas dan fungsi dari Sistem Informasi yang Anda ketahui dalam suatu organisai ataupun perusahaan! Jelaskan kenapa Sistem Informasi sangatlah penting dalam suatu pekerjaan! Berikan Contoh Kasusnya! Berikan Contoh Aplikasi Sistem Informasi yang Anda Ketahui, minimal 3 Contoh Aplikasi

ANALIS SISTEM Pengertian Analis Sistem � Analis sistem adalah orang yang bertanggung jawab untuk

ANALIS SISTEM Pengertian Analis Sistem � Analis sistem adalah orang yang bertanggung jawab untuk mempelajari informasi yang berhubungan dengan masalah-masalah yang timbul dan mampu memberikan jalan keluar sesuai dengan masalah yang dihadapi � Analis Sistem terbagi Menjadi dua yaitu : Analis bisnis memfokuskan hanya pada aspek non teknis dari analisis dan perancangan sistem. Programmer/analis (or analyst/programmer) mencakup pertanggung jawaban keduanya, yaitu programmer komputer and the analis sistem.

JABATAN DALAM ANALIS SISTEM Analisis Jabatan adalah fungsi MSDM yang berusaha “memotret” masing-masing jabatan

JABATAN DALAM ANALIS SISTEM Analisis Jabatan adalah fungsi MSDM yang berusaha “memotret” masing-masing jabatan dalam organisasi agar diperoleh informasi mengenai aspek-aspek penting jabatan tersebut, seperti tujuan, tugas dan tanggung jawab, kondisi kerja, kompetensi, dsb. Analisis jabatan (job analysis) adalah proses sistematis untuk menentukan berbagai tugas, aktivitas, perilaku, keterampilan, pengetahuan, dan spesifikasi karyawan yang diperlukan untuk menjalankan suatu pekerjaan (jabatan) dalam suatu organisasi. (Werther & Davis 1996, Schuler & Jackson 2006)

JABATAN VS POSISI � Jabatan � Suatu jabatan terdiri dari sekelompok tugas yang harus

JABATAN VS POSISI � Jabatan � Suatu jabatan terdiri dari sekelompok tugas yang harus dilaksanakan agar organisasi dapat mencapai tujuannya. Suatu jabatan bisa hanya diduduki satu orang saja, seperti jabatan presiden dalam satu negara, atau bisa diduduki oleh banyak orang, sebagaimana halnya operator penginput data di sebuah perusahaan besar atau kasir di pasar swalayan. � Posisi adalah kumpulan tugas dan tanggung jawab yang dilaksanakan oleh satu orang; ada satu posisi untuk setiap orang dalam suatu organisasi.

SKILL YANG DIPERLUKAN DALAM ANALIS SISTEM Analis sistem sebagai penyelesai problem, sedangkan pemicu pengembangan

SKILL YANG DIPERLUKAN DALAM ANALIS SISTEM Analis sistem sebagai penyelesai problem, sedangkan pemicu pengembangan sistem ada 3 hal, yaitu : � Problem, adalah satu dari kenyataan atau antisipasi yang menghendaki aksi pembenaran � Kesempatan adalah peluang untuk memperbaiki situasi, dengan adanya complain � Arahan adalah seseorang atau lembaga yang mengubah situasi saat ini.

 Skill yang diperlukan dalam analis sistem adalah : 1. 2. 3. 4. 5.

Skill yang diperlukan dalam analis sistem adalah : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Mempunyai pengetahuan bekerja dalam bidang teknologi informasi Mempunyai pengalaman dan keahlian dibidang pemrograman computer Mempunyai pengetahuan bisnis secara umum Mempunyai ketrampilan dalam problem solving secara umum Mempunyai ketrampilan yang baik dalam komunikasi antar orang Mempunyai ketrampilan yang baik dalam relasi antar orang / Fleksibel dan mampu beradaptasi Berkarakter dan beretika

DESKRIPSI KERJA Dalam analis sistem Deskripsi kerja dapat digambarkan dalam bentuk Job title seseorang

DESKRIPSI KERJA Dalam analis sistem Deskripsi kerja dapat digambarkan dalam bentuk Job title seseorang ketika dihadapkan suatu permasalahan yang berbeda-beda. � Contoh Deskripsi kerja Untuk Sistem Analis Melaporkan Ke Manajer Pengembangan Pusat Deskripsi : Mengumpulkan dan menganalisis data untuk mengembangkan sistem informasi. Seorang analis sistem harus bertanggung jawab untuk mempelajari masalah dan kebutuhan yang ditetapkan oleh organisasi untuk menentukan bagaimana perangkat computer, prosedur bisnis, dan orang-orang dapat memecahkan masalah dan melakukan perbaikan terbaik. Mendesain dan menentukan sistem dan metode untuk menginstal sistem informasi berbasis computer dan panduan instalasinya. Membuat presentasi formal terhadap temuan, rekomendasi, dan spesifikasi dalam bentuk laporan formal dan dalam presentasi lisan.

TANGGUNG JAWAB ANALIS SISTEM 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Mengevaluasi kelayakan proyek.

TANGGUNG JAWAB ANALIS SISTEM 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Mengevaluasi kelayakan proyek. Menganalisis sistem bisnis saat ini mengenai masalah dan peluang. Mendefinisikan persyaratan untuk meningkatkan atau mengganti sistem. Mengevaluasi solusi alternatif untuk kelayakan. Memilih perangkat keras dan perangkat lunak (sesuai dengan persetujuan). Merancang sistem antarmuka, aliran, dan prosedur. Mengawasi implementasi sistem.

TUGAS ANALIS SISTEM 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Memperkirakan kebutuhan personil,

TUGAS ANALIS SISTEM 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Memperkirakan kebutuhan personil, anggaran, dan jadwal untuk proyek-proyek sistem. Mengembangkan dan menerapkan rencana pengembangan sistem sesuai dengan standar CIS. Melakukan wawancara dan pengumpulan data lainnya. Mendokumentasikan dan menganalisis sistem operasi yang sedang berjalan. Merumuskan aplikasi teknologi saat ini untuk masalah bisnis. Mendidik pengguna manajemen dalam hal kemampuan menggunakan teknologi saat ini. Mengevaluasi kemungkinan teknik terhadap kelayakan teknis, operasional, dan ekonomi. Meninjau dan menyajikan solusi sistem yang diusulkan untuk disetujui

TUGAS ANALIS SISTEM (2) 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. Mendesain

TUGAS ANALIS SISTEM (2) 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. Mendesain dan menguji sistem prototipe. Mendesain file dan struktur database. Mendesain user interface (input, output, dan dialog) untuk sistem komputer. Mendesain bentuk dan teknik pengumpulan data. Mendesain sistem keamanan dan kontrol. Menyiapkan spesifikasi untuk program aplikasi. Menulis, menguji, dan mengintegrasikan program aplikasi. Mengawasi program aplikasi. Mengembangkan dan memandu pengujian sistem dan rencana konversi.

TUGAS 1. 2. 3. Jelaskan Kedudukan Analis Sistem di dalam suatu manajemen! Jelaskan apa

TUGAS 1. 2. 3. Jelaskan Kedudukan Analis Sistem di dalam suatu manajemen! Jelaskan apa perbedaan Analis Sistem dengan Programmer. Seorang Analis Sistem kemungkinan dapat menjadi Programmer akan tetapi Programmer belum tentu menjadi seorang Analis Sistem! Jelaskan satu persatu Apa Tanggung Jawab dari Analis Sistem!

KELAYAKAN DAN KEBUTUHAN INFORMASI Studi Kelayakan � Studi kelayakan adalah studi awal untuk memeriksa

KELAYAKAN DAN KEBUTUHAN INFORMASI Studi Kelayakan � Studi kelayakan adalah studi awal untuk memeriksa kebutuhan informasi calon pengguna akhir dan tujuannya, batasan, kebutuhan sumber daya, biaya, manfaat, dan kelayakan dari proyek yang diusulkan. Metode yang sama dalam pengumpulan informasi merekomendasikan yang mudah dalam pendekatan sistem (wawancara, observasi, dan sebagainya) yang digunakan untuk mengumpulkan data untuk studi kelayakan

KELAYAKAN SUATU SISTEM Kelayakan dari sistem yang diusulkan dapat dievaluasi berkaitan dengan empat kategori

KELAYAKAN SUATU SISTEM Kelayakan dari sistem yang diusulkan dapat dievaluasi berkaitan dengan empat kategori utama, yang telah diringkas dan digambarkan seperti ini :

PENGUMPULAN INFORMASI Salah satu faktor utama dalam proses analisis sistem ialah memahami sistem tersebut

PENGUMPULAN INFORMASI Salah satu faktor utama dalam proses analisis sistem ialah memahami sistem tersebut dan masalah – masalahnya, yaitu bagaimana sistem bekerja dan apa yang ingin dicapai serta apa yang dibutuhkannya dengan cara berkomunikasi dengan para pengguna untuk mengumpulkan informasi. Sumber informasi tersebut dapat diperoleh dari pengguna sistem, formulir atau dokumen, program komputer, panduan prosedur, dan laporan manajemen

PROSEDUR PENCARIAN INFORMASI Prosedur pengumpulan informasi biasanya dilakukan secara top-down. Mula - mula dilakukan

PROSEDUR PENCARIAN INFORMASI Prosedur pengumpulan informasi biasanya dilakukan secara top-down. Mula - mula dilakukan wawancara dengan top-level managers untuk menentukan fungsi dan aktivitas utama dari sistem. Pengumpulan informasi dilanjutkan ke tingkat organisasi di bawahnya hingga pada tingkat operator. Makin ke bawah biasanya sifat informasi makin bersifat teknis sedangkan pada tingkat atas lebih banyak bersifat kebijakan.

 Mengapa pengumpulan informasi harus dimulai dari top-level managers? � Keputusan untuk membuat /

Mengapa pengumpulan informasi harus dimulai dari top-level managers? � Keputusan untuk membuat / mengembangkan sistem dibuat oleh top-level managers. � Mereka dapat memberitahu sumber-sumber informasi lainnya. � Dapat mengetahui keinginan mereka serta menjelaskan akibat apa yang dihadapinya dengan penerapan dari sistem tersebut. Bila hal tersebut merisaukannya maka dapat diberikan penjelasan terlebih dahulu. � Menumbuhkan kepercayaan kepada manajemen bahwa sistem ini akan memecahkan masalah mereka.

TEKNIK PENGUMPULAN INFORMASI Wawancara � Wawancara merupakan teknik pengumpulan data/fakta yang penting dan banyak

TEKNIK PENGUMPULAN INFORMASI Wawancara � Wawancara merupakan teknik pengumpulan data/fakta yang penting dan banyak dilakukan dalam pengembangan sistem informasi. Wawancara memungkinkan analis sistem sebagai pewawancara mengumpulkan data secara tatap muka langsung dengan orang yang diwawancarai. Kelebihan wawancara adalah sebagai berikut : Wawancara memberikan kesempatan kepada pewawancara untuk memotivasi orang yang diwawancarai untuk menjawab dengan bebas dan terbuka terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan. � Memungkinkan pewawancara untuk mengembangkan pertanyaan sesuai dengan situasi yang berkembang. � Pewawancara dapat menilai kebenaran jawaban yang diberikan dari gerak-gerik dan raut wajah orang yang diwawancarai. � Pewawancara dapat menanyakan kegiatan-kegiatan khusus yang tidak selalu terjadi. �

KEKURANGAN WAWANCARA Proses wawancara membutuhkan waktu yang lama, sehingga secara relatif mahal dibandingkan dengan

KEKURANGAN WAWANCARA Proses wawancara membutuhkan waktu yang lama, sehingga secara relatif mahal dibandingkan dengan teknik yang lainnya. Keberhasilan hasil wawancara sangat tergantung dari kepandaian pewawancara untuk melakukan hubungan antara manusia (human relation). Wawancara tidak selalu tepat untuk kondisi-kondisi tempat tertentu, misalnya pada lokasi yang ribut dan ramai. Wawancara sangat mengganggu kerja dari orang yang diwawancarai bila waktu yang dimilikinya sangat terbatas.

KUESIONER Kuesioner adalah suatu daftar yang berisi dengan pertanyaan-pertanyaan untuk tujuan khusus yang memungkinkan

KUESIONER Kuesioner adalah suatu daftar yang berisi dengan pertanyaan-pertanyaan untuk tujuan khusus yang memungkinkan analis sistem untuk mengumpulkan data dan pendapat dari responden-responden yang dipilih. Kuesioner ini kemudian akan dikirimkan kepada responden yang akan mengisinya sesuai dengan pendapat mereka

KELEBIHAN TEKNIK KUESIONER 1. 2. 3. 4. Kuesioner baik untuk sumber data yang banyak

KELEBIHAN TEKNIK KUESIONER 1. 2. 3. 4. Kuesioner baik untuk sumber data yang banyak dan tersebar. Responden tidak merasa terganggu, karena dapat mengisi kuesioner dengan memilih waktunya sendiri yang paling luang. Kuesioner secara relatip lebih efisien untuk sumber data yang banyak. Karena kuesioner biasanya tidak mencantumkan identitas responden, maka hasilnya dapat lebih objektif.

KEKURANGAN TEKNIK KUESIONER: 1. 2. 3. 4. Kuesioner tidak menggaransi responden untuk menjawab pertanyaan

KEKURANGAN TEKNIK KUESIONER: 1. 2. 3. 4. Kuesioner tidak menggaransi responden untuk menjawab pertanyaan dengan sepenuh hati. Kuesioner cenderung tidak fleksibel, artinya pertanyaan yang harus dijawab terbatas yang dicantumkan di kuesioner saja, tidak dapat dikembangkan lagi sesuai dengan situasinya. Pengumpulan sampel tidak dapat dilakukan secara bersama-sama dengan kuesioner Kuesioner yang lengkap sulit untuk dibuat.

TUGAS Jelaskan apa yang dimaksud dengan Kelayakan Organisasi, Kelayakan Ekonomi, Kelayakan Teknik dan Kelayakann

TUGAS Jelaskan apa yang dimaksud dengan Kelayakan Organisasi, Kelayakan Ekonomi, Kelayakan Teknik dan Kelayakann Operasi! Berikan Contohnya! Sebutkan dan Jelaskan Apa saja Teknik Pengumpulan Informasi! Minimal 3 Teknik Pengumpulan Informasi! Buat Contoh Format Wawancara dan Kuesioner (untuk Studi Kasus diserahkan pada Anda)!

DATA FLOW DIAGRAM (DFD) Pengertian DFD/ DAD Data Flow Diagram (DFD) atau DAD (Diagram

DATA FLOW DIAGRAM (DFD) Pengertian DFD/ DAD Data Flow Diagram (DFD) atau DAD (Diagram Arus Data) adalah suatu modeling tool yang memungkinkan sistem analis menggambarkan suatu sistem sebagai suatu jaringan kerja proses dan fungsi yang dihubungkan satu sama lain oleh penghubung yang disbut alur data. Sedangkan pengertian Data Flow Diagram (DFD) menurut Jogiyanto Hartono adalah : “Diagram yang menggunakan notasi simbol untuk menggambarkan arus data system”. (Jogiyanto Hartono, 2005, 701).

Notasi Menurut Jogiyanto Hartono, tahun 2005 dalam bukunya Basia Data ada beberapa simbol digunakan

Notasi Menurut Jogiyanto Hartono, tahun 2005 dalam bukunya Basia Data ada beberapa simbol digunakan pada DFD untuk mewakili :

Proses Proses (process) menunjukan pada bagian yang mengubah input menjadi output, yaitu menunjukan bagaimana

Proses Proses (process) menunjukan pada bagian yang mengubah input menjadi output, yaitu menunjukan bagaimana satu atau lebih input diubah menjadi beberapa output. Setiap proses mempunyai nama, nama dari proses ini menunjukan apa yang dikerjakan proses. Menunjukkan tugas atau proses yang dilakukan baik secara manual atau otomatis. Simbol Proses ini tidak hanya menunjukkan alur data yang keluar dari proses tersebut, tetapi juga menunjukkan alur data yang masuk dalam proses ini. Nama proses hendaknya berupa kalimat perintah yang berupa kata kerja aktif dan diikuti oleh klausa objek untuk menjelaskan proses tersebut. Proses menunjukkan angka referensi dari proses tersebut Nama Proes

External Entity Nama Entitas Kesatuan luar (external entity) merupakan kesatuan (entity) di lingkungan luar

External Entity Nama Entitas Kesatuan luar (external entity) merupakan kesatuan (entity) di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang, organisasi, atau sistem lain yang berada pada lingkungan luarnya yang memberikan input atau menerima output dari sistem. Merupakan simbol entitas eksternal untuk menunjukkan tempat asal data (sumber) atau tempat tujuan data (Tujuan). Nama entitas eksternal (terminator) ditulis dalam bentuk tunggal Nama Entitas

DATA STORAGE Data Store merupakan simpanan dari data yang dapat berupa suatu file atau

DATA STORAGE Data Store merupakan simpanan dari data yang dapat berupa suatu file atau database pada sistem komputer. Terlepas dari media penyimpanan fisik, simbol ini menunjukkan gudang informasi atau data. Sangat sering terjadi bahwa unsur-unsur data tidak berjalan dari suatu proses ke proses berikutnya secara langsung, melainkan disimpan terlebig dahulu, sementara operasi lainnya atau penyusunan ulang unsur-unsur data berlangsung. Bila data store hanya diperbaharui selama atau sesudah proses tertentu maka untuk menunjukkanarah alur data ke gudang dibuat gambar anak panah yang mengarah pada gudang data tersebut. Bila data dari gudang dipakai pada proses itu, maka kita gunakan satu anak panah yang mempunyai dua arah

ARUS DATA/DATA FLOW Arus Data (data flow) di DFD diberi simbol suatu panah. Arus

ARUS DATA/DATA FLOW Arus Data (data flow) di DFD diberi simbol suatu panah. Arus data ini mengalir di antara proses, simpan data dan kesatuan luar. Arus data ini menunjukan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem. Menunjukkan alur data (informasi/objek) yang mengalir. Nama alur data menunjukkan nama dari data yang mengalir tersebut, dan bisa lebih dari satu.

PEDOMAN PEMBERIAN NAMA PROSES Arus Data (data flow) di DFD diberi simbol suatu panah.

PEDOMAN PEMBERIAN NAMA PROSES Arus Data (data flow) di DFD diberi simbol suatu panah. Arus data ini mengalir di antara proses, simpan data dan kesatuan luar. Arus data ini menunjukan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem. Menunjukkan alur data (informasi/objek) yang mengalir. Nama alur data menunjukkan nama dari data yang mengalir tersebut, dan bisa lebih dari satu.

PEDOMAN PEMBERIAN NAMA EKSTERNAL ENTITY Nama terminal berupa kata benda Terminal tidak boleh memiliki

PEDOMAN PEMBERIAN NAMA EKSTERNAL ENTITY Nama terminal berupa kata benda Terminal tidak boleh memiliki nama yang sama kecuali memang objeknya sama (diagram digambarkan dua kali) bila demikian maka terminal ini perlu di beri garis miring pada pojok kiri atas.

Pedoman Pemberian Nama Data Store Simpanan data merupakan tempat penyimpanan data pengikat data yang

Pedoman Pemberian Nama Data Store Simpanan data merupakan tempat penyimpanan data pengikat data yang ada dalam sistem. Data store dapat disimbolkan dengan sepasang dua garis sejajar atau dua garis dengan salah satu sis samping terbuka. Proses dapat mengambil data dari atau memberikan data ke database Nama harus mencerminkan data store tersebut Bila namanya lebih dari satu kata maka harus diberi tanda sambung

PEDOMAN PEMBERIAN NAMA DATA FLOW Nama aliran data yang tediri dari beberapa aliran kata

PEDOMAN PEMBERIAN NAMA DATA FLOW Nama aliran data yang tediri dari beberapa aliran kata dihubungkan dengan garis sambung Tidak boleh ada aliran data yang namanya sama, dan pemberian nama harus mencerminkan isinya, Aliran data yang terdiri dari beberapa elemen dapat dinyatakan dengan group elemen Hindari penggunaan kata “data” dan “informasi” untuk memberi nama pada aliran data Sedapat mungkin nama aliran data ditulis lengkap