SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA KEMENDIKBUD DISAMPAIKAN PADA KEGIATAN PROGRAM
SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA KEMENDIKBUD DISAMPAIKAN PADA KEGIATAN PROGRAM REFORMASI BIROKRASI KEMENDIKBUD HOTEL AMBHARA JAKARTA, JL. ISKANDARSYAH RAYA, JAKARTA, 1 JULI 2019 BIRO KEUANGAN SEKRETARIAT JENDERAL KEMENDIKBUD
1 PENGANTAR
Landasan Hukum 1 UU No. 28 Tahun 1999 ttg Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN : Azas akuntabilitas dalam penyelenggaraan negara 2 UU No. 17 Tahun 2003 ttg Keuangan Negara; UU No. 1 tahun 2004 ttg Perbendaharaan Negara Asas pengelolaan keuangan Negara adalah akuntabilitas beroriantasi hasil penerapan anggaran berbasis prestasi kinerja 3 PP No. 8 Tahun 2006 ttg Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah Kewajiban melaporkan akuntabilitas Keuangan dan akuntabilitas kinerja pemerintah 4 Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. SAKIP diperkukan untuk meningkatkan efektifitas penggunaan anggaran berorientasi pada hasil 5 Peraturan MENPAN dan RB Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. 6 Permendikbud Nomor 29 Tahun 2016 tentang Pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di Kemendikbud. 7 Permendibud No. 12 Tahun 2018 tentang Perubahan Renstra Kemendikbud 2015 -2019. 3
SISTEM AKUNTABILITAS KINERJA Sistem AKIP INTI AKUNTABILITAS KINERJA RENSTRA UNIT UTAMA DAN SATKER
TUJUAN PENERAPAN SAKIP Perencanaan Lebih Berorientasi Kinerja Dengan Skenario Evaluasi Keberhasilan. 1 4 2 Pelaporan Lebih Berorientasi Pada Hasil Dan Sesuai Tanggung Jawab Pada Tingkatan Unit Pelapor. 3 Menyelaraskan Dan Pengintegrasian Manajemen Keuangan Dan Manajemen Kinerja (Penganggaran Berbasis Kinerja). Mendorong Pimpinan Melakukan Monitoring Dan Pengendalian.
NILAI SAKIP KEMENDIKBUD TAHUN 2017 & 2018 HASIL EVALUASI KEMENPAN-RB No Komponen yg di nilai Bobot Nilai 2017 2018 +/- 1. Perencanaan Kinerja 30 24. 67 23. 40 -1. 27 2. Pengukuran Kinerja 25 17. 52 18. 88 1. 36 3. Pelaporan Kinerja 15 11. 88 0. 03 4. Evaluasi Internal 10 7. 75 7. 83 0. 08 5. Capaian Kinerja 20 14. 14 13. 01 -1. 13 Nilai Hasil Evaluasi 100 75. 93 75. 00 -0, 93 BB BB Tingkat Akuntabilitas Kinerja
2 PERMASALAHAN DAN SOLUSI
1. PERENCANAAN KINERJA (1/4) MASALAH § Perencanaan strategis pada satker/UPT belum selaras dengan perencanaan kinerja kementerian § Perencanaan strategis pada Satker belum sepenuhnya dijabarkan pada dokumen penganggaran § Tujuan dan sasaran strategis pada Satker belum menggambarkan manfaat/hasil keberadaan organisasi § Cascading yang telah dilakukan pada satker belum sepenuhnya mendukung tujuan dan sasaran strategis Kementerian SOLUSI D A M P A K • Tidak mampu menggambarkan muatan kinerja Kementerian • Indikator kinerja tidak dapat diyakini capaian kinerjanya 1. Melakukan cascading dalam rangka menyesuaikan perencanaan kinerja pada tataran Kementerian dan Satker 2. Membangun perumusan indikator sesuai kriteria SMART (spesific, measureable, achievable, relevant, time bound) 3. Melakukan evaluasi atas indikator kinerja yang dimiliki saat ini 4. Mereview dan merevisi Rencana Strategis 5. Berfokus pada Dampak dan hasil (outcome);
1. PERENCANAAN KINERJA (2/4) MASALAH Sasaran Strategis maupun Sasaran Program dalam Renstra belum memiliki definisi operasional dan rumus perhitungan D A M P A K Sulit menyajikan informasi capaian sasaran strategis pada laporan kinerja, Contoh : Ø Capaian SS 1 Kementerian “meningkatnya perilaku positif siswa” mepunyai 3 indikator, dengan target yg berbeda yaitu 2 indikator bersifat kualitatif yaitu “BAIK” dan belum ada parameter pengukuran, dan satu indikator kuantitatif, sehingga yang diukur dalam capaian SS selama ini adalah indikator bersifat kuantitatif. SOLUSI Membuat Definisi Operasional jelas dan terukur dalam Sasaran Strategis MASALAH Masih terdapat target Indikator Kinerja yang belum jelas dan terukur (measurable) dan spesifik D A M P A K ØSulit dalam Mengukur kinerja, Contoh : § Target IKSS 1 “Rata-Rata Nilai Perilaku Siswa PAUD” target BAIK § IKSS 19 “Rasio APK SMP/SMPLB antara 20% penduduk termiskin dan 20% penduduk terkaya”. Ukuran terkaya pada inikator ini belum ada ukuran yang baku untuk mengukurnya. SOLUSI Ø Strategis harus jelas & terukur/kuantitatif Ø Apabila kualitatif harus terdapat parameter yang jelas
1. PERENCANAAN KINERJA (3/4) MASALAH Terdapat standart yang berbeda dalam satu indikator D A M P A K ØSulit mengukur capaian indikatonya, Contoh : IKSS 5 “Prosentasi Guru Dan Tenaga Kependidikan Professional”. Pfofesional guru dan tenaga kependidikan adalah dua hal yang berbeda dan tidak bisa disamakan SOLUSI Indikator dan Target dalam Sasaran Strategis harus jelas dan terukur/ kuantitatif MASALAH Struktur Kalimat Indikator Kinerja Belum Spesifik D A M P A K Kalimatnya sulit dipahami contoh : § IKSS 9 “Kabupaten dan kota memiliki Lembaga PAUD terpadu Pembina holistic integrative § IKSS 11 “Angka Melek Aksara Penduduk Usia 15– 59 tahun § Orang dewasa berpartisipasi aktif dalam Pend. Keluarga” Kalimat tersebut belum bersifat spesifik tentang apa yang jadi ukuran, apakah jumlah, presentase, atau satuan lainnya. SOLUSI Indikator dan Target dalam Sasaran Strategis harus jelas dan terukur/ kuantitatif
1. PERENCANAAN KINERJA (4/4) MASALAH IKSS tergantung hasil penilaian lembaga lain (BPS) yg dikeluarkan per 3 tahun D A M P A K Sulit mengukur Capaian Indikatornya setiap tahun, Contoh : • IKSS 4. 2. “Indeks Pembangunan Kebudayaan” • IKSS 5. 4. “Angka Melek Aksara” • IKSS 6. 9. “Rata-rata lama Sekolah usia di atas 15 th” SOLUSI Indikator dan Target dalam Sasaran Strategis harus jelas dan terukur/kuantitatif
2. PENGUKURAN KINERJA MASALAH • Pemanfaatan e-Kinerja/eperformance belum optimal • Banyaknya sistem aplikasi yang harus diinput oleh satker/UPT D A M P A K 1. Belum bisa melihat kinerja secara realtime 2. Jumlah SDM pada Satker terbatas SOLUSI Integrasi dan Sinkronisasi Aplikasi dan optimalisasi pemanfaatan e-Kinerja/e-performance 3. LAPORAN KINERJA Permasalahan dalam Perencanaan Kinerja berimbas kepada Laporan Kinerja 4. EVALUASI DAN CAPAIAN KINERJA MASALAH • • Belum seluruh satker melakukan Evaluasi Kinerja internal Hasil evaluasi belum ditindaklanjuti D A M P A K 1. Tidak tercapainya target capaian 2. Sulit mengantipasi hambatan-hambatan dalam pencapaan target 3. Nilai SAKIP SOLUSI Mewajibkan Pimpinan satker untuk : • Membetuk TIM Evaluasi tiap satker dengan melibatkan SPI • Melakukan evaluasi setiap tiga bulan sekali terhadap capaian kinerja yang dihasilkan
3 PENGUATAN AKUNTABILITAS KINERJA DI LINGKUNGAN KEMENDIKBUD
PENERAPAN SAKIP Memastikan Terdapat Perbaikan Berkelanjutan Untuk Peningkatan Kinerja RENCA NA STRAT EGIS Memastikan Sasaran Satker Sesuai Dengan Sasaran Eslon I / Kementerian Memastikan dilakukan PERJANJIAN Penyelarasan agar KINERJA Sinergi dan mendukung SISTEM Kinerja Kementerian Memastikan AKUNTABILITA Kemajuan Pencapaian Target S PENGUK Diukur Dengan URAN KINERJA Tepat KINERJA INSTANSI Memastikan Data REVIU DAN Kinerja Dikelola Dengan PEMERINTAH Memastikan PENGELO Baik Untuk Mengetahui Pencapaian. EVALUASI KINERJA (SAKIP) LAAN Pencapaian Dari Tahun Kinerja Telah DATA PELAPORAN Ke Tahun Diriviu Dan KINERJA Memastikan Pencapaian Dievaluasi Kinerja Dilaporkan Kepada Pemberi Amanah Secara Jujur
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS SAKIP LAPORAN KINERJA PERENCANAAN KINERJA 1 1. Susun Renstra, RKT dan PK sesuai kriteria yang baik dan publikasikan; 2. Renstra selaras dg Renstra unit kerja atasannya 3. Susun rencana aksi atas target PK; 4. PK selaras dg Renstra masing-masing; 5. Renstra dijadikan acuan dalam penyusunan RKAKL; 6. Monitor target jangka menengah Renstra; 7. Susun PK Pejabat Struktural dan PK staf/individu 2 PENGUKURAN KINERJA 1. Indikator Kinerja sesuai TUSI, berkriteria SMART, dan menunjukkan kinerja utama organisasi; 2. Indikator kinerja dipublikasikan; 3. Pemanfaatan eperformance. kemdikbud. go. id; 4. Reward dan punishment 3 1. Laporan Kinerja (LKj) disampaikan tepat waktu dan dipublikasikan; 2. Sajikan informasi capaian sasaran strategis, Indikator kinerja sesuai PK-nya; 3. Sajikan uraian analisis capaian dengan memadai; 4. Sajikan perbandingan kinerja (target dengan tahun berjalan, tahun-tahun sebelumnya dan target akhir renstra) 5. Sajikan Informasi keuangan terkait dengan kinerja dan efisiensi anggaran; 6. LKj lebih informatif (gunakan infografis dalam menyajikan informasi kinerja) 7. Pemanfaatan Laporan Kinerja. 4 5 CAPAIAN KINERJA EVALUASI KINERJA 1. Lakukan evaluasi dan monitoring atas target PK dan target Rencana Aksi; 2. Lakukan evaluasi atas implementasi SAKIP secara mandiri; 3. Tindaklanjuti hasil evaluasi SAKIP. Realisasikan target PK dan Ouput 1. Target yang ditetapkan dalam Indikator kinerja dalam PK dapat tercapai/tidak; 2. Capaian lebih baik dari tahun sebelumnya
Sistem Aplikasi Slide 3 Regulasi UPAYA PERBAIKAN Pembinaan Koordinasi Pengembangan dan integrasi Sistem Aplikasi e-Kinerja/e-performance Revisi Permendikbud No. 9 Th 201 • Kordinasi Peny. Renstra • Tanggungjawab Pimpinan Satker Thp SAKIP • Pemanfaatan e-performance/e-Kinerja • Penghargaan dan Sanksi • Pembentukan Tim SAKIP satker * Evaluasi Internal * Laporan Kinerja 1. Peningkatan SDM bagi Evaluator 2. Peningkatan SDM bagi Penyusun Lapkin 3. Asistensi & Pemetaan Masalah bagi satker niali SAKIPnya rendah 4. Menyusun Pedoman SAKIP 5. Menyusun Pedoman bagi Evaluator 1. Koordinasi dengan Biro PKLN dalam penyusunan Renstra 2. Koordinasi Kemenpan dalam peningkatan Managemen Kinerja/SAKIP
APLIKASI E-KINERJA Integrasi antara Aplikasi SMART RPJMN Krisna RKAKL SPAN SAS SP 2 D Mo. LK Indikator Kinerja e-Kinerja Rencana Aksi e-Rekon LK E-Planning PK SIMAK SAIBA Capaian Output Renstra (kinerja) Distribusi Kinerja DIPA SPM Laporan Triwulanan 1. Memastikan data kinerja : Renstra, Indikator Kinerja, Rencana Kinerja Tahunan, Perjanjian dan Realisasi Kinerja, serta Perencanaan dan Realisasi Kegiatan telah masuk ke dalam aplikasi e-Kinerja, untuk memudahkan proses pemantauan dan pengendalian kinerja secara berkala; 2. Data SAKIP yang telah diinput akan digunakan sebagai penilaian kinerja pada unit kerja oleh Biro Keuangan dalam penilaian SAKIP; 3. Pimpinan unit kerja mengoptimalkan monitoring & evaluasi pencapaian kinerja secara berkala. LAPKIN Evaluasi Sakip
TERIMA KASIH
- Slides: 18